cover
Contact Name
Ahmad Abroza
Contact Email
abrozaahmad@gmail.com
Phone
+6281273476448
Journal Mail Official
abrozaahmad@gmail.com
Editorial Address
Sekampung, Lampung Timur, Lampung, Indonesia
Location
Kab. lampung timur,
Lampung
INDONESIA
Journal of Islamic Education and Learning
ISSN : 28296451     EISSN : 28295749     DOI : https://doi.org/10.63761/jiel
Core Subject : Education,
Journal of Islamic Education and Learning is an open access and peer-reviewed journal in the field of Islamic Education and Learning published by the Darul Ulum School of Islamic Sciences (STIS) East Lampung, Indonesia. articles in the Journal of Islamic Education and Learning are important building blocks in the development of public knowledge. This is a direct reflection of the quality of the work of the authors and the institutions that support them. Peer-reviewed articles support and embody the scientific method.
Articles 60 Documents
STRATEGI MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MEMBANGUN SIKAP RELIGIUS SISWA DI SMA ISLAM TERPADU AR-RAHMAN Untung Sunaryo
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v4i1.105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi manajemen pendidikan karakter dalam membangun sikap religius siswa di SMA Islam Terpadu Ar-Rahman. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi implementasi strategi pendidikan karakter melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen pendidikan karakter di SMA Islam Terpadu Ar-Rahman melibatkan integrasi nilai-nilai karakter dalam kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler berbasis keagamaan, dan pembinaan akhlak melalui contoh langsung dari pendidik. Siswa aktif berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan seperti shalat berjamaah dan pengajian, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam sikap religius mereka. Keberhasilan strategi ini didukung oleh komitmen manajemen sekolah, partisipasi guru, dan dukungan orang tua, meskipun terdapat tantangan seperti resistensi siswa dan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman tentang praktik terbaik manajemen pendidikan karakter dan memberikan rekomendasi praktis untuk sekolah-sekolah yang ingin mengimplementasikan strategi serupa.
Integrasi Ilmu Kalam, Filsafat, dan Tasawuf Perspektif Epistemologis dalam Pemikiran Islam Fahmi, Arsyad Ali
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v4i2.110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan dan integrasi antara Ilmu Kalam, Filsafat, dan Tasawuf dalam membentuk epistemologi Islam yang komprehensif. Ketiga disiplin ini memiliki peran penting dalam membangun pemahaman tentang kebenaran dalam Islam, meskipun menggunakan pendekatan yang berbeda—Ilmu Kalam dengan argumentasi rasional, Filsafat dengan logika deduktif, dan Tasawuf dengan pengalaman spiritual. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka untuk menganalisis berbagai literatur yang relevan dan mengidentifikasi hubungan ketiga disiplin tersebut dalam konteks epistemologi Islam. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi antara Ilmu Kalam, Filsafat, dan Tasawuf memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkaya pemahaman pengetahuan Islam yang holistik, mencakup dimensi rasional dan transendental. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan epistemologi Islam yang menggabungkan akal dan spiritualitas untuk menjawab tantangan pemikiran kontemporer. Penelitian ini juga mengusulkan agar kajian lebih lanjut dilakukan untuk mengeksplorasi penerapan integrasi ketiga disiplin ini dalam kehidupan masyarakat Muslim masa kini.
KEPALA MADRASAH SEBAGAI SUPERVISOR TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU Jalaluddin, Jalaluddin
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v4i2.120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran kepala madrasah sebagai supervisor dalam meningkatkan profesionalisme guru di MTs. Negeri 1 Bandar Lampung. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan informan kepala madrasah, waka kurikulum, dan guru. Analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta validasi dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah telah menjalankan perannya sebagai supervisor dengan efektif. Implementasi tersebut meliputi kunjungan kelas untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, observasi untuk mengidentifikasi hambatan guru, penentuan metode dan teknik pengajaran melalui rapat dan bimbingan, serta peningkatan mutu guru melalui pelatihan, evaluasi, dan KKGM (Kelompok Kerja Guru Madrasah). Langkah-langkah ini terbukti meningkatkan profesionalisme guru di MTs. Negeri 1 Bandar Lampung.
Pendidikan Islam Moderat dan Nasionalisme pada Lembaga Pendidikan Islam Berbasis Pesantren di Kota Metro Nuryanto, M.Pd.I; Yunita Wildaniati, S.Si., M.Pd
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v4i2.124

Abstract

Pendidikan Islam merupakan pendidikan yang landasan dasar dan sumber-sumber pendidikan sebagai bangun ruangnya berasal dari ajaran Islam yakni guna sebagai rahmatan lil’alamin. Sehingga lembaga pendidikan yang sesuai dan representatif dalam penerapan pencapaian tujuan dan sasaran pendidikan serta telah terbukti serta memiliki andil yang cukup besar dalam memperjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yakni Pesantren. Titik sentral dalam pendidikan yakni terdapat pada kurikulum yang mempengaruhi perkembangan pendidikan secara umum dan khusus, dalam hal ini kurikulum pesantren. Berdasarkan hasil penelitian, Konstruksi kurikulum pendidikan Islam moderat dan nasionalisme di Pondok Pesantren ditujukan dalam upaya pembentukan generasi bangsa yang berkualitas dan paripurna seiring tujuan pendidikan nasional. Latar belakang penerapan pendidikan Islam moderat dan nasionalisme di pondok pesantren merupakan langkah antisipatif dalam mencegah bentuk-bentuk tindakan anarkisme, terorisme, radikalisme yang selama ini terjadi di berbagai daerah yang terjadi akibat perbedaan pemahaman dan keyakinan dalam memahami sumber-sumber hukum Islam serta dalam upaya menjaga keutuhan kesatuan NKRI dari disintegrasi bangsa. Pelaksanaan pendidikan tersebut dilakukan melalui: a) pengajian kitab kuning, b) diskusi, c) pelatihan, d) tanya jawab, e) Bahthsul al-Masa’il, f) Pendidikan wawasan kebangsaan, g) ro’an (kerja bakti), h) upacara bendera. Implikasiny, bahwa pendidikan yang dilaksanakan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap sikap para santri yang mampu menjadi rahmatan lil ‘alamain
Transformasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Pembelajaran Pesantren Mulyadi, Veri Ikra
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v4i2.125

Abstract

This study aims to examine how the transformation of Islamic education values is carried out in the learning process within the pesantren environment. As a traditional Islamic educational institution, pesantren plays a central role in shaping students' character and spirituality through a value-based learning approach. In the era of globalization and the advancement of information technology, pesantren are required to transform Islamic education values to remain relevant to contemporary needs without losing the Islamic essence that serves as their foundation. The research method used in this study is qualitative, employing a case study approach in several pesantren in Indonesia. Data collection techniques include observation, in-depth interviews, and documentation. The findings indicate that the transformation of Islamic education values in pesantren occurs through three main approaches: (1) integration of classical and modern curricula, (2) utilization of technology in learning, and (3) instilling character values such as honesty, discipline, responsibility, and tolerance through role modeling and habituation. Additionally, pesantren adapt their teaching strategies to meet contemporary needs while maintaining their traditional identity.The implications of this transformation show that pesantren not only sustain their existence but also evolve into Islamic educational institutions that are responsive and relevant to modern challenges. In conclusion, the transformation of Islamic education values in pesantren learning is a dynamic process that combines tradition and innovation to achieve holistic and sustainable education.
Implementasi Literasi Digital Dalam Peningkatan Pemahaman Karakter Keagamaan Siswa Mulyadi, Veri Ikra
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v4i1.126

Abstract

This study aims to examine the implementation of digital literacy in an effort to improve students' understanding of religious character through the library study method. The background of this study is based on the challenges of the digital era which have a significant impact on character values, including religious character in students. Digital literacy, as the ability to understand and utilize information through digital media wisely, is a potential means in character education. This study uses a descriptive qualitative approach with a library study method, namely collecting, analyzing, and synthesizing various library sources in the form of scientific journals, books, and relevant articles in the last five years. The results of the study show that digital literacy can be a bridge in conveying religious values ??contextually and attractively to students, especially through digital platforms such as educational videos, learning applications, and social media that are directed at religious content. In addition, digital literacy also helps students distinguish valid religious information and avoid negative content. Improving understanding of religious character through digital literacy requires the active role of teachers and educational institutions in guiding students to use technology ethically and responsibly. In conclusion, digital literacy is a relevant and effective strategy in instilling and strengthening students' religious character amidst technological developments. Recommendations from this study emphasize the importance of integrating digital literacy into the religious education curriculum as well as training for teachers in the use of digital media based on spiritual values.
Internalisasi Pembelajaran Toleransi Beragama Dalam Meningkatkan Prestasi Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyah Veri Ikra Mulyadi
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 2 No. 2 (2022): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v2i2.127

Abstract

This study aims to analyze the process of internalizing religious tolerance learning in improving student achievement in an elementary school. The background of this study is based on the importance of tolerance values ??as part of character education that can create a harmonious and conducive learning environment. Religious tolerance in Islamic elementary schools is crucial in forming an attitude of mutual respect for differences, as well as a foundation in building optimal learning achievement. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. The subjects of the study included the head of the madrasah, Islamic Religious Education teachers, and students in grades V and VI at an elementary school in East Java. The results of the study showed that internalization of religious tolerance learning was carried out through the integration of tolerance values ??in subjects, teacher role models, joint religious activities, and an inclusive school culture. The implementation of these tolerance values ??contributed positively to improving student achievement, both in terms of cognitive, affective, and social aspects. Students showed an increase in enthusiasm for learning, ability to work together, and control conflict between friends. Thus, it can be concluded that learning religious tolerance that is internalized systematically and sustainably plays an important role in creating an educational environment that supports the achievement of academic achievement and character formation of students.
The Application of the Arabic-Language Environment (Bi'ah Arabiyah) to the Development of Arabic Communication Skills at OCEAN Kediri Abidah, Zakiyatul; Chebaiki , Hana
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v4i2.128

Abstract

This study aims to examine the implementation of the Arabic language environment (bi’ah ‘arabiyah) in developing Arabic communication skills at OCEAN Kediri. The research employed a descriptive qualitative approach, utilizing participatory observation, in-depth interviews with instructors and students, and documentation of learning activities as data collection methods. The findings indicate that the institution applies integrated strategies, including environmental visualization, the use of incentives and sanctions, learning group arrangements, daily habituation, extracurricular activities, and teacher modeling as a language role model. These strategies proved effective in enhancing the four core language skills: speaking, listening, reading, and writing, as well as improving communicative spontaneity, self-confidence, and student motivation. The consistent integration of the Arabic language environment facilitates the internalization of Arabic into daily activities. The study emphasizes the importance of bi’ah ‘arabiyah as a communicative, contextual, and sustainable learning model. The findings provide practical implications for Arabic language education institutions to create authentic learning environments that support the development of communicative competence and foster a consistent culture of Arabic language use
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Evaluasi Kurikulum dan Metode Pengajaran Abdul Hadi; Kusik Kusuma Bangsa; Nazer Ali Abdulghani
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v5i1.133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kurikulum dan metode pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar, dengan fokus pada relevansi materi, metode pengajaran, dan motivasi siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif melalui Systematic Literature Review (SLR), yang menganalisis literatur terkini mengenai kurikulum PAI, metode pengajaran, dan tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran agama di sekolah dasar. Data dikumpulkan dari artikel, jurnal, dan laporan penelitian yang relevan dalam rentang waktu 2020-2025. Temuan utama dari penelitian ini menunjukkan tiga isu utama: (1) kurikulum PAI yang kurang terintegrasi dengan kehidupan nyata siswa, (2) dominasi metode pengajaran konvensional seperti ceramah dan hafalan, serta (3) rendahnya motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Temuan ini berkontribusi terhadap pemahaman bahwa kurikulum dan metode pengajaran PAI perlu diperbarui agar lebih relevan dengan kebutuhan zaman dan sosial siswa, serta memanfaatkan metode yang lebih interaktif dan kontekstual. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya revisi kurikulum PAI dan peningkatan kompetensi guru dalam menggunakan metode pengajaran yang inovatif dan relevan. Implikasi praktis dan kebijakan yang dihasilkan adalah perlunya pengembangan kurikulum yang lebih aplikatif, serta pelatihan bagi guru untuk mengimplementasikan pendekatan yang lebih dinamis. Penelitian lebih lanjut di lapangan disarankan untuk mengonfirmasi temuan ini dan mengeksplorasi pengaruh teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI.
Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Pendidikan Karakter Siswa Perspektif Pendidikan Agama Islam Ahd. Mujahid; Mohamad Madum
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v5i1.139

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan karakter melalui pendekatan studi pustaka dengan perspektif Pendidikan Agama Islam (PAI). Latar belakang penelitian ini adalah tingginya urgensi pendidikan karakter di tengah tantangan globalisasi, degradasi moral, dan perkembangan teknologi yang memengaruhi perilaku generasi muda. Sejumlah penelitian sebelumnya telah membahas integrasi nilai Islam ke dalam kurikulum sekolah, pembelajaran di madrasah, sekolah modern, maupun boarding school. Namun, kebanyakan penelitian fokus pada implementasi di lingkungan tertentu, belum banyak yang menyoroti kerangka konseptual integrasi nilai-nilai Islam secara komprehensif melalui sintesis literatur mutakhir. Artikel ini bertujuan memetakan prinsip-prinsip nilai Islam yang relevan untuk pendidikan karakter, mengidentifikasi model integrasi dalam pembelajaran PAI, serta menguraikan tantangan dan peluang penerapannya di era digital. Analisis literatur dilakukan dengan meninjau sumber-sumber akademik nasional dan internasional, serta memanfaatkan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai Islam dapat dilakukan melalui internalisasi nilai akidah, ibadah, dan akhlak, yang diimplementasikan dalam kurikulum, metode pembelajaran, dan pembiasaan di sekolah. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis sebagai acuan bagi pendidik, pembuat kebijakan, dan peneliti dalam merancang strategi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21