cover
Contact Name
Ixsir Eliya
Contact Email
ixsir@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
+6282377219160
Journal Mail Official
disastra@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Jl. Raden Fatah Kel. Pagar Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu, Indonesia
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 26553031     EISSN : 26557851     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/disastra.v6i1
Core Subject : Education,
Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia concerns about theoretical studies or research on Indonesian literature, linguistics, Indonesian Language Learning and Teaching, literacy, and BIPA (Bahasa Indonesian bagi Penutur Asing) or Teaching Indonesian to Speakers of Other Languages. This journal receives publications from teachers, observers, and researchers of Indonesian language teaching and literature.
Articles 161 Documents
Konflik Keluarga Betawi dalam Cerpen Belum Selesai Karya S.M. Ardan dan Dzikir Karya Chairil Gibran Ramadhan: Suatu Perbandingan Ramadhan, Rizki
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 3, No 2 (2021): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v3i2.3149

Abstract

Sastra merupakan sebuah refleksi dari kehidupan. Refleksi tersebut dapat diketahui dari apa yang disajikan di dalam karya sastra, khususnya prosa. Hal ini ditemukan melalui penelitian karya sastra yang mengupas kondisi sosial-budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk konflik serta faktor penyebab munculnya konflik dalam cerpen Belum Selesai karya S.M. Ardan dan Dzikir karya Chairil Gibran Ramadhan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sastra bandingan dengan cara membandingkan cerpen yang satu dengan cerpen lainnya. Objek material dalam penelitian ini adalah cerpen Belum Selesai karya S.M. Ardan dan Dzikir karya Chairil Gibran Ramadhan. Objek formal dalam penelitian ini menggunakan teori konflik, bentuk konflik, dan faktor penyebab konflik. Teknik pemerolehan data yang digunakan adalah teknik pustaka. Hasil penelitian ini meliputi bentuk konflik dan faktor penyebab terjadinya konflik. Bentuk konflik yang terjadi dalam perbandingan karya ini terletak pada konflik suami dan istri. Faktor penyebab konflik meliputi permasalahan keagamaan dan pekerjaan.
Konflik Batin Tokoh Utama pada Novel Pukul Setengah Lima Karya Rintik Sedu Ismawar, Ismawar; Nuryanto, Tato; Widianti, Nurhannah
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 1 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i1.3532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik batin tokoh utama pada novel Pukul Setengah Lima karya Rintik Sedu. Penelitian menggunakan metode deskripstif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Teori Sigmund Freud mencakup id, ego, dan superego digunakan untuk menganalisis kepribadian tokoh utama dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan prosedur pencatatan kepustakaan, membaca, dan mencatat, sedangkan intrumennya menggunakan kartu data. Teknik analisis  data dimulai dari  reduksi data, penyajian   data,   verifikasi   data , kemudian menarik simpulan.  Hasil penelitian menunjukkan terdapat 15 data bentuk konflik batin tokoh utama dengan rincian id sejumlah 6 data, ego sejumlah 4 data, dan superego 5 data. Pengaruh id diketahui berdampak dominan terhadap pemenuhan naluri yang akhirnya mendorong tokoh utama berupaya membahagiakan diri sendiri dan menghindari rasa sakit. Lalu, superego juga mendukung id. Di sisi lain, terdapat nilai norma sosial yang membentuk kesadaran prinsip idealistik pada tokoh utama. Dengan demikian, dapat dipahami bahwa kepribadian tokoh utama dipengaruhi juga oleh konteks keadaan yang dialaminya.
PERAN BUDAYA DALAM PEMEROLEHAN BAHASA ASING Afriani, Zelvia Liska
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 1, No 2 (2019): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v1i2.1900

Abstract

This study aims at examining the role of culture in learning English as a foreign language. Previous researchers explained that there is an intimate relationship between language and culture. It is obviously mentioned that when someone is willing to learn a language, he also needs to learn its culture so as to master it fully. Therefore, the researcher would like to investigate whether the teachers at school has understood and implemented cultural literacy in the language classroom or not. In this study, the researcher used a descriptive qualitative study and gathered the information needed from some English teachers in North Bengkulu. The result shows that the English teachers has been aware of the importance of cultural literacy in English language classroom since it can enhance students’ communicative competence. There are some offered ideas that can be employed in introducing cultural literacy, such as using authentic materials, proverbs, role-play, students as cultural resources, ethnography study, and literature.   
Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Kelas XI IPA 3 SMA Negeri 4 Pamekasan Kusyairi, Kusyairi; Khoiri, M.; Sahrullah, Sahrullah
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 2 (2023): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i2.3251

Abstract

Keberhasilan pembelajaran Bahasa Indonesia salah satunya ditentukan oleh model pembelajaran yang digunakan guru. Dalam hal ini model yang dipilih adalah model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar, respon, dan peningkatan prestasi belajar siswa kelas XI IPA 3 SMAN 4  Pamekasan pada pelajaran bahasa Indonesia pokok bahasan membaca pemahaman dengan menggunakan model pembelajaran CIRC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penggunaan model pembelajaran CIRC mencakup pembentukan kelompok secara heterogen, pemberian biografi tokoh, dilanjutkan dengan siswa bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok serta menanggapinya, mempresentasikan hasil kerja kelompok, terakhir guru membuat kesimpulan dari keseluruhan kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan model CIRC dapat meningkatkan aktivitas belajar dari 37 siswa (siklus I) menjadi 43 siswa (siklus II), (2) respon siswa terhadap model pembelajaran CIRC mengalami peningkatan yaitu 12 siswa menjadi 26 siswa menjawab ya, dan (3) hasil tes belajar siswa juga meningkat dari 61,5 % (siklus I) menjadi 75,3 (siklus II).
Makna Alam dalam Sajak Kue Lumpur, Garwa, dan Hujan Pagi Karya Abdul Wachid B.S.: Apresiasi Secara Semiotika Widyaningrum, Atik; Himawan, Riswanda
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 4, No 2 (2022): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v4i2.3185

Abstract

Dalam menulis sajak, pengarang tidak hanya sebatas fokus terhadap gaya atau cara seorang penulis menuangkan isi dan ciri khas sajaknya. Namun, ada pula pembahasan lain yang lebih menarik dan difokuskan pada aspek yang berkaitan erat dengan makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna alam yang terkandung di dalam sajak Kue Lumpur, Garwa, dan Hujan Pagi Karya Abdul Wachid B.S. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Tahapan yang dilakukan dalam penelitain ini yaitu membaca sajak, mencatat hasil temuan, mengklasifikasidata dan mengidentifikasi data dengan memerhatikan teori serta penelitian yang relevan. Teori yang digunakan dalam artikel ini yaitu teori struktural semiotika Michael Riffaterre. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa makna alam yang terkandung dalam sajak Kue Lumpur, Garwa, dan Hujan Pagi adalah sebagai berikut; (1) sajak Kue Lumpur memiliki hubungan intertekstualitas dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis yang terdapat pada HR Muslim dan surat Ali Imran ayat 185; (2) sajak Garwa memiliki hubungan intertekstualitas dengan firman Allah yang terdapat dalam surat An-Nahl ayat 72 dan Ar-Rum ayat 21; (3) sajak Hujan Pagi memiliki hubungan intertekstualitas dengan firman Allah yang terdapat dalam surat Al Baqarah ayat 22.  
Leksikon Etnomedisin dalam Pengobatan Tradisional Masyarakat Aceh: Kajian Ekolinguistik Ulfida, Fajira; Ramli, Ramli; Arianto, Budi
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 2 (2025): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i2.7700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna dan fungsi leksikon tumbuhan yang berkhasiat sebagai obat tradisional masyarakat Aceh Barat Daya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Aceh Barat Daya, yaitu Kecamatan Blang Pidie (wilayah timur), Kecamatan Susoh (wilayah barat), dan Kecamatan Lembah Sabil (wilayah selatan). Sumber data utama diperoleh melalui wawancara langsung dengan tabib, tokoh masyarakat dan pasien yang masih mempraktikkan pengobatan tradisional. Data penelitian ini berupa leksikon tumbuhan obat tradisional yang diperoleh langsung dari informan. Teknik pengumpulan datanya meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa lembar observasi dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan model analisis interaktif, yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan keberagaman bentuk leksikon tumbuhan, seperti kata dasar seperti ‘arhreu’ (serai); kata ulang, seperti ‘ati-ati’ (miana); kata majemuk, seperti ‘tungkat ali’ (tongkat ali) dan leksikon yang berwujud frasa, yaitu frasa endosentris atributif, seperti ‘rayö puteh’ (kembang sepatu), dan frasa eksosentris nondirektif, ‘si jaloh’ (jaloh) dan ‘si keb-keb’ (kaposanda). Makna leksikon ini dianalisis dari sudut pandang semantik terkait makna leksikal, sementara fungsinya menunjukkan bagaimana masyarakat menggunakan dan menerapkan leksikon tumbuhan dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan pengetahuan turun-temurun. Temuan ini menunjukkan bahwa leksikon etnomedisin memiliki relevansi lintas bidang, mulai dari linguistik dan antropologi hingga kesehatan, khususnya dalam pengembangan obat berbasis tanaman lokal. Penelitian ini turut berkontribusi pada pelestarian pengetahuan tradisional dan mendorong integrasi kearifan lokal dalam studi ilmiah modern.
Tindak Tutur Perlokusi dalam Novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye Oktaviyani, Rani; Utomo, Asep Purwo Yudi
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 3, No 1 (2021): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v3i1.3138

Abstract

Novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin memiliki berbagai macam tindak tutur yang dapat terlihat dari dialog antartokohnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tindak tutur perlokusi pada novel DJTPMA karya Tere Liye. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. Data dalam penelitian ini berupa penggalan tuturan yang diduga termasuk jenis tindak tutur perlokusi.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pisah atau teknik pilah. Dari 556 kalimat tutur yang ditemukan, terdapat 25 tuturan yang termasuk ke dalam jenis tindak tutur perlokusi. Tindak tutur perlokusi pada novel ini memiliki tiga macam pengaruh, yakni tindak tutur perlokusi yang mempengaruhi suasana hati lawan tutur terdapat 17 data, tindak tutur perlokusi yang membuat lawan tutur melakukan sesuatu terdapat 6 data, sedangkan tindak tutur perlokusi yang membuat lawan tutur menghindari sesuatu yang dilarang hanya terdapat 2 data.
Pemerolehan Bahasa Anak Usia 32 Bulan Berdasarkan Teori Mean Length of Utterance dalam Aspek Fonologi Rohimah, Rizka Nur; Setiawan, Hendra
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 6, No 2 (2024): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v6i2.4119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pemerolehan bahasa pada anak usia 32 bulan berdasarkan teori Mean Length of Utterance dalam aspek fonologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjeknya adalah anak perempuan usia 32 bulan bernama Jennaira Binar Ageng. Objeknya yaitu pemerolehan bahasa dari setiap tuturan yang diucapkan subjek. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak libat cakap, teknik catat, dan teknik rekam. Teknik analisis data yang digunakan yaitu rumus rata-rata panjang ujaran berdasarkan teori Brown dan aspek fonologi. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa rata-rata panjang ujaran Binar adalah 1,55 yaitu berada di tahap II. Artinya, pemerolehan bahasa Binar tiga kali lebih rendah daripada anak seusianya. Berdasarkan hasil analisis pemerolehan bahasa Binar dalam aspek fonologi, disimpulkan bahwa Binar mampu mengucapkan fonem vokal seluruhnya di posisi mana pun dengan jelas. Terdapat beberapa fonem konsonan yang masih sukar atau tidak diucapkan oleh Binar. Terdapat juga perubahan fonem, perubahan fonem secara keseluruhan, penambahan fonem, penghilangan fonem, dan penghilangan suku kata.
KORELASI ANTARA KEMAMPUAN MEMBACA KRITIS DENGAN KEMAMPUAN MENULIS ARGUMENTASI SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 9 KOTA BENGKULU Andra, Vebbi
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 1, No 1 (2019): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v1i1.1904

Abstract

This research is a quantitative research that uses a correlational method. The population and sample in this study were all students of class VII A SMP Negeri 9 Kota Bengkulu in the 2016/2017 school year, which amounted to 30 students. The results showed that the existence of critical reading skills in the ability to write arguments is classified as very strong (0,852), meaning that critical reading skills are very supportive of the ability to write arguments. Where the variable critical reading ability contributes to the variable ability to write arguments at 72,59%, and also shows that tcount is greater than t table or 8,623 > 1,701, meaning that there is a significant relationship between critical reading ability to the ability to write arguments.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode korelasional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII A SMP Negeri 9 Kota Bengkulu pada tahun pelajaran 2016/2017, yang berjumlah 30 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan kemampuan membaca kritis terhadap kemampuan menulis argumentasi tergolong adalah sangat kuat (0,852), artinya kemampuan membaca kritis sangat mendukung terhadap keberadaan kemampuan menulis argumentasi. Di mana variabel kemampuan membaca kritis memberikan kontribusi terhadap variabel kemampuan menulis argumentasi sebesar 72,59%, dan juga terlihat bahwa t hitung lebih besar dari t tabel atau 8,623 > 1,701, artinya ada hubungan yang signifikan antara kemampuan membaca kritis terhadap kemampuan menulis argumentasi..
Representasi Campur Kode pada Mahasiswa STKIP Singkawang Kalimantan Barat: Kajian Sosiolinguistik Susanto, Heru; Widianti, Nurhannah; Fitri, Fitri; Mulyani, Sri
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 1 (2023): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i1.3229

Abstract

Peristiwa campur kode yang terjadi pada mahasiswa STKIP Singkawang terjadi karena latar belakang yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan wujud campur kode dalam peristiwa tutur informal mahasiswa STKIP Singkawang dan mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini, yakni penggalan tuturan pada peristiwa tutur informal mahasiswa STKIP Singkawang. Sumber data dalam penelitian ini adalah mahasiswa STKIP pada ranah informal. Adapun metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan translasional. Hasil penelitian mengenai peristiwa campur kode, yakni campur kode berwujud kata, frasa, klausa, perulangan kata, dan baster. Faktor penyebab terjadinya campur kode tersebut adalah identifikasi peranan dan identifikasi ragam.

Page 2 of 17 | Total Record : 161