cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Profesi Kependidikan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
Implementasi Pembelajaran Praktikum Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Di SMKN 2 Tanah Grogot Prasetyo, Eko; Haruna, Haruna; Mapparenta, Syamsuddin
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 3, No 1 Apr (2022)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMKN 2 Tanah Grogot 2021-2022, Semester I Tahun Pelajaran 2021-2022, Kelas XI TKR, dengan jumlah siswa 20 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu siswa dalam pembelajaran praktik melalui materi yang mudah didapat siswa dan disiapkan untuk materi sistem bahan bakar, sehingga dapat meningkatkan minat belajar siswa. Hasil siklus I menunjukkan 74% siswa aktif mengikuti pembelajaran. Aktivitas belajar siswa dievaluasi berdasarkan pengamatan kelompok kerja selama praktikum sistem bahan bakar. Hasil yang diperoleh pada Siklus II menunjukkan bahwa 82% siswa aktif belajar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa dibandingkan dengan Siklus I, aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 8%. Pada saat yang sama, minat belajar siswa juga meningkat sebesar 5%.Kata Kunci : Minat belajar, sistem bahan bakar, praktikum.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis Peserta Didik pada Materi Tata Surya Kelas VIIB SMP PGRI 9 Maos Sri Karyani; Arifah Novia Arifin; Arniati Rasyid
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 2, No 2 Okt (2021)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan analisis peserta didik kelas VIIB SMP PGRI 9 Maos tahun ajaran 2020/ 2021 pada materi Tata Surya. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIIB SMP PGRI 9 Maos tahun ajaran 2020/ 2021 yang terdiri dari 12 peserta didik. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas berhasil, hal ini dapat dilihat dari siklus I dengan kriteria penilaian kemampuan analisis peserta didik adalah baik. Dan pada siklus II penilaian kemampuan analisis peserta didik meningkat menjadi kategori sangat baik. Dengan demikian, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan analisis peserta didik pada materi Tata Surya.Kata Kunci : Penelitian Tindakan Kelas, Problem Based Learning (PBL), Kemampuan analisis
Penerapan Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Anak Usia Dini Siti Mariamah; Muhammad Yusri Bachtiar; Indrawati Indrawati
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 2, No 1 Apr (2021)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan adalah keahlian seorang individu untuk mengurus sebuah tugas yang menjadi kewajiban dan tanggung jawabnya hingga dapat selesai dengan baik. Di era yamg mulai memasuki revolusi industry 4.0 ini, setiap individu mau tidak mau diharuskan mempunyai dan menguasai kemampuan berupa keterampilan abad 21 yang salah satunya adalah kolaborasi. Kolaborasi adalah kemampuan untuk saling bekerjasama, berkelompok, beradaptasi dalam bermacam macam tugas dan tanggungjawab, berempati , dan menghargai pemikiran atau pendapat yang berbeda. Cara pembelajaran yang bisa mendukung peserta didik memiliki keterampilan abad 21 adalah model pembelajaran project based learning (PjBL) dengan kegiatan pembelajaran secara berkelompok atau mandiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peran PjBL dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi anak. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode research dan develovment atau penelitian pengembangan. Penerapan PjBL menunjukkan kelebihan dalam mengembangkan kemampuan kolaborasi anak. Karena melalui kegiatan berkelompok dari model tersebut, anak dapat saling menghargai perbedaan pendapat , menyadari kesalahan yang ia buat, menemukan solusi, dan bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas yang diberikan.Kata Kunci : Project based learning ,kemampuan , kolaborasi
Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan di Masa Pandemi Virus Corona Irvan Chamdani; Irvan Sir; Atmam Amir
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 2, No 2 Okt (2021)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi virus corona sangat mengganggu kehidupan manusia. Salah satunya adalah dunia pendidikan. Proses belajar mengajar tidak bisa berjalan dengan semestinya memaksa pendidik memodifikasi cara mereka dalam menyampaikan materi yang akan mereka sampaikan kepada siswa. Pembelajaran di masa pandemi ini lebih banyak menggunakan pembelajaran dalam jaringan. Khusus untuk pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan adalah yang paling mengalami kesulitan dikarenakan fokus pelajaran ini untuk usia sekolah dasar adalah memperbanyak khasanah gerak sedangkan pembelajaran dalam jaringan siswa hanya duduk di depan perangkat elektronik. Selain itu pembelajaran dalam jaringan sering terkendala jaringan internet. Untuk pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan sebaiknya menggunakan perpaduan antara pembelajaran dalam jaringan dan tatap muka.Kata kunci: Pandemi, pembelajaran dalam jaringan, khasanah gerak anak
Upaya Pelestarian Hutan Sagu di Papua Stepanus Tonggroitou; Muhiddin Palennari; Paulus Rante
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 3, No 1 Apr (2022)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Papua memiliki hutan sagu yang cukup luas yaitu sekitar 1,20 juta hektar, namun beberapa diantaranya mengalami kerusakan,maka perlu upaya rehabilitasi. Sagu (Metroxylon Rottb) adalah tanaman yang sangat efisien yang berpotensi menghasilkan karbohidrat. Tanaman sagu di papua mampu menghasilkan 3,5 juta ton pati kering/ha/tahun, jauh di atas kemampuan tanaman penghasil karbohidrat lain seperti padi, jagung, gandum dan kentang. Penelitian tentang varietas unggul sagu, teknik budidaya, teknologi pasca panen, dan pengembangan produk turunan sagu masih terbatas. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan menggunakan data dan informasi yang diperoleh dari berbagai literatur yang tersedia. Data dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif.  Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pohon sagu tumbuh sangat baik di tepi sungai, lahan gambut dan daerah tergenang air yang sebagian besar tanaman lain tidak bisa tumbuh. Untuk menjamin keberhasilan konservasi hutan alam dan rehabilitasi lahan gambut, maka diperlukan untuk mengembangkan sistem pengelolaan perkebunan sagu. Pengembangan industri perkebunan sagu secara teknis dan layak secara finansial melalui pengembangan produk turunan sagu yang memiliki nilai ekonomis tinggi . Sagu diharapkan dapat menjadi komoditas yang prospektif untuk penyediaan bahan baku pangan, energi terbarukan, dan industri lainnya.Kata kunci: konservasi, lahan hutan sagu, perkebunan, pangan, energi
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Arisah Arisah; Adnan Adnan; Amira Amira
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 2, No 1 Apr (2021)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMPN Satap 4 Takkalalla. Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subyek penelitian yang digunakan adalah peserta didik kelas VIII. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus dan setiap satu siklus berlangsung selama 10 hari. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan non tes dengan alat pengumpul data berupa lembar observasi aktivitas peserta didik, lembar observasi aktivitas guru dan lembar tes hasil belajar setiap siklus berupa tes online. Teknik lembar observasi aktivitas peserta didik menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMPN Satap 4 Takkalalla.Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Based Learning, dan Aktivitas dan hasil belajar Peserta didik
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Amirah Halim; Adnan Adnan; Ernawati Nur
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 3, No 1 Apr (2022)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XII Asisten Keperawatan Sekolah Menengah Kejuruan Harapan Bangsa Sidenreng Rappang pada mata pelajaran Kebutuhan Dasar Manusia melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus atau tiga pertemuan. Setiap siklus terdiri dari beberapa tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XII Asisten Keperawatan yang terdiri dari 10 orang peserta didik. Teknik utama dalam pengumpulan data dilakukan dengan cara tes dan observasi, sementara teknik pendukung dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XII Asisten Keperawatan mulai dari siklus satu, siklus dua, dan siklus tiga, yaitu 76 pada siklus I meningkat menjadi 81 pada siklus II dan kembali meningkat menjadi 85 pada siklus III. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Kebutuhan Dasar Manusia Kelas XII Asisten Keperawatan Sekolah Menengah Kejuruan Harapan Bangsa SidrapKata Kunci : Penelitian Tindakan Kelas, Problem Based Learning, Hasil Belajar.
Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Problem-Based Learning Siswa Kelas VIIID SMP Datok Sulaiman Palopo Pallawa Rukka; Alimin Alimin; Martiningsih Martiningsih
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 2, No 2 Okt (2021)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada materi getaran, gelombang dan bunyi dengan menggunakan model pembelajaran Problem-Based Learning. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIIID SMP Datok Sulaiman Palopo pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021 dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan tes hasil belajar. Data yang dikumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I diperoleh persentase siswa yang termotivasi sebesar 47%, pada siklus II meningkat menjadi 60% dan pada siklus III diperoleh persentase siswa yang termotivasi sebesar 75%. Persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 59%, siklus II meningkat menjadi 70% dan siklus III meningkat menjadi 80%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem-Based Learning dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem-Based Learning, Motivasi belajar, Hasil belajar.
Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Kegiatan Membilang Benda Sekitar Kelompok B TK Islam Al-Farabi Makassar Herawati Bachrun; Bastiana Bastiana; Ramlah Ramlah
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 2, No 1 Apr (2021)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan kegiatan membilang dan peningkatan kemampuan kognitif siswa melalui kegiatan membilang. Penelitian tindakan (action research) ini menggunakan metode Kemmis dan Mc Taggart, melalui dua siklus yang tediri dari siklus I dan siklus II yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah 15 anak Kelompok B TK Islam Al-Farabi yang berusia 5-6 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif anak yang dibuktikan pada perolehan skor kemampuan kognitif rata-rata siswa. Sebelum penelitian skor rata-rata adalah 60.4%. Setelah dilaksanakan siklus I terjadi perubahan skor kemampuan kognitif rata-rata kelas menjadi 85.9%. Pada siklus II perubahan skor kemampuan kognitif rata-rata kelas menjadi 97.04%. Pada siklus II seluruh siswa telah memenuhi kriteria kesuksesan sehingga penelitian ini dicukupkan dengan pelaksanaan dua siklus.Kata Kunci : Kemampuan kognitif, membilang benda Sekitar
Penerapan Problem Based Learning dalam Materi Sistem Pencernaan Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Septiyana, Kikie; Khaeruddin, Khaeruddin; Ngandoh, Satwika Trianti
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 2, No 2 Okt (2021)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil identifikasi masalah materi sistem pencernaan terdapat miskonsepsi pada nutrisi, hubungan antara pencernaan mekanik dan kimiawi, peranan enzim dalam proses pencernaan. PBL berpijak pada masalah, mandiri dalam menemukan solusi, menggunakan pendekatan berpikir ilmiah, berkomunikasi, mengolah data, dan membuat kesimpulan. 3 siklus penelitian dengan sasaran kelas VIII A SMP Al Fusha Kedungwuni TP.2020/2021. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar, peserta didik terbiasa orientasi masalah di awal pembelajaran, senang diskusi dan bekerja kelompok. Siklus 1 rerata nilai 75 (68,75%). Siklus 2 rerata nilai 80,6,(81,25%). Siklus 3 rerata nilai 81,25 (93,75%). Maka penerapan PBL meningkatkan hasil belajar peserta didik materi Sistem Pencernaan.Kata kunci: Model Problem Based Learning (PBL), Sistem Pencernaan, Hasil Belajar.

Page 2 of 25 | Total Record : 242