cover
Contact Name
Ahmad Khoiri
Contact Email
ahmadkhoiri2290@gmail.com
Phone
+6281257382028
Journal Mail Official
jppsdstkipmelawi@gmail.com
Editorial Address
Jl. RSUD Melawi Km 4 Kelakik Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi Provinsi Kalimantan Barat
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 30263859     DOI : 10.46368/jppsd.v3i3
Core Subject : Education,
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR (JPPSD) ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Artikel yang dimuat dalam jurnal adalah hasil penelitian atau pemikiran bidang pendidikan yang dilakukan oleh peneliti, guru, dan praktisi pendidikan. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak tiga kali dalam setahun yaitu bulan Januari, Mei dan September.
Articles 78 Documents
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Indonesia Melalui Metode Bercerita Pada Siswa Kelas 2 SDN 25 Tahlut Gregorius Hermansyah; ahmad Khoiri; Indria Susilawati
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 4 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to improve the Indonesian language skills of second-grade students at SDN 25 Tahlut through the storytelling method. The research employed classroom action research (CAR) involving 9 students (7 male, 2 female) in the 2025/2026 academic year. The study was conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection. Data collection techniques included speaking ability tests, observations, and documentation. The results showed an increase in students’ speaking skills, as indicated by the average score rising from 60 (60%) in Cycle I to 77.7 (77.7%) in Cycle II. This improvement demonstrates that the storytelling method is effective in enhancing vocabulary mastery, speaking fluency, confidence, and the ability to construct sentences logically. Keywords: Speaking Ability, Storytelling Method, Indonesian Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia siswa kelas II SDN 25 Tahlut melalui metode bercerita. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek 9 siswa (7 laki-laki dan 2 perempuan) tahun ajaran 2025/2026. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berbicara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara siswa, ditunjukkan dengan rata-rata nilai yang meningkat dari 60 (60%) pada siklus I menjadi 77,7 (77,7%) pada siklus II. Peningkatan ini membuktikan bahwa metode bercerita efektif dalam memperkaya kosakata, meningkatkan kelancaran berbicara, membangun rasa percaya diri, serta membantu siswa menyusun kalimat secara runtut dan logis. Kata Kunci: Kemampuan Berbicara, Metode Bercerita, Bahasa Indonesia
Analisis Pemahaman Konsep Pembagian Dalam Pembelajaran Matematika Siswa Kelas II SDN 20 Tanjung Keramat Megawati; Waridah; Linda Dwi Saputri
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 4 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine the understanding and difficulties of second-grade students at SD Negeri 20 Tanjung Keramat in comprehending the concept of division in mathematics learning. The research employed a qualitative approach with a descriptive method. The subjects of the study consisted of teachers and students, while the research object focused on students’ conceptual understanding of division. Data were collected through interviews and tests using question sheets and interview guides. The results revealed that students’ understanding of the concept of division was still low. In the multiple-choice test, 86.66% of students were categorized as “poor,” while in the essay test, 66.66% also demonstrated low understanding. Students were unable to identify the meaning of division as a process of grouping or repeated subtraction and faced difficulties in relating word problems to division operations. The main contributing factors included errors in selecting arithmetic operations, weak concrete and symbolic representations, poor understanding of the division symbol “:”, and limited comprehension of problem statements. Keywords: Conceptual Understanding, Division, Learning Difficulties, and Elementary Mathematics. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman dan kesulitan siswa kelas II SD Negeri 20 Tanjung Keramat dalam memahami konsep pembagian pada pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru dan siswa, sedangkan objek penelitian difokuskan pada pemahaman konsep pembagian. Data dikumpulkan melalui wawancara dan tes menggunakan lembar soal serta panduan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap konsep pembagian masih rendah. Pada tes pilihan ganda, 86,66% siswa berada pada kategori “kurang”, sedangkan pada tes esai, 66,66% juga menunjukkan pemahaman rendah. Siswa belum mampu mengidentifikasi makna pembagian sebagai proses pengelompokan atau pengurangan berulang dan kesulitan mengaitkan soal cerita dengan operasi pembagian. Faktor penyebab utama meliputi kesalahan memilih operasi hitung, lemahnya representasi konkret dan simbolis, kurangnya pemahaman simbol “:”, serta keterbatasan dalam memahami kalimat soal. Kata Kunci: Pemahaman Konsep, Pembagian, Kesulitan Belajar, dan Matematika Sekolah Dasar.
Analisis Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Siswa Kelas IV di SD Negeri 06 Emang Bemban Kristina Monika Trisnawati; Septian Peterianus; Nur Sulistyo Mutaqin
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 4 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The aim of carrying out this analysis is to determine the healthy and clean living behavior shown by students in Class IV of SD Negeri 06 Emang Bemban. This research uses a qualitative approach. The subjects in this research are all class IV students, school principals and class IV homeroom teachers. Data analysis methods used to collect, reduce, present and draw conclusions. The results of the research at SDN 06 are indeed about analyzing the behavior of living in a clean and healthy way, namely, washing your hands with water and soap first is good, eating healthy food in the school canteen is not good, using a hygienic and safe toilet is good, the measured exercise routine is good, eliminating mosquito larvae is good, not smoking in educational places is good, measuring height and weight is good, rubbish must be disposed of in the right place.Keywords: Analysis, Clean and Healthy Behavior in Life. Abstrak: Tujuan di lakukannya analisis ini, yaitu untuk mengetahui perilaku hidup sehat dan bersih yang ditunjukkan oleh siswa di kelas IV SD Negeri 06 Emang Bemban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.. Subyek dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV, kepala sekolah dan wali kelas IV. Metode analisis data yang digunakan untuk mengumpulkan, mengurangi, menyajikan, dan mengambil kesimpulan. Hasil dari penelitian di SDN 06 emang bemban tentang Analisis Perilaku Hidup dengan cara yang bersih dan sehat, yaitu, yang pertama mencuci tangan dengan air dan sabun sudah baik, makan makanan sehat di kantin sekolah belum baik, menggunakan jamban yang higienis dan aman sudah baik, rutinitas latihan yang diukur sudah baik, menghilangkan jentik nyamuk sudah baik, tidak merokok di tempat pendidikan sudah baik, mengukur tinggi dan berat badan sudah baik, sampah harus dibuang di tempatnya sudah baik. Kata Kunci: Analisis, Perilaku yang Bersih dan Sehat dalam Hidup
Kesiapan Guru Sekolah Dasar Dalam Mengimplementasikan Projek P5 Dimensi Wirausaha Pada Kurikulum Merdeka Kelas IV Sekolah Dasar Arista Alchosiyah; Flesia Welly Ferianti
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 4 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The research aims to analyze the readiness of fourth-grade teachers at SDN 09 Tanjung Lay in implementing the entrepreneurship dimension of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) within the Independent Curriculum. The research method used is descriptive qualitative. The research subject is the fourth-grade teacher at SDN 09 Tanjung Lay. Research instruments include interview sheets, observation sheets, and documentation guidelines. Data collection techniques employed interviews, observation, and documentation. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with data validity checked using triangulation techniques. The results showed that the readiness of fourth grade teachers in SDN 09 Tanjung Lay in implementing the entrepreneurship dimension in P5 illustrates a structured and oriented readiness for continuous improvement, with teachers increasing conceptual understanding and having independent curriculum principles. Teachers are able to make relevant project-based learning planning, choose appropriate materials, methods, and media, and have pedagogical skills in applying interactive and contextual methods that involve active students. Teachers also demonstrate a professional attitude with commitment and enthusiasm in innovative project activities, attend training and receive school support, and conduct evaluations and reflections to improve learning effectiveness. Factors affecting teacher readiness is the availability of learning resources that are still limited. This study shows that the readiness of teachers in carrying out the project P5 entrepreneurship dimension is influenced by training, school support, and the availability of learning resources. Keywords: Teacher Readiness, Implementation of Entrepreneurship Dimension, Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), Independent Curriculum. Abstrak: Penelitian bertujuan menganalisis kesiapan guru kelas IV SDN 09 Tanjung Lay dalam mengimplementasikan dimensi kewirausahaan pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian guru kelas IV SDN 09 Tanjung Lay. Instrumen penelitian meliputi lembar wawancara, lembar observasi, dan pedoman dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru kelas IV di SDN 09 Tanjung Lay dalam mengimplementasikan dimensi kewirausahaan pada P5 menggambarkan kesiapan yang terstruktur dan berorientasi pada peningkatan berkelanjutan, dengan guru meningkatkan pemahaman konseptual dan memiliki prinsip Kurikulum Merdeka. Guru mampu membuat perencanaan pembelajaran berbasis projek yang relevan, memilih materi, metode, dan media yang sesuai, serta memiliki keterampilan pedagogis dalam menerapkan metode interaktif dan kontekstual yang melibatkan siswa aktif. Guru juga menunjukkan sikap profesional dengan komitmen dan antusiasme dalam kegiatan projek yang inovatif, mengikuti pelatihan dan mendapat dukungan sekolah, serta melakukan evaluasi dan refleksi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Faktor memengaruhi kesiapan guru adalah ketersediaan sumber belajar yang masih terbatas. Penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan guru dalam menjalankan projek P5 dimensi kewirausahaan dipengaruhi oleh pelatihan, dukungan sekolah, dan ketersediaan sumber belajar. Kata Kunci: Kesiapan Guru, Implementasi Dimensi Kewirausahaan, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), Kurikulum Merdeka
Analisis Penggunaan Media Gambar Terhadap Peningkatan Minat Menulis Siswa Kelas II SDN 01 Balai Karangan V.B. Dayang Yangliang; Lilian Slow
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 4 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the use of visual media in increasing writing interest among second-grade students at SDN 01 Balai Karangan. The background of this study is based on students' low interest in writing, which is evident from their lack of ability to express ideas, limited vocabulary, and lack of motivation in writing activities. The research method used is qualitative research with a questionnaire as a data collection technique. The results show that the use of visual media can increase students' interest in writing, indicated by increased student activity, ability to construct simple sentences, and enthusiasm in participating in learning. Visual media is considered to help students visualize ideas, making it easier to develop writing. Thus, it can be concluded that visual media is an effective alternative in increasing writing interest among second-grade students at SDN 01 Balai Karangan. Keywords: Visual Media, Writing Interest. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganlisis penggunaan media gambar dalam meningkatkan minat menulis siswa kelas II SDN 01 Balai Karangan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya minat menulis siswa yang terlihat dari kurangnya kemampuan menuangkan ide, minimnya kosakata, serta kurangnya motivasi dalam kegiatan menulis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan Teknik pengumpulan data berupa instrument angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media gambar mampu meningkatkan minat menulis siswa, ditandai dengan meningkatnya keaktifan siswa, kemampuan menyusun kalimat sederhana, dan antusiasme dalam mengikuti pembelajaran. Media gambar dianggap membantu siswa memvisualisasikan ide sehingga lebih mudah mengembangkan tulisan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media gambar merupakan salah satu alternatif yang efektif dalam meningkatkan minat menulis siswa kelas II SDN 01 Balai Karangan. Kata Kunci: Media Gambar, Minat Menulis.
Implementasi Metode Pembelajaran Jigsaw Dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV SD Riska Yulia Citra Amanda; Lilian Slow
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 4 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study shows that the implementation of the Jigsaw learning model is effective in increasing the learning activity of fourth-grade students at SDN 01 Balaikarangan. This improvement is evident in several key indicators, namely attention to learning, the ability to express opinions, participation in discussions, cooperation between students, and responsibility in completing assignments. Each student has an important role in both expert groups and home groups, so they are encouraged to understand the material independently and convey it back to their group mates. Group-based learning through the Jigsaw model can create a more dynamic, communicative, and collaborative classroom atmosphere. The mechanism of teaching each other between students provides a more meaningful learning experience while helping develop students' social and academic skills. Thus, the Jigsaw model can be used as an alternative effective learning strategy to increase learning activity and support the achievement of learning objectives in elementary schools. Keywords: Implementation, Jigsaw And Activeness Abstrak: Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Jigsaw efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SDN 01 Balaikarangan. Peningkaan ini tampak pada beberapa indikator utama, yaitu perhatian terhadap pembelajaran, kemampuan mengemukakan pendapat, partisipasi dalam diskusi, kerja sama antarsiswa, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas. Setiap siswa memiliki peran penting dalam kelompok ahli maupun kelompok asal, sehingga mereka terdorong untuk memahami materi secara mandiri dan menyampaikannya kembali kepada teman kelompok. Pembelajaran berbasis kelompok melalui model Jigsaw mampu menciptakan suasana kelas yang lebih dinamis, komunikatif, dan kolaboratif. Mekanisme saling mengajar antarsiswa memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna sekaligus membantu mengembangkan keterampilan sosial dan akademik siswa. Dengan demikian, model Jigsaw dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keaktifan belajar dan mendukung pencapaian tujuan pembelajaran di sekolah dasar. Kata Kunci: Implementasi, Jigsaw dan Keaktifan
Analisis Pemahaman Konsep Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 26 Singkawang Wiwik Rosanti; Rien Anitra; Insan Suwanto
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 4 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v4i2.4958

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mendeskripsikan pemahaman konsep ditinjau dari gaya belajar siswa dalam pembelajaran IPS di kelas IV Sekolah Dasar Negeri 26 Singkawang, 2) Untuk mengetahui bagaimana gaya belajar yang dimiliki siswadi kelas IV SDN 26 Singkawang, 3) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman konsep. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 18 orang. Objek dalam penelitian ini adalah pemahaman konsep siswa dan gaya belajar siswa pada pembelajaran IPS. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa tingkat 1) Pemahaman konsep siswa dengan gaya belajar visual pada materi bentang alam Indonesia di kelas IV-B SDN 26 Singkawang mempunyai rata-rata 64 berada pada kriteria sedang, 2) Pemahaman konsep siswa dengan gaya belajar Auditorial pada materi bentang alam Indonesia di kelas IV-B SDN 26 Singkawang mempunyai rata-rata 67,5 berada pada kriteria sedang. 3) Pemahaman konsep siswa dengan gaya belajar kinestetik pada materi bentang alam Indonesia di kelas IV-B SDN 26 Singkawang mempunyai rata-rata 62,5 berada pada kriteria sedang, 4) Faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman konsep siswa yaitu kurangnya ketelitian dalam menjelaskan pengertian lautan dan sungai sesuai pernyataan yang digambarkan, kurangnya memahami soal atau belum memahami materi yang ada pada soal, memiliki daya ingat lemah dalam mengingat materi sebelumnya. Kata Kunci: Pemahaman Konsep, Gaya Belajar, Pembelajaran IPS
Implementasi Pengelolaan Kelas Pada Kelas Tinggi di SD Negeri 8 Tanah Luas Rahmalia, Aina; Nurlaila; Misrina
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 4 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v4i2.5012

Abstract

Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pengelolaan kelas pada kelas V SD Negeri 8 Tanah Luas serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Sekolah ini dipilih sebagai lokasi penelitian karena berdasarkan hasil observasi awal masih ditemukan beberapa permasalahan dalam pengelolaan kelas, seperti rendahnya tingkat kedisiplinan dan kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dengan 2 informan yaitu kepala sekolah dan wali kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara sistematis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengelolaan kelas telah berjalan secara sistematis melalui perencanaan aturan kelas, pengelolaan waktu pembelajaran, pengaturan lingkungan fisik, serta penerapan strategi pembelajaran yang variatif dan komunikatif. Guru mampu menciptakan iklim kelas yang kondusif, meningkatkan keterlibatan siswa, serta menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa implementasi pengelolaan kelas di kelas V SD Negeri 8 Tanah Luas telah berjalan dengan baik.  Kata kunci: Implementasi, Pengelolaan Kelas, Kelas Tinggi   Abstract This study aims to describe the implementation of classroom management in fifth-grade students at SD Negeri 8 Tanah Luas and identify supporting and inhibiting factors. This school was chosen as the research location because, based on initial observations, several problems in classroom management were still identified, such as low levels of discipline and a lack of student engagement in the learning process. This research uses a qualitative approach with a descriptive research type with 2 informants, namely the principal and the homeroom teacher. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted systematically through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. To ensure data validity, the researcher used triangulation of sources and techniques. The results showed that classroom management implementation was carried out systematically through planning classroom rules, managing time, arranging the physical environment, and implementing varied and communicative learning strategies. Teachers were able to create a conducive classroom climate, increase student engagement, and foster discipline and responsibility. Based on these results, it can be concluded that classroom management implementation in fifth-grade students at SD Negeri 8 Tanah Luas has been successful. Keywords: Implementation, Classroom Management, Upper Class
Analisis Penerapan Metode Speed Reading Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa di SD Negeri 7 Syamtalira Aron Siti Hajaratul Alfira; Rahmiaty
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 4 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v4i2.5014

Abstract

Abstrak Rendahnya kemampuan pemahaman bacaan disebabkan oleh penggunaan   Metode pembelajaran yang bersifat monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis penerapan metode speed reading pada pelajaran bahasa Indonesia kelas IV SD Negeri 7 Syamtalira Aron. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan jumlah informan 1 guru kelas dan 5 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mampu menerapkan metode Speed Reading sesuai karakteristik siswa sekolah dasar melalui strategi sederhana seperti fokus pada teks, penggunaan jari sebagai penunjuk, dan latihan bertahap. Penerapan metode ini meningkatkan kemampuan membaca cepat dan pemahaman isi bacaan siswa, terlihat dari kemampuan mereka melafalkan kata dengan benar, memahami isi teks, serta menyimpulkan cerita. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Penerapan metode Speed Reading sesuai karakteristik siswa sekolah dasar dan efektif meningkatkan kecepatan serta pemahaman membaca, ditunjukkan melalui ketepatan pelafalan dan kemampuan menyimpulkan teks. Kata kunci: Kemampuan, Membaca Pemahaman, Metode Speed Reading   Abstract This study aims to describe the results of the analysis of the application of the speed reading method in Indonesian language lessons for grade IV of SD Negeri 7 Syamtalira Aron. This study used a qualitative method with a descriptive approach. The informants were one class teacher and five fourth-grade students. Data collection techniques included interviews, observation, and documentation. Data analysis included data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that teachers have been able to apply the Speed ​​Reading method according to the characteristics of elementary school students through simple strategies such as focusing on the text, using fingers as pointers, and gradual exercises. The application of this method improves students' speed reading ability and comprehension of reading content, seen from their ability to pronounce words correctly, understand the content of the text, and summarize the story. Thus, it can be concluded that the application of the Speed ​​Reading method is appropriate to the characteristics of elementary school students and is effective in increasing reading speed and comprehension, shown through the accuracy of pronunciation and the ability to summarize the text. Keywords: ability, reading comprehension, Speed ​​Reading Method
Pengaruh Fraction Clock Media Terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep Pembelajaran Matematika Kelas III SDN 1 Pemuar Sola delima Febriari; Septian Peterianus; Eko Fery Haryadi Saputro
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 4 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v4i2.5048

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untu mengetahui pengaruh Fraction Clock Media (FCM) terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas III SDN 1 Pemuar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman konsep siswa akibat keterbatasan media pembelajaran dan kesulitan memahami konsep abstrak pecahan. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One-Group Pretest-Posttest pada 24 siswa yang di pilih menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen berupa tes yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, Wilcoxon Signed Rank Test, dan N-Gain. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 54,38 menjadi 87,92. Uji Wilcoxon menghasilkan signifikansi 0,000 < 0,05, sedangkan N-Gain sebesar 0,7328 termasuk kategori tinggi dan cukup efektif. Dengan demikian, H1 diterima dan H0 ditolak, sehingga FCM dinyatakan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa pada materi pecahan. Kata kunci: Pengaruh; Fraction Clock Media (FCM); Peahaman Konsep; Pembelajaran Matematika.   Abstract This study aims to analyze the effect of Fraction Clock Media (FCM) on the mathematical concept understanding of third-grade students at SDN 1 Pemuar. The background of this study is the low level of students’ conceptual understanding due to limited learning media and difficulties in understanding abstract fraction concepts. This research employed a quantitative method with a pre-experimental One-Group Pretest-Posttest design involving 24 students selected using a saturated sampling technique. The research instrument was a test that had been validated and tested for reliability. Data analysis was conducted using descriptive statistics, the Wilcoxon Signed Rank Test, and N-Gain. The results showed an increase in the average score from 54.38 to 87.92. The Wilcoxon test produced a significance value of 0.000 < 0.05, while the N-Gain score of 0.7328 was classified as high and fairly effective. Therefore, H1 is accepted and H0 is rejected, indicating that FCM has a significant effect in improving students’ mathematical concept understanding in fraction material. Keywords: The Effect;Fraction Clock Media (FCM); Concept Understanding; Mathematics Learning.