cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
bionature@unm.ac.id
Editorial Address
Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar Jl. Daeng Tata Raya, Parang Tambung, 90224 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
bionature
ISSN : 14114720     EISSN : 26545160     DOI : 10.35580
BIONATURE adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori di bidang biologi. Diterbitkan dua kali setahun pada bulan april dan oktober oleh Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makasar
Arjuna Subject : -
Articles 296 Documents
ANALISIS FITOKIMIA AIR REBUSAN DAUN KAYU JAWA (Lannea coromandelica) Fadliah, Sarah; Mu'nisa, Andi; Rachmawaty, R.
bionature Vol 19, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (946.456 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v19i1.7450

Abstract

Abstract. Indian Ash Tree (Lannea coromandelica) is a native plant from Indian and empirically used for pain remedy. The leaves were simply applied on the affected area for external wound, then for internal wound in a way boil the leaves and drink it. The chemical composition of medical plant determined its pharmacology. This research explored the potency of (Lannea coromandelica) by determining its secondary metabolites group. The plant was collected from Makassar, South Sulawesi. The results showed that (Lannea coromandelica) was positive for Saponins, Flavonoids, polifenols and Tannins.Keyword : Indian Ash Tree leaves, Phytochemical, Medical plant.
PENGARUH SUPLEMENTASI ZAT BESI (FE) TERHADAP KADAR FERRITIN DARAH ATLET WANITA SAAT MENSTRUASI A. Mushawwir, Taiyeb; Nursyahriah, Hammado; Nawir, Nawir
bionature Vol 13, No 1 (2012): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.06 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v13i1.1424

Abstract

. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian suplemen zat Besi (Fe) terhadap kandungan kadar Ferritin atlet wanita. Sampel Penelitian adalah atlet wanita binaan KONI Propinsi Sulawesi Selatan sebanyak 30 orang. Rancangan penelitian menggunakan The one-group Pre-posttest Design, dan hasil pengukuran pre dan post test dibandingkan untuk melihat perbedaan nilai variabel setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan Kadar Ferritin serum atlet wanita sebelum periode menstruasi mengalami penurunan dari rerata 70.89 ng/mL menjadi rerata 63.14 ng/mL saat menstruasi, tetapi masih termasuk dalam kategori normal. Pemberian atau suplementasi kapsul Fe berpengaruh secara bermakna terhadap perubahan kadar Ferritin serum saat menstruasi, yakni tetap menjaga kadar ferritin serum darah dalam batas normal, sehingga kondisi atlet tetap dapat melanjutkan latihan tanpa mengganggu kinerja atlet.
Jenis-Jenis Vegetasi di Area Penangkaran Burung Maleo Desa Taima Kecamatan Bualemo Kabupaten Banggai Abd. Karim, Wahyudin; Kenta, Abd. Muin
bionature Vol 20, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.773 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v20i2.11277

Abstract

Abstract. Macrocephalon maleo an endemic bird species to Sulawesi and classified as Endangered by the IUCN and on the Government of Indonesia's list of priority species for conservation. The study was conducted in April - July 2019, data collection was taken from nesting ground of the maleo bird in Taima Village, sub district Bualemo, districs Banggai. Data were collected from two transects on 5 plots, and were analysed its relative frequency distribution. The results showed that there were 18 plant species for all plots. In tree species plots are dominated by Quassia indica (29.42%), pole type plots are dominated by Thespesia populnea (11.86%), sapling plots are dominated by Cycas sp. (9.81%) and bush species plots were dominated by Justicia sp. L (31.98%). The results others showed that habitat Maleo at both locations consisted of trees with 7-15 meters tall and shrubs. Keywords: vegetation, plant, maleo, taima village.
EKSPLORASI TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DI KECAMATAN PAMBOANG KABUPATEN MAJENE SULAWESI BARAT ., Syamsiah
bionature Vol 15, No 2 (2014): Oktober
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.861 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v15i2.1560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi tumbuhan obat tradisional di kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Eksplorasi  dilakukan terhadap jenis-jenis tumbuhan obat dan bagian yang digunakan dalam pengobatan di kabupaten Majene. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan identifikasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat 45 jenis tumbuhan obat yang digunakan sebagai obat tradisional, diantaranya terdapat 37 ramuan pengobatan. Tanaman obat yang telah berhasil di eksplorasi umumnya berfungsi untuk mengobati beberapa jenis penyakit seperti; penyakit dalam, penyakit luar, infeksi, vitalitas pria, dan menjarangkan kehamilan (KB). Bagian tumbuhan yang digunakan dalam pengobatan ada 9 yaitu:  akar, batang, kulit batang, daun, bunga, buah, kulit buah, biji, dan umbi. Bagian tumbuhan yang dominan digunakan adalah daun.
TINEA KORPORIS ET CAUSA TRICHOPHYTON RUBRUM TIPE GRANULAR. Irma Suryani, Idris
bionature Vol 14, No 1 (2013): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2520.49 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v14i1.1447

Abstract

Tinea korporis adalah infeksi jamur dermatofit superfisial yang mengenai daerah badan, tungkai dan lengan. Agen penyebab tinea kruris yang paling sering adalah Trichophyton rubrum, T. mentagrophytes, dan Epidermophyton floccosum. Dilaporkan satu kasus tinea korporis et causa Trichophyton rubrum tipe granular pada seorang wanita berusia 62 tahun. Diagnosis ditegakkan berdasarkan gambaran klinis, pemeriksaan mikroskopik langsung (KOH 10%) dan kultur. Penderita diterapi dengan ketokonazol oral dan krim mikonazol dengan perbaikan secara klinis dan mikologis.
DETEKSI ANTIBAKTERI PADA EKSTRAK DAUN MURBEI (MORUS ALBA L.) DARI BEBERAPA LOKASI PENGAMBILAN SAMPEL TANAMAN DI SULAWESI SELATAN Ali, Alimuddin; Kursia, Sukriani; Nadia, Nadia
bionature Vol 17, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.224 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v17i2.2833

Abstract

Murbei (Morus albaL.) merupakan salah satu jenis tanaman yang telah digunakan oleh masyarakat sebagai sumber bahan obat seperti antioksidan, antidiabetes, antihipertensi, hipolipidemik, demam, flu, batuk, antiemetik dan gangguan saluran pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan potensi aktivitas antibakteri daun murbei dari daerah Soppeng, Gowa dan Enrekang terhadap bakteri Escherichia coli. Daun murbei diekstraksi menggunakan larutan penyari etanol 70% dan etil asetat. Metode pengujian aktivitas antibakteri yang dilakukan adalah metode difusi agar dan analisis KLT bioautografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun murbei asal kab.Soppeng, Gowa dan Enrekang memiliki potensi aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dan yang memiliki potensi baik sebagai aktivitas antibakteri ialah ekstrak etanol dari daerah soppeng pada konsentrasi 10% dengan diameter zona hambatan yaitu 9,89 mm. Hasil pengujian analisis KLT bioautografi ekstrak etil asetat menunjukkan adanya aktivitas antibakteri dengan spot noda dari daerah Soppeng 5 noda, Gowa 6 noda dan Enrekang 6 noda sedangkan ekstrak etanol tidak menunjukkan adanya aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli. Kata kunci: Daun Murbei, Aktivitas Antibakteri, Difusi Agar, dan KLT Bioautografi.
HUBUNGAN ANTARA RATA-RATA UAN DENGAN IPK TIGA SEMESTER AWAL MAHASISWA JURUSAN BIOLOGI FMIPA UNM ANGKATAN TAHUN AKADEMIK 2008/2009 Hamka, Lodang; Muhiddin, Palennari
bionature Vol 11, No 2 (2010): Oktober
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.632 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v11i2.1382

Abstract

This research is correlation research to see the relationship between the average of students in national examination with GPA at three former semesters of the students of Biology Department, Science Faculty, State University of Makassar. The population was all students biology department in academic year 2008/2009 which consists of 147. The samples were taken purposively from 2008/2009 which consists of 82. The data were used secondary data average national examination student of biology department in academic year 2008/2009 and GPA at  three former semester of the student of Biology Department in academic year 2008/2009. The data were analyzed quantitatively with percentages and inferential analysis using product moment correlation test. The research result concluded that there was no relation between the averages of students? achievement in national examination with the GPA at three former semesters of the student of biology department State University of Makassarin academic year 2008/2009. Bionature Vol.  11 (2): Hlm: 85 - 88, Oktober 2010ISSN: 1411-4720Hubungan antara Rata-Rata UAN dengan IPKTiga Semester Awal Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA UNMAngkatan Tahun Akademik 2008/2009
Eksplorasi Dan Inventarisasi Anggrek Di Desa Tompobulu Resort Balocci Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Hilmiah, Hilmiah; Hiola, St. Fatma; Wiharto, Muh.
bionature Vol 18, No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.299 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v18i2.6150

Abstract

Abstract. Resort Balocci of Bantimurung Bulusaraung National Park is location grown many natural orchids. This research aims to knew the natural orchids species. This research used the exploration method by tracing did the study area investigation and documentation includes of took the picture and morphological characterization as basic to identification of orchids type. Exploration of natural orchid conducted in 1 location with 94 distribution point had height from 764 m dpl until 1252 m dpl. The results of research got 44 types of orchid, the research there were 3 kinds of orchids growth characteristic, epiphytic amount 38, terrestic 5, and litofit 2, while the type its growth dominated by simpodial orchid amount 26 types. Type many found that was Eulophia spectabilis. Based on the height of place, type grow in higher position was Trichotosia sp that is 1252 m dpl while lower position was Bulbophyllum sp.2, Dendrobium stuartii, Oberonia sp.1, Pholidota sp.2, dan Luisia sp.1 that is 764 m dpl. Based on light intensity visually, the most commonly found orchid in the light intensity is half as much as 35. Keywords: Natural orchids, Epiphytic, Resort Balocci, Bantimurung Bulusaraung National Park Area
Pengaruh Topografi dan Umur Ayam yang Berbeda terhadap Ketebalan Kerabang dan Ph Telur Ayam Ras Petelur Wijaya, Andika Dony; Munir, Munir; Kadir, Muh. Jurhadi
bionature Vol 20, No 1 (2019): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.948 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v20i1.9755

Abstract

Abstract. This study aims to determine the effect of topography and age of different breeds of chickens on egg weight and haugh unit. The study was conducted in August 2018, data collection was taken from Amparita Village, Tellu Limpoe District, Sidenreng Rappang Regency, Mario Village Kulo District, Sidenreng Rappang District and Kaluppang Village, Maiwa District, Enrekang District. The study used 135 eggs as eggs. The study used a Factorial Randomized Block Design with three stages of treatment and three repetitions, namely Factor A (Age of chicken 30 weeks, age of chicken 50 weeks, and age of chicken 70 weeks) then Factor B (Topography of lowland, medium and high). The treatment of topographic influence and age of laying chicken showed that the age of different chickens had no significant effect (P> 0.05) on eggshell thickness while the topography greatly affected eggshell thickness (P <0.01). Different age of race chicken has significant effect (P <0.05) on egg pH, and different topography has very significant effect (P <0.01) on egg ph.Keywords:                    Laying Chicken, Topography, Chicken Age, Shell Thickness and Egg pH
Hasil Belajar Biologi Materi Ekosistem Siswa yang Dibelajarkan dengan Menggunakan Media Camtasia Studio dan Media Powerpoint pada Kelas VII SMP Negeri 1 Sungguminasa Lodang, Hamka; ., Syamsiah; A. Paramma, Ishak
bionature Vol 15, No 1 (2014): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.416 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v15i1.1550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Biologi materi Ekosistem antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media Camtasia Studio dengan media Powerpoint pada kelas VII SMP Negeri 1 Sungguminasa, Kabupaten Gowa. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VII B dan VII C SMP Negeri 1 Sungguminasa pada tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa 35 orang tiap kelas. Pengukuran hasil belajar dilakukan dengan memberikan tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda dan essay, meliputi pretest dan posttest. Data yang terkumpul dianalisis secara statistik deskriptif dan uji hipotesis secara inferensial dengan menggunakan uji Anakova dengan taraf signifikansi α  = 0,05. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,02 lebih kecil dari α  = 0,05 (0,02 < 0,05), berarti setidaknya ada satu dari enam pasang data hasil belajar yang diuji yang berbeda secara nyata. Hasil uji lanjut menunjukkan nilai pretest kedua kelompok tidak berbeda secara nyata, sedangkan nilai posttest-         nya berbeda secara nyata, di mana nilai signifikansi yaitu 0,040 lebih kecil dari α = 0,05 (0,040 < 0,05), sehingga disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar Biologi materi Ekosistem antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media Camtasia Studio dengan menggunakan media  Powerpoint pada kelas VII SMP Negeri 1 Sungguminasa.