cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
REKA KARSA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 382 Documents
Kajian Ekspresi Ruang Luar dan Ruang Dalam pada Bangunan Masjid Al – Irsyad Kota Baru Parahyangan Ditinjau Dari Sustainable Design Udjianto Pawitro; Annisa Nitya; Tamdy Septiandi; Arief Hernomo
REKA KARSA Vol 2, No 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v2i2.460

Abstract

Abstrak Pada saat ini, perkembangan dan persyaratan dalam desain arsitektur mengarah pada konsep sustainable yang tanggap terhadap lingkungan. Penerapan sustainable design di Masjid Al - Irsyad dapat dicermati pada ekspresi ruang luar dan ruang dalam bangunan, hal tersebut memberikan dampak-dampak terhadap ekologi, sosial dan ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method, yaitu penggabungan antara analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Analisis dilakukan mengacu pada data-data hasil observasi lapangan berdasarkan aspek tampilan arsitektural berupa ruang luar dan ruang dalam. Hasil penelitian pun menunjukan bahwa penerapan sustainable design pada bangunan tersebut dengan pendekatan konsep arsitektur bioklimatik dan diterapkan dengan baik. Salah satu hal yang berpengaruh pada aspek sustainable design adalah desain fasad yang menggunakan konsep arsitektur bioklimatik dan disusun dalam bentuk kaligrafi melalu pola supergrafik yang menjadi ciri khas dari Masjid Al – Irsyad. Kata kunci: Sustainable design, Ekspresi ruang luar dan ruang dalam. Abstract Nowadays, developments and requirements in architectural design leads to the sustainable design concept that are responsive to its environment. The application of sustainable design at the Al-Irsyad Mosque can be observed on the building's exterior and interior expressions, where the building design principles provide impacts on ecological, social and economic. The methods used in this research is a mix method, namely the merger between qualitative and quantitative descriptive analysis. The analysis refers to field observations data of the architectural expression include exterior and interior. Research results also showed that the application of sustainable design in the building is a bioclimatic architecture concept and well-applied. One things that influential aspects of sustainable design is the façade treatment that uses passive bioclimatic architecture concepts, and the façade are arranged in the form of calligraphy through the supergraphic pattern becomes characteristic of Al-Irsyad Mosque. Keywords: Sustainable design, Expression of exterior and Interior
Kajian Tradisi Teknologi Membangun Bangunan Masyarakat Baduy di Kampung Ciboleger Irvan Jambak; Hadi Robyana; Ari Budiman; Awaludin Ahmad; Bambang Subekti
REKA KARSA Vol 2, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v2i4.606

Abstract

Abstrak Latar belakang Negara Indonesia yang memiliki banyak budaya dari sabang sampai merauke, memunculkan beraneka ragam arsitektur vernakular, dimana budaya membentuk kepribadian atau jati diri. Arsitektur merupakan salah satu parameter kebudayaan yang ada di Indonesia, karena arsitektur terkait dengan sistem sosial, keluarga, sampai sistem keagamaan. Baduy adalah suatu komunitas adat yang terdapat di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Masyarakat adat Baduy khususnya Kampung Ciboleger dalam kesahariannya tidak dapat terlepas dari tradisi hidup yang selalu mereka jalankan. Tradisi mempengaruhi prinsip dan karakteristik bentuk fisik  bangunan yang syarat memiliki nilai-nilai kebudayaan. Untuk memahami dan menjelaskan kajian tradisi teknologi membangun yang terkait dengan bangunan adat Sunda yang terdapat di Baduy, dilakukan penelitian pada bangunan Kampung Ciboleger.   Kampung Ciboleger merupakan bagian terluar Baduy yang mengalami perubahan dalam tradisi membangun, namun perubahan tersebut tidak merubah tradisi dan filosofi yang sudah ada. Abstrak Background State of Indonesia which has a lot of culture from Sabang to Merauke, bring diverse vernacular architecture, which form the personality or cultural identity. Architecture is one of the parameters of the culture in Indonesia, because the architecture associated with the social system, the family, to the religious system. Bedouin are an indigenous community located in Lebak regency, Banten. Indigenous peoples in particular Bedouin village in kesahariannya Ciboleger can not be separated from the living tradition that they always run. Tradition affect the principle and characteristics of the physical form of the condition of the building has cultural values. To understand and explain the study traditions associated with the technology to build custom buildings contained in Baduy Sundanese, conducted research on the building Ciboleger village. Ciboleger village is the outermost part of Baduy who experienced a change in the tradition of building, but the changes do not change the tradition and philosophy that already exist
Evaluasi Desain Jalur Evakuasi Pengguna Bangunan Dalam Kondisi Darurat Pada Bangunan Apartemen X Erwin Yuniar Rahadian; Zahra Fitra Astrini; Banyuresa Rizkyatama; M. Arafah
REKA KARSA Vol 4, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i4.1378

Abstract

EVALUASI DESAIN JALUR EVAKUASI PENGGUNA BANGUNAN DALAM KONDISI DARURAT PADA BANGUNAN APARTEMEN X Erwin Yuniar Rahadian, Zahra Fitra Astrini, Banyuresa Rikyatama, M. Arafah Jurusan Teknik Arsitektur FTSP – Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung Email : ears@itenas.ac.id   ABSTRAK Dalam sebuah bangunan tinggi, penanganan keselamatan dalam kondisi darurat berupa jalur evakuasi harus diutamakan. Hal ini juga sudah diatur dalam peraturan bangunan gedung dan secara teknis diatur dalam Standar Nasional Indonesia. Apartemen X merupakan sebuah bangunan hunian vertikal, sudah seharusnya memperhatikan aspek aksesbilitas jalur evakuasi bagi pengguna sesuai dengan standar tersebut. Lingkup kajian terhadap Apartemen X ini meliputi : pola sirkulasi yang terbentuk, keberadaan sarana dan prasarana aksesbilitas jalur evakuasi, dengan metoda kajian deskriptif analitis secara kuantitatif dan kualitatif, serta metode simulasi menggunakan Software IES-VE Simulex. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bahwa Apartemen X sudah memiliki aksesbilitas jalur evakuasi darurat yang memenuhi persyaratan dan standar keamanan dan kenyamanan pengguna bangunan. Dari hasil kajian  dapat disimpulkan, bahwa Apartemen X ditinjau dari aspek jalur evakuasi telah memenuhi syarat untuk mendukung proses evakuasi darurat. Kata kunci : Apartemen, Jalur Evakuasi, Aksesibilitas.   ABSTRACT   In a tall building, handling safety in an emergency such as evacuation routes should be prioritized. It has also been stipulated in the regulations of the building and technically set in the Indonesian National Standard. The X Apartment is a residential building vertically, therefore, should more attention to aspects of accessibility for the evacuation path for the user in accordance with these standards. The scope of the study on the X Apartment includes: circulation patterns are formed, the presence of infrastructure accessibility evacuation routes, with descriptive analytic study method, quantitatively and qualitatively, as well as the method of simulated using IES-VE Simulex Software. The purpose in doing this research is to find out that the X Apartment own accessibility for emergency evacuation route that meets the requirements and standards of safety and comfort of building users. The results of the study explained that the X Apartment is in terms of aspects evacuation path has been qualified to support the emergency evacuation process. Keywords : Apartment, Evacuation, Accessibility
Kajian Ekspresi Bangunan Eiger Adventure Store Jl. Sumatera Bandung Ditinjau Dari Eksterior Dan Interior Bangunan Irfan Afriandi; Hafiz Hafiz; Faliq Gharizi
REKA KARSA Vol 1, No 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v1i2.271

Abstract

ABSTRAK Dalam mendesain sebuah bangunan, desain eksterior dan interior bangunan tersebut memiliki peranan yang sangat penting. Desain eksterior dan interior dari sebuah bangunan dapat memperlihatkan suatu ekspresi yang ingin disampaikan oleh bangunan tersebut. Yang tidak terlepas dari tampilannya. Sehingga sebuah bangunan yang didalamnya berfungsi sebagai bangunan perbelanjaan, misalnya seharusnya dapat mengekspresikan suatu hal yang berhubungan dengan barang yang akan dijual. Bangunan yang dijadikan bahan kajian dalam penulisan karya tulis ini adalah bangunan Eiger Adventure Store yang terletak di Jl. Sumatera, Bandung. Bangunan ini dipilih karena ekspresi yang ingin dimunculkan bangunan ini sesuai dengan produk yang mereka jual yang merupakan barang atau benda-benda yang berhubungan dengan petualangan. Dengan kata lain ekspresi yang ingin dimunculkan bangunan ini adalah berkaitan dengan adventure (petualangan). Hal tersebut dapat dilihat dari penggunaan atap tenda yang memberi arti  sebuah gunung yaitu gunung Eiger Swiss, serta penggunaan material alam seperti kayu dan batu yang sangat dominan pada fasade bangunan ini. Kata Kunci: Perancangan Arsitektur, Desain Eksterior, Desain Interior, Ekspresi Bangunan ABSTRACT In designing a building, exterior and interior design have a very important role. Exterior and interior design of a building can show an expression to be conveyed by the building. Expression of the building design which is conveyed cannot be separated from the exterior and interior of the building itself. A building, such as mall building, should be able to express the things associated with the items to be sold. The building used as study material in this paper is “Eiger Adventure Store” building which is located at Jl Sumatra, Bandung. This building was chosen by considering the fact that the expression of this building appears to match the products they are selling which are every objects associated with adventure. In other words, an expression that is tried to deliver by this building is related to an adventure. It can be seen from the use of the tent roof that gives the sense of a mountain, which depicts Mount Eiger in Switzerland. And also, the use of natural materials such as wood and stone is very dominant in this building façade. Keywords: Architectural Design, Exterior Design, Interior Design, Building Expression
Kajian Penerapan Photovoltaic Cell dan Pengolahan Air Hujan terhadap Efisiensi Energi dan Air pada Bangunan Mesjid Rahmatan Lil Alamin Achsien Hidayat; Ekki Malik Ibrahim; Annisa Setiawati Nursani; Intan Permatasari
REKA KARSA Vol 2, No 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v2i1.451

Abstract

ABSTRAK Penggunaan energi listrik yang kini banyak digunakan oleh sebagian besar masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia dapat dikategorikan boros. Semakin meningkatnya populasi dan penggunaan teknologi modern menjadi salah satu penyebab pemborosan itu. Hal ini mendorong arsitek untuk semakin peduli akan energi dengan cara beralih ke sumber energi terbaharui dalam merancang bangunan yang sadar akan pemakaian energi. Kebutuhan akan sumber daya air bagi umat manusia semakin hari semakin meningkat. diprediksikan Indonesia akan mengalami kelangkaan air bersih pada tahun 2025. Perwujudan dari desain arsitektur yang sadar energi dan air berwawasan lingkungan merupakan bagian dari arsitektur berkelanjutan (sustainable architecture). Arsitek mempunyai peran yang amat sangat penting dalam penghematan energi dan air. Desain hemat energi dan pembuatan tempat penampungan air hujan diartikan sebagai perancangan bangunan untuk meminimalkan penggunaan energi dan air tanpa membatasi fungsi bangunan maupun kenyamanan atau produktivitas penghuninya. Kata kunci: Arsitektur Berkelanjutan, Sadar Energy, Cahaya Matahari, Air Hujan ABSTRACT The use of electrical energy that is now being used by most people , especially people of Indonesia can be considered wasteful . The increasing population and the use of modern technology to be one of the causes of the waste . It encourages architects to more and more concerned about energy by switching to renewable energy sources in designing buildings conscious of energy usage . Clean water resources for human needs are increasingly . Predicted Indonesia will experience water scarcity by 2025 . Embodiment of the design of energy -conscious architecture and environmentally water is part of the architecture (sustainable architecture). In here, the architect has a critically important role in saving energy and water . Energy-efficient design and manufacture of rainwater catchment is defined as the design of buildings to minimize energy and water usage without limiting functionality or comfort or productivity of building occupants . Keyword: Sustainable Architecture, Conscious of Energy, Sun Light, Grey Water
Penghawaan Alami Pada Unit dan Koridor Rusunami The Jarrdin Mamiek Nur Utami; Muhammad Ibrahim; Nurzaman Azis
REKA KARSA Vol 4, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i4.1348

Abstract

Penghawaan Alami Pada Unit dan Koridor Rusunami The Jarrdin Mamiek Nur Utami,  Muhammad Ibrahim,  Nurzaman Azis Jurusan Arsitektur – Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional Email: mamiekn@yahoo.com Rumah susun merupakan salah satu alternatif solusi dalam pemecahan masalah permukiman. Rumah susun diperuntukan bagi masyarakat golongan ekonomi menengah kebawah, maka biaya operasional bangunan harus murah tanpa mengabaikan faktor kenyamanan penghuninya yaitu dengan cara mengoptimalkan penghawaan alami pada bangunan. Hunian vertikal yang dijadikan studi kasus adalah Rusunami The Jarrdin pada bagian unit hunian dan koridornya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui tingkat kenyamanan thermal dengan cara menganalisis sistem penghawaan alami pada unit dan koridor rusunami The Jarrdin. Metoda yang digunakan adalah metoda kuantitatif dengan cara pengukuran laju aliran udara menggunakan alat anemometer di 2 lokasi unit hunian dan koridor yang berbeda. Unit A2033 (ketinggian 55 m) memiliki orientasi ke arah luar bangunan sedangkan unit A1129 (ketinggian 35 m) memiliki orientasi ke muka bangunan sisi lainnya yang terdapat kolam renang di bawahnya. Sedangkan dibagian koridor dilakukan di 2 titik yaitu di bagian yang dekat dengan bukaan dan bagian antara 2 unit hunian . Setiap pengukuran di satu titik area studi dilakukan 2 kali pengukuran pada waktu yang berbeda. Hasil analisis menunjukan bahwa penghawaan alami pada rusunami The Jarrdin belum terlalu optimal. Penghawaan alami tersebut akan optimal jika persyaratan sistem cross ventilation yang ideal disesuaikan dengan desain bukaan bangunan Rusunami The Jarrdin. Kata kunci : penghawaan alami, Rusunami, The Jarrdin Abstract Vertical housing is one alternative solutions in solving the problem of settlements. Flats intended for middle class people down, then the operating costs of the building should cost without ignoring occupant comfort factor that is by optimizing natural air flow on the building. Vertical housing is used as a case study is Rusunami The Jarrdin on the part of the dwelling units and corridors. The purpose of this research is to know the level of thermal comfort by analyzing natural air flow system on the unit and the corridor rusunami The Jarrdin. The method used is quantitative method by measuring the air flow rate using the tool anemometer at 2 locations dwelling units and different corridors. Unit A2033 (+ 55 m) oriented towards the outside of the building while the unit A1129 (+ 35 m) oriented to face the other side of the building that contained the pool below. While the corridor section is done in two points in the section near the openings and the section between the two residential units. Every measurement at one point two times the area of ​​the study conducted measurements at different times. Results of the analysis showed that the natural penghawaan on rusunami The Jarrdin not very optimal. The natural air flow would be optimal if the requirements of an ideal system of cross ventilation openings adapted to the design of the building Rusunami The Jarrdin. Keywords: natural air flow, Rusunami, The Jarrdin
KAJIAN BENTUK DAN FASADE HOTEL HILTON BANDUNG Utami -; Indra Firmansyah Akbar,; Prita Novia Haerani; Rizky Despriansyah
REKA KARSA Vol 1, No 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v1i1.63

Abstract

ABSTRAKDalam perancangan sebuah bangunan, bentuk dan fasade memiliki peran yang sangat penting. Karakteristik yang muncul dari desain bentuk dan fasade sebuah bangunan akan membentuk citra dari bangunan itu sendiri. Untuk mengetahui penjelasan bentuk dan fasade sebuah bangunan maka dalam penelitian ini digunakan penelitian kualitatif dengan metoda konten analisis, yaitu dengan melalui kupasan bangunan publik dengan studi kasus bangunan Hotel Hilton Bandung menerapkan konten analisis deskriptif. Dari studi analisis didapatkan bahwa bangunan tersebut mengalami transformasi berupa penambahan (additive) dan pengurangan (subtractive). Dari segi fasade bangunan Hotel tersebut tampak dalam proses pengolahan perwujudan bentuk bangunannya juga memiliki dipengaruhi oleh elemen material, warna, proporsi, irama, dan tekstur. Dari kajian tersebut ditemukan bahwa elemen fasade sangat berpengaruh terhadap tampilan sebuah bangunan.Kata Kunci: Perancangan Arsitektur, Bentuk, Fasade
Kenyamanan Visual ditinjau dari Orientasi Massa Bangunan dan Pengolahan Fasad Apartemen Gateway, Bandung Dwi Kustianingrum; Yudha Ariep Muhamad; M.Rizqika Rahma; Ardi Nasrul Wijaya; Arifin Dwi Pramana
REKA KARSA Vol 4, No 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i3.1401

Abstract

Kenyamanan Visual ditinjau dari Orientasi Massa Bangunan dan Pengolahan Fasad Apartemen Gateway, Bandung   DWI KUSTIANINGRUM, YUDHA ARIEP MUHAMAD, MUHAMMAD RIZQIKA RAHMA, ARDI NASRUL WIJAYA, ARIFIN DWI PRAMANA Jurusan Teknik Arsitektur – Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional   E-mail : kustianingrumdwie@yahoo.co.id ABSTRAK Bangunan adalah tempat berlindung bagi manusia, selain itu bangunan juga sebagai tempat beraktifitas manusianya. Untuk itu bangunan harus memiliki faktor yang menimbulkan kenyamanan terhadap manusia. Kenyamanan suatu bangunan dapat dikategorikan dalam kenyamanan termal (suhu, penghawaan), visual (penglihatan) dan akustik (kenyamanan suara). Namun kenyamanan itu sendiri lebih bersifat subjektif karena tingkat kenyamanan setiap individu berbeda, tergantung dengan kondisi fisik dan kondisi tempat tinggal atau lingkungan. Adapun untuk faktor kenyamanan visualnya, dapat dilihat dari orientasi bangunan yang terbentuk akibat gubahan massa dan penerapan desain fasad bangunan. Pada kajian ini akan dibahas mengenai kenyamanan visual di Apartemen Gateway Cicadas dengan meneliti orientasi massa bangunan dan pengolahan fasadnya dengan menggunakan metode deskriptif-analitis. Hasildari kajian terkait orientasi massa Apartemen Gatewayadalah cukup baik karena bangunan memanfaatkan orientasi matahari dan sirkulasi angin,tetapipengolahan fasadnya belum memenuhi kebutuhan standar pencahayaan alami. Kata Kunci : Kenyamanan visual, orientasi bangunan, desain fasad.  ABSTRACTA Building is a shelter place for human, except that a building is place for human activity. Therefore a building has a factor who create for human comfort. A comfortable of building can be categorized in the thermal comfort (temperature, air), visualization and acoustic (sound comfort). But a words of comfortable is subjective because an individual comfort levels is different, depending on the physical conditions and dwelling a conditions or an environment. Therefore, factor of visualization comfort in terms from building orientation  which that establish a mass composition and an application of the building façade design. In this study will be discussing about visual comfort in Cicadas Gateway Apartment by an examine the building mass orientation and its facade processing using a descriptive-analytic method. The result of Gateway Apartement is good enough because the building abuse a sun orientation and wind circulation, but the façade processing is not satisfy standard needed of natural lightning. Keywords : a visualization comfort, building orientation, facade design. 
Kajian Pengolahan Sirkulasi Ruang Luar Dan Fasilitas Khusus Pada Taman Rekreasi Dunia Fantasi Bagi “Diffable People Meta Riany; Herru Supriyanto; Ervita Nurdiamanty
REKA KARSA Vol 1, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v1i4.361

Abstract

ABSTRAKRekreasi dan hiburan telah menjadi unsur penting dalam kehidupan masyarakat modern. Perubahan perilaku dan cara pandang masyarakat mendorong rekreasi tidak lagi menjadi sekedar kebutuhan tetapi sudah menjadi “lifestyle” atau gaya hidup. Taman Rekreasi Dunia Fantasi (Dufan) menawarkan konsep dan “experience” atau pengalaman wisata hiburan dan rekreasi yang tidak terlupakan bagi para pengunjungnya melalui berbagai “content” atau isi wahana permainan yang bisa dinikmati oleh semua kalangan, baik anak-anak, remaja, hingga dewasa, tanpa terkecuali “Diffable People” atau orang yang memiliki kebutuhan khusus. Ditinjau dari fungsinya, Taman Rekreasi Dunia Fantasi (Dufan) membutuhkan tatanan sirkulasi ruang luar, pengolahan sirkulasi ruang luar, keberadaan fasilitas khusus, dan tidak lepas dari faktor pendukung yang mempengaruhi kemudahan, kenyamanan, dan keamanan pada sirkulasi ruang luar bagi “Diffable People”.Kata kunci: Sirkulasi ruang luar dan fasilitas khusus, Diffable People ABSTRACTRecreation and entertainment have become an important element in the modern society’s life. Behavior’s changes and people’s way of life make the recreation not only become necessity but also become a lifestyle. Dunia Fantasi (DuFan) Recreation Park, offers concept and experience entertainment excursion and recreation which unforgettable for the visitor with many content of vehicle games that can be enjoyed for all kind of people, children, teenagers, adults, and also for Diffable People. Judging from the function, Dufan Recreation Park needs outdoor circulation order, outdoor circulation cultivation, special facilities exsistence, and consist of support factor that influence convenience, comfort, and savety for outdoor circulation for Diffable People.Keywords: Outdoor circulation and special facilities, Diffable People
Konsep Tanggap Terhadap Penghematan Energi pada Perancangan Museum Batik Jakarta Daniel Tanggalong; Shirley Wahadamaputera
REKA KARSA Vol 2, No 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v2i3.596

Abstract

Abstrak Museum Batik Jakarta merupakan wadah untuk menyajikan secara visual karya seni budaya batik serta memberikan informasi mengenai sejarah perkembangan batik. Kegiatan yang diwadahi ialah Edukasi & Informasi, Konvensi, Rekreasi, Retail, dengan fasilitas Museum & Konvensi (Ruang pamer, Konvensi, Perpustakaan & Studi, Workshop, Konservasi & Preservasi) dan Pendukung (Cafe, Galeri/batik store, Gift shop, Amphitheater). Sebagai wadah karya kerajinan batik di era sekarang yang berkaitannya dengan aktivitas pengoleksian, mengkonservasi, meriset, mengkomunikasikan dan memamerkan, melibatkan teknologi sebagai sarana penyampaian informasi yang menggunakan sumber daya yang tidak sedikit. Konsep Bangunan Hemat Energi merupakan respon terhadap penghematan energi serta pemanfaatan energi yang tersedia di lingkungan. Strategi yang diterapkan meliputi kombinasi pencahayaan alami dan buatan, kombinasi penghawaan alami dan buatan, implementasi building automation system, penggunaan solar panel, penerapan secondary skin. Kata kunci: museum, hemat energi, batik Abstract Jakarta Batik Museum is a place to visually present the art and culture of batik as well as provide information about the development history of batik. Activities are Education & Information, Convention, Recreation, Retail, Museums & Convention (showrooms, convention, Library & Study, Workshop, Conservation & Preservation) and supporting facilities (Cafe, Gallery / batik store, gift shop, Amphitheater) . As a place of batik works in the present era (modern / digital) with the activities of collecting, conserving, researching, communicating and exhibiting, involving technology as a tool to deliver information which is using large resources. The concept of Energy Efficient Buildings is a response to energy savings and utilization of the available energy in the environment. Strategies includes a combination of natural & artificial lighting, a combination of natural & artificial air-conditioning, implementation of building automation system, solar panels, the application of a secondary skin. Keywords: museum, energy efficient, batik