cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Profesi Kependidikan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Kolase Dengan Menggunakan Media Bahan Alam di TK Satya Kumara Ni Ayu Sumarayanti; Parwoto Parwoto; Sitti Hafsah
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 4, No 1 APR (2023)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan kolase dengan menggunakan media Bahan Alam. Motorik Halus adalah gerakan yang hanya melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu saja dan dilakukan oleh otot kecil, seperti keterampilan menggunakan jari jemari tangan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, subjek penelitian ini adalah anak kelompok B TK Satya Kumara yang berjumlah 15 orang anak. Hasil penelitian pada setiap siklus menunjukkan peningkatan dari siklus 1 ke siklus selanjutnya. Dari siklus 1 yang menunjukkan anak belum berkembang dan anak berkembang sesuai harapan , di siklus 2 anak berkembang sangat baik. Demikian kegiatan Kolase dengan media bahan alam sangat efektif untuk meningkatkan motorik halus di TK Satya Kumara.Kata Kunci : Kolase, media bahan alam, motorik halus.
Penerapan Metode Penugasan Menggunakan Media Konkret Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun di TK YPS Lawewu Sri Rama Dekawaty; Bastiana Bastiana; Ramlah Ramlah
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 4, No 1 APR (2023)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode penugasan menggunakan media konkret dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TK YPS Lawewu Sorowako Kecamatan Nuha Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Berdasarkan hasil capaian perkembangan anak pada Siklus I sebesar 80% , Siklus II sebesar 85%, dan Siklus III terjadi peningkatan sebesar 95%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya metode penugasan menggunakan media konkret dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini di TK YPS Lawewu.Kata Kunci : Motorik halus, metode penugasan, media konkret
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Hadiansyah Hadiansyah; Adnan Adnan; Ernawati Nur
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 4, No 1 APR (2023)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI Asisten Keperawatan B Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Pelaihari pada Mata Pelajaran Ilmu Penyakit dan Penunjang Diagnostik melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning yang dilatarbelakangi keadaan hasil belajar peserta didik yang rendah. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan sistem siklus yang didalamnya terdapat kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, analisis, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus, yang mana setiap siklusnya berlangsung selama 10 hari. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI Asisten Keperawatan B Tahun Pelajaran 2021/2022 yang terdiri dari 15 peserta didik. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar peserta didik dalam bentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan ketuntasan belajar peserta didik menjadi 33 % pada siklus I, 53% pada siklus II, dan 80% pada siklus III. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Ilmu Penyakit dan Penunjang Diagnostik peserta didik kelas XI Asisten Keperawatan B SMK Negeri 2 Pelaihari.Kata Kunci : Problem Based Learning, Penelitian Tindakan Kelas, Hasil Belajar
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Menggunting dan Kolase Kelompok A TK Pertiwi 26-24 Luwijawa Ery Puspita; Arifin Manggau; Indrawati Indrawati
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 4, No 1 APR (2023)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Menggunting dan Kolase Di Kelompok A TK Pertiwi 26-24 Luwijawa. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Menggunting dan Kolase di Kelompok A TK Pertiwi 26-24 Luwijawa? Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Menggunting dan Kolase di Kelompok A TK Pertiwi 26-24 Luwijawa. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan focus penelitian pada kemampuan Motorik Halus anak melalui kegiatan menggunting dan Kolase. Subjek penelitian sebanyak sebelas orang anak didik yang telah diketahui melalui survey awal dengan guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan hasil penilaian pembelajaran untuk setiap aspek perkembangan anak. Analisis data menggunakan analisis data deskriptif. Dengan demikian kegiatan percobaan menggunting dan kolase dapat meningkatkan motorik halus anak di kelompok A TK Pertiwi 26-24 LuwijawaKata Kunci: Motorik halus, Menggunting, Kolase, Praktek langsung
Penerapan Problem Based Learning (PBL) Menggunakan Bahan Pangan Untuk Meningkatkan Kritikal Thingking Anak (Penelitian Tindakan di Kelompok A TK Tunas Rimba Ngawi, Kab. Ngawi, Tahun 2021/ 2022) Fitra Dewi; Syamsuardi Syamsuardi; Andi St. Emeranda Ria
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 4, No 1 APR (2023)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak kelompok A TK Tunas Rimba Ngawi Kab. Ngawi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan menggunakan model Kemmis dan Taggart yang dilakukan sebanyak 14 kali pertemuan. Subjek penelitian ini yaitu kelompok A TK Tunas Rimba Ngawi yang berjumlah 6 orang. Langkah-langkah meliputi: (1) Perencanaan, (2) tindakan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan analisa data secara kuantitatif dan kualitatif.Analisa data kualitatif menggunkan model analisa oleh Miles dan Hubberman.Penelitian pra tindakan dilakukan untuk mengetahui hasil prosentase awal kemampuan berpikir kritis anak melalui metode eksperimen berbasis lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan rerata kelas pada pra tindakan sebesar 66,67% pada kategori mulai berkembang (MB) dan 33,33 pada kategori berkembang sesuai harapan (BSH). setelah siklus I meningkat menjadi sebesar 50% pada kategori mulai berkembang (MB) dan 50 % berkembang sesuai harapan (BSH). Pada siklus 2 meningkat menjadi 16,67% pada kategori mulai bekembang (MB) dan 83.33% pada kategori berkembang sesuai harapan (BSH).Kata Kunci: kemampuan berpikir kritis, metode eskperimen, penelitian tindakan
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bermain Warna Menggunakan Media Pewarna Makanan Kusmiyati Kusmiyati; Parwoto Parwoto; Sitti Hafsah
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 4, No 1 APR (2023)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari studi ini yaitu melatih ketrampilan jari jemari anak, guna menganalisa serta mengenali hasil upaya peningkatan keterampilan motorik halus anak usia TK lewat aktivitas Bermain warna memanfaatkan media pewarna makanan kelompok B TK Masyithoh Tekik, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Keterampilan motorik halus yang hendak ditingkatkan ialah lewat aktivitas mengetahui warna. Prosedur yang digunakan ialah dengan teknik Eksperimen, demonstrasi, tanya jawab, observasi, serta pengamatan secara langsung. Bersumber pada hasil riset yang diperoleh, anak sanggup menampilkan kenaikan motorik halus . Pada saat sebelum riset keterampilan motorik halus anak hanya mencapai 48% sebaliknya sehabis pendidikan memakai Media pewarna makanan mengalami kenaikan yang signifikan ialah sebesar 68%.Kata Kunci : Keterampilan motorik halus, Mengetahui, Mencipta, Warna
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Bermain Puzzle Tangram Pada Kelompok Junior Al Fasihi Dayschool Andi Irna Rifanti; Syamsuardi Syamsuardi; Jenny Jenny
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 4, No 1 APR (2023)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan kemampuan kognitif anak sebelum dan sesudah diberikan stimulasi melalui kegiatan bermain puzzle tangram. Pendekatan penelitian yaitu pendekatan kuantitatif, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental yang meliputi tahap perencanaan, aksi atau tindakan, observasi dan refleksi. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik Kelompok Junior usia 4-5 tahun di Taman Kanak-kanak Al Fasihi Dayschool berjumlah 9 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan peserta didik pada Siklus I masih sangat rendah dan terjadi peningkatan yang signifikan pada siklus ke II. Jadi berdasarkan hasil penelitian tersebut, terlihat kemampuan kognitif anak melalui Media Tangram sudah meningkat.Kata Kunci : Kemampuan Kognitif, Alat Permainan Edukatif, Puzzle Tangram
Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini Menggunakan Media Bahan Alam Yosi Asnia; Nurhikmah H.; Faliha Mahnur
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 4, No 1 APR (2023)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi masih rendahnya kemampuan kognitif anak pada kelompok A TK PGRI Bayongbong. Ditemukan permasalahannya yaitu sebagian anak belum mampu mencapai indikator kemampuan kognitif, dan masih ada beberapa anak yang sulit menyebutkan angka secara berurutan, hal ini disebabkan karena metode yang digunakan guru tidak menarik seperti media yang digunakan masih menggunakan jari tangan untuk berhitung. Dalam kegiatan penelitian ini terdapat beberapa rumusan masalah yakni: (a) Bagaimanakah upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berhitung menggunakan media bahan alam di kelompok A di TK PGRI 1 Bayongbong? (b) Apakah kegiatan bermain menggunakan bahan alam dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak kelompok A di Tk PGRI 1 Bayongbong? (c) Bagaimana implementasi penggunaan metode berhitung menggunakan media bahan alam di kelompok A TK PGRI 1 Bayongbong?. Tujuan secara umum penelitian ini adalah (1). mengetahui peningkatan kemampuan berhitung anak (2) mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan untuk kemampuan berhitung anak menggunakan media bahan alam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok A sebanyak 14 anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui observasi dan dokumentasi. Kemampuan anak setelah diberikan kegiatan menghitung menggunakan bahan alam dengan baik dan dapat menyebutkan angka. Rekomendasi bagi guru dan peneliti selanjutnya untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui kegiatan menghitung menggunakan bahan alam dan media yang lebih menantang dan menarik.Kata Kunci: Berhitung, bahan alam
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Pola AB-AB Melalui Media Kertas Origami Anak Usia 4- 5 Tahun Eka Trisna Handayani; Muhammad Akil Musi; Inneke Alriani
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 4, No 1 APR (2023)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal pola AB-AB melalui media kertas origami pada kelompok A TK Negeri 1 Longkali. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek Penelitian adalah kelompok A yang berjumlah 5 anak. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 Siklus yang masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Adapun metode pengumpulan data dengan observasi menggunakan lembar observasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan siklus I adalah 54% termasuk keberhasilan cukup atau mulai berkembang (MB) Siklus II adalah 70% termasuk kriteria keberhasilan baik (BSH) dan pada siklus III adalah 89% kriteria keberhasilan sangat baik (BSB). Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan, dpat disimpulkan bahwa penggunaan media kertas origami dapat meningkatkan kemampuan mengenal pola pada usia 4-5 tahun TK Negeri 1 Longkali.Kata Kunci : Peningkatan Kemampuan, Pola AB-AB, Media, Kertas Origami
Peningkatan Motivasi Dan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Titi Sholihat; Adnan Adnan; Ernawati Nur
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 4, No 1 APR (2023)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik melalui penerapan Model Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan sistem siklus yang didalamnya terdapat kegiatan perencanaan , pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XII Asisten Keperawatan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Pelaihari yang terdiri dari 16 orang peserta didik. Teknik pengumpulan data mengunkan teknik observasi, dan tes. Teknik analisis data meliputi perhitungan persentasi dengan standar kualitatif keaktifan peserta didik dan rata-rata hasil belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan motivasi dan hasil peserta didik.Kata Kunci : Problem Based Learning, Penelitian Tindakan Kelas, motivasi, hasil belajar