cover
Contact Name
Anwar Hafidzi
Contact Email
anwar.hafidzi@uin-antasari.ac.id
Phone
+6285251295964
Journal Mail Official
shariajournaledu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Gotong Royong, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia Kode Pos 70711
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ)
ISSN : 30321069     EISSN : 30321069     DOI : https://doi.org/10.62976/ierj.v3i2.1120
The Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ) is a peer-reviewed academic journal that provides an international platform for scholars and researchers to share innovative and cross-disciplinary studies. IERJ publishes original research articles, reviews, and scholarly papers that advance theoretical understanding and practical applications across diverse academic fields, including science, technology, social sciences, and the humanities. The journal welcomes interdisciplinary research and community service-based studies that offer new insights, foster collaboration, and address global challenges. By promoting intellectual dialogue and cross-field exploration, IERJ aims to contribute to the integration of knowledge, encourage academic innovation, and support impactful research that benefits both scholarship and society.
Articles 36 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2023): " : 36 Documents clear
Hal-Hal Yang Dapat Memperkuat Hafalan Dan Melemahkannya Dalam Kitab Ta’limul Muta’allim Fatimah
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.137

Abstract

Abstract This research examines what things can strengthen memorization and what weakens it in the book Ta'limul Muta'allim by Sheikh Burhanuddin Az-Zarnuji. The focus of discussion in this research is what things can strengthen memorization and what is easy to forget or weak memorization in the book Ta'limul Muta'allim. Memorizing is something that is very important for a person, especially for students of knowledge, starting from memorizing lessons, the Al-Qur'an, Hadith and so on. Therefore, a student of knowledge must know how to maintain or strengthen his memorization and what can weaken his memorization. This research uses a type of library research by looking at the text contained in the book by Syaikh Burhanuddin Az-Zarnuji. This research uses a type of library research by looking at the text contained in the book by Sheikh Burhanuddin Az-Zarnuji. The research object is explored in the book 'Ta'limul Muta'allim using a content analysis approach. The things that can strengthen memorization are being diligent or diligent in studying, actively eating less, praying at night and reading the Koran. The things that can weaken memorization are doing a lot of immorality, a lot of sins, thinking too much about wealth, working a lot, seeing people who have been beheaded and reading grave writings.     Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang hal-hal apa saja yang dapat memperkuat hafalan dan yang melemahkannya didalam kitab Tau2019limul Mutau2019allim karya Syeikh Burhanuddin Az-Zarnuji. Fokus pembahasan dalam penelitian ini adalah hal-hal apa saja yang bisa memperkuat hafalan dan yang mudah lupa atau lemahnya hafalan tersebut dalam kitab Tau2019limul Mutau2019allim. Menghafal merupakan suatu hal yang sangat penting dalam diri seseorang khususnya bagi penuntut ilmu, mulai dari menghafal pelajaran, Al-Qur’an, Hadits dan lain-lainnya. Maka dari itu seorang penuntut ilmu harus tau cara untuk menjaga atau memperkuat hafalannya dan apa yang dapat melemahkan hafalannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan dengan melihat teks yang terdapat pada kitab karya Syeikh Burhanuddin Az-Zarnuji. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan dengan melihat teks yang terdapat pada kitab karya Syeikh Burhanuddin Az-Zarnuji. Objek penelitian didalami dalam kitab Ta’limul  Muta’allim dengan menggunakan pendekatan analisis isi. Adapun hal-hal yang dapat memperkuat hafalan adalah tekun atau rajin belajar, aktif mengurangi makan, sholat malam dan membaca Al-Qur’an. Adapun hal-hal yang dapat melemahkan hafalan adalah banyak berbuat maksiat, banyak dosa, terlalu memikirkan harta, banyak bekerja, melihat orang yang di pancung dan membaca tulisan dikuburan.
Etika Menuntut Ilmu Menurut Kitab Ta’lim Muta’alim Faridah, Eva
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.140

Abstract

This paper discusses the ethics of studying according to the book Ta'lim al-Muta'alim by Sheikh al- Zarnuzi. This paper focuses on the description of the conceptions and steps that must be taken by students in demanding knowledge. The data sources in this article are obtained from the book Ta'lim al-Muta'alim by Sheikh al-Zarnuzi and several secondary sources in the form of supporting and comparative references that are in accordance with the theme of the article. This paper is a library research using a qualitative approach, which seeks to describe a variable, symptom or situation "as is", and is not intended to test certain hypotheses. The results of this paper show that the ethics of studying in the book of Ta'lim al-Muta'alim are 1) Have a real intention in learning; 2) Smart in choosing teachers, knowledge, friends, and have fortitude in learning; 3) Respect knowledge and scholars; 4) have sincerity, continuity and have a strong interest; 5) Orderly; 6) Tawakal; 7) Smart utilization of learning time; 8) Compassion for fellow knowledge seekers; 9) can take lessons from everything learned: 10) Wara' by keeping away from the shubhat and haram during the study period. From the conception of the ethics of studying, it will give birth to an educational model that prioritizes morals not only oriented to knowledge and skills.   Tulisan ini membahas etika menuntut ilmu menurut kitab Ta’lim al-Muta’alim karya dari Syekh al- Zarnuzi. Tulisan ini memfokuskan kajiannya pada deskripsi-konsepsi serta langkah-langkah yang harus dilakukan peserta didik dalam menuntut ilmu. Sumber data dalam artikel ini diperoleh dari kitab Ta’lim al-Muta’alim karya dari Syekh al-Zarnuzi dan beberapa sumber sekunder berupa referensi- referensi pendukung dan pembanding yang sesuai dengan tema artikel. Tulisan ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu berusaha untuk menggambarkan tentang suatu variable, gejala atau keadaan “apa adanya”, dan tidak dimaksudkan untuk menguji hipotesis tertentu. Hasil dari tulisan ini memperlihatkan bahwa etika menuntut ilmu peserta didik dalam kitab Ta’lim al-Muta’alim adalah 1) Memiliki niat yang sungguh dalam belajar; 2) Cerdas dalam memilih Guru, ilmu, teman, dan memiliki Ketabahan dalam Belajar; 3) Menghormati ilmu dan ulama; 4) memiliki kesungguhan, kontinuitas dan memiliki minat yang kuat; 5) Tertib; 6) Tawakal; 7) Pintar memanfaatkan waktu belajar; 8) Kasih sayang kepada sesama para penuntut ilmu; 9) dapat mengambil hikmah dari setiap yang dipelajari: 10) Wara’ dengan menjaga diri dari yang syubhat dan haram pada masa belajar. Dari konsepsi etika menuntut ilmu ini, akan melahirkan sebuah model pendidikan yang lebih mengedepankan moral tidak hanya terorientasi pada pengetahuan dan keterampilan.  
Integrasi Disiplin Keilmuan Di Tingkat Perguruan Tinggi Naufal Habibi; Ristiawan Nazar
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.394

Abstract

Abstract Social and Humanities is an academic discipline that studies broad social and cultural aspects of humanity. At the tertiary level, social and humanities play an important role in teaching and research in the humanities, social sciences, culture, literature and philosophy. Through a social sciences and humanities approach, students can study various social, political, cultural and environmental issues, as well as ways to solve social problems and improve the quality of human life. These programs usually include studies on regional social and cultural issues, political science, philosophy, philology, and literature. Some examples of these programs that can be offered include communication sciences, anthropology, political science, philosophy, and contemporary thought. Keywords: Integration, Course, Social, University Abstrak Sosial dan Humaniora adalah disiplin akademis yang mempelajari aspek-aspek sosial dan budaya yang luas dari kemanusiaan. Di tingkat tersier, ilmu sosial dan humaniora memainkan peran penting dalam pengajaran dan penelitian di bidang humaniora, ilmu sosial, budaya, sastra, dan filsafat. Melalui pendekatan ilmu sosial dan humaniora, mahasiswa dapat mempelajari berbagai masalah sosial, politik, budaya dan lingkungan, serta cara-cara untuk memecahkan masalah sosial dan meningkatkan kualitas hidup manusia. Program-program ini biasanya mencakup studi tentang isu-isu sosial dan budaya regional, ilmu politik, filsafat, filologi, dan sastra. Beberapa contoh program yang dapat ditawarkan antara lain ilmu komunikasi, antropologi, ilmu politik, filsafat, dan pemikiran kontemporer. Kata kunci: Integrasi, Program, Sosial, Universitas
Integrasi Multidisiplin di Sekolah Dasar: Pengembangan Pembelajaran Holistik untuk Anak-Anak Muliyadi; Habibah Nahdatul Zannah
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.395

Abstract

Abstract Multidisciplinary integration at the elementary school level is key in developing holistic learning for students. The application of mathematics in science enables problem solving, measurement, and understanding patterns. The integrative thematic approach combines science and social studies lessons, providing complete meaning for students. Language skills also support understanding of natural science by understanding verbal and written language and their use in achieving certain goals. Art and mathematics are integrated through various creativity, such as using fine arts, music or dance to understand mathematical concepts. The integration of sports in elementary school learning provides benefits in improving students' fitness, concentration, social skills and emotional management. Combining linguistics with mathematics in daily activities in elementary school can be done through an ethnomathematics approach, which links mathematical concepts to students' daily lives. Keywords: Elementary school, Mathematics in science, Language skills in science Abstrak Integrasi multidisiplin di tingkat sekolah dasar menjadi kunci dalam pengembangan pembelajaran holistik bagi siswa. Penerapan ilmu matematika dalam ilmu sains memungkinkan pemecahan masalah, pengukuran, dan pemahaman pola. Pendekatan tematik integratif menggabungkan pelajaran IPA dan IPS, memberikan makna yang utuh bagi siswa. Keterampilan bahasa turut mendukung pemahaman ilmu pengetahuan alam dengan memahami bahasa verbal, tulisan, dan penggunaannya dalam mencapai tujuan tertentu. Seni dan matematika terintegrasi melalui berbagai kreativitas, seperti memanfaatkan seni rupa, musik, atau tari untuk memahami konsep-konsep matematika. Integrasi olahraga dalam pembelajaran di SD memberikan manfaat dalam meningkatkan kebugaran, konsentrasi, keterampilan sosial, serta manajemen emosi siswa. Penggabungan ilmu bahasa dengan matematika dalam kegiatan sehari-hari di SD dapat dilakukan melalui pendekatan etnomatematika, yang mengaitkan konsep matematika dengan kehidupan sehari-hari siswa. Kata kunci: Sekolah dasar, Ilmu matematika dalam sains, Keterampilan bahasa dalam IPA
Penyelesaian Sengketa Sanda Berlapis Di Desa Belawang Kecamatan Kapuas Murung Khairatun Nisa
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.396

Abstract

Abstract This research is motivated by the sanda transaction carried out by the Belawang Village Community where there is a problem of multiple sanda disputes. This research aims to find out how the dispute resolution mechanism used by the Belawang Village Community in Kapuas Murung Sub-district in resolving this layered sanda. This research uses empirical legal research which is also called sociological legal research or in general is a field study research. The approach method used in this research is a sociological juridical approach. The sociological juridical approach is an approach by looking at something legal reality in the community. The results of this study indicate that the settlement of the layered sanda dispute used by the Belawang Village Community is to use the Non-litigation route in the form of mediation but it turns out that the dispute settlement is not included in the mediation category but negotiation and in Islamic Law the dispute settlement is included in the Negotiation category. Keywords: Settlement, Dispute, Layered Sanda Introduction Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh transaksi sanda yang dilakukan oleh Masyarakat Desa Belawang yang terjadi masalah sengketa sanda berlapis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mekanisme penyelesaian sengketa yang digunakan Masyarakat Desa Belawang Kecamatan Kapuas Murung dalam menyelesaikan sanda berlapis ini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris yang disebut juga dengan penelitian hukum sosiologis atau secara umum merupakan penelitian studi lapangan. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis sosiologis. Pendekatan yuridis sosiologis adalah pendekatan dengan melihat sesuatu kenyataan hukum didalam mayarakat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penyelesaian sengketa sanda berlapis yang digunakan Masyarakat Desa Belawang adalah menggunakan jalur Non-litigasi dalam bentuk mediasi namun ternyanta penyelesaian sengketa tersebut bukan termasuk kategori mediasi melainkan Negosiasi dan dalam Hukum Islam penyelesaian sengketa tersebut termasuk dalam kategori sulhu . Kata Kunci : Penyelesaian, Sengketa, Sanda Berlapis
Upaya Baznas Kabupaten Banjar Dalam Mengoptimalkan Pengumpulan Zakat Pada Sektor Pertanian Hagis Adetiana; Abdul Hafiz Sairazi
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.397

Abstract

Abstract This study aims to examine the efforts of Baznas Banjar Regency in optimizing the collection of agricultural zakat in Banjar Regency. Zakat is one of the pillars of Islam that must be implemented for every Muslim. Agricultural products that have a high enough value that has reached the nishab must be issued zakat. However, in reality, there are still many farmers in Banjar Regency who do not know to whom this agricultural zakat is distributed, causing the distribution of agricultural zakat to miss the eight asnaf that must be given zakat, therefore Baznas Banjar Regency also plays a role in optimizing the collection of agricultural zakat in Banjar Regency This research uses empirical legal research, namely one type of legal research that analyzes and examines the legal behavior of individuals or communities in relation to the law and the data sources used come from primary data. Data were collected through interviews with Baznas Banjar Regency and documentation. The data were analyzed using descriptive analysis techniques. This research found that Baznas Banjar Regency optimizes the collection of agricultural zakat by using four methods, namely: 1) Socialization to the farming community of Banjar Regency, 2) Providing fertilizer assistance to farmers, 3) Cooperating with the Social Service and the Agriculture Office to reach further agricultural information in Banjar Regency, 4) Forming a Zakat Collection Unit (UPZ). Keywords: Efforts, Optimal, Collection, Agricultural Zakat, Baznas. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya Baznas Kabupaten Banjar dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat pertanian pada Kabupaten Banjar. Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan bagi setiap muslim. Hasil pertanian yang mempunyai nilai cukup tinggi yang sudah mencapai nishab maka wajib dikeluarkan zakatnya. Namun dalam kenyataanya pada petani masyarakat Kabupaten Banjar dalam penyaluran zakat pertaniannya masih banyak yang belum mengetahui kepada siapa zakat pertanian ini disalurkan sehingga menyebabkan penyaluran zakat pertanian ini luput pada delapan asnaf yang wajib diberikan zakatnya, maka dari itu Baznas Kabupaten Banjar juga berperan dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat pertanian pada Kabupaten Banjar Penelitian ini menggunakan penelitian hukum empiris yaitu salah satu jenis penelitian hukum yang menganalisis dan mengkaji tentang perilaku hukum individu atau masyarakat dalam kaitannya dengan hukum dan sumber data yang digunakan berasal dari data primer. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada pihak Baznas Kabupaten Banjar dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Penelitian ini menemukan Baznas Kabupaten Banjar dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat pertanian dengan menggunakan empat cara yaitu: 1) Sosialisasi kepada masyarakat petani Kabupaten Banjar, 2) Memberikan bantuan pupuk kepada petani, 3) Bekerjasama dengan Dinas Sosial dan Dinas Pertanian aga menjangkau lebih jauh informasi pertanian pada Kabuapaten Banjar, 4) Membentuk Unit Pengumpulan Zakat (UPZ). Kata kunci : Upaya, Optimal, Pengumpulan, Zakat Pertanian, Baznas.
Perlindungan Konsumen Di Pasar Rakyat Desa Jambu Burung Terhadap Kosmetik Yang Mengandung Merkuri Nor Latifah; Amelia Rahmaniah
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.398

Abstract

Abstract One of the hazardous substances that are not allowed in the composition of cosmetics is mercury, the issue of consumer comfort, peace, and welfare is the most basic and main thing for consumer protection. This research aims to find out how the form of consumer protection against cosmetics containing mercury. The method used in this research is empirical legal research. The results of this study indicate that the law has clearly regulated business actors still do not fulfill their obligations, so that consumer right are not fulfilled. The cause of weak consumer protection against cosmetic products containing mercury is due to the lack of knowledge possessed by business actors or consumers. The causes of weak consumer protection against mercury-containing cosmetic products are the lack of knowledge possessed by business actors or consumers, the sense of responsibility possessed by business actors, the absence of socialization provided, consumers who are tempted by low prices, and the lack of supervision or protecton Keywords: Consumer protection, Cosmetics, Mercury. Abstrak Salah satu substansi berbahaya yang tidak diperkenankan ada dalam komposisi kosmetik adalah merkuri, permasalahan kenyamanan, ketentraman, dan kesejahteraan konsumen merupakan hal paling mendasar dan utama bagi perlindungan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk perlindungan konsumen terhadap kosmetik yang mengandung merkuri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian hukum empiris. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa undang-undang sudah mengatur dengan jelas pelaku usaha masih tidak memenuhi kewajibannya, sehingga hak-hak konsumen tidak terpenuhi. Penyebab dari lemahnya perlindungan konsumen terhadap produk kosmetik mengandung merkuri karena minimnya pengetahuan yang dimiliki oleh pelaku usaha ataupun konsumen, rasa tanggung jawab yang dimiliki pelaku usaha, tidak adanya sosialisasi yang diberikan, konsumen yang tergiur dengan harga murah, dan kurangnya pengawasan ataupun perlindungan yang dimiliki. Kata kunci : Perlindungan konsumen, Kosmetik, Merkuri.
Peran Pengadilan Agama Marabahan Untuk Menjamin Hak Istri Pada Pelaksanaan Pembayaran Nafkah Iddah Dan Mut’ah Dalam Putusan Cerai Talak Verstek Rizeka Yuliani; Sa’adah
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.401

Abstract

Abstract In cases of divorce, both under Islamic law and positive law, there are certain rights and obligations that must be fulfilled by both former spouses. These include maintenance after divorce, which the former husband must provide, and the iddah period that the former wife must observe, during which she is entitled to iddah maintenance. When the divorce process is carried out through the court, there are procedures to be followed, such as registering the case and undergoing trial. However, sometimes a respondent or defendant may not be present, leading to a verstek, or default, decision. This research explores a case at the Marabahan Religious Court where the former wife did not receive her rights, even though they were stipulated in the divorce verdict. The court plays a role in ensuring the fulfillment of women's rights after divorce, but there are obstacles that arise, mainly from the former wife or respondent. While the court's role in guaranteeing the wife's rights in the payment of iddah alimony and mut'ah maintenance has been carried out according to regulations, external factors still hinder the fulfillment of these rights. Keywords: Marabahan Religious Courts, Wife's Rights, Iddah Maintenance, Divorce Verstek Abstrak Dalam kasus perceraian, baik dalam hukum Islam maupun hukum positif, ada beberapa hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh mantan pasangan. Hal ini termasuk nafkah setelah perceraian yang harus diberikan oleh mantan suami, dan masa iddah yang harus dijalani oleh mantan istri, di mana ia berhak mendapatkan nafkah iddah. Ketika proses perceraian dilakukan melalui pengadilan, ada prosedur yang harus diikuti, seperti mendaftarkan perkara dan menjalani persidangan. Namun, terkadang pihak tergugat atau tergugat tidak hadir, sehingga menyebabkan putusan verstek, atau putusan verstek. Penelitian ini membahas sebuah kasus di Pengadilan Agama Marabahan di mana mantan istri tidak mendapatkan hak-haknya, meskipun hak-hak tersebut telah ditetapkan dalam putusan perceraian. Pengadilan berperan dalam menjamin terpenuhinya hak-hak perempuan pasca perceraian, namun terdapat hambatan yang muncul, terutama dari pihak mantan istri atau tergugat. Meskipun peran pengadilan dalam menjamin hak-hak istri dalam pembayaran nafkah iddah dan nafkah mut'ah telah dilakukan sesuai peraturan, namun faktor eksternal masih menghambat pemenuhan hak-hak tersebut. Kata kunci: Pengadian Agama Marabahan, Hak Istri, Nafkah Iddah, Cerai Talak Verstek
The Role Of Batulicin Class III Community Institution In Developing Teenage Prisoners Abusing Narcotics Nila Alda Sari; Ergina Faralita
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.404

Abstract

Abstract The abuse and danger of narcotics is increasing and it cannot be denied that among teenagers and students it can be said to be difficult to overcome. Indonesia is a legal state that provides punishment for perpetrators of violations and crimes, so there are correctional institutions available as a place of guidance and protection for those who are punished for what they have done. The research method used in this research is empirical legal research with a legal sociology approach. The results of the research show that the Batulicin Class III Penitentiary, in cultivating teenage convicts who abuse narcotics, has provided quite good protection, guidance and security for the inmates, even though the security officers and there is not as much guidance as other correctional institutions, but they provide guidance in accordance with Law Number 22 of 2022 concerning Corrections. Keywords : Narcotics, Teenagers, Correctional Institutions Abstrak Penyalahgunaan dan bahaya narkotika semakin meningkat dan tidak bisa di pungkiri di kalangan remaja dan pelajar dapat di katakan sulit untuk di atasi. Negara Indonesia adalah negara hukum yang memberikan hukuman bagi para pelaku pelanggaran dan kejahatan maka tersedianya Lembaga Pemasyarakatan sebagai tempat pembinaan dan perlindungan bagi mereka yang mendapatkan hukuman dari apa yang telah mereka lakukan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologi hukum.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Batulicin dalam Membina Narapidana Usia Remaja Penyalahgunaan Narkotika sudah memberikan perlindungan, pembinaan dan keamanan yang cukup baik bagi para warga binaan, walaupun petugas penjagaan dan pembinaan belum sebanyak seperti Lembaga Pemayarakatan yang lainnya tetapi mereka memberikan pembinaan yang sesuai dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Kata Kunci : Narkotika, Remaja, Lembaga Pemasyarakatan
The Level Of Community Compliance With The Use Of Traffic Signs In Barito Kuala District Norjannah; Arie Sulistyoko
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.406

Abstract

Abstract This research started from the increasing number of traffic accidents that occurred due to a lack of compliance, understanding and awareness among the public regarding the importance of obeying existing traffic rules and signs, starting from the large number of traffic violations from various ages due to this lack of understanding. The problem that researchers took in this research was regarding "The Level of Community Compliance with the Use of Traffic Signs in Barito Kuala Regency" which was motivated by the increasing number of traffic accidents. The aim of this research is to find out the level of compliance and obstacles of the Barito Kuala community regarding the use of traffic signs. The method used in this research is an empirical legal or sociological method and the type of approach used is a legal sociology approach, namely an approach to studying law in a social context. The results of this research are that the level of community compliance is in categories that fluctuate from data on the number of traffic violations in Barito Kuala Regency in 2021, there were 1,700 cases of violators, while in 2022 there was an increase to 2,787 cases of violations, but in 2023 it decreased to 1,408 cases. violation. Meanwhile, the obstacles faced by the community are lack of knowledge, awareness and understanding of traffic signs, lack of willingness to know traffic signs and never participating in socialization held by the police, especially from traffic police. Keywords: Compliance, Traffic signs, Violations Abstrak Penelitian ini berawal dari semakin meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi karena kurangnya kepatuhan, pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menaati peraturan dan rambu-rambu lalu lintas yang ada, berawal dari banyaknya pelanggaran lalu lintas dari berbagai kalangan usia karena kurangnya pemahaman tersebut. Permasalahan yang peneliti ambil dalam penelitian ini adalah mengenai "Tingkat Kepatuhan Masyarakat Terhadap Penggunaan Rambu Lalu Lintas di Kabupaten Barito Kuala" yang dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan dan hambatan masyarakat Barito Kuala terhadap penggunaan rambu-rambu lalu lintas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode hukum empiris atau sosiologis dan jenis pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologi hukum, yaitu suatu pendekatan yang mempelajari hukum dalam konteks sosial. Hasil dari penelitian ini adalah tingkat kepatuhan masyarakat berada pada kategori yang berfluktuatif dari data jumlah pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Barito Kuala pada tahun 2021 terdapat 1.700 kasus pelanggar, sedangkan pada tahun 2022 mengalami peningkatan menjadi 2.787 kasus pelanggaran, namun pada tahun 2023 mengalami penurunan menjadi 1.408 kasus pelanggaran. Sedangkan kendala yang dihadapi oleh masyarakat adalah kurangnya pengetahuan, kesadaran dan pemahaman tentang rambu-rambu lalu lintas, kurangnya kemauan untuk mengetahui rambu-rambu lalu lintas dan tidak pernah mengikuti sosialisasi yang diadakan oleh pihak kepolisian khususnya dari polisi lalu lintas. Kata kunci: Kepatuhan, Rambu Lalu Lintas, Pelanggaran: Kepatuhan, Rambu Lalu Lintas, Pelanggaran

Page 1 of 4 | Total Record : 36