cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SAINSMAT
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 288 Documents
Identifikasi Kemampuan Ruang Terbuka Hijau Kampus dalam Menyerap Emisi Karbon Dioksida (CO2) Muhammad Rais Abidin; Ramli Umar; Ahyani Mirah Liani; Rahmi Nur; Andi Arham Atjo; Muhammad Fikruddin Buraerah; Ahmad Ashar; Amal Amal; Jeddah Yanti
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 12, No 2 (2023): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat122509602023

Abstract

Fungsi kawasan perkotaan salah satunya adalah sebagai pusat pendidikan. Kota Makassar merupakan salah satu kota dengan jumlah kampus terbanyak di Indonesia. Aktifitas pendidikan secara langsung turut berkontribusi terhadap peningkatan emisi yang berasal dari mobilitas mahasiswa, dosen dan pegawai. Emisi yang dihasilkan menjadi salah satu penyebab pemanasan global sehingga untuk mengurangi laju emisi yang dihasilkan maka diperlukan ruang terbuka hijau. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kemampuan tanaman dalam menyerap emisi Karbon Dioksida di areal kampus. Analisis data yang digunakan adalah melakukan perbandingan jumlah beban emisi Karbon Dioksida yang dihasilkan dengan kemampuan daya serap ruang terbuka hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan Ruang Terbuka Hijau (RTH) eksisting Universitas Negeri Makassar kampus Parangtambung dalam menyerap emisi CO2 yang dihasilkan dari semua jenis kendaraan baik kendaraan roda dua (motor) maupun kendaraan roda empat (mobil) di semua zona akses masuk dapat di serap secara keseluruhan oleh vegetasi dimana total emisi CO2 yang dihasilkan adalah 47.822.4 g/jam sedangkan jumlah emisi CO2 yang dapat diserap oleh tanaman adalah 652.855.1 g/jam yang berarti masih terdapat 605.032.7 g/jam emisi CO2 yang mampu diserap sehingga kajian selanjutnya adalah prediksi jumlah emisi yang dihasilkan di tahun mendatang agar rekomendasi pengelolaan dapat dilakukan agar daya serap tanaman tetap mencukupi. 
Analisis Perkuliahan Daring Konsep Dasar IPA: Study Kasus Nasrah Nasrah; Rr. Yuliana Purwati; A. Muafiah Nur
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 12, No 2 (2023): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat122440882023

Abstract

Penelitian ini diharapkan dapat mengetahui kendala perkuliahan Konsep Dasar IPA berdasarkan pendapat pengajar (dosen) sehingga dapat memperoleh solusi dari adanya permasalahan hasil belajar mahasiswa yang relatif rendah. Metode deskriptif kualitatif dengan objek penelitian 4 orang sampel dari 10 populasi dosen di dosen rumpun IPA prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Universitas Muhammadiyah Makassar. Hasil dan pembahasan ditinjau dari empat aspek yaitu (1) Penggunaan model/strategi/metode perkuliahan; (2) Penggunaan media pembelajaran; (3) Permasalahan dosen yang dialami pada saat penyampaian materi; (3) Permasalahan mahasiswa dalam mengikuti perkulihan; (4) Solusi-solusi yang diberikan dosen dalam mengatasi permasalahan perkuliahan.. Berdasarkan metode pengolahan triangulasi dan analisis data dari Miles dan Huberman, disimpulkan bahwa dalam meskipun para dosen tidak terkendala dalam penyampaian materi perkuliahan namun keberhasilan pembelajaran sangat memerlukan upaya penguatan oleh mahasiswa. Pembelajaran aktif yang mengedepankan metode presentasi, diskusi dan tanya jawab sangat direkomendasikan untuk memastikan keterlibatan penuh mahasiswa sesi belajar secara daring.
The Effect Of Acid Treatment On The Characteristics Of Modernite Zeolite Sumiati Side; Suriati Eka Putri; Diana Eka Pratiwi; Aulia Rahma; Abd. Rahman
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 12, No 2 (2023): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat122511932023

Abstract

This work investigated the use of acid treatment on the characteristics of zeolite mineral. The effects of treating zeolite with various acid solutions hydrochloric acid (HCl) and sulfuric acid (H2SO4) were measured using x-ray fluorescence (XRF), x-ray diffraction (XRD), and scanning electron microscope (SEM). The results showed an increase in the percentage of SiO2 and Al2O3 after zeolite activation, and also a decrease in the amount of impurities. The crystalline phase of the zeolite was carried out using XRD analysis, indicating the type of zeolite used is modernite. The SiO2 phase in the sample is quartz, and the Al2O3 phase is corundum. The average crystal size decreased after activation, from 14.23 nm to 6.85 nm for HCl and 5.42 nm for H2SO4. Futhermore, the surface morphology of all zeolite samples has a form of irregular spherical surface, and the surface size of the particles after activation shows a smaller particle shape. The results of this study are expected to become recommendations for further research related to natural zeolite pretreatment as a catalyst support.
Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Indigenous Potensial Pendegradasi Isoprofilamina Glifosat dari Lahan Budidaya Bawang Merah di Kabupaten Enrekang Hilda Karim; Sahribulan Sahribulan; Muhammad Junda; Norna Norna
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 12, No 2 (2023): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat122521492023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bakteri yang terdapat pada tanah yang terpapar pestisida berbahan aktif Isopropilamina Glifosat dengan melakukan karakterisasi bakteri secara morfologi, dan fisiologi. Sampel tanah diambil dari perkebunan bawang merah di Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang. Metode pada penelitian ini yaitu dengan mengisolasi sampel tanah pada kedalaman 10 cm dan 20 cm, isolat bakteri yang ditemukan kemudian dikelompokkan berdasarkan karakter morfologi dan fisiologi isolat yang ditemukan. Pada tahap isolasi diberi perlakuan pestisida dengan konsentrasi 10 ppm, 20 ppm dan 30 ppm. Hasil penelitian pada tanah kedalaman 10 cm ditemukan bakteri dari genus Pantoea dan Clostridium. Pada konsentrasi 10 ppm diperoleh 2 isolat, konsentrasi 20 ppm diperoleh 2 isolat dan konsentrasi 30 ppm ditemukan 1 isolat. Sedangkan pada kedalaman 20 cm ditemukan bakteri dari genus Pantoea, Clostridium, Pseudomonas, dan Erwinia. Pada konsetrasi 10 ppm ditemukan 4 isolat, konsentrasi 20 ppm 2 isolat dan konsentrasi 30 ppm ditemukan 1 isolat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genus Pantoea, Clostridium, Pseudomonas, dan Erwinia, mampu bertahan hidup pada tanah yang terpapar pestisida.
Pengembangan Pembelajaran Berdiferensiasi Berbantuan Virtual Reality pada Pembelajaran Biologi Bahri, Arsad; Jamaluddin, Asham Bin; M, Wahyu Hidayat; Ali, Sutrisno Nurhadi; Hasja, Aulia Diar; Ainun, Nur Aisyah
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat131540402024

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research & Development) yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektifan Perangkat Pembelajaran Berbasis Diferensiasi berbantuan media Virtual Reality. Proses pengembangan Pembelajaran berbasis diferensiasi mengacu pada model pengembangan model 4-D oleh Thiagarajan. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 21 Makassar dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas XI IPA 2 sebanyak 32 orang dan guru mata pelajaran Biologi sebanyak 2 orang. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar validasi perangkat pembelajaran, angket respon guru dan angket respon peserta didik, lembar observasi keterlaksanaan serta instrumen tes berupa soal-soal pilihan ganda. Data tingkat kevalidan dan kepraktisan dikumpulkan dengan menggunakan angket serta data tingkat keefektifan dengan tes hasil belajar. Teknik pengumpulan data terdiri atas teknik non tes dan tes. Hasil penelitian menunjukkan perangkat pembelajaran yang meliputi modul ajar, Lembar Kerja Peserta Didik, Media, dan Tes Hasil Belajar yang bersifat valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan keterampilan hasil belajar peserta didik. Perangkat pembelajaran berada pada kategori terlaksana seluruhnya, respon guru dan peserta didik masing- masing berkategori sangat praktis dan praktis. Perangkat pembelajaran berkategori efektif dengan ketuntasan tes hasil belajar masing-masing sebesar 82,4%.
Modeling Factors Influencing Covid-19 Cases in South Sulawesi Using Bayesian Conditional Autoregressive Localised Yassar, La Ode Salman; Shanty, Meyrna Vidya; Mahadtir, Muhamad; Aswi, Aswi; Annas, Suwardi
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat131606362024

Abstract

South Sulawesi Province is listed as the province with the highest number of Covid-19 cases in the Sulawes island. Research on Covid-19 modeling has been carried out by many researchers, but until now, there has been no research using the Bayesian spatial Conditional Autoregressive Localized model which involves a combination of factors such as distance to the provincial capital, population density, and the number of elderly people in each district in South Sulawesi Province. The aim of this research is to get the best Bayesian Conditional Autoregressive Localized model. The best model is based on four criteria, namely: Deviance Information Criteria, Watanabe Akaike Information Criteria, residuals from Modified Moran's I, and the number of areas included in a group. It was found that model with G=3 by including population density covariates was the best model. A significant factor influencing the increase in Covid-19 cases is the population density factor which has a positive effect. This shows that the more densely populated an area is, the greater the chance of being infected with Covid-19. Makassar has the highest relative risk value for Covid-19 followed by Toraja district and Pare-Pare City. Meanwhile, Bone district has the lowest relative risk value for Covid-19, followed by Wajo district and Enrekang district.
Solusi Penanganan Permasalahan kecanduan Narkoba menggunakan Model SEIR Waktu Tunda Ihsan, Hisyam; Side, Syafruddin; Herman, Herman
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat131611682024

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat solusi kecanduan narkoba dengan menggunakan model matematik SEIR waktu tunda, menganalisis model, dan memberikan solusi permasalahan penyalahgunaan atau kecanduan narkoba di Kabupaten Bone. Data yang digunakan yaitu data sekunder yang diperoleh dari Polres Bone dan BNN Kabupaten Bone. Penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi masalah; mencari studi literatur; menentukan asumsi, variabel dan parameter yang digunakan; membangun model matematika; menganalisis model; mengumpulkan data; memberikan solusi permasalahn penyalahgunaan atau kecanduan narkoba. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa model matematika SEIR waktu tunda penyalahgunaan atau kecanduan anrkoba dalam bentuk sistem persamaan diferensial, titik kesetimbangan bebas kecanduan narkoba dan titik kesetimbangan terjadinya kecanduan narkoba yang bersifat stabil, terlihat bahwa bilangan reproduksi dasar untuk simulasi diperoleh (R_0) =5,005544522>1. Hal ini menunjukkan bahwa kasus kecanduan narkoba di Kabupaten Bone akan menyebar dengan cepat dan akan terus bertambah. Berdasarkan simulasi yang dilakukan menggunakan software matematika diperoleh bahwa semakin lama waktu penundaan maka semakin cepat populasi yang mengalami kecanduan narkoba akan berkurang, begitu pula sebaliknyaKata Kunci: Model SEIR, Titik Ekuilibrium, Bilangan Reproduksi Dasar 
Potensi Pengolahan Air Limbah Industri Tahu sebagai Langkah Mendukung Industri Berkelanjutan. Sjafruddin, Rahmiah; Ardi, Muhammad; Arsyad, Muhammad
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat131589762024

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian dengan mengkaji potensi air limbah industri tahu (whey) menjadi suatu produk yang bernilai ekonomi bagi masyarakat. Penelitian dilakukan dengan metode survey untuk mengidentifikasi produksi air limbah whey pada industri tahu dan dilanjutkan dengan eksperimen karakterisasi dan pengolahan air limbah whey dengan skala laboratorium. Air limbah whey diolah dengan menggunakan biodigester anaerob sarang lebah (Honeycomb Biodigester) dengan kapasitas 120 liter. Tahapan penelitian dengan melakukan pembuatan starter dari campuran kotoran sapi, air, dan air limbah whey (3:1:1) yang difermentasi selama 21 hari. Setelah starter memperlihatkan pertumbuhan mikroorganisme (MO) berada pada fase log, maka dilanjutkan dengan pengumpanan air limbah whey sebanyak satu liter setiap hari. Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa air limbah whey mengandung protein 0,9482%, karbohidrat 0,4473% dan lemak 0,2186% yang merupakan substrat bagi MO. Pengolahan air limbah whey secara anaerob dengan menggunakan Honeycomb Biodigester menghasilkan biogas dengan nyala api merah biru (gas metana > 45%). Kemudian  slury Honeycomb Biodigester mengandung senyawa urea yang merupakan kandungan pupuk. Oleh karena itu, potensi pengolahan air limbah whey dapat menghasilkan energi terbarukan (biogas), pupuk organic cair dan padat dengan kandungan vitamin E dan  tiophospatoethyl aminohexylurea  (unsur N dan P) serta menjadi solusi dalam penaganan pencemaran lingkungan, sehingga tercipta industri yang berkelanjutan.  Kata kunci : Biogas, pupuk organic, sarang lebah, whey. ABSTRACTThe research aims to examine the potential of tofu industry wastewater (whey) to become a product of economic value for society. The research was carried out using a survey method to identify whey wastewater production in the tofu industry and continued with experiments on the characterization and processing of whey wastewater on a laboratory scale. Whey wastewater is processed using a honeycomb anaerobic biodigester with a capacity of 120 liters. The research stage involves making a starter from a mixture of cow dung, water, and whey wastewater (3:1:1) which is fermented for 21 days. After the starter shows that the growth of microorganisms (MO) is in the log, it is continued with one liter of whey wastewater every day. The results obtained show that whey wastewater contains protein 0,9482%,, carbohydrate0,4473%  and fat0,2186%  which is a substrate for MO. Anaerobic processing of whey wastewater using a honeycomb anaerobic biodigester produces biogas with a blue flame (methane gas > 45%). Then the Honeycomb biodigester slurry contains urea compounds which are fertilizer ingredients. Therefore, the potential for processing whey wastewater can produce renewable energy (biogas), liquid and solid organic fertilizer containing vitamin E and  thiophospatoethyl aminohexylurea (N and P elements) as well as being a solution for handling environmental pollution, thereby creating a sustainable.  Keywords: Biogas, organic fertilizer, Honeycomb, whey.
Aktualisasi Land untuk Tanaman Jahe Gajah (zingiber officinale rosc) di Kecamatan Libureng Kabupaten Bone Zhiddiq, Sulaiman; Nismawati, Nismawati; Yusuf, Muhammad; Mannan, Abd.; Juanda, Faisal
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat131609252024

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui luasan tingkat kesesuaian lahan aktual tanaman jahe gajah (zingebel officinale rosc). Ditemutunjukkan melalui evaluasi kesesuaian lahan dengan pendekatan satuanlahan (tumpangsusun peta penggunaan lahan, peta tanah, peta lereng, dan peta bentuklahan) menggunakan metode stratified random sample. Pengambilan contoh tanah dititik sampel, analisis data menggunakan metode matching. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik lahan bervariasi, beriklim basah; suhu udara berada pada 26,6°C; ketersediaan air sedang; media perakaran untuk drainase tanah mulai dari baik-agak terhambat; tekstur tanah dari lempung berdebu sampai liat; kedalaman efektif sedang sampai dalam; retensi hara untuk KTK tanah sedang sampai tinggi; pH tanah dari sangat asam sampai asam; kejenuhan basa dari 26 sampai 30; C-Organik sangat rendah-sedang; hara tersedia P2O5 (P tersedia) sedang sampai tinggi; K2O rendah sampai sedang; N-total 0,07 sampai 0,12% (rendah); potensi mekanismee untuk lereng dari datar, landai, agak landai, curam dan sangat curam; singkapan batuan tidak ada sampai sedang; batuan permukaan mulai dari tidak ada hingga banyak; dan bahaya erosi dari tidak ada sampai ada.   Kesesuaian lahan tanaman Jahe Gajah berada pada kelas kesesuaian lahan ada 4 sangat sesuai (S1), cukup sesuai (S2), sesuai marginal (S3). Agihan kesesuaian lahan untuk tanaman Jahe  Gajah di Kecamatan Libureng diperoleh bahwa kesesuaian lahan S1 luasan lahan 4061,92 Ha. Kelas S2 (cukup sesuai) luasan lahan 23174,14 Ha. S3 (sesuai marginal) luasan lahan 5315,54Ha
Seagrass As A Leading Commodity To Drive The Sustainable Fisheries Sector In Sulampua Jusniar, Jusniar; Nugroho, Wisnu Adi Agung
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 2 (2024): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat132651162024

Abstract

The aquaculture sector is a potential sector because it has long-term outputs with minimal risk. One of the best commodities in the aquaculture sector is seaweed. Indonesia, the world’s largest exporter of seaweed makes this commodity has an incridible value as gold. Furthermore, its high economic value and international trade potential solidify seaweed's nickname as 'green gold'.. Sulampua as the heart of seaweed producers should be able to maximize the potential of this commodity. The economic conditions of the fishing sector have been fluctuating over the last decade. A study of the blue economy is needed to maximize the potential of fishing potential commodities to accelerate economic growth sustainably. This research aims to look at a general view of the potential commodities of seaweed as green gold in the ocean of Sulampua. The variables used to measure seaweed's potential for economic growth in Sulampua are the value of seaweed production, the weight of seaweed production, the number of households in seaweed farming, and the amount of seaweed fishermen. The method used to analyze the impact of seaweed commodity variables on the economic growth of the fishing sector is panel data regression analysis with the Random Effect Model (REM). The selected model shows R-Squared value of 0,4470, which means that 44.70% of the model can explain the influence of the independent variable on the dependent variable. The results show that the variables value of seaweed production and the weight of seaweed production has a significant impact on the economic growth of the fishing sector.