cover
Contact Name
Ixsir Eliya
Contact Email
ixsir@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
+6282377219160
Journal Mail Official
disastra@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Jl. Raden Fatah Kel. Pagar Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu, Indonesia
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 26553031     EISSN : 26557851     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/disastra.v6i1
Core Subject : Education,
Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia concerns about theoretical studies or research on Indonesian literature, linguistics, Indonesian Language Learning and Teaching, literacy, and BIPA (Bahasa Indonesian bagi Penutur Asing) or Teaching Indonesian to Speakers of Other Languages. This journal receives publications from teachers, observers, and researchers of Indonesian language teaching and literature.
Articles 161 Documents
Nilai-Nilai Sosial dalam Ulelean Parena Toraya (Cerita Rakyat Toraja) Kisah Polopadang Karya Junus Bunga’ Lebang: Tinjauan Sosiologi Sastra Monica, Santy; Sauhenda, Angla F; Marnina, Marnina; Tarigan, Dina
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 1 (2023): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i1.3218

Abstract

Sebagian besar masyarakat Toraja terutama pada anak-anak muda tidak mengetahui akan cerita rakyat Toraja serta nilai sosial yang terkandung dalam cerita tersebut. Hal ini disebabkan karena dengan adanya perkembangan zaman sehingga anak-anak muda tidak lagi menghiraukan akan cerita-cerita rakyat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan nilai-nilai sosial dalam cerita Ulelean Parena Toraya (Cerita Rakyat Toraja).Penelitian ini menggunakan tinjauan sosiologi sastra. Metode penelitian yang digunakan untuk memperoleh data yaitu metode deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dikelola dengan teknik simak, baca dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri atas 1) tahap deskripsi, 2) Tahap klasifikasi, 3) Tahap interpretasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat beberapa nilai-nilai sosial dalam cerita rakyat Toraja kisah Polopadang, antara lain 1) bekerja keras, 2) kesabaran, 3) komitmen, 4) cinta dan kasih sayang, 5) tanggung jawab, 6) optimis, 7) tolong menolong, dan 8) kesetiaan.
Analisis Kohesi Gramatikal Konjungsi dalam Wacana Novel Ayah Karya Andrea Hirata Saputro, Ardianna Artati; Sevira, Endah Ridha
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v2i1.3125

Abstract

Sebuah novel biasanya menceritakan tentang kehidupan manusia dalam berinteraksi dengan lingkungan dan sesamanya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis konjungsi yang terdapat dalam novel Ayah karya Andrea Hirata dan fungsi bahasa pada konjungsi yang terdapat dalam novel Ayah karya Andrea Hirata. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa novel Ayah karya Andrea Hirata. Teknik pengumpulan data memakai teknik simak cacat yaitu membaca serta mengamati lalu mencatat hasil penelitian tentang kohesi gramatikal konjungsi dalam wacana novel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat konjungsi koordinatif, konjungsi subordinatif, konjungsi korelatif, konjungsi antar kalimat, dan konjungsi antar paragraf. Dari beberapa konjungsi tersebut masih ada yang dipetakan kembali menjadi beberapa konjungsi yang termasuk di dalamnya. Diharapkan penelitian ini bisa menjadi tolak ukur dalam penelitian lain yang berkaitan dengan kohesi gramatikal konjungsi dalam wacana. Sehingga dalam penelitian tentang Analisis Kohesi Gramatikal Konjungsi dalam Wacana Novel Ayah Karya Andrea Hirata dapat bermanfaat bagi semua masyarakat.
Makna Semiotik dalam Film Pasukan Garuda: I Leave My Heart in Lebanon Nursalim, Misbah Priagung; Permata, Syafiqa Ayu
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 6, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v6i1.3309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna denotatif, makna konotatif dan mitos melalui kajian semiologi Roland Barthes pada film Pasukan Garuda: I Leave My Heart in Lebanon. Penelitian ini penting dilakukan karena film tersebut menampilkan tanda melalu bahasa yang dapat dikaji secara semiologi melalui dialog antar tokoh. Penulis mengambil beberapa sampel untuk dijadikan bahan penelitian. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan yaitu semiologi. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik simak dan teknik catat. Penelitian ini menggunakan teori semiologi oleh Roland Barthes untuk mengkaji makna pada film. Hasilnya, dialog memiliki makna yang tersembunyi di dalamnya. Bentuk denotasi dalam film ini terdapat pada kata diundur, bukan, menunggu, pulang, nikah, berangkat, prajurit, jangan, tenang, nanti, bapak, bangga, peran, jangan, bertahan, sampai, sekarang, mati, perang, rumah, miskin, pemuda, anak-anak, hubungan, khawatir, dan sebentar. Bentuk konotasi dalam film terdapat pada kata prajurit sejati, menjaga perdamaian, berkorban, berhalangan, akhir perang, angkat senjata, pemuda, bumi, sayang, dan sukses. Bentuk mitos terdapat pada kata menjaga perdamaian, berkorban, berhalangan, akhir perang, angkat senjata, kontrol, laporan, garuda, dan meriah.
Bentuk-bentuk Penolakan Warganet dalam Merespons Tesis Imaduddin Al-Bantani tentang Polemik Nasab Ba’alawi sebagai Keturunan Nabi Muhammad dalam Platform YouTube Bustomi, Bustomi; Kosim, Abdul; Heryati, Yeti; Rahman, Ahmad Syaeful; Gunawan, Heri; Sophia, Ratna; Hoerudin, Cecep Wahyu
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 2 (2025): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i2.8207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi bentuk-bentuk bahasa penolakan warganet terhadap tesis Imaduddin Utsman al-Bantani yang membatalkan nasab Ba’alawi sebagai zuriah Nabi Muhammad Saw. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis wacana kritis model Norman Fairclough dengan menelaah tiga dimensi, yaitu teks, praktik wacana, dan praktik sosial. Data dikumpulkan dari 14 unggahan video YouTube Bisikan Rhoma dan komentar pengguna terkait perdebatan seputar nasab Ba’alawi dan dianalisis secara kualitatif untuk mengungkap struktur linguistik beserta muatan ideologisnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa bentuk penolakan warganet sangat bervariasi, meliputi penolakan langsung, sarkasme, tuduhan, olok-olok, peringatan bernuansa religius, pembenaran berbasis keyakinan, dan delegitimasi terhadap tokoh dan institusi. Bentuk-bentuk tersebut mencerminkan ekspresi ketidaksetujuan terhadap isi tesis dengan mengonstruksi identitas kolektif, memperkuat solidaritas kelompok, dan mereproduksi kuasa simbolik berbasis nasab dalam ruang digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya kesantunan berbahasa dan pendekatan reflektif dalam menyikapi perdebatan keagamaan yang sensitif di media sosial.
Darurat Lahan Hijau dalam Cerpen Palasik dan Petani itu Sahabat Saya Karya Hamsad Rangkuti Susetya, Hemas Haryas Harja
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 4, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v4i1.3165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan kondisi lingkungan yang terekam dan direpresentasikan dalam cerpen “Palasik” dan cerpen “Petani Itu Sahabat Saya” karya Hamsad Rangkuti. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatankualitatif.Sumber data dalam penelitian ini adalah cerpen “Palasik” dan cerpen “Petani Itu Sahabat Saya” karya Hamsad Rangkuti. Data dalam penelitian ini adalah kutipan cerpen (kalimat/percakapan/wacana) yang merepresentasikan kondisi lingkungan dan sikap masyarakat terhadap lingkungan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi pustaka. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles and Hubermanyang terdiri dari tiga tahap, yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen “Palasik” tidak hanya menggambarkan kondisi lingkungan yang ada, tetapi juga memberikan kita pandangan bahwa penting sekali memiliki mitos yang berpihak pada lingkungan. Selanjutnya, cerpen “Petani itu Sahabat Saya” menghadirkan tragisnya nasib petani, dan ini secara tidak langsung merepresentasikan bahwa ruang sosio-kultur kita sepenuhnya berpihak pada gedung-gedung tinggi, bukan sawah.
Pemanfaatan Gim Edukasi Berbasis Macromedia Flash dalam Pembelajaran Teks Iklan, Slogan, dan Poster di SMP Muhammadiyah 15 Wonoharjo Wulandari, Adellia Putri; Pratiwi, Dini Restiyanti
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 1 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i1.6834

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi gim edukasi dan mengidentifikasi faktor penunjang serta penghambat dalam pemanfaatan gim edukasi berbasis Macromedia Flash untuk pembelajaran teks iklan, slogan, dan poster di SMP Muhammadiyah 15 Wonoharjo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, yaitu membandingkan informasi dari guru dan peserta didik, serta triangulasi teknik, yaitu memadukan data dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi gim edukasi mampu meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Faktor penunjang utama meliputi antusiasme siswa yang tinggi, sarana dan prasarana yang memadai, daya tarik visual, serta dukungan guru Bahasa Indonesia. Namun, terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu pembelajaran, rendahnya frekuensi penggunaan komputer, ketiadaan Wi-Fi, ketiadaan staf khusus IT, dan kurangnya kebijakan pendukung dari sekolah. Pengelolaan waktu, peningkatan infrastruktur sekolah, termasuk penambahan perangkat dan koneksi internet yang memadai, serta staff untuk meningkatkan kompetensi dalam mengelola pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan pembelajaran berbasis teknologi dan membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut mengenai optimalisasi media pembelajaran dalam berbagai kondisi sekolah.
Pengembangan Bahan Ajar Sintaksis Bahasa Indonesia Berbasis Saintifik pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Jambi Akhyaruddin, Akhyaruddin; Yusra, Hilman
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 3, No 2 (2021): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v3i2.3150

Abstract

Bahan ajar sintaksis yang dapat membangun kreativitas dan yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa harus segera diwujudkan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar Sintaksis Bahasa Indonesia berbasis saintifik pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan atau Riset & Development (R&D) dengan prosedur ADDIE. Data primer penelitian pengembangan ini adalah bahan ajar sintaksis Bahasa Indonesia berbasis pendekatan saintifik dan data kebutuhan mahasiswa sebagai pengguna produk bahan ajar yang diperlukan. Data sekunder penelitian yakni dampak pengembangan bahan ajar tersebut terhadap suasana belajar mahasiswa. Sumber data penelitian yakni mahasiswa semester lima tahun akademik 2018/2019 dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Jambi. Metode pengumpulan data utama adalah studi pustaka, kuisioner, dan wawancara terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa sebagai pengguna bahan ajar menunjukkan antusiasme karena bahan ajar yang ada sudah sesuai dengan yang mereka harapkan, baik cakupan isi, kesederhanaan bahasa, sistematika pembahasan, kejelasan langkah-langkah pembelajaran, kejelasan perintah tagihan tugas maupun tata grafis teks.
Nilai Karakter dalam Novel Rantau 1 Muara Karya Ahmad Fuadi dan Pemanfaatannya sebagai Modul Pembelajaran Novel di Kelas XII SMA Rahmah, Firda Aulia; Khuzaemah, Emah; Herawati, Lilik
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 1 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i1.3537

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis nilai karakter novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi. Hasil analisis nilai karakter terhadap novel diimpilikasikan pada modul pembelajaran yang diharapkan bisa diimplementasikan pada pembelajaran. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui simak dan catat. Semiotika Charles Sanders Peirce digunakan sebagai pendekatan penelitian ini. Analisis data dilakukan menggunakan metode deskripsi analisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi kaya akan nilai-nilai karakter.Sepertinilai-nilaireligius,jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, serta tanggung jawab.Karakter-karakter ini tercermin melalui sikap atau perilaku dalam cerita.Hasil analisis ini berimplikasi sebagai modul pembelajaran Novel di kelas XII SMA dengan KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel.
WAJAH BANGSA DALAM CERMIN BUDAYA BERBAHASA Bustomi, Bustomi
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 1, No 2 (2019): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v1i2.2054

Abstract

Every nation has different cultural character that initially influences different daily conversation. The culture which means a characteristic and knowledge of a particular group of people encompassing language, religion, and social habit is often used by almost society. It is very much related to the language. Due to natural phenomenon in daily life, something appears in a culture can be reviewed in language. This article is aimed at finding out phenomena of using the Indonesian language which considerably reflects culture of Indonesian societies in thinking and doing something.This study is a qualitative research in nature of which collecting data used is sociolinguistics approach. The data is collected by conducting deep interview and recording spoken and written utterance in natural situation. The result of this study shows that the culture adhering in daily activity of this nation can be detected in daily communication  culture. There are many negative cultural utterances reflect negative culture of our nation, namely low self-esteem, irresponsiblity, hidding self-identity, and being a follower of whatever is going on. Seeing the data, it needs cultural improvisation of possitive communication among social interaction.  Hence, The role of goverment, educator, mass-media, public official, and public figure are absolutely needed .
Implikatur Percakapan dalam Acara Bincang-Bincang Rumah Uya Trans7 Istriwati, Enita; Kurnianto, Ery Agus; Utami, Rini Esti
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 2 (2023): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i2.3252

Abstract

Pada saat ini acara bincang-bincang di berbagai televisi sangat disenangi oleh pemirsa. Tayangan ini tentu sangat berpengaruh terhadap perilaku positif atau negatif masyarakat yang menonton acara tersebut.. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran kepada masyarakat adanya penggunaan implikatur percakapan yang patut ditiru atau tidak patut ditiru oleh pemirsa televisi pada program acara televisi bincang-bincang Rumah Uya Trans7. Dalam acara ini ditemukan adanya pelanggaran prinsip percakapan yaitu implikatur percakapan. Implikatur percakapan adalah makna yang timbul sebagai implikasi pragmatis akibat terjadinya pelanggaran prinsip percakapan. yang membicarakan bentuk, makna tuturan, dan konteks. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah mengamati penggalan tuturan yang diduga mengandung implikatur percakapan periode November 2018. Metode yang digunakan ialah simak bebas libat cakap (SBLC). Adapun Tekniknya ialah rekam dan catat. Data kemudian dianalisis melalui metode deskriptif. Hasil analisis menunjukkan adanya implikatur percakapan yang digunakan berupa maksim kualitas dan cara.  Maksim kualitas dan cara sengaja digunakan untuk menggiring pemirsa televisi untuk tetap mengikuti acara tersebut. Terdapat dua fungsi implikatur percakapan yaitu memberikan penjelasan secara eksplisit kepada mitra tutur berdasarkan fakta kebahasaan dan menjelaskan berbagai fakta dan gejala kebahasaan meski tidak berkaitan.

Page 5 of 17 | Total Record : 161