cover
Contact Name
Ahmad Khoiri
Contact Email
ahmadkhoiri2290@gmail.com
Phone
+6281257382028
Journal Mail Official
jppsdstkipmelawi@gmail.com
Editorial Address
Jl. RSUD Melawi Km 4 Kelakik Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi Provinsi Kalimantan Barat
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 30263859     DOI : 10.46368/jppsd.v3i3
Core Subject : Education,
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR (JPPSD) ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Artikel yang dimuat dalam jurnal adalah hasil penelitian atau pemikiran bidang pendidikan yang dilakukan oleh peneliti, guru, dan praktisi pendidikan. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak tiga kali dalam setahun yaitu bulan Januari, Mei dan September.
Articles 61 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 3 MUATAN PELAJARAN IPA DI SDN KEBAHARAN 2 Syachruroji, Ahmad; Mahtuh, Nur Alaniah; Andriani, Nita; Rahmawati, Restiyana; Fadilah, Nur Rahma
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 2 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v2i1.1900

Abstract

Abstract: Teachers must be able to innovate and be creative in determining the right learning media to foster interest in students in participating in learning. The aim of this research is to find out how the use of Wordwall media affects students interest in learning in class 3 on science content. This research is qualitative research with a descriptive approach and the methods used are observation and literature review. The research results showed that Wordwall media had an influence on students interest in learning in class 3, seen from the students enthusiasm when participating in learning in terms of students activeness, courage to ask questions, enthusiasm in understanding the material, and the feeling of joy that arises from being given games during learning. using Wordwall media. Thus, it can be concluded that the use of Wordwall media has an influence on students interest in learning regarding science subjects containing the form of objects in class 3 of SDN Kebaharan 2.Keywords: Learning Interests, Learning Media, Wordwall Media Abstrak: Guru harus bisa berinovasi dan berkreasi dalam menentukan media pembelajaran yang tepat untuk menumbuhkan minat pada diri peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media Wordwall terhadap minat belajar peserta didik di kelas 3 pada muatan IPA. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan metode yang digunakan adalah observasi dan kajian literatur. Hasil penelitian yang didapat bahwa media Wordwall berpengaruh terhadap minat belajar peserta didik di kelas 3, terlihat dari antusias peserta didik ketika mengikuti pembelajaran dalam hal keaktifan peserta didik, keberanian untuk bertanya, keantusiasan dalam memahami materi, dan rasa senang yang timbul karena diberikan permainan saat pembelajaran menggunakan media Wordwall. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Wordwall berpengaruh terhadap minat belajar peserta didik mengenai mata pembelajaran IPA muatan wujud benda di kelas 3 SDN Kebaharan 2.Kata Kunci: Minat Belajar, Media Pembelajaran, Media Wordwall
ANALISIS KEBIASAAN BERBAHASA IBU DI RUMAH TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI KELAS 2 SDN 26 MENTATAI BELOYANG Oktaviana, Oktaviana; Mastiah, Mastiah; Suyatmin, Suyatmin
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 2 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v2i1.1901

Abstract

Abstract: Research faces students' difficulties in using Indonesian and students tend to use their mother tongue at school. The aim of the study was to determine the habits of mother tongue at home and the influence of students' mother language on the use of Indonesian at school. The research method uses a qualitative descriptive analytic approach. The research subjects were grade 2 Public Elementary School 26 Mentatai Beloyang. The object of research is the habit of mother tongue at home on the use of Indonesian in class. Data collection techniques using observation and interviews. Date analysis includes data reduction stage. Presentation of data and drawing conclusions. Checking the validity of data using technical triangulation. The results of research on mother tongue habits on the use of Indonesian in class 2 of Public Elementary School 26 Mentatai Beloyang found that on average students still use their mother tongue a lot during the learning process in class. Students are not used to using Indonesian in communicating or studying, so students are more dominant in using their mother tongue as the language of everyday communication at school. Conclusions from mother tongue habits at home on the use of Indonesian in class 2 0f SD Negeri 26 Mentatai Beloyang that children still use their mother tongue in class.Keywords: Habits, Mother Language, Elementary School Students. Abstrak: Penelitian ini didasari oleh siswa kesulitan dalam penggunaan bahasa Indonesia dan siswa cenderung menggunakan bahasa ibu di sekolah. Tujuan penelitian ini mengetahui kebiasaan siswa dalam berbahasa ibu di rumah dan pengaruh bahasa terhadap penggunaan bahasa Indonesia di sekolah. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Subjek penelitian siswa kelas 2 SD Negeri 26 Mentatai Beloyang. Objek penelitian kebiasaan berbahasa ibu di rumah terhadap penggunaan bahasa Indonesia di kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis data meliputi tahap reduksi data. Penyajian data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian tentang kebiasaan berbahasa ibu terhadap penggunaan bahasa Indonesia di kelas 2 SD Negeri 26 Mentatai Beloayang diketahui masih rata-rata siswa masih banyak menggunakan bahasa ibu pada saat proses pembelajaran di kelas. Siswa belum terbiasa menggunakan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi maupun belajar, sehingga siswa lebih dominan menggunakan bahasa ibu sebagai bahasa komunikasi sehari-hari di sekolah. Kesimpulan dari kebiasaan berbahasa ibu di rumah terhadap penggunaan bahasa Indonesia di kelas 2 SD Negeri 26 Mentatai Beloyang bahwa anak-anak masih menggunakan bahasa ibu di kelas.Kata Kunci: Kebiasaan, Berbahasa Ibu, Siswa Sekolah Dasar.
ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN HANDPHONE TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS V SDN 12 ENGKURAI Crishandova, Egi; Waridah, Waridah; Anggorowati, Kurnia Dyah
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 2 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v2i1.1902

Abstract

Abstract: The background of this research is based on the impact of using cellphones on the learning interest of class V students at Engkurai 12 State Elementary School. The purpose of this research is to determine the impact of cellphones on the interest in learning of class V students at 12 Engkurai Elementary School, North Pinoh District. This type of research uses qualitative descriptive research, while the data collection techniques used are interviews, observation and documentation directly with informants in the field to obtain the required data. Data analysis in this research uses the Miles and Huberman flow model data analysis technique, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification to determine the impact of cellphone use on students' interest in learning. The results of the research are the negative impact of using cellphones on the interest in learning of fifth grade students at the Engkurai 12 Elementary School, North Pinoh District, including: students experiencing a decrease in interest in learning, lack of student attention to the lessons given, tantrums, decreased social abilities in students, brain growth in students become disturbed, and students' ability to be independent decreases. This impact is caused by children using cellphones too often at home without being controlled by their parents and children who are addicted to using cellphones feel that cellphones are the most interesting thing more than playing with people around them or their peers. Based on the results of the research conductedy researchers, the conclusion of this study shows that the use of handphone has a significant impact on the learning interest of class V students at the 12 Engkurai state Elementary School. The results of data analysis show that there is a negative correlation between the intensity of handphones use and students’ interest in learning, the higher the use of handphones, the lower the student’s interest in learningKeywords: Use of Gadgets, Interest in Student Learning. Abstrak: Latar belakang penelitian ini didasarkan pada dampak penggunaan handphone terhadap minat belajar siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 12 Engkurai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak handphone terhadap minat belajar siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 12 Engkurai Kecamatan Pinoh Utara. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi secara langsung dengan informan dilapangan untuk mendapatkan data yang dibutuhkan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data model alir Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi guna mengetahuai dampak penggunaan handphone terhadap minat belajar siswa. Hasil dari penelitian adalah dampak negatif penggunaan handphone terhadap minat belajar siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 12 Engkurai Kecamatan Pinoh Utara antara lain: siswa mengalami penurunan minat belajar, kurangnya perhatian siswa terhadap pelajaran yang diberikan, tantrum, menurunnya kemampuan sosial pada siswa, pertumbuhan otak pada siswa menjadi terganggu, dan menurunnya kemampuan siswa untuk mandiri. Dampak tersebut disebabkan karena anak terlalu sering menggunakan handphone di rumah tanpa dikontrol oleh orang tua dan anak yang sudah kecanduan menggunakan handphone merasa handphone adalah hal yang paling menarik melebihi bermain dengan orang-orang sekitar atau teman sebayanya. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti maka kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan handphone memiliki dampak yang signifikan terhadap minat belajar siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 12 Engkurai. Hasil analisis data meunjukkan bahwa adanya korelasi negatif antara intensitas penggunaan handphone dengan minat belajar siswa. Semakin tinggi penggunaan hanphone, semakin rendah minat belajar siswa.Kata Kunci : Handphone, Minat Belajar Siswa, Sekolah Dasar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PADA MATERI MENGENAL ANGKA DI SDN 04 GELATA Restu, Deswita Tiara; Waridah, Waridah; Mutaqin, Nur Sulistyo
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 2 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v2i1.1903

Abstract

Abstract : This research aims to increase students' understanding of the material about recognizing numbers 1-10 through a problem solving learning model. One of the objectives of mathematics subjects given in schools is so that students are able to face changing conditions in a world that is always developing, through practicing acting on the basis of thinking logically, rationally, critically, carefully and responsibly. This research method is by using classroom action research (CAR). The research procedure generally includes four stages, namely: planning, implementation, observation and reflection. The instruments used by researchers in this research were question sheets and observation sheets, while the data analysis technique in this research used descriptive techniques. The results and average score obtained by students in cycle I is 60, but it is not considered complete with a percentage of 25%. In cycle II, the students' average score was 87.5, which was said to be complete with a percentage of 100%. In cycle II, students already understand the material about recognizing numbers from 1 – 10, because they have achieved the specified KKM.Keywords : Problem Solving Learning Model, Understanding Numbers. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi mengenal angka 1-10 melalui model pembelajaran problem solving. Salah satu tujuan mata pelajaran matematika diberikan di sekolah agar peserta didik mampu menghadapi perubahan keadaan didunia yang selalu berkembang, melalui latihan bertindak atas dasar pemikiran yang secara logis, rasional, kritis, cermat, dan bertanggung jawab. Metode penelitian  ini yaitu dengan menggunakan  penelitian tindakan kelas (PTK). Prosedur penelitian secara garis besar meliputi empat tahap yaitu : perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Instrumen yang digunakan peneliti dalam penelitian ini dengan menggunakan lembar soal dan lembar observasi, sedangkan teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik deskriptif. Hasil dan perolehan nilai rata – rata siswa pada siklus I adalah 60 belum dikatakan tuntas dengan persentase 25 %. Pada siklus II hasil perolehan nilai rata – rata siswa adalah 87,5 sudah dikatakan tuntas dengan persentase 100 %. pada siklus II ini siswa sudah memahami materi mengenal angka dari 1 – 10, karena tercapai KKM yang ditentukan.Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Solving, Pemahaman Mengenal Angka.
Peran Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas III SD Negeri 18 Tanjung Sari Rahmawati, Lili; Khoiri, Ahmad; Tirsa, Aprima
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 2 No. 2 (2024): MEI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v2i2.2129

Abstract

Abstract : : This study aims to determine the teacher's role in improving poetry reading skills at SD Negeri 18 Tanjung Sari. In addition, the purpose of this study was to find out how the teacher improved the poetry reading skills of the students of SD Negeri 18 Tanjung Sari. The study used a descriptive qualitative approach with the research subjects being the third grade guardians of SD Negeri 18 Tanjung Sari and the third grade students of SD Negeri 18 Tanjung Sari, totaling 17 students. Data collection through interview instruments. The data were analyzed by the steps of data collecting, data reduction, data presentation and data clarification. The results of this study indicate that the teacher's role in improving the poetry reading skills of third grade students at SD Negeri 18 Tanjung Sari is as follows: the teacher's task in improving students' poetry reading skills is good, how to improve the poetry reading skills of third grade students at SD Negeri 18 Tanjung Sari is good, the teacher's role in improving the poetry reading skills of third grade students of SD Negeri 18 Tanjung Sari is good. This can be seen from the 10 indicators in this study, the teacher carries out his role to the maximum.Keywords: Teacher's Role, Poetry Reading Ability. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan kemampuan membaca puisi di SD Negeri 18 Tanjung Sari. Selain itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara guru meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa SD Negeri 18 Tanjung Sari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subyek penelitian adalah wali kelas III SD Negeri 18 Tanjung Sari dan siswa kelas III SD Negeri 18 Tanjung Sari yang berjumlah 17 siswa. Pengumpulan data melalui instrument wawancara. Data dianalisis dengan langkah-langkah data collecting, reduksi data, penyajian data dan klarifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru dalam meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa kelas III SD Negeri 18 Tanjung Sari adalah sebagai berikut: tugas guru dalam meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa sudah baik, cara meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa kelas III SD Negeri 18 Tanjung Sari sudah baik, peran guru dapat meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa kelas III SD Negeri 18 Tanjung Sari sudah baik. Hal ini bisa dilihat dari 10 indikator pada penelitian ini, guru melaksaanakan perannya dengan maksimal.Kata Kunci : Peran Guru, Kemampuan Membaca Puisi.
Analisis Penggunaan Bahasa Daerah Dayak Kebahan Sebagai Bahasa Pengantar Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Susanti, Rosi; Nugraha, Asep Eka; Saputri, Linda Dwi
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 2 No. 2 (2024): MEI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v2i2.2130

Abstract

Abstract: The aim of the research is to analyze the causes and overcome the use of the Dayak Kebahan regional language as the language of instruction in Indonesian language learning. The research method is qualitative with a descriptive approach, descriptive research type. Research subjects were fourth grade teachers and fourth grade students. Data collection techniques use interviews and documentation. The results of the research show: (1) Problems with using regional languages in Indonesian language learning are difficulty remembering, understanding, applying, analyzing information, difficulty conveying conversations, misunderstanding regional languages, non-standard words, sentences mixed with regional languages, inappropriate content, inadequate understanding, diction and sentence structure are less precise, lack of understanding of punctuation. (2) The causal factors are students' lack of focus, not paying attention, no recording media available, lack of confidence, lack of focus, accustomed to using regional languages, lack of learning (3) Overcoming the problem of using regional languages in Indonesian language learning, namely being more focused, repeating learning until you understand, practice analyzing, using interesting media, practicing, understanding the content better, changing habits, speaking in front of the class, introducing yourself, asking questions and answers with friends, telling stories about experiences, telling pictures, reading regularly, reading five minutes before learning, providing motivation and books, discussions, presentations and observations.Keywords : Knowledge, Local Language, Dayak Kebahan, Indonesian Language Learning. Abstrak: Tujuan penelitian yaitu menganalisis penyebab dan mengatasi penggunaan bahasa daerah Dayak Kebahan sebagai bahasa pengantar dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Metode penelitian yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif, jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian guru kelas IV dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan: (1) Masalah penggunaan bahasa daerah dalam pembelajaran bahasa Indonesia yaitu sulit mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis informasi, sulit menyampaikan pembicaraan, keliru bahasa daerah, kata tidak baku, kalimat bercampur bahasa daerah, kandungan isi kurang tepat, kurang memahami, diksi dan struktur kalimat kurang tepat, kurang memahami tanda baca. (2) Faktor penyebabnya yaitu siswa kurang fokus, tidak memperhatikan, tidak tersedia media rekaman, kurang percaya diri, kurang fokus, terbiasa menggunakan bahasa daerah, kurang berlajar (3) Mengatasi masalah penggunaan bahasa daerah dalam pembelajaran bahasa Indonesia yaitu lebih fokus, mengulang pembelajaran sampai paham, latihan menganalisis, menggunakan media menarik, berlatih, lebih memahami isi, merubah kebiasaan,  berbicara di depan kelas, memperkenalkan diri, tanya jawab dengan teman, bercerita pengalaman, menceritakan gambar, rutin membaca, membaca lima menit sebelum pembelajaran, memberikan motivasi dan buku, diskusi, presentasi serta pengamatan.Kata Kunci : Penggunaan, Bahasa Daerah, Dayak Kebahan, Pembelajaran Bahasa Indonesia.
Analisis Strategi Guru Dalam Mengembangkan Pemahaman Konsep IPA Pada Siswa di Kelas IV Merasanti, Kiki; Peterianus, Septian; Akip, M
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 2 No. 2 (2024): MEI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v2i2.2131

Abstract

Abstract: This research is motivated by the difficulty of grade IV elementary school students in developing an understanding of science concepts. The study aims to determine teacher strategies in developing understanding of science concepts in grade IV students of SDN 14 Kelakik. The method in this study uses qualitative research with a case study approach. The subjects in this study were grade IV elementary school teachers.The object in this study is the teacher's strategy in   developing  an understanding of  science  concepts in students in grade IV. The research instrument uses interview sheets, observation sheets and documentation guidelines. Data collection techniques use interviews,observation and documentation. Data analysis techniques include data   reduction, data presentation and conclusions. Data validity using tricoagulation techniques. The results of  the study  found  that  the teacher's strategy in developing an   understanding of science  concepts in students  is  to use a   direct learning   strategy , namely  a learning strategy    using  an approach  teaching and can  assist  students  in  learning  basic  skills  andgaining  knowledge.Then individual learning    strategies are  strategies that can  organize  teaching  and  learning  activities  in such a  way  that  each  student  gets  more  attention  from    on which can be  given in   the framework  of managing  learning  in large  groups of students. Group learning strategy is a presentation of learning materials by means of students exchanging opinions on certain problems or topics to get conclusions or deal.  Deductive learning strategy,which is a learning strategy that is carried out  by  studying concepts then  looking for conclusions  and strasi  from abstract  to things   that are not good.Keywords: Learning Strategy, Developing, Understanding Science Concepts. Abstrak: Penelitian ini dilatar belakangi kesulitan siswa kelas IV sekolah dasar dalam mengembangkan pemahaman konsep IPA. Penelitian bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam mengembangkan pemahaman konsep IPA pada siswa dikelas IV SDN 14 Kelakik. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas kelas IV sekolah dasar. Objek dalam penelitian ini strategi guru dalam mengembangkan pemahaman konsep IPA pada siswa di kelas IV. Instrument penelitian menggunakan lembar wawancara, lembar observasi dan pedoman dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triagulasi teknik. Hasil penelitian diperoleh bahwa strategi guru dalam mengembangkan pemahaman konsep IPA pada siswa adalah menggunakan strategi pembelajaran langsung yaitu strategi pembelajaran menggunakan pendekatan mengajar dan dapat membantu siswa dalam mempelajari keterampilan dasar dan memperoleh pengetahuan. Kemudian strategi pembelajaran individual yaitu strategi yang dapat mengatur kegiatan belajar mengajar sedemikian rupa sehingga setiap siswa mendapatkan perhatian lebih banyak dari pada yang dapat diberikan dalam rangka pengelolaan belajar dalam kelompok siswa yang besar. Strategi belajar kelompok yaitu suatu penyajian bahan pembelajaran dengan cara siswa bertukar pendapat mengenai masalah atau topik tertentu untuk mendapatkan kesimpulan atau kesepakatan. Strategi pembelajaran deduktif, yaitu strategi pembelajaran yang dilakukan dengan mempelajari konsep-konsep kemudian dicari kesimpulan dan ilustrasi dari abstrak menuju ke hal yang kongkret.Kata Kunci: Strategi Pembelajaran, Mengembangkan, Pemahaman Konsep IPA.
Analisis Kedisiplinan Belajar Pada Siswa Kelas V di Sekolah Dasar Negeri 06 Emang Bemban Karlos, Yuki; Akip, M; Permatasari, Rindah
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 2 No. 2 (2024): MEI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v2i2.2132

Abstract

Abstract: The purpose of this thesis is to describe how the Analysis of Learning Discipline for Class V Students at the 06 emang Bemban. State Elementary School. This research uses qualitative research methods, and in the process of collecting data, researchers use the methods of observation, interviews and documentation. As for the analysis, the researcher used descriptive qualitative analysis techniques, namely data reduction, data presentation, and verification. The results of this study were through observation, interviews with school principals, class teachers and class V teachers in instilling Learning Discipline in Class V students as a whole, so that students can become children who are disciplined in appearance, and disciplined in behavior.Keywords: Discipline, Learning and Students. Abstrak: Tujuan Skripsi ini mendiskripsikan tentang bagaimana Analisis Kedisiplinan Belajar Pada Siswa Kelas V di Sekolah Dasar Negeri 06 Emang Bemban. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, serta dalam proses pengumpulan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya, peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini yang melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru kelas dan siswa kelas V guru dalam menanaman  Kedisiplinan Belajar Pada Siswa Kelas V secara menyeluruh, sehingga peserta didik dapat menjadi anak yang desiplin dalam berpenampilan, serta disiplin dalam berperilaku.Kata Kunci: Kedisiplinan, Belajar dan Siswa.
Upaya Guru Dalam Mengatasi Kenakalan Siswa Kelas Tinggi Sekolah Dasar Negri 06 Emang Bemban Fadli, Fadli; Mastiah, Mastiah; Akip, M
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 2 No. 2 (2024): MEI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v2i2.2133

Abstract

Abstract: This study aims to determine the teacher's efforts to deal with high grade student delinquency and to find out what are the causes of elementary school student delinquency at SDN 06 Emang Bemban. This type of research is qualitative with a descriptive qualitative method approach. The subjects in this study were the homeroom principals and students of SDN 06 Emang Bemban. Data collection techniques using non-test techniques. The instrument used is the interview sheet. The results of this study indicate that. According to the form of delinquency that is often committed by students in grades IV, V and VI at SDN 06 Emang Bemban, it is a form of minor delinquency. The forms of delinquency are: truancy, chatting/busying during class time, running from school during class time, how to dress not according to what is specified, committing bullying violations. The teacher's efforts in overcoming student delinquency are by: giving advice and warnings orally and in writing, approaching parents/guardians of students, providing a special approach to the student concerned, providing guidance and understanding to the child, building good communication with students so that students can understand what the teacher is saying and create a comfortable atmosphere. teacher obstacles in dealing with student delinquency; lack of students' own awareness of the delinquency they are doing, lack of attention from parents to students, lack of cohesiveness between teachers, parents and the school committee. In conclusion, in responding to child delinquency, we should not corner children who commit delinquency because there are many factors that influence it on the child, it could be because it fills their sadness which we do not understand or it could be that the child wants to seek attention from the people around him.Keywords: Teacher’s efforts, Student delinquency and Forms of delinquency Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru dalam mengatasi kenakalan siswa kelas tinggi dan untuk mengetahui apa saja faktor penyebab dari kenakalan siswa sekolah dasar di SDN 06 Emang Bemban. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan metode kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah,wali kelas, dan siswa SDN 06 Emang Bemban. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik non tes.  Instrumen yang digunakan yaitu lembar wawancara.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa. Menurut bentuk kenakalan yang sering dilakukan oleh siswa kelas IV,V dan VI di SDN 06 Emang Bemban termasuk bentuk kenakalan ringan. Bentuk kenakalan tersebut adalah: membolos, ngobrol/ramai pada jam pelajaran berlangsung, lari dari sekolah pada jam pelajaran berlangsung, cara berpakaian tidak sesuai dengan yang di tentukan, melakukan pelanggaran bullying;. Upaya guru dalam menanggulangi kenakalan siswanya adalah dengan cara: memberi nasihat dan peringatan secara lisan dan tertulis, mengadakan pendekatan kepada orang tua/wali murid, memberikan pendekatan khusus kepada siswa yang bersangkutan, memberikan bimbingan dan pengertian kepada anak tersebut, membangun komunikasi yang baik dengan siswa agar  siswa dapat mengerti apa yang disampaikan oleh guru dan menciptakan susasana yang nyaman. kendala guru dalam mengatasi kenakalan siswa; kurangnya kesadaran siswa sendiri terhadap kenakalan yang di lakakukannya, kurangnya perhatian orang tua terhadap siswa, kurangnya kekompakan antara guru, orang tua dan komite sekolah. Kesimpulan dalam menyikapi kenakalan anak, kita tidak boleh menyudutkan anak yang melakukan kenakalan karena banyak factor yang mempengaruhinya pada anak tersebut, bisa jadi karena mengisi kesedihannya yang tanpa kita pahami atau bisa jadi anak tersebut ingin mencari perhatian orang sekitarnya.Kata Kunci: Upaya Guru, Kenakalan Siswa dan Bentuk-bentuk Kenakalan.
Penerapan Media Pembelajaran Dengan Menggunakan Kelereng Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Hitung Perkalian di Kelas III SD IT Bustanul Qur'an Depitasari, Anggi; Khoiri, Ahmad; Permatasari, Rindah
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 2 No. 2 (2024): MEI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v2i2.2134

Abstract

Abstract : The purpose of this study is to ascertain whether applying marbles to learning materials will enhance students' comprehension of the idea of multiplication calculation in math classes. class III population, comprising all twelve pupils. This study employed the Kress and MC Taggart designs along with the Classroom Action Research (CAR) method using a qualitative and quantitative methodology. The research findings came about following the completion of Cycle II. The overall score in Cycle I was 9710, with an average value of 80.33, and the overall score in Cycle II was 1,090, with an average value of 90.73. The researcher employs the N-Gain formula of 0.458 with moderate criteria to determine the increase. The findings are relatively excellent, and it can be inferred that the use of marble-based learning materials can improve students' comprehension of the idea of multiplication in class III at SD IT Bustanul Qur'an.Keywords : Concept Understanding, Marbles Media. Abstrak: Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah penerapan media pembelajaran dengan menggunakan kelereng bisa meningkatkan pemahaman konsep hitung perkalian dalam pembelajaran matematika. Populasi kelas III dengan jumlah 12 siswa. Penelitian ini menggunakan metode PTK dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif serta menggunakan desing Kemis dan MC Taggart. Hasil penelitian diperoleh setelah melaksanakan II Siklus. Pada Siklus I jumlah nilai keseluruhan 970 dengan nilai rata-rata 80,33 sedangkan pada siklus II jumlah nilai keseluruhan sebanyak 1.090 dengan rata-rata 90,73.Untuk mengetahui peningkatan Peneliti menggunakan rumus N – Gain sebesar 0,533808 dengan kriteria sedang. Dari hasil yang di peroleh ini cukup memuaskan da dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran dengan menggunakan kelereng bisa meningkatkan pemahaman konsep hitung perkalian di kelas III di SD IT Bustanul Qur’an.Kata Kunci : Pemahaman Konsep, Media Kelereng