cover
Contact Name
Ahmad Khoiri
Contact Email
ahmadkhoiri2290@gmail.com
Phone
+6281257382028
Journal Mail Official
jppsdstkipmelawi@gmail.com
Editorial Address
Jl. RSUD Melawi Km 4 Kelakik Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi Provinsi Kalimantan Barat
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 30263859     DOI : 10.46368/jppsd.v3i3
Core Subject : Education,
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR (JPPSD) ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Artikel yang dimuat dalam jurnal adalah hasil penelitian atau pemikiran bidang pendidikan yang dilakukan oleh peneliti, guru, dan praktisi pendidikan. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak tiga kali dalam setahun yaitu bulan Januari, Mei dan September.
Articles 61 Documents
Analisis Implementasi Nilai Karakter Gemar Membaca Pada Siswa Kelas IV SDN 5 Nanga Nuak Rahmawati, Elvia; Nugraha, Asep Eka; Albar, Joni
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 3 No. 1 (2025): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v3i1.3375

Abstract

Abstract: The research aims to analyze and describe the implementation of the character value of liking to read in class IV students at Nanga Nuak 5 Elementary School. The research method uses qualitative research with a descriptive analytical approach. The research was carried out at Nanga Nuak 5 Elementary School. The subjects in this research were fourth grade students, teachers and school principals. Data collection was carried out by observation, interviews and questionnaires using research instruments, observation sheets, interview sheets and questionnaires. The steps in presenting data include data processing techniques, data analysis, and data validity testing. The research results showed that the implementation of the character value of a love of reading was carried out by providing special reading time for students, providing reading facilities, creating and implementing programs that foster a love of reading, setting an example through teachers, and giving students the freedom to read as they wish. The implementation of the five indicators of the character of a love of reading can be concluded that the implementation of the character of a love of reading at class IV Nanga Nuak 5 Elementary School has been carried out well and effectively. This is proven by the efforts that have been made by teachers, principals, and student participation in its implementation both in the classroom and the school environment.Keywords: Implementation, Value, Character, and Fond of Reading. Abstrak: Penelitian bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan implementasi nilai karakter gemar membaca pada siswa kelas IV SDN 5 Nanga Nuak. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Penelitian dilaksanakan di SDN 5 Nanga Nuak. Subjek pada penelitian ini siswa kela IV, guru, dan kepala sekolah. Pengumpulan data dilakukan dengan obervasi; wawancara; dan angket; menggunakan instrumen lembar observasi; lembar wawancara; dan lembar angket. Langkah-langkah dalam menyajikan data meliputi teknik pengolahan data, analisis data, serta uji keabsahan data. Hasil penelitian diperoleh bahwa implementasi nilai karakter gemar membaca dilakukan dengan menyediakan waktu khusus membaca untuk siswa, menyediakan fasilitas membaca, membuat dan menerapkan program yang dapat menumbuhkan kegemaran membaca, memberikan keteladanan melalui guru, serta memberikan kebebasan pada siswa membaca sesuai keinginannya. Terlaksananya kelima indikator gemar membaca tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi karakter gemar membaca di kelas IV SDN 5 Nanga Nuak telah dilaksanakan dengan baik dan efektif. Hal ini dibuktikan dengan Upaya-upaya yang telah dilakukan oleh guru, kepala sekolah, dan partisipasi aktif siswa dalam pelaksanaaan implementasinyan baik di kelas maupun lingkungan sekolah.Kata Kunci: Implementasi, Nilai, Karakter dan Gemar Membaca.
Analisis Keterampilan Menulis Puisi Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV SDN 10 Tanjung Paoh Susanti, Neti; Nugraha, Asep Eka; Tirsa, Aprima
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 3 No. 2 (2025): MEI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v3i2.3867

Abstract

Abstract: This study aims to determine students' poem writing skills in Indonesian. The method used is qualitative. This research was conducted in class IV SDN 10 Tanjung Paoh. The subjects this study is students and teacher class IV. The object of this research is the poems writing skills of fourth grade students in Bahasa Indonesia. The research procedure includes the preparation stage, the implementation phase, and the final phase. Data collection techniques using observation techniques, interviews techniques, and documentation techniques. The research instrument uses interview sheets, observation sheets, and documentation. Data processing techniques are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Checking the validity of the data using technical triangulation. The results showed that the skills of writing poems in class IV students in learning Indonesian were still not capable because students still found it difficult to determine each of the indicators in writing poems.Keywords: Analysis, Writing Skills, Poem, Learning Indonesian.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan menulis puisi siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan yaitu kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN 10 Tanjung Paoh. Subjek penelitian adalah siswa dan guru IV. Objek penelitian ini yaitu keterampilan menulis puisi siswa kelas IV pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Prosedur penelitian melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan tahap akhir. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar wawancara, lembar observasi dan dokumentasi. Teknik pengolahan data penelitian melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterampilan menulis puisi pada siswa kelas IV pada pembelajaran bahasa indonesia masih belum mampu karena siswa masih merasa kesulitan menentukan setiap indikator-indikator yang ada dalam menulis puisi.Kata Kunci: Analisis, Keterampilan Menulis, Puisi, Pembelajaran Bahasa Indonesia.
Peran Guru Dalam Membentuk Kemandirian Belajar Siswa Menggunakan Metode Assignment di Kelas II SDN 04 Gelata Herdianti, Tri; Akip, M; Susilawati, Indria
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 3 No. 2 (2025): MEI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v3i2.3894

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to establish learned independence for grade II students at SDN 04 Gelata, Sokan District, Melawi Regency, use the assignment method. The problem of this research was the low level of student learned independence. This research methodology uses a model accorded to Kurt Lewin which consists of 4 stages, namely planned, implementation, observation and reflection, which are carried out in two cycles through a learned implementation plan use the assignment method. The data collection technique used was the non-test technique. The tests given are in the form of observation sheets for learnied independence and learned delays. The analysis technique in this research was descriptive quantitative. The results showed that the learned independence of students in the first cycle, the total score of 1015 increased in the second cycle to 1520 with an average of 56.39, increasion to 84.4. And the lowest score was 40 and the highest score was 80. It increased in the second cycle to the lowest value of 73 and the highest value of 100. Based on the results of the study, it can be concluded that the teacher's role by applyed the assignment method can form independent learned in grade II students of SDN 04 Gelata. Keywords: Teacher's Role, Independent Learned, and Assignment Method. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk membentuk kemandirian belajar siswa kelas II SDN 04 Gelata Kecamatan Sokan Kabupaten Melawi, dengan menggunakan metode assignment. Permasalahan dari penelitian ini adalah rendahnya kemandirian belajar siswa. Metodologi penelitian ini menggunakan model menurut Kurt Lewin yang terdiri dari atas 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, yang dilakukan dalam dua siklus melalui rencana pelaksanaan pembelajaran dengan metode assignment. Teknik pengumpulan data yang digunakan teknik nontes. Tes yang diberikan berupa lembar observasi kemandirian belajar dan keterlakanaan pembelajaran. Teknik analisis pada penelitian ini dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh bahwa kemandirian belajar siswa siklus I jumlah nilai 1015 meningkat disiklus II menjadi 1520 dengan rata-rata 56,39, meningkat menjadi 84,4. Dan nilai terendah sebesar 40 dan nilai tertinggi 80. Meningkat di siklus II menjadi nilai terendah sebesar 73 dan nilai tertinggi 100. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa peran guru dengan menerapkan metode assignment dapat membentuk kemandirian belajar pada siswa kelas II SDN 04 Gelata. Kata Kunci: Peran Guru, Kemandirian Belajar, dan Metode Assignment.
Penggunaan Media Lingkungan Dalam Pembelajaran IPA di Kelas IV SDN 11 Sengkuang Bora Ana, Lusi; Khoiri, Ahmad; Suyatmin, Suyatmin
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 3 No. 2 (2025): MEI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v3i2.3895

Abstract

Abstract: This research is based on the use of Environmental media in science learning. The purpose of the study was to determine the use of Environmental media in science learning in the fourth grade of SDN 11 Sekuang Bora. Research methods using qualitative descriptive qualitative approach. Research subject class teacher and fourth grade students SDN 11 Sekuang Bora. Object of research the use of Environmental media in science learning. Data collection techniques using interviews and documentation. Data analysis includes data reduction, data exposure and conclusion. Checking the validity of data using triangulation techniques. The results obtained that the learning steps using Environmental media that is to explain what material is learned, observation or observe directly what is learned. The learning steps carried out by teachers and students are based on Lesson Plan guidelines used by teachers in using Environmental media. Teachers use Environmental media in science learning such as plants, animals, and rocks around the school in explaining the material to students. The use of Environmental media in science learning is known that fourth grade teachers apply directly in the process of learning science in everyday life by studying the objects studied. Teachers use direct learning methods in introducing the environment to students by observing objects directly. The use of Environmental media in the science learning process has a good impact on students ' interest and knowledge in learning. Keywords: Environmental Media, Learning, Science Abstrak: Penelitian ini didasari oleh penggunaan media lingkungan dalam pembelajaran IPA. Tujuan penelitian mengetahui penggunaan media lingkungan dalam pembelajaran IPA di kelas IV SDN 11 Sekuang Bora. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriftif kualitatif. Subjek penelitian guru kelas dan siswa kelas IV SDN 11 Sekuang Bora. Objek penelitian penggunaan media lingkungan dalam pembelajaran IPA. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian diperoleh bahwa langkah-langkah pembelajaran menggunakan media lingkungan yaitu menjelaskan materi apa yang dipelajari, observasi atau mengamati secara langsung apa yang dipelajari. Langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan guru dan siswa berdasarkan pedoman RPP yang digunakan guru dalam menggunakan media lingkungan. Guru menggunakan media lingkungan dalam pembelajaran IPA seperti tumbuhan, hewan, dan batu-batuan yang ada di sekitar sekolah dalam menjelaskan materi kepada siswa. Penggunaan media lingkungan dalam pembelajaran IPA diketahui bahwa guru kelas IV mengaplikasikan secara langsung dalam proses pembelajaran IPA dalam kehidupan sehari-hari dengan mempelajari objek yang dipelajari. Guru menggunakan metode pembelajaran langsung dalam mengenalkan lingkungan kepada siswa dengan mengamati objek secara langsung. Penggunaan media lingkungan dalam proses pembelajaran IPA memberikan dampak yang baik terhadap minat dan pengetahuan siswa dalam belajar. Kata Kunci: Media, Lingkungan, Pembelajaran IPA
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Pada Pembelajaran Matematika di Kelas IV SDN 01 Nanga Pinoh Lestari, Sovia; Peterianus, Septian; Septiadi, Wahyu
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 3 No. 2 (2025): MEI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v3i2.3909

Abstract

Abstract: This research aims to find out how students have difficulty learning in mathematics learning. The research method used is qualitative research. The results of research conducted at Nanga Pinoh 01 State Elementary School are that students' difficulties in learning mathematics include: 1) difficulties understanding concepts, 2) difficulties for students not memorizing multiplication, 3) difficulties in calculating, external factors for learning difficulties consist of parents and family lack of parental attention to children's learning habits at home. However, the difficulties in learning mathematics found in this research were that there were a small number who still experienced difficulties learning mathematics. Keywords: Learning Difficulties, Students, Mathematics Learning. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesulitan siswa belajar pada pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian yang dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 01 Nanga Pinoh adalah Kesulitan siswa belajar matematika meliputi: 1) kesulitan memahami konsep, 2) kesulitan siswa kurang hafal perkalian, 3) kesulitan dalam berhitung, faktor eksternal kesulitan belajar terdiri dari orang tua dan keluarga kurangnya perhatian orang tua terhadap kebiasaan belajar anak di rumah. Namun kesulitan belajar matematika yang ditemukan dalam penelitian ini adalah terdapat Sebagian kecil yang masih mengalami kesulitan belajar matematika. Kata Kunci: Kesulitan Belajar, Siswa, Pembelajaran Matematika.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Model Pembelajaran Cooperative Learning (CL) Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas III SDN 4 Nyatang Sonia, Sonia; Khoiri, Ahmad; Kartini, Kartini
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 2 No. 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v2i3.3931

Abstract

Abstract: This research is based on the low student learning outcomes in mathematics learning in class III. The aim of the research is to determine the extent to which student learning outcomes have improved by using the cooperative learning model in mathematics subjects in class III at SDN 4 Nyatang. This study used the method Classroom Action Research. This type of research uses empirical classroom action research. The research subjects were 7 class III students at SDN 4 Nyang, consisting of 2 girls and 5 boys. The object of this research is student learning outcomes in mathematics learning using the cooperative learning model. Data collection techniques use tests, observation and documentation. The research instrument uses written tests and observation sheets. Data analysis techniques use test data analysis and learning implementation data analysis. The success criteria are if 85% of students' scores are above 65 (KKM). The results of research on improving student learning outcomes with cooperative learning learning model in mathematics in Class III SDN 4 Nyatang obtained learning outcomes in the first cycle of students who completed as many as 3 people or 42.85%. Then the learning outcomes in the second cycle of students who completed as many as 7 people or 100%. The results showed an increase in mathematics learning outcomes from cycle I to Cycle II by 57.15%. The conclusion of the study is the use of cooperative learning learning model can improve student learning outcomes. Keywords: Learning Outcomes, Cooperative Learning, Mathematics. Abstrak: Penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika di kelas III. Tujuan penelitian untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model cooperative learning pada mata pelajaran matematika di kelas III SDN 4 Nyatang. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Jenis penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas empiris. Subjek penelitian adalah siswa kelas III di SDN 4 Nyatang yang berjumlah 7 orang yang terdiri dari 2 orang perempuan, dan 5 orang laki-laki. Objek penelitian ini adalah hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan model cooperative learning. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian mengunakan tes tertulis dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data tes dan analisis data Keterlaksanaan pembelajaran. Kriteria keberhasilan apabila telah mencapai 85% nilai siswa di atas 65 (KKM). Hasil penelitian tentang meningkatkan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran cooperative learning pada mata pelajaran matematika di kelas III SDN 4 Nyatang diperoleh hasil belajar pada siklus I siswa yang tuntas sebanyak 3 orang atau sebesar 42,85%. Kemudian hasil belajar pada siklus II siswa yang tuntas sebanyak 7 orang atau sebesar 100%. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar matematika dari siklus I ke siklus II sebesar 57,15%. Kesimpulan penelitian adalah penggunaan model pembelajaran cooperative learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Hasil Belajar, Cooperative Learning, Matematika.
Peran Wali Kelas Dalam Pengelolaan Kelas di Sekolah Dasar Negeri 24 Teluk Batu Susanti, Eni; Wibowo, Deki; Lestari, Novika
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 3 No. 2 (2025): MEI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v3i2.3984

Abstract

Abstract: The research objectives are (1) to describe the role of the third grade homeroom teacher in classroom management, (2) to describe the challenges faced by the third grade homeroom teacher in classroom management. The research questions, namely (1) what is the role of the third grade teacher in classroom management at 24 Teluk Batu Elementary School (2) what are the obstacles faced by the third grade teacher in classroom management at SDN 24 Teluk Batu. The research was carried out in class III of 24 Teluk Batu state elementary school, Tembawang Panjang Village, Nanga Pinoh District, Melawi Regency, for the 2021/2022 academic year. This study uses qualitative research through observation, interviews, and documentation. The subjects in this study were the principal and homeroom teacher of class III, and the object in this study was the role of the homeroom teacher in class management. Data collection techniques using interviews, observation and documentation. The instruments in this study were interview sheets, observation sheets and documentation. The results showed that; (1) the homeroom teacher is always active even though it is not maximal. But the homeroom teacher is still trying to achieve the goals of class management effectively and conducive, this can be seen from several roles that have been carried out by class III homerooms in class management including; First, making some creativity by making erasers from unused cloth, Second prioritizing student activity, Third making seating arrangements, Fourth using simple media in class (2) obstacles faced by third grade homeroom teachers in classroom management, namely First, there are still those who obey the rules that has been determined by the homeroom teacher, secondly the lack of facilities in learning, and thirdly the lack of the homeroom teacher and the principal to pay attention to various needs in the classroom. Keywords: Role of homeroom, Management, Class. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan peran wali kelas III dalam pengelolaan kelas, (2) Mendeskripsikan kendala yang dihadapi oleh wali kelas III dalam pengelolaan kelas. Pertanyaan penelitian yaitu (1) Bagaimanakah peran wali kelas III dalam pengelolaan kelas di SDN 24 Teluk Batu (2) Apa sajakah kendala yang dihadapi wali kelas III dalam pengelolaan kelas di SDN 24 Teluk Batu. Penelitian dilaksanakan di kelas III SDN 24 Teluk Batu Desa Tembawang Panjang, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun Subjek dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah dan wali kelas III, dan dengan objek dalam penelitian ini adalah peran wali kelas dalam pengelolaan kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar wawancara, lembar observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa; (1) Wali kelas sudah menjalankan perannya walaupun belum maksimal. Tetapi wali kelas tetap berusaha untuk mencapai tujuan dari pengelolaan kelas secara efektif dan kondusif, hal ini terlihat dari beberapa peran yang telah dilakukan oleh wali kelas III dalam pengelolaan kelas diantaranya; Pertama membuat beberapa kreatifitas membuat penghapus dari kain yang sudah tidak dipakai, Kedua mengutamakan keaktifan siswa, Ketiga melakukan pengaturan tempat duduk, Keempat menggunakan media seadanya di kelas (2) Kendala yang dihadapi oleh wali kelas III dalam pengelolaan kelas yaitu Pertama masih ada siswa yang tidak mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh wali kelas, Kedua kurangnya sarana dalam belajar, dan Ketiga kurangnya kerjasama antara wali kelas dan kepala sekolah untuk memperhatikan berbagai keperluan di kelas. Kata kunci: Peran wali kelas, Pengelolaan, Kelas.
Manajemen Sarana dan Prasarana Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar Islam Terpadu Insan Kamil Lesmana, Deni; Rudiansyah, Eko
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 3 No. 2 (2025): MEI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v3i2.4256

Abstract

Abstract: This research was conducted with the aim of finding out how facilities and infrastructure are managed and the role of facilities and infrastructure management on the learning outcomes of class IV students at SDIT Insan Kamil. The research method used is a qualitative descriptive method. The population and sample for this research was class IV at SDIT Insan Kamil, totaling 28 students. The instruments used in this research were observation sheets and interview sheets. The data processing techniques used are data reduction techniques and data presentation techniques. The results of this research are to determine the planning, organization, procurement, implementation and management of facilities and infrastructure on the learning outcomes of class IV students at SDIT Insan Kamil. Keyword: Management, Facilities and Infrastructure, Learning Outcomes. Abstrak: Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui, bagaimana manajemen sarana dan prasarana dan bagaimana peran manajemen sarana dan prasarana terhadap hasil belajar siswa kelas IV di SDIT Insan Kamil. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Populasi dan sampel penelitian ini adalah kelas IV di SDIT Insan Kamil yang berjumlah 28 siswa. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan lembar wawancara. Teknik pengolahan data yang digunakan yaitu teknik reduksi data dan teknik penyajian data. Hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pengorganisasian, pengadaan, pelaksanan dan pengelolaan manajemen sarana dan prasarana terhadap hasil belajar siswa kelas IV di SDIT Insan Kamil. Kata Kunci: Manajemen, Sarana dan Prasarana, Hasil Belajar.
Pola Interaksi Guru dan Siswa Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Kelas 1 SDN 28 Kelakik Lia; Mardiana; Susilawati, Indria
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 3 No. 3 (2025): SEPTEMBER
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v3i3.4589

Abstract

Abstract: The research is based on the onteraction pattern of teacher and students in learning indonesian in grade 1 of the State Elementary School 28 Kelakik. This study aims to determine the interaction patterns of teachers and students in grade Iand to determine the characteristics of students in the Indonesian language learning process. The research method uses a qualitative descriptive approach. The research subjects were Indonesian language teachers, grade I student and parents. The object of this research is the interaction pattern of teacher and students in learning Indonesian. Data collection techniques using interview sheets, observations sheets. The validity of the data using triangulation of sources, and techniques. The result of the research is the pattern of interaction in Indonesian language learning in grade I of 28 Kelakik Elementary School, which is a one-way interaction, the first grade elementari school teacher conveys the subject matter, the teacher acts as a facilitator by utilizing methods, media and learning resources. Two-way interaction, the teacher conducts questions and answers in learning. Teachers and firts grade elementary school students give each other interacting responses. The characteristics of students in learning are students who like to play, love to do learning activities in groups. The conclusion of the study is the pattern of interaction in learning in grade 1 of 28 Kelakik Elementary School, namely one-way interactions and two-way interaction. Keywords: Interactions, Learning, Indonesian. Abstrak: Penelitian didasari oleh pola interaksi guru dan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonsesia di kelas I SD Negeri 28 Kelakik. Penelitian bertujuan mengetahui pola interaksi guru dan siswa di kelas I dan mengetahui karakteristik siswa dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian guru bahasa Indonesia, siswa kelas I dan orangtua siswa. Objek penelitian pola interaksi guru dan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar wawancara, lembar observasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian adalah pola interaksi dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada kelas I SD Negeri 28 Kelakik yaitu terjadi interaksi satu arah, guru kelas I SD menyampaikan materi pelajaran, guru berperan sebagai fasilitator dengan memanfaatkan metode, media dan sumber belajar. Interaksi dua arah, guru melakukan tanya jawab dalam pembelajaran. Guru dan siswa kelas I SD saling memberikan respon berinteraksi. Karakteristik siswa dalam pembelajaran yaitu siswa senang bermain, senang melakukan aktivitas pembelajaran secara berkelompok. Kesimpulan penelitian adalah pola interaksi dalam pembelajaran di kelas I SD Negeri Kelakik yaitu terjadi pola interaksi satu arah dan interaksi dua arah. Kata Kunci: Interaksi, Pembelajaran, Bahasa Indonesia.
Kesulitan Belajar Matematika Materi Pokok Bahasan Bangun Ruang Siswa Kelas IV SDN 26 Mentatai Beloyang M Lobih, Tressia; Aprima Tirsa; Novika Lestari
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 3 No. 3 (2025): SEPTEMBER
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v3i3.4591

Abstract

Abstract: The research is based on the onteraction pattern of teacher and students in learning indonesian in grade 1 of the State Elementary School 28 Kelakik. This study aims to determine the interaction patterns of teachers and students in grade Iand to determine the characteristics of students in the Indonesian language learning process. The research method uses a qualitative descriptive approach. The research subjects were Indonesian language teachers, grade I student and parents. The object of this research is the interaction pattern of teacher and students in learning Indonesian. Data collection techniques using interview sheets, observations sheets. The validity of the data using triangulation of sources, and techniques. The result of the research is the pattern of interaction in Indonesian language learning in grade I of 28 Kelakik Elementary School, which is a one-way interaction, the first grade elementari school teacher conveys the subject matter, the teacher acts as a facilitator by utilizing methods, media and learning resources. Two-way interaction, the teacher conducts questions and answers in learning. Teachers and firts grade elementary school students give each other interacting responses. The characteristics of students in learning are students who like to play, love to do learning activities in groups. The conclusion of the study is the pattern of interaction in learning in grade 1 of 28 Kelakik Elementary School, namely one-way interactions and two-way interaction. Keywords: Interactions, Learning, Indonesian. Abstrak: Penelitian didasari oleh pola interaksi guru dan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonsesia di kelas I SD Negeri 28 Kelakik. Penelitian bertujuan mengetahui pola interaksi guru dan siswa di kelas I dan mengetahui karakteristik siswa dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian guru bahasa Indonesia, siswa kelas I dan orangtua siswa. Objek penelitian pola interaksi guru dan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar wawancara, lembar observasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian adalah pola interaksi dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada kelas I SD Negeri 28 Kelakik yaitu terjadi interaksi satu arah, guru kelas I SD menyampaikan materi pelajaran, guru berperan sebagai fasilitator dengan memanfaatkan metode, media dan sumber belajar. Interaksi dua arah, guru melakukan tanya jawab dalam pembelajaran. Guru dan siswa kelas I SD saling memberikan respon berinteraksi. Karakteristik siswa dalam pembelajaran yaitu siswa senang bermain, senang melakukan aktivitas pembelajaran secara berkelompok. Kesimpulan penelitian adalah pola interaksi dalam pembelajaran di kelas I SD Negeri Kelakik yaitu terjadi pola interaksi satu arah dan interaksi dua arah. Kata Kunci: Interaksi, Pembelajaran, Bahasa Indonesia.