cover
Contact Name
Ngurah Mahendra Dinatha
Contact Email
jurnal.jeco@gmail.com
Phone
+6282145383212
Journal Mail Official
jurnal.jeco@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 27757714     DOI : https://doi.org/10.38048/jor
Fokus dan ruang lingkup Jurnal Edukasi Citra Olahraga (JECO) ada pada bidang kajian Ilmu Keolahragaan, Olahraga Pendidikan dan Kesehatan sebagai sarana Publikasi Penelitian Ilmiah di bidang keilmuan olahraga dengan berbagai aspek dan pendekatan yang dilakukan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 193 Documents
PENGARUH LATIHAN MULTILATERAL TERHADAP KEMAMPUAN LARI FORMULA ONE PADA PESERTA DIDIK EKSTRAKURIKULER ATLETIK DI SD Afifah Afra Al Ghifari; Perdinanto; Akhmad Amirudin; Arie Rakhman
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i2.7068

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kemampuan peserta didik ekstrakurikuler atletik dalam menyelesaikan lintasan Formula One, terutama pada aspek transisi gerak, kelincahan, koordinasi, dan kecepatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan multilateral terhadap kemampuan lari Formula One pada peserta didik ekstrakurikuler atletik di SDN 1 Landasan Ulin Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen melalui rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 10 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Perlakuan diberikan dalam bentuk latihan multilateral berbasis circuit training selama enam kali pertemuan dengan frekuensi dua kali seminggu. Instrumen penelitian berupa tes praktik lari Formula One dan lembar observasi teknik gerak yang meliputi aspek start, rolling, slalom, hurdles, sprint, dan finish. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu tempuh menurun dari 21,26 detik pada pretest menjadi 19,25 detik pada posttest. Skor teknik juga meningkat dari 13,1 menjadi 21,6. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi 0,014 < 0,05. Dengan demikian, latihan multilateral berpengaruh signifikan terhadap kemampuan lari Formula One dan dapat digunakan sebagai alternatif latihan dalam pembinaan atletik sekolah dasar.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP KETERAMPILAN MOTORIK DASAR SISWA SEKOLAH DASAR Muh Arya Aditya; A. Heri Riswanto; Rachmat Hidayat; Fajri Hamzah; Firmansyah Dahlan
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i2.7071

Abstract

Permainan tradisional Hadangan merupakan aktivitas fisik berbasis budaya yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran pendidikan jasmani untuk mengembangkan keterampilan motorik dasar siswa sekolah dasar. Penurunan aktivitas fisik akibat penggunaan gadget dan permainan digital membuat siswa kurang aktif bergerak, sehingga kemampuan kelincahan, keseimbangan, dan kecepatan belum berkembang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional Hadangan terhadap keterampilan motorik dasar siswa SDN 16 Sampoddo. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN 16 Sampoddo berjumlah 32 orang yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data meliputi shuttle run untuk mengukur kelincahan, dynamic balance test untuk mengukur keseimbangan dinamis, dan lari sprint 50 meter untuk mengukur kecepatan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh aspek motorik dasar setelah perlakuan. Rata-rata shuttle run menurun dari 28,67 menjadi 27,25 detik, dynamic balance meningkat dari 68,75 menjadi 85,00, dan sprint 50 meter menurun dari 7,64 menjadi 6,38 detik. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001 pada ketiga instrumen. Temuan ini mengindikasikan bahwa gerakan berlari, menghindar, mengubah arah, dan menjaga posisi tubuh dalam permainan Hadangan mampu memberikan stimulus gerak yang relevan bagi perkembangan motorik siswa. Dengan demikian, permainan tradisional Hadangan berpengaruh signifikan dan efektif untuk meningkatkan keterampilan motorik dasar siswa sekolah dasar secara menyenangkan.
PENGARUH LATIHAN GYROBALL TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT LENGAN ATLET BULUTANGKIS Yusril; A. Heri Riswanto; Jusriati; Binsar Hasundungan Sihombing; Irsan Kahar
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i2.7074

Abstract

Bulutangkis merupakan cabang olahraga yang membutuhkan kecepatan, kelincahan, ketepatan, daya tahan, dan kekuatan otot lengan untuk menunjang kualitas pukulan. Pada atlet Bulutangkis Binataruna, kekuatan lengan masih belum optimal, terlihat dari ayunan raket yang kurang bertenaga, pukulan yang belum stabil, serta kelelahan lengan saat latihan berlangsung cukup lama. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan atlet dalam melakukan pukulan clear, drive, dan smash secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan gyroball terhadap peningkatan kekuatan lengan atlet Bulutangkis Binataruna. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 25 atlet, sedangkan sampel sebanyak 12 atlet dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria aktif mengikuti latihan dan bersedia mengikuti seluruh rangkaian penelitian. Latihan ini dipilih karena mampu memberikan resistensi dinamis pada otot lengan dan pergelangan tangan selama gerakan berlangsung secara berulang dan terkontrol baik. Perlakuan berupa latihan gyroball diberikan selama 16 kali pertemuan dengan frekuensi tiga kali seminggu. Instrumen penelitian menggunakan tes push-up, sedangkan data dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene Test, dan uji paired sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 12,50 meningkat menjadi 17,00 pada posttest, dengan selisih peningkatan sebesar 4,50. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan. Dengan demikian, latihan gyroball dapat digunakan sebagai alternatif latihan yang efektif, sederhana, dan terarah untuk meningkatkan kekuatan lengan atlet bulutangkis.