Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR (JPPSD) ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Artikel yang dimuat dalam jurnal adalah hasil penelitian atau pemikiran bidang pendidikan yang dilakukan oleh peneliti, guru, dan praktisi pendidikan. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak tiga kali dalam setahun yaitu bulan Januari, Mei dan September.
Articles
61 Documents
ANALISIS MINAT MEMBACA SISWA PADA MATA PELAJARAN TEMATIK BAHASA INDONESIA DI KELAS III
Ningsih, Tia Mariani;
Peterianus, Septian;
Khoiri, Ahmad
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 1 No. 1 (2023): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46368/jppsd.v1i1.1001
Penelitian ini didasari minat membaca siswa kelas III SD Negeri Kelakik pada mata pelajaran tematik bahasa Indonesia. Tujuan penelitian mengetahui minat membaca, faktor pendukung minat membaca dan upaya guru menumbuhkan minat membaca siswa. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian guru kelas III dan siswa kelas III. Objek penelitian minat membaca siswa pada pembelajaran tematik mata pelajaran bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar wawancara. Hasil penelitian diperoleh minat membaca siswa kelas III SD Negeri 28 Kelakik sangat baik dimana siswa senang membaca. Kegemaran membaca siswa kelas III diperoleh melalui pembiasaan dan latihan yang dilakukan guru dalam membudayakan membaca diawal pembelajaran sehingga siswa menjadi terbiasa dan berminat untuk membaca. Faktor yang mempengaruhi minat baca siswa yaitu perasaan senang terhadap membaca membuat siswa merasa tertarik dan akhirnya muncul keinginan membaca buku. Perhatian dan kesadaran dari diri siswa dalam aktivitas membaca mampu mengontrol kestabilan emosionalnya sehingga lebih mudah dan tepat dalam membaca. Motivasi seperti ajakan dari guru dalam membiasakan membaca membuat siswa menjadi tertarik dan gemar membaca buku. Guru mampu menjadi kreator, fasilitator dan mengevaluasi dalam meningkatkan minat baca siswa. Lingkungan literasi di kelas mempengaruhi perkembangan minat siswa dalam membaca. Fasilitas membaca sangat mendorong siswa untuk membaca seperti buku bacaan, perpustakaan, tempat membaca. Strategi yang dilakukan guru adalah membiasakan siswa membaca buku, mengajak siswa membaca buku di perpustakaan dan memberikan motivasi untuk membaca buku sehingga siswa menjadi senang dan gemar membaca.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK SISWA KELAS III SD NEGERI 09 TANJUNG LAY
Nirmala, Dina;
Wibowo, Deki;
Akbar, Khairil
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 1 No. 1 (2023): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46368/jppsd.v1i1.1002
Tujuan Penelitian Ini adalah peran guru dalam meningkatkan kemampuan menyimak siswa Kelas III Sekolah Dasar Negeri 09 Tanjung Lay.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus, Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 di Sekolah Dasar Negeri 09 Tanjung Lay. Teknik penentuan subjek dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas, kepala sekolah dan siswa/siswi kelas III Sekolah Dasar Negeri 09 Tanjung Lay sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data pada penetitian ini ada empat yaitu: observasi, wawancara, studi dokumentasi dan studi literatur. Peneliti menggunakan instrumen atau alat pengumpulan data berupa lembar wawancara dan lembar observasi. Sumber data yaitu menggunakan data primer dan data sekunder. Analisis data dengan Pengumpulan Data (Data Collection), Reduksi Data (Data Reduction), Penyajian Data (Data Display), Conclusion Drawing / Verifikasi. Sedangkan pengujian keabsahan data menggunakan uji kredibilitas (credibility) dan (reliability). Peran guru dalam proses pembelajaran yaitu guru sebagai korektor, informator, organisator, motivator, fasilitator dan mediator.
ANALISIS TINGKAT KEDISPILINAN SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR NEGERI 14 KELAKIK
Novia, Novia;
Nugraha, Asep Eka;
Permatasari, Rindah
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 1 No. 1 (2023): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46368/jppsd.v1i1.1003
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan tingkat kedisiplinan siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia dikelas III di SD Negeri 14 Kelakik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini bertempatan di SDN 14 Kelakik yang dilaksanakan selama 3 bulan. Subjek penelitian ini yaitu siswa, guru wali kelas, kepala sekolah dan objek penelitian ini tingkat kedisiplinan siswa. Insrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi,lembar wawancara, dan dokumentasi. teknik pengumpulan data menggunakan teknik non tes .Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. keabsahan data di uji triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil Penelitian menunjukan bahwa tingkat kedisiplinan siswa pada saat proses pembelajaran menunjukan bahwa(1)Tingkat kedisiplinan siswa diawal kegiatan pembelajaran bahwa masih terdapat siswa kurang disiplin waktu terkadang siswa masih ada yang melanggar tata tertib pada saat didalam kelas maupun dilingkungan sekolah.(2)Tingkat kedisiplinan siswa dikegiatan inti pembelajaran bahwa siswa masih kurang memperhatikan guru ketika pada saat proses belajar mengajar didalam kelas ini disebabkan karena siswa suka berbicara antar temanya(3)Tingkat kedisiplinan siswa dikegiatan akhir pembelajaran bahwa siswa selalu disiplin waktu selain itu jika siswa diberikan tugas oleh guru disekolah selalu tepat waktu dalam mengumpulkanya tugas sekolah(4)Tingkat kedisiplinan siswa dikegiatan penilaian pembelajaran bahwa siswa tidak pernah menyuruh kepada temannya dalam mengerjakan tugas. kesimpulan penelitian ini adalah tingkat kedisiplinan siswa pada saat proses pembelajaran Bahasa Indonesia masih mengikuti tata tertib kelas dalam pembelajaran sebagai upaya untuk mencapai tujuan pembelajaran
ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MEMBELAJARKAN SISWA BERHITUNG DI KELAS I SEKOLAH DASAR
Bella, Sinta;
Ason, Ason;
Lestari, Novika
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 1 No. 1 (2023): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46368/jppsd.v1i1.1004
Penelitian dilatar belakangi kesulitan siswa kelas 1 Sekolah Dasar dalam pembelajaran berhitung. Penelitian bertujuan mengetahui strategi guru dalam membelajarkan siswa berhitung di kelas 1 SD Negeri 17 Labai. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian yaitu guru kelas sekolah dasar. Objek penelitian ini stategi guru dalam membelajarkan siswa berhitung di kelas 1. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabasahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian diperoleh bahwa stategi guru dalam membelajarkan siswa berhitung di kelas 1 SD Negeri 17 Labai adalah strategi pembelajaran langsung yaitu guru menggunakan strategi dengan membantu siswa mempelajari keterampilan dasar dan memperoleh pengetahuan langkah demi langkah. Strategi pembelajaran individual yaitu guru mengelola kegiatan belajar mengajar dalam kelompok siswa yang besar dengan mengatur sedemikian rupa sehingga siswa memperoleh perhatian lebih banyak. Strategi belajar kelompok yaitu guru menyajikan bahan pelajaran dengan cara siswa membahas pelajaran secara berkelompok, bertukar pendapat mengenai topik/masalah untuk memperoleh suatu kesimpulan. Strategi pembelajaran deduktif yaitu guru melakukan pembelajaran dengan mempelajari konsep-konsep, kemudian mencari kesimpulan dan ilustrasi dari yang abstrak menuju yang kongkret. Kesimpulan penelitian ini guru membelajarkan siswa kelas 1 berhitung menggunakan strategi pembelajaran langsung, pembelajaran individual, pembelajaran kelompok dan pembelajaran deduktif.
ANALISIS CARA BELAJAR SISWA BERPRESTASI PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 14 KELAKIK
Dandi, Dandi;
AKIP, Akip;
Ason, Ason
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 1 No. 1 (2023): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46368/jppsd.v1i1.1005
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan mengetahui cara belajar dan faktor-faktor yang mendukung pelaksanaan belajar siswa berprestasi pada mata pelajaran matematika di Sekolah Dasar Negeri 14 Kelakik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Tempat dan waktu penelitian di Sekolah Dasar Negeri 14 Kelakik yang dilaksanakan selama tiga bulan. Subjek penelitian ini terdiri dari 2 orang siswa berprestasi di kelas VI, 1 guru wali kelas, 1 guru mata pelajaran matematika dan 2 orang tua siswa dengan objek penelitian yaitu seluruh siswa kelas VI. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumen. Instrumen penelitian ini yaitu lembar wawancara dan lembar dokumen. Teknik pengolahan data penelitian dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Keabsahan data penelitian ini diuji dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini adalah cara belajar dipengaruhi oleh rasa ingin tahu yang kuat pada diri siswa untuk berprestasi, guru menginginkan anak didiknya berprestasi dengan memberikan materi yang mudah, dan kedua orang tua menanamkan anaknya berprilaku baik, sopan dan berahlak mulia. Sementara itu, faktor-faktor yang mendukung siswa berprestasi adalah faktor hubungan keluarga, sikap dan kebiasaan belajar siswa yang memiliki rasa antusias yang tinggi serta didukung oleh guru yang terampil dalam membawa suasana belajar yang nyaman dengan model sederhana pada mata pelajaran matematika. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti menarik kesimpulan bahwa siswa berprestasi memiliki cara belajar yang disesuaikan dengan materi yang ada dalam matematika yang dilakukan oleh dirinya, guru, dan orang tua. Kemudian faktor pelajaran matematika yang selama ini dianggap nyaman oleh siswa dan guru serta mendapat dukungan dari orang tua
PERAN GURU DALAM MENANAM KARAKTER SOPAN SANTUN PADA MATA PELAJARAN PPKN KELAS III SEKOLAH DASAR
Gedion, Oktavianus;
Waridah, Waridah;
Apsari, Nurul
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 1 No. 1 (2023): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46368/jppsd.v1i1.1006
Tujuan penelitian ini mendiskripsikan tentang bagaimana peran guru dalam menanamkan Karakter Sopan Santun pada mata pelajaran PPKN Siswa Kelas III Sekolah Dasar Negeri 04 Ulak Muid. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, serta dalam proses pengumpulan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya, peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi.Hasil dari penelitian ini yang melalui observasi, wawancara dengan guru peran guru dalam menanamkan Karakter Sopan Santun merupakan pada mata pelajaran PPKN Siswa Kelas III secara menyeluruh, sehingga peserta didik dapat menjadi anak yang sopan santun dalam berpenampilan, sopan santun dalam berkomunikasi serta sopan santun dalam berperilaku, Upaya guru PPKn dalam menanamkan karakter sopan santun pada siswa kelas III SDN 04 Ulak Muid yaitu dengan cara guru memberikan keteladanan, penegakan kedisiplinan, pembiasaan kepada siswa.tua.
ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MENGAJARKAN SISWA MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA PADA KELAS V SDN 09 TANJUNG LAY
Grafila, Ailen;
Mastiah, Mastiah;
M. Akip, M. Akip
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 1 No. 2 (2023): MEI
Publisher : STKIP Melawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46368/jppsd.v1i2.1138
This research is motivated by the difficulties of class V students at SDN 09 Tanjung Lay in solving math word problems. The research aims to determine the teacher's strategy in teaching students to solve math word problems in class V SDN 09 Tanjung Lay. The method in this study uses qualitative methods with a qualitative descriptive approach. The subjects in this study were class V teachers at SDN 09 Tanjung Lay. The object of this research is the teacher's strategy in teaching students to solve math word problems in class V SDN 09 Tanjung Lay. The research instrument uses interview sheets, observation sheets and documentation. Data collection techniques using interviews, observation and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation and conclusion. The validity of the data using triangulation techniques. The results showed that the teacher's strategy in teaching students to solve math word problems in class V SDN 09 Tanjung Lay was the strategy used by the teacher was quite good but the teacher's understanding of the learning strategy was slightly lacking. The strategies used by the teacher are motivating strategies, providing special guidance and using media related to learning. The method that the teacher uses is the lecture and discussion method with the technique of using real objects to provide understanding to students.
ANALISISI PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SAAT PEMBELAJARAN TATAP MUKA DAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA SISWA SDN 11 NANGA PINOH
Agustina, Beti;
Mardiana, Mardiana;
Rudiansyah, Eko
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 1 No. 2 (2023): MEI
Publisher : STKIP Melawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46368/jppsd.v1i2.1139
This study aims to determine differences in student learning outcomes during face-to-face and online learning at SD Negeri 11 Nanga Pinoh. The subjects in this study were fourth grade students. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques in this study used observation and documentation. The procedure in the research includes the preparation stage, the implementation stage, the final stage of the research. The results of the research show that there are differences in results of students’ daily tests during face-to-face and online learning. This is because the learning prosess when online is not optimal, compared to face-to-face learning in face-to-face learning, teachers more easily understand the characteristics of their students than during online learning. Therefore, only 30% of students’ daily test scores during online learning complete the KKM. Whereas during face-to-face learning 70% of students complete the KKM
ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MEMBELAJARKAN SISWA MEMBACA PERMULAAN DI SDN 18 TUBUNG
Anugerah, Wahyuni;
Ason, Ason;
Lestari, Novika
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 1 No. 2 (2023): MEI
Publisher : STKIP Melawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46368/jppsd.v1i2.1140
This study aims to determine the teacher's strategy in teaching students to read the beginning at SDN 18 Tubung. The research was carried out in the lower grades especially in the first grade. This research is a type of qualitative research where the research results are described in accordance with reality in the field. The subject in this study is a Class I Teacher and the object of this study is the teacher's strategy in teaching students to read the beginning. Data collection techniques are carried out by interviews, and observation and documentation. The research instruments used are interview guideline sheets and observation sheets. Data processing techniques go through three stages, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions.The results of this study show that: 1) The planning stage, teachers have not been able to make learning designs; 2) The stage of learning implementation, it was found that in teaching students to read the beginning in class I, the teacher used various strategies including letter card strategies, syllable cards, and word cards, singing strategies, alphabetical methods, and syllable methods; 3) Learning evaluation stage, the teacher provides a formative evaluation by asking students to take turns reading the letters listed on the board or taking The letter cards available are as the teacher mentioned.
ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS RENDAH SDN 06 EMANG BEMBAN
Yanlatiabina, Franciska;
Ason, Ason;
Apsari, Nurul
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 1 No. 2 (2023): MEI
Publisher : STKIP Melawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46368/jppsd.v1i2.1141
This study aims to (1) describe the implementation of thematic learning by low grade teachers (2) describe the constraints faced by low grade teachers when implementing thematic learning (3) describe the solutions designed and carried out by low grade teachers in overcoming obstacles thematic learning.This research was conducted in the lower grades of SDN 06 Emang Bemban, Pinoh Selatan District, Melawi Regency. This study uses a type of qualitative research through observation, interviews and documentation. The subjects in this study were low grade teachers at SDN 06 Emang Bemban and the object of this study was the implementation of thematic learning in low grades. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. The research instrument used was observation sheets and interviews.The results of this study indicate that low grade teachers have implemented thematic learning, but there are several obstacles in the implementation process, namely; First, the lack of students' understanding of learning makes low grade teachers take initiatives to help students, one of the initiatives taken is to make learning separate or per subject. Second, the lack of use of learning media. Third, there are still teachers who have not been able to develop thematic lesson plans. By finding some of these obstacles, low grade teachers collaborated with the Education Unit at SDN 06 Emang Bemban to realize thematic learning that was carried out without experiencing any problems.Â