cover
Contact Name
Romi Mesra
Contact Email
romimesra16@gmail.com
Phone
+6285762530583
Journal Mail Official
educationandsocialsciencejourn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kampus Unima, Tonsaru, Kec. Tondano Sel., Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara 95618
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
ISSN : -     EISSN : 30315824     DOI : 10.64924
Core Subject : Education, Social,
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) publish research and theoretical articles in the fields of education and social sciences and analyze various educational and social science issues. The contents of this journal offer a truly valuable resource for educators and educational scientists in all fields who are looking for new ways to address problems that occur at both the micro and macro levels in society.
Articles 137 Documents
Pola Asuh dan Pengetahuan Gizi Keluarga sebagai Faktor Sosial dalam Kasus Stunting di Desa Wonorejo Ulfa, Ginarti; Mesra, Romi
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 3 No. 2 (2026): (JANUARY) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/81b5jr52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh dan pengetahuan gizi keluarga sebagai faktor sosial yang memengaruhi kejadian stunting pada anak balita di Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Populasi penelitian meliputi seluruh ibu yang memiliki anak usia 6–59 bulan, dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang memuat indikator pola asuh dan pengetahuan gizi keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas keluarga menerapkan pola asuh dalam kategori baik (65%) dan memiliki tingkat pengetahuan gizi pada kategori sedang hingga tinggi (85%). Uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara pola asuh dan kejadian stunting (r = -0,482; p = 0,001) serta antara pengetahuan gizi dan kejadian stunting (r = -0,537; p = 0,000). Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik pola asuh dan semakin tinggi pengetahuan gizi keluarga, semakin rendah risiko anak mengalami stunting. Secara sosiologis, hasil penelitian ini menegaskan bahwa stunting tidak hanya dipengaruhi oleh faktor gizi semata, tetapi juga merupakan refleksi dari kondisi sosial, ekonomi, dan pendidikan keluarga. Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting perlu melibatkan intervensi sosial berbasis keluarga dan komunitas, melalui peningkatan literasi gizi dan penguatan fungsi sosial keluarga.
Adaptasi Sosial Mahasiswa Papua Pegunungan pada Masyarakat Lokal Kelurahan Maesa Unima Tabuni, Deni; Sidik, Sangputri; Hamsah, Hamsah
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 3 No. 2 (2026): (JANUARY) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/vr4ek123

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk adaptasi sosial mahasiswa Papua Pegunungan dalam berinteraksi dengan masyarakat lokal serta faktor-faktor yang mempengaruhi proses adaptasi tersebut. Mahasiswa Papua Pegunungan yang menempuh pendidikan di Universitas Negeri Manado (UNIMA) merupakan bagian dari masyarakat multikultural yang perlu menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial berbeda dari daerah asal mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari mahasiswa Papua Pegunungan yang tinggal di Kelurahan Maesa UNIMA serta masyarakat lokal yang berinteraksi langsung dengan mereka. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa Papua Pegunungan melakukan berbagai bentuk adaptasi sosial seperti penyesuaian bahasa, perilaku, dan pola hidup sehari-hari. Faktor pendukung adaptasi meliputi sikap keterbukaan, toleransi, dan dukungan masyarakat lokal. Namun, hambatan seperti perbedaan budaya, stereotip sosial, dan kurangnya komunikasi efektif juga ditemukan. Kesimpulannya, adaptasi sosial mahasiswa Papua Pegunungan di Kelurahan Maesa UNIMA berlangsung bertahap dan dipengaruhi interaksi sosial antara mahasiswa dan masyarakat lokal. Adaptasi optimal tercapai bila kedua pihak saling menghargai dan membuka ruang dialog budaya.
Pelestarian Bahasa Tontemboan pada Masyarakat Desa Wulurmaatus Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan Batas, Frenki Kefin Arnol; Nismawati, Nismawati; Sidik, Sangputri
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 3 No. 2 (2026): (JANUARY) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/ynvcay13

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meneliti tentang bagaimana pelestarian bahasa Tontemboan di masyarakat desa Wulurmaatus Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan dengan bertujuan untuk mengeksplorasi pelestarian bahasa Tontemboan di desa Wulurmaatus Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan Teknik triangulasi wawancara, observasi dan dokumentasi maka hasil penelitian yang di peroleh adalah sebagai berikut: penggunaan bahasa Tontemboan di desa Wulurmaatus masih digunakan atau sering digunakan meskipun di dominasi oleh orang-orang tua. Faktor yang menyebabkan bahasa Tontemboan tidak diwariskan atau tidak dilestarikan di desa Wulurmaatus yaitu seperti orang-orang tua tidak mengenalkan dan mengajari anak-anaknya tentang bahasa Tontemboan, anak-anak muda sudah tidak berminat untuk belajar bahasa daerah, ada juga karena pengaruh pendatang dari daerah lain dan kurangnya kesadaran diri dan kepedulian akan budaya daerah. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu: pelestarian bahasa Tontemboan di desa Wulurmaatus masih belum terlaksana karena sudah sangat kurang dan jarang digunakan bahasa Tontemboan ini. Di desa Wulurmaatus yang masih menggunakan bahasa Tontemboan hanyalah orang-orang tua dulu sedangkan orang-orang muda sudah jarang menggunakan bahasa Tontemboan apalagi anak-anak muda sudah tidak tertarik lagi dengan bahasa ini karena menurut mereka bahasa ini sudah ketinggalan zaman atau kuno dan lebih memilih untuk belajar bahasa internasional atau bahasa asing. Bagi masyarakat di harapkan menggunakan dan menerapkan penggunaan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari serta keluarga harus berperan aktif dalam memperkenalkan bahasa daerah, bagi pemerintah diwajibkan memberikan arahan, penjelasan serta motivasi kepada masyarakat akan pentingnya kesadaran diri dan kepedulian terhadap warisan budaya terutama bahasa daerah.
Pandangan Masyarakat Minahasa terhadap Pemilu Demokrasi Politik Tahun 2024 Evania, Eunice Dwi; Mesra, Romi
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 3 No. 2 (2026): (JANUARY) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/zxne4087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan masyarakat Minahasa terhadap pelaksanaan pemilu demokrasi politik tahun 2024, mencakup persepsi, dampak sosial, serta harapan masyarakat terhadap kualitas demokrasi ke depan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara mendalam kepada tiga informan yang dipilih secara purposif di wilayah Minahasa, Sulawesi Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Minahasa memiliki pandangan yang beragam namun cenderung positif terhadap Pemilu 2024, dengan antusiasme partisipasi yang tinggi dalam berbagai kegiatan elektoral. Namun demikian, polarisasi politik akibat perbedaan pilihan partai ditemukan telah memicu ketegangan sosial hingga ke dalam hubungan keluarga. Nilai kearifan lokal Mapalus terbukti berperan sebagai penyangga kohesi sosial masyarakat. Masyarakat Minahasa mengharapkan penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan pemimpin terpilih yang benar-benar berkomitmen terhadap kepentingan rakyat.
Makna Politik dan Demokrasi Bagi Masyarakat Desa Powalutan Mangar, Fransiska; Mesra, Romi
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 3 No. 2 (2026): (JANUARY) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/vhk4kr85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna politik dan demokrasi bagi masyarakat Desa Powalutan serta mengidentifikasi bagaimana warga mengkonstruksi pemahaman dan praktik berdemokrasi dalam kehidupan sehari-hari mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap tiga narasumber. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Powalutan memaknai demokrasi sebagai sistem pemerintahan yang memberikan hak kepada seluruh warga untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan. Tradisi musyawarah mufakat menjadi praktik demokrasi lokal yang paling dominan dan mengakar kuat. Pengaruh tokoh informal sangat signifikan dalam membentuk persepsi politik warga. Tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya literasi politik dan ketimpangan partisipasi antarkelompok masyarakat.
Kontribusi Guru IPS dalam Membina Sikap Santun dan Tanggung Jawab pada Siswa di SMP Negeri 2 Tondano Yenjau, Onake; Kondoy, Erric; Korompis, Manuel E.
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 3 No. 3 (2026): (MARCH) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/3xwk0w78

Abstract

Merumuskan penelitian yang akan diteliti dalam penelitian ini yaitu tentang “ Kontribusi Guru IPS dalam membina Sikap Santun dan Tanggung Jawab pada Siswa di SMP Negeri 2 Tondano. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Seperti yang dijelaskan Sugiyono, metodologi penelitian didefinisikan sebagai berikut: Metode ilmiah untuk memperoleh informasi untuk tujuan tertentu. Empat istilah kuncinya adalah: dasar, metode ilmiah, pengetahuan, proses, dan struktur. Dari pemahaman ini, metodologi dapat diturunkan sebagai berikut: Penelitian adalah proses pemecahan masalah atau pengembangan solusi. Untuk memperoleh pengetahuan, metode ilmiah diterapkan. Peran pengajar dalam pengajaran yang efektif meliputi hal-hal berikut: Ini termasuk: 1) pelatihan guru, 2) pemberian teladan, 3) pengembangan pribadi, 4) perencanaan pembelajaran, 5) kepemimpinan kelas, dan 6) evaluasi kinerja. Hasil di atas menunjukkan bahwa guru IPS di SMP Negeri 2 Tondano memberikan kontribusi positif dalam pekerjaannya. Meningkatkan rasa tanggung jawab siswa. Mengajarkan keterampilan kepada siswa. Rasa tanggung jawab adalah salah satu kualitas yang harus dikembangkan siswa
Peran Guru dalam Kegiatan Pembelajaran Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Tondano Kabupaten Minahasa Koromath, Yohana Nathasia; Kondoy, Erric; Tuerah, Paulus Robert
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 3 No. 3 (2026): (MARCH) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/k3ka1g02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru IPS dalam mengembangkan pembelajaran, upaya yang dilakukan guru dalam menciptakan pembelajaran IPS yang menyenangkan, serta hambatan yang dihadapi guru dalam mengembangkan pembelajaran IPS di SMP Negeri 2 Tondano. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru IPS sebagai informan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) guru IPS telah menjalankan perannya melalui kegiatan mengarahkan pembelajaran, memberikan motivasi, menyampaikan informasi, memberikan evaluasi, dan membimbing siswa; (2) upaya yang dilakukan guru meliputi penciptaan suasana belajar yang kondusif, pemilihan model pembelajaran inovatif, dan penggunaan media pembelajaran yang menarik; (3) hambatan yang dihadapi guru meliputi rendahnya motivasi belajar siswa, keterbatasan media pembelajaran, jam pelajaran yang terbatas, kurangnya perhatian orang tua, dan lingkungan belajar yang kurang mendukung.