cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
REKA KARSA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 382 Documents
Kajian Bentuk Dan Tatanan Massa Di Kawasan Bangunan Ci-Walk ( Cihampelas Walk) Widji Indahing Tyas; Dadan Muhammad Danial; Agy Braja Izjrail
REKA KARSA Vol 1, No 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v1i2.262

Abstract

Abstrak Cihampelas Walk (Ci-walk) di Bandung, open mall pertama di Indonesia beroperasi mulai tahun 2003 akhir dan berdiri di atas lahan seluas 3.5 hektar. Menurut tata letak ruang yang tercipta dalam konteks pembahasan bentuk dan tatanan massa yang terjadi dilihat dari tata guna lahan, luas terbangun pada lahan adalah ± 11.700 m² sedangkan luas ruang terbuka adalah ± 23.300 m². Main Building dan Plasa di desain dengan bentuk fasade yang menarik dan ditambah dengan penguatan corak warna dari kulit bangunan tersebut. Sirkulasi pejalan kakinya tidak linier, hanya ada plasa dan pedestrian di sekitar Main Building yang bersifat mengelilingi. Ruang terbuka di kawasan tersebut berupa lapang, tempatnya orang berkumpul. Pedestrian berorientasi linear sehingga memberikan kemudahan untuk ruang – ruang yang akan di tuju. Penunjang Aktivitasnya yaitu Cinema 21, Cafe Lounge, Sensa Hote dan Embassy ( Tempat Hiburan Malam ). Upaya pelestarian atau upaya mempertahankan warisan arsitektur suatu kawasan kota dengan tujuan agar warisan sejarah arsitektur tidak musnah oleh karena pembangunan baru. Hal – hal yang di pertahankan oleh Perancangan yaitu kondisi kontur pada tapak, serta tumbuhan – tumbuhan atau pohon yang usianya lebih dari 100 tahun. Teridentifikasi bahwa tekstur yang dimiliki kawasan Ci-Walk adalah Tekstur Heterogen. Pola massa dan ruang yang disajikan oleh kawasan Ci-walk adalah Pola Organis. Tipologi solid and void yang terbentuk adalah Blok Medan, dan yang terakhir Ci-walk adalah kawasan yang memiliki elemen void sistem terbuka sentral. Kata Kunci : Bentuk, Tatanan, Tipologi.   Abstract Cihampelas Walk (Ci-walk) in Bandung, Indonesia's first open mall operation began in 2003 and stands on 3.5 hectares. According to the layout of the space created in the context of the discussion of the form and order of the mass that occurs views of land use on land is wide awake ± 11,700 m² while the wide open spaces is ± 23,300 m². Main Building and Plaza in the facade design with an attractive shape and coupled with the strengthening of the hue of the skin of the building. Pedestrian circulation isn’t linear, there is only pedestrian plaza and around the Main Building. Open space in the region is form field, where people gather. Pedestrian oriented so as to provide convenience for the linear space that will be on go. The activities supporting is Cinema 21, Cafe Lounge, Sensa Hotel and Embassy (The Nightlife). Preserving or maintaining the architectural heritage of a city region with the aim of architectural heritage is not destroyed because of the new development. Defended by the design of the contour conditions at the site, as well as plants or trees that are over 100 years old. Identified that the region possessed texture Ci-Walk is a Heterogeneous texture. Mass and space patterns presented by Ci-walk area is Organic Patterns. Typology of solid and void is formed Block field, and the latter Ci-walk is the area that has elements of an open system central void. Keywords: Shape, Order, Typology.
Penerapan Sistem Koordinasi Modular Pada Desain Hunian Vertikal Apartemen TJ Bambang Subekti; Alencia Mella Roza; Rafika Rahim Ristanti; Desrizal Gunawan
REKA KARSA Vol 4, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i4.1406

Abstract

Penerapan Sistem Koordinasi Modular Bangunan Pada Desain Hunian Vertikal Apartemen TJ       BAMBANG SUBEKTI, ALENCIA M. R., RAFIKA R. R.,   PETRA A. R., DESRIZAL GUNAWAN   Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional     Email : ambang@itenas.ac.id     ABSTRAK   Kebutuhan masyarakat Bandung akan hunian semakin hari semakin meningkat. Alternatif pemenuhan kebutuhan tersebut adalah dengan membuat hunian vertikal. Untuk mempercepat pengadaan hunian vertikal tersebut salah satunya melalui metoda membangun dengan menggunakan metoda fabrikasi. Pendekatan pembangunan dengan komponen fabrikasi menuntut perancangan dengan sistem koordinasi modular yang bersifat berulang, baik pada modul dasar yang direncanakan juga pada komponen yang telah tersedia di pasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati dan meneliti penggunaan sistem koordinasi modular pada perancangan Apartemen TJ sebagai kasus studi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menjelaskan kesesuaian antara perancangan modul dengan berbagai komponen yang digunakan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Apartemen TJ menggunakan sistem modular pada komponen kolom, dinding horizontal, sebagian dinding vertikal, bukaan, jendela, langit-langit, dan parkir.   Kata kunci : hunian vertikal, koordinasi modular   ABSTRACT   The needs of people in Bandung about residence is constantly increasing. Alternative meeting those needs is to create a vertical housing. To expedite the procurement of vertical housing of one of them by the method of building using the method of fabrication. Development approach to fabricating components require design with modular coordination system that is repeated , either on the basis of the planned modules and also on the components that have been available on the market . This study aims to observe and examine the use of modular coordination system on designing Apartment TJ as a case study . The method used is descriptive analysis to explain the compatibility between design modules with different components used . Results of this study was to know that the Apartment TJ uses a modular system of components columns, horizontal walls, partially vertical walls, openings, windows, ceilings, and parking.     Key word : vertical residential, modular system  
Telaah Penerapan Kriteria Sustainable Site pada Perumahan Ditinjau dari Aspek Ruang Terbuka Hijau Bintang Nidia Kusuma; Rizha Dwi Annas; Aldila Dwitia Putri; Eggi Septianto
REKA KARSA Vol 2, No 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v2i1.447

Abstract

Abstrak Pertambahan jumlah penduduk menyebabkan bertambah pula kebutuhan akan hunian, hal ini menjadikan pembangunan perumahan meningkat. Pesatnya pembangunan perumahan berbanding lurus dengan berkurangnya lahan hijau sebagai daerah resapan air. Kajian dilakukan terhadap salah satu perumahan di kota Bandung yang bertujuan untuk mengetahui dan memahami tentang seberapa besar keberadaan Ruang Terbuka Hijau resapan air di kawasan tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah metodologi evaluasi yang dilakukan untuk menilai sebuah perumahan dengan kriteria sustainable site terhadap ruang terbuka hijau. Kajian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi dalam mengetahui dan memahami penerapan kriteria sustainable site pada perumahan The Green Hill Cluster – Citra Green Dago, Bandung dan terletak di daerah konservasi air Bandung. Kata kunci: daerah resapan air, Ruang Terbuka Hijau, sustainable site. Abstract Population growth also led to increased shelter needs. This makes the construction of housing increases. The rapid development of housing is directly proportional to the reduction of green land that serves as a water absorption area. The study was conducted on one of the housing in the city that aims to identify and understand about how much the presence of green open space in the region of water absorption. The method used in this study is an evaluation methodology that is conducted to assess the criteria sustainable site’s housing for green open space. This study is expected to be a recommendation in knowing and understanding the application of criteria for sustainable site on The Green Hill Cluster – Citra Green Dago, Bandung and located in the area of water conservation. Keywords: water absorption area, green open space, sustainable site.
Kajian Pengaruh Adat Istiadat, Religi, dan Alam Pada Bangunan Adat, Lembah Kuta Ciamis Dewi Parliana; Aras Kasiwi; Siddiq Aria; Asih Drajati; Ezar Febian
REKA KARSA Vol 2, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v2i4.602

Abstract

Abstrak Akibat perkembangan zaman yang semakin pesat menyebabkan semakin canggih pembangunan dan material yang digunakan pada bangunan Arsitektur Vernakular di Indonesia khususnya di Kampung Kuta Ciamis.Selain itu, ada beberapa faktor yang mempengaruhi bangunan adat salah satunya faktor adat istiadat, religi dan alam. Faktor tersebut berpengaruh besar pada bagian rumah seperti pada bentuk bangunan, ruang dalam dan struktur, dimana faktor ini telah menjadi tradisi secara turun temurun yang selalu dipertahankan.Oleh sebab itu, dalam kajian ini dilakukan pengamatan padabangunan adatyang bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi dan mendominasipada bangunantersebut.Adapun metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah metodaEksploratif dan Kualitatif Deskriptif dengan menggunakan metode sekoring pada analisisnya.Faktor adat istiadat sangat berpengaruh pada bentuk bangunan, ruang dalam, dan struktur.Dengan demikian faktor yang paling dominan pada bangunan Kampung Adat Kuta adalah faktor adat istiadat.Terlihat dari hasil yang didapat dari penelitianbangunan adat di Kampung Kuta merupakan bangunan tradisional yang masih mempunyai nilai Arsitektur Vernakular yang masih mempertahankan adat istiadat setempat.   Kata kunci:Arsitektur Vernakular, Kampung Kuta, Ciamis,Bangunan Adat, Adat Istiadat, Religi, Alam, Bentuk Masa, Ruang Dalam dan Struktur Abstract Impact ofdevelopment period, building and material grown sophisticated that is in use for building Vernacular Architecture in Indonesian, particulary at theKampung Kuta Ciamis. Furthermore, there is certain factors that affect the building such as custom, religion and nature. That factors have effected form, space and structure. Whichthis Factors have been tradition for generation were maintained. Therefore, in this study has been observe for building to find out the factors dominant. Used esplorative,qualitative descriptive methodwith motode scoring.With this metode, the result is costume factor has effected for form, space and structure. In this study, the conclution is costume factor is the major factor at house of Kampung Adat Kuta. Seen from the result obtained from research traditional building of Kampung Kuta, still have Vernacular Architectural value. Keyword :Vernacular Architecture, Kampung Kuta, Ciamis, Custom, Religion, Nature, Form, Space and Structure
PERKEMBANGAN LANGGAM ARSITEKTUR PADA BANGUNAN KONSERVASI Nurtati Soewarno; Nadiya Nuranisa Rachmani; Wildan Widya Putra; Mitha Dewi Mustika
REKA KARSA Vol 1, No 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v1i1.58

Abstract

ABSTRAKKondisi kota yang terus berkembang menjadi lebih modern memberi pengaruh terhadap langgam arsitektur bangunan. Di kawasan pusat kota yang relatif masih banyak terdapat bangunan lama saat ini banyak ditemukan bangunan baru dengan langgam yang berbeda. Perbedaan tersebut dipicu oleh kemajuan teknologi dan tuntutan kebutuhan yang bukan menjadi masalah besar karena dengan metoda yang tepat hal ini dapat dipecahkan, seperti yang terjadi pada bangunan ex. Hotel Surabaya.Bangunan ex. Hotel Surabaya termasuk salah satu bangunan konservasi golongan A di kawasan pusat kota Bandung yang telah menjadi bagian dari Hotel Carrcadin, sebuah hotel baru bergaya modern, tanpa merubah langgam arsitektur bangunannya. Oleh karenanya sangat menarik untuk mengkaji bagaimana konteks bangunan baru terhadap bangunan lama khususnya dalam penerapan langgam arsitektur bangunannya.
Aplikasi Komponen Material Panel Beton Precast Pada Fasad Bangunan Apartemen Gateway Ahmad Yani Bandung Saepuloh Hidayat; Cecep Yoga Satria; Mochamad Rizky Noor; Nurtati Soewarno
REKA KARSA Vol 4, No 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i3.1397

Abstract

Aplikasi Komponen Material Panel Beton Precast Pada Fasad Bangunan Apartemen Gateway Ahmad Yani Bandung Saepuloh Hidayat, Cecep Yoga Satria, Mochamad Rizky Noor, Nurtati Soewarno Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan – Institut Teknologi Nasional Bandung Email : saepulhidayat140@gmail.com   ABSTRAK Fasad merupakan bagian terluar dari bangunan yang dapat dinikmati langsung oleh publik. Fasad direncanakan sesuai kebutuhan ruang dalam dan dibentuk oleh berbagai elemen, diantaranya permukaan dinding, tipe dan jenis struktur, pengaturan letak bukaan dan penggunaan ornamen. Fasad harus terlihat menarik sehingga material pembentuk elemen-elemen tersebut memegang peran penting dalam pembentukan fasad. Seiring perkembangan teknologi untuk mempercepat proses pembangunan, material fabrikasi sudah banyak diaplikasikan terhadap bangunan-bangunan tinggi. Makalah ini akan memaparkan hasil penelitian pada Apartemen Gateway Ahmad Yani yang menggunakan material panel beton precast sebagai elemen pembentuk fasadnya. Digunakan metoda observasi dalam penelitian ini untuk mendapatkan data rancangan block massa dan rancangan ruang dalam bangunan. Penelitian ini akan memperlihatkan kaitan antara tujuan fungsi ruang dalam dan pembentukan fasad. Fasad direncanakan sesuai fungsi ruang dalam hingga material fabrikasi, dalam hal ini panel beton precast didesain khusus sesuai kebutuhan. Hasil penelitian menunjukan adanya kesinambungan antara fungsi ruang dalam dengan penggunaan material fabrikasi, hasil elemen pembentuk fasad serta mengidentifikasi material fabrikasi yang membentuk fasad. Hasil yang didapat pada penelitian ini yaitu fasad bangunan terbentuk karena fungsi ruang dalam. Namun, dari segi penggunaan material fabrikasi tidak menunjang terhadap kebutuhan-kebutuhan interior. Maka, untuk pembangunan yang akan datang diperlukan material-material fabrikasi yang dapat menunjang kebutuhan tersebut. Kata kunci: Fasad bangunan, Material Precast, Hunian Vertikal ABSTRACT The facade is the outermost part of the building that can be enjoyed by the public.The facade is planned according to the needs of space in and shaped by various element including the wall surface, the type and the type of structure, layout arrangement of openings, and the use of ornament. The facade must look attractive so that the material forming these elements play an important role in the formation of the facade. Along with the development of technology to accelerate the development process, the material has been widely applied to the fabrication of high-rise buildings. This paper will present the results of research on Apartment Gateway Ahmad Yani using precast concrete panels as the material elements forming the facade. Observation methods were used in this study to obtain design data and design of blocking masses of space in the building. This study will show the link between the purpose and function and formation of space in the facade. The facade is planned according to the function of the room in the fabrication material, in this case specifically designed precast concrete panels as needed. The results showed continuity of function space with the use of materials in the fabrication, results constituent elements of the facade, as well as identifying the fabrication of materials that make up the facade. The results obtained in this research is the building's facade is formed as a function of space inside. However, in terms of fabrication does not support the use of the material for the needs of the interior. So , for the impending development required fabrication materials that can support those needs. Keywords: flats, open spaces, activities
Kajian Bentuk dan Fasad Hotel Gino Feruci Bandung Utami Utami; Mario Wibowo; Abdul Jabbar Faruk
REKA KARSA Vol 1, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v1i4.357

Abstract

ABSTRAKDalam perancangan sebuah bangunan, bentuk dan fasad memiliki peran yang sangat penting. Karakteristik yang muncul dari desain bentuk dan fasad sebuah bangunan akan membentuk citra dari bangunan. Kajian ini mengambil Hotel Gino Feruci sebagai obyek studi mengingat bentuknya yang atraktif. Tahap analisis yang dilakukan pada bangunan Hotel Gino Feruci Bandung menggunakan analisis deskriptif dengan membandingkan data-data yang didapat berupa gambar kerja dan hasil dari observasi lapangan terhadap studi literatur. Data-data yang dijadikan landasan dalam perbandingan tersebut meliputi: teori tentang bentuk, perubahan bentuk, teori tentang fasad, komposisi dan elemen fasad, cara pengolahan fasad, dan karakteristik dari fasad. Dari hasil studi dan analisis didapatkan bahwa bangunan Hotel Gino Feruci Bandung merupakan bangunan yang memiliki konsep bentuk dan fasad yang atraktif dan dinamis dengan proporsi dan skala visual yang baik dan memiliki kontekstualitas dengan kawasannya.Kata Kunci : Perancangan Arsitektur, Bentuk, Fasad ABSTRACTIn the design of a building, the shape and the facade has a very important role. Characteristics that arise from the design shape and the facade of a building will form the image of the building. This study took Hotels Gino Feruci as an object of study because their shapes attractive. Phase analysis done on the building Bandung Hotel Gino Feruci using descriptive analysis by comparing the data obtained in the form of working drawings and field observations on the results of the study of literature. The data used as a basis in the comparison include : the theory of forms, change forms, the theory of the facade, the composition and elements of the facade, facade processing methods, and the characteristics of the facade.From the results of the study and the analysis found that building Gino Feruci Hotel Bandung is a building that has a facade concept and attractive shape and proportions and dynamic with good visual scale and has contextuality with the region.Keywords : Architectural Design, Form, facade
Kajian Manfaat Material Botol Bekas sebagai Elemen Dinding terhadap Kenyamanan Thermal & Visual Ditinjau dari Aspek Sustainable Mahesa Indraguna; Luther Carlos; Luthfi Zulkifli; Deny Rohsady; Thomas Brunner
REKA KARSA Vol 2, No 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v2i3.592

Abstract

ABSTRAK   Pemanfaatan limbah barang bekas (Reuse) untuk mengurangi pemakaian barang baru, atau penghematan kebutuhan untuk mengurangi proses daur ulang (Recycle) menjadi alternatif untuk mengurangi (Reduce) exploitasi sumber daya alam, sehingga penggunaan energi tak terbarukan berupa minyak, gas, batu bara, uranium dapat ditekan. Sustainable Design adalah sebuah gerakan berkelanjutan dalam perancangan dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan pemakaian material yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Penggunaan botol kaca bekas pada bangunan Rumah Botol, memiliki pengaruh terhadap kenyamanan termal dan visual. Objek penelitian adalah Rumah Botol yang berada di jalan Cigadung Raya Selatan, Kota Bandung. Kajian terhadap termal dan visual serta orientasi bangunan ini diharapkan dapat menjadi rujukan saat mendesain bangunan dan memperhatikan penggunaan bahan baku yang bisa di Re-Cycle, Re-use, dan Re-duse, agar lebih menjaga potensi alam dan lingkungan serta menunjang ke arah pembangunan yang ramah lingkungan.   Kata kunci : sustainable, material botol bekas, termal & visual, orientasi bangunan   ABSTRACT Utilization of waste used material goods (Reuse) to reduce the use of new items , or saving the need to reduce the recycled goods (Recycle) can be an alternative to reduce (reduse) the exploitation of natural resources, so the use of non-renewable energy such as oil, gas, coal, uranium can be suppressed. Sustainable Design is an ongoing movement in the design of the planning, implementation and uses environmentall friendly sustainable materials. The use of used glass bottles at "Rumah Botol", has an influence on the thermal and visual comfort. The object of research is the "Rumah Botol" which is located of Cigadung Raya Selatan, Bandung. The study of thermal and visual as well as the orientation of the building is expected to be a reference while designing buildings and attention to the use of raw materials that can be Re-Cycled, Re-used and Re-Duced, taking in order to better preserve the environment and nature and to support the development towards environmentally friendly .   Keywords: sustainable, used bottles, thermal and visual, building orientation.
Rancangan Elemen, Sistem Sirkulasi, dan Tata Hijau Lanskap Pada Lahan Kontur di Hotel Padma Bandung Irfan S Hasim; Bayyild Rizqan Syarif; Darel Raydar; Abiel F. A.
REKA KARSA Vol 3, No 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v3i1.631

Abstract

Abstrak Kota Bandung menjadi tempat wisatawan berlibur dan beristirahat sambil menikmati pemandangan alam yang berupa bebukitan bersama pepohonan pada dataran tinggi. Salah satu tempat peristirahatan yang memiliki pemandangan bebukitan bersama pepohonan adalah Hotel Padma, hotel yang berada pada dataran tinggi Kota Bandung dan mempunyai lanskap atau pemandangan yang menarik. Hotel Padma berada pada lahan  yang berkontur  relatif curam. Kondisi seperti ini membutuhkan perencanaan dan perancangan yang baik. Oleh karena itu, kami mencoba menganalisa pemilihan material lanskap, sistem sirkulasi lanskap, tata hijau lanskap di lahan berkontur, diawali   dengan mengumpulkan teori dan data perancangan lanskap disertai observasi lapangan pada lanskap Hotel Padma. Kata kunci: lanskap, material, sistem sirkulasi, tata hijau, kontur Abstract Bandung is the place tourists on vacation and relax while enjoying the natural scenery in the form of trees on the hills along the plateau. One resort that has a view of the hills along the trees are Padma Hotel, located on a plateau in city of Bandung and has an attractive landscape. Padma Hotel is located on land that is contoured relatively steep. This condition requires good planning and design. Therefore, we try to analyze the material selection of landscape, circulation system and linkage, and the green landscape layout in contour, starting with theory and data gathering and then doing field observations at Padma Hotel. Keywords: landscape, materials, circulation, layout, contour.
Tipologi Apartemen Di Sekitar Fasilitas Pendidikan Kota Bandung dan Jatinangor Erisa Weri Nydia; Panji Nusantara Sakti; Eva Nurjanah; Fuji Ratna Mustika
REKA KARSA Vol 4, No 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i2.1388

Abstract

TIPOLOGI APARTEMEN DI SEKITAR FASILITAS PENDIDIKAN KOTA BANDUNG DAN JATINANGOR Erisa Weri Nydia, Panji Nusantara Sakti, Eva Nurjanah, Fuji Ratna Mustika Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional Email: erisanydia@gmail.com   ABSTRAK Pembangunan hunian bagi pelajar atau mahasiswa berkembang pesat di sekitar fasilitas pendidikan terutama di kota-kota besar, hal ini menyebabkan keterbatasan lahan hunian tidak sebanding dengan jumlah pendatang, sehingga sasaran baru sektor properti pengembang adalah membangun apartemen sebagai alternatif hunian vertikal kota di sekitar fasilitas pendidikan. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui tipologi yang terdapat pada beberapa apartemen yang berlokasi di sekitar fasilitas pendidikan di Kota Bandung dan Jatinangor. Lingkup studi pada kajian ini meliputi dua aspek, yaitu dari aspek arsitektural dan non-arsitektural. Aspek arsitektural membahas tipologi mengenai block plan, denah, unit, fasad, massa bangunan, dan fasilitas umum. Sedangkan dari aspek non-arsitektural membahas mengenai karakteristik penghuni. Metode analisis yang digunakan adalah induktif terhadap tipologi dimana data diklasifikasikan berdasarkan kesamaan karakteristik. Hasil yang didapat adalah terdapat beberapa persamaan dari keempat apartemen yang berlokasi di sekitar fasilitas pendidikan. Ditinjau dari komposisi unitnya, perbandingan komposisi unit studio apartemen yang berlokasi di sekitar fasilitas pendidikan lebih besar dibandingkan apartemen umum. Adapun beberapa fasilitas umum yang sering ditemukan di dalam apartemen yang berlokasi di sekitar fasilitas pendidikan yaitu, kolam renang, minimart, gym, laundry, dan taman. Kata kunci :  apartemen, fasilitas pendidikan, tipologi ABSTRACT Residential development for students is growing rapidly around educational facilities, especially in big cities, this has led to limited land occupancy which is not proportional to the number of entrants, it becomes the new target for real estate developers to build apartments as an alternative to residential vertical city around educational facilities. This study aims to determine the typology in some of the apartments which are located around educational facilities in Bandung and Jatinangor. The scope of the study in this research includes two aspects, from the architectural aspects and non-architectural aspects. Architectural aspects discusses the typology of the block plan, floor plans, units, facades, building mass, and public facilities. Meanwhile, from the non-architectural aspect discuss the characteristics of the occupants. The analytical method used is inductive to the typology where data is classified based on similar characteristics. The result is that there is some similarities of the four apartments that is located around educational facilities. Based on composition of the unit, unit composition ratio studio apartment that is located around educational facilities is greater than common apartment. The number of public facilities that are often found inside apartments, such as swimming pool, minimart, gym, laundry, and park.   ­­Keywords : apartment, educational facilities, typology