cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 760 Documents
PENGARUH PERUBAHAN DESAIN PILECAP TERHADAP WAKTU PELAKSANAAN PEMBANGUNAN PERUMAHAN X DI KARANG TENGAH Nicholas Rafli; Arianti Sutandi
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i1.37529

Abstract

In a construction project, there are three main factors that are closely related, namely cost, quality, and time. In this paper, we will review the changes in pile caps in the X housing project in Karang Tengah to determine their impact on scheduling. Scheduling is the process of determining the time and sequence of activities in a project and combining them to produce the desired output. One important component in the construction of a structure is the pile cap, which is a structural element placed on piles and transmits the load from the upper structure to the pile foundation which is useful as a connection between the piles and the building structure. Design changes in pile caps often occur due to changes in the floor plan that impact the scheduling of the planned work. The method used in this paper includes data collection, consultation with contractors, field observations, volume comparisons before and after design changes in pile caps, including observing the S curve. Based on field data, the use of pile cap types increased from using 8 types to 10 types, resulting in a 3-week delay in pile cap work. The problem was handled well by the contractor by adding labor and changing the work method, namely by working on houses per unit until completion so that they can proceed to the next job. Thus, the results of the construction progress have returned to following the planned schedule in the 14th week. Pada suatu proyek konstruksi ada 3 faktor utama yang sangat berkaitan yaitu biaya, mutu dan waktu. Dalam penulisan ini akan ditinjau pada perubahan pilecap di proyek perumahan X di karang tengah untuk mengetahui dampaknya kepada penjadwalan. Penjadwalan adalah proses penentuan waktu dan urutan kegiatan dalam proyek serta penggabungannya untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan. Salah satu komponen penting dalam pembangunan struktur adalah pilecap, yaitu elemen struktural yang diletakkan di atas tiang pancang dan meneruskan beban dari struktur atas ke pondasi tiang yang bermanfaat sebagai penghubung tiang pancang dengan struktur bangunan. Perubahan desain pada pilecap biasa sering terjadi akibat perubahan denah yang berdampak ke penjadwalan pekerjaan yang sudah direncanakan. Metode yang digunakan dalam penulisan ini menyertai pengumpulan data-data, konsultasi dengan kontraktor, pengamatan dilapangan, perbandingan volume sebelum dan sesudah perubahan desain pada pilecap, disertakan dengan memerhatikan kurva S. Berdasarkan data di lapangan, penggunaan tipe pilecap bertambah yang berawal dari menggunakan 8 tipe menjadi 10 tipe, sehingga berakibat pada pekerjaan pilecap yang mengalami keterlambatan selama 3 minggu. Masalah ditangani dengan baik oleh kontraktor dengan menambahkan tenaga kerja dan perubahan pada metode kerja yaitu dengan pengerjaan rumah per unit sampai tuntas agar bisa lanjut ke pekerjaan selanjutnya. Dengan demikian, hasil progres pembangunan sudah kembali mengikuti jadwal rencana pada minggu ke 14.
PENGUATAN STRATEGI KONTEN DIGITAL BAGI UMKM VCO DI BALI: PENINGKATAN KUALITAS VISUAL, NARATIF, DAN ENGAGEMENT MEDIA SOSIAL Hetty Karunia Tunjungsari; Viella Marchia
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i1.37530

Abstract

This community service activity aims to optimize visual and narrative content strategies for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) producing Virgin Coconut Oil (VCO) in Bali through social media platforms. The digital era provides a great opportunity for MSMEs to expand their market reach, but many VCO MSMEs in Bali still face challenges in utilizing social media effectively. This service activity is carried out through intensive training and assistance for JB VCO MSMEs in Bali. The methods used include training on the basics of digital marketing, product photography techniques using smartphones, brand storytelling, writing attractive captions, and strategies for using social media platforms such as Instagram and Facebook. The results of the evaluation showed a significant increase in the knowledge and skills of the partners. There was also an improvement in the quality of visual and narrative content on MSME social media accounts, as well as an average increase in engagement rate by 25-40%. Despite the challenges related to digital literacy and post-mentoring consistency, this program has succeeded in equipping JB VCO MSMEs with crucial digital competencies to increase competitiveness. Recommendations are given to MSMEs to consistently implement strategies, to the government for continuous training programs and facilitation of technology access, and to academics for further research. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk mengoptimalkan strategi konten visual dan naratif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) penghasil Virgin Coconut Oil (VCO) di Bali melalui platform media sosial. Era digital memberikan peluang besar bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar, namun banyak UMKM VCO di Bali masih menghadapi tantangan dalam memanfaatkan media sosial secara efektif. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui pelatihan dan pendampingan intensif bagi UMKM JB VCO di Bali. Metode yang digunakan meliputi pelatihan mengenai dasar-dasar pemasaran digital, teknik fotografi produk menggunakan smartphone, storytelling merek, penulisan caption yang menarik, serta strategi penggunaan platform media sosial seperti Instagram dan Facebook. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan mitra. Terjadi pula peningkatan kualitas konten visual dan naratif pada akun media sosial UMKM, serta peningkatan engagement rate rata-rata sebesar 25-40%. Meskipun terdapat tantangan terkait literasi digital dan konsistensi pasca-pendampingan, program ini berhasil membekali UMKM JB VCO dengan kompetensi digital yang krusial untuk meningkatkan daya saing. Rekomendasi diberikan kepada UMKM untuk konsisten menerapkan strategi, kepada pemerintah untuk program pelatihan berkelanjutan dan fasilitasi akses teknologi, serta kepada akademisi untuk penelitian lanjutan.
EVALUASI PENERAPAN K3 PADA PEKERJAAN PROYEK PEMBANGUNAN BHISA PLAZA CIREBON David Wibowo; Arianti Sutandi
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i1.37532

Abstract

By identifying possible risks and putting preventative measures in place in case of an incident, Occupational Safety and Health (OSH) aims to prevent workplace accidents and occupational diseases. Construction projects are inherently risky, especially when it comes to structural work and demolition, which call for heavy lifting and the use of dangerous machinery. The purpose of this essay is to assess how OSH procedures were applied in the Cirebon building project known as Bhisa Plaza. Direct field observations and document studies pertaining to the OSH processes used during the construction phase were used to conduct the evaluation. Workplace organization, site monitoring mechanisms, and the use of personal protective equipment (PPE) are among the elements that were noticed. According to the evaluation's findings, OSH implementation at the project site has been completed, although it is still not at its best, especially when it comes to safety compliance. There were still a few minor infractions discovered, like employees not always wearing safety shoes or helmets in specific locations and not receiving frequent safety briefings before beginning daily tasks. Low worker awareness and little project inspector on-site supervision are the primary causes of poor OSH implementation. In order to guarantee more efficient OSH implementation and reduce the risk of workplace accidents in upcoming building projects, this research highlights the necessity of improved safety awareness programs, ongoing supervision, and frequent socialization activities.. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bertujuan untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dengan cara mengidentifikasi potensi risiko serta menerapkan langkah-langkah pencegahan jika terjadi insiden. Proyek konstruksi memiliki tingkat risiko yang tinggi, terutama pada pekerjaan struktur dan pembongkaran yang melibatkan aktivitas fisik berat serta penggunaan alat berat yang berbahaya. Tujuan dari makalah ini adalah untuk menilai bagaimana penerapan prosedur K3 pada proyek pembangunan Bhisa Plaza di Cirebon. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung di lapangan dan studi dokumen terkait proses penerapan K3 selama tahap konstruksi. Aspek-aspek yang diamati meliputi pengaturan area kerja, mekanisme pengawasan di lapangan, serta penggunaan Alat Pelindung Diri (APD).Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penerapan K3 di lokasi proyek telah dilakukan, namun belum sepenuhnya optimal, terutama dalam hal kepatuhan terhadap keselamatan. Masih ditemukan beberapa pelanggaran ringan seperti pekerja yang tidak selalu mengenakan helm atau sepatu keselamatan di area tertentu, serta tidak adanya pengarahan keselamatan (safety briefing) secara rutin sebelum kegiatan kerja dimulai. Rendahnya kesadaran pekerja dan minimnya pengawasan dari inspektur proyek menjadi penyebab utama lemahnya implementasi K3. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan program kesadaran keselamatan, pengawasan yang berkelanjutan, serta sosialisasi rutin untuk memastikan penerapan K3 berjalan lebih efektif dan dapat meminimalkan risiko kecelakaan kerja pada proyek-proyek konstruksi di masa mendatang..
MENGOPTIMALKAN MANAJEMEN KEUANGAN PERUSAHAAN KONVEKSI DENGAN TEKNOLOGI AI Agustin Ekadjaja; Jeslyn Nikita Japry
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i1.37533

Abstract

In the rapidly evolving digital era, the implementation of artificial intelligence (AI) has become a key factor in enhancing operational efficiency, including financial management in garment manufacturing businesses. Cut, Make, and Trim (CMT) SMEs face challenges in managing cash flow, optimizing expenses, and improving profitability amid intense competition in the manufacturing industry. AI technology offers innovative solutions in financial data processing, market trend prediction, and data-driven decision-making. However, its implementation still encounters obstacles, such as integration with legacy systems, the need for high-quality data, and the readiness of human resources to manage AI-driven systems. This PKM activity aims to explore the benefits of AI adoption in financial management for CMT SMEs and identify optimal strategies to overcome implementation challenges. The methods used include case study analysis of several garment companies that have integrated AI into their financial operations, interviews with key stakeholders, and simulations of AI-based predictive models. The findings indicate that AI enhances financial planning accuracy, reduces financial risks, and helps businesses improve operational efficiency. With the right AI adoption strategies, CMT SMEs can become more adaptive to market dynamics and ensure sustainable business growth. Dalam era digital yang berkembang pesat, penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi operasional, termasuk dalam manajemen keuangan perusahaan konveksi. UMKM Cut, Make, and Trim (CMT) menghadapi tantangan dalam mengelola arus kas, mengoptimalkan pengeluaran, serta meningkatkan profitabilitas di tengah persaingan industri manufaktur. Teknologi AI menawarkan solusi inovatif dalam analisis data keuangan, prediksi tren pasar, serta pengambilan keputusan berbasis analitik. Namun, implementasinya masih menghadapi hambatan, seperti integrasi dengan sistem lama, kebutuhan akan data berkualitas tinggi, serta kesiapan sumber daya manusia dalam mengelola sistem berbasis AI. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk mengeksplorasi manfaat penggunaan AI dalam manajemen keuangan UMKM CMT serta mengidentifikasi strategi optimal untuk mengatasi kendala implementasi. Metode yang digunakan mencakup analisis studi kasus dari beberapa perusahaan konveksi yang telah menerapkan AI, wawancara dengan pemangku kepentingan, serta simulasi model prediktif berbasis AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan akurasi perencanaan keuangan, mengurangi risiko finansial, serta mengoptimalkan efisiensi operasional. Dengan adopsi teknologi AI yang tepat, UMKM CMT dapat lebih adaptif menghadapi dinamika pasar dan memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS XII TERHADAP MATERI JURNAL UMUM DI SMA SANTO KRISTOFORUS 2 Caitlynn Kerenza Chandra; Emillia Sastrasasmita
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i1.37534

Abstract

Teaching Assistance activities in educational institutions are part of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program, aimed at providing university students opportunities to develop their competencies through direct teaching experience. This program also allows students to actively participate in the learning process at schools and aims to improve the quality of education, particularly by increasing students' interest in the subject matter. At SMA Santo Kristoforus 2, the teaching assistance focused on enhancing the interest of grade XII students in general journal material within accounting lessons. Many students initially found the material challenging and lacked interest, which called for more creative and interactive teaching approaches. The university students designed and implemented various strategies, such as using real case studies, group discussions, and activities involving direct application in daily life. These approaches aimed to make the general journal material easier to understand and more relevant to students’ experiences, thereby boosting their motivation and engagement during the learning process. Through contextual and participatory teaching methods, students were encouraged to actively ask questions, discuss, and collaborate in completing accounting tasks. This helped create a more lively and enjoyable learning environment, significantly increasing students’ interest and understanding of general journal concepts. Additionally, the program provided university students opportunities to refine their communication skills, classroom management, and creativity in delivering material, while positively impacting the academic achievement of students at SMA Santo Kristoforus 2. Kegiatan Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan memberikan peluang bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi melalui pengalaman mengajar secara langsung. Kegiatan ini juga memberikan mahasiswa kesempatan untuk terlibat langsung dalam proses pembelajaran di sekolah. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, terutama dalam meningkatkan minat belajar siswa terhadap materi pelajaran. Dalam pelaksanaan kegiatan asistensi mengajar di SMA Santo Kristoforus 2, fokus utama diberikan pada peningkatan minat belajar siswa kelas XII terhadap materi jurnal umum dalam pelajaran akuntansi. Banyak siswa yang awalnya mengalami kesulitan dan kurang tertarik pada materi ini, sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif. Mahasiswa merancang dan menerapkan berbagai strategi pembelajaran, seperti penggunaan studi kasus nyata, diskusi kelompok, dan aktivitas yang melibatkan aplikasi langsung dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini bertujuan untuk membuat materi jurnal umum lebih mudah dipahami dan relevan dengan pengalaman siswa, sehingga dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka selama proses belajar. Melalui metode pembelajaran yang kontekstual dan partisipatif, siswa didorong untuk aktif bertanya, berdiskusi, dan berkolaborasi dalam menyelesaikan tugas-tugas akuntansi. Hal ini membantu menghasilkan suasana belajar yang lebih hidup dan menyenangkan, yang pada akhirnya meningkatkan minat serta pemahaman konsep jurnal umum secara signifikan. Program ini juga memberikan peluang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan komunikasi, manajemen kelas, dan kreativitas dalam menyampaikan materi, sambil memberikan dampak positif bagi prestasi akademik siswa di SMA Santo Kristoforus 2.
PELATIHAN DI SMA DAERAH JAKARTA PUSAT BUKU BESAR DAN NERACA SALDO PADA PERUSAHAAN JASA Viriany; Wieleycia Terence; Erica; Melvin Vanwi Goenawan
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i1.37536

Abstract

The Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program is a policy issued by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology of the Republic of Indonesia. One of the MBKM activities being undertaken is teaching assistance outside the campus. This program provides an opportunity for students to gain teaching experience, one of which is by teaching at the Senior High School level. This assistance program is conducted at SMA Tarsisius 1, teaching extracurricular activities for grades X, XI, and XII, focusing on material related to the general ledger and trial balance. The selection of SMA Tarsisius 1 as a partner was made because students still have limited understanding of the general ledger and trial balance. This is due to their difficulty in distinguishing the function of each account and making mistakes in classifying accounts as debit or credit. To address this issue, the team will focus on delivering structured material that aligns with the accounting cycle. The lessons will also be connected to real-life transactions to help students better understand the material. After presenting the material, there will be a question-and-answer session to ensure that the students have a clear understanding of the material presented. Through this training, it is also hoped that students will gain a better understanding of the general ledger and trial balance, enabling them to apply the knowledge and skills they gain in the future. For university students, it is expected that this program will enhance their communication skills, socialization, and the ability to share knowledge on lessons learned during their studies. With this program, it is hoped that it can improve the quality of the younger generation and help them overcome global challenges. Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Program MBKM yang diambil yaitu kegiatan asistensi mengajar di luar kampus. Program ini memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mencari pengalaman mengajar, salah satunya dengan mengajar tingkat Sekolah Menengah Atas. Program asistensi ini dilakukan di SMA Tarsisius 1 dengan mengajar kegiatan ekstrakulikuler kelas X, XI, XII dengan mengajarkan materi seputar buku besar dan neraca saldo. Pemilihan SMA Tarsisius I sebagai mitra dikarenakan siswa masih kurang paham terkait buku besar dan neraca saldo. Hal ini disebabkan karena sulit membedakan fungsi setiap akun yang ada dan terjadinya kesalahan dalam mengelompokkan akun sesuai debit atau kreditnya. Untuk mengatasi masalah, ini tim akan lebih berfokus pada penyampaian materi yang telah dibuat sebelumnya dengan terstruktur sesuai siklus akuntansi. Pembelajaran juga akan dikaitkan dengan transaksi yang terjadi sehari-hari agar siswa/i lebih memahami materi. Setelah memaparkan materi, akan ada sesi tanya jawab untuk memastikan siswa/i sudah memahami dengan baik materi yang telah disampaikan. Melalui pelatihan ini juga, diharapkan siswa/i dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik terkait buku besar dan neraca saldo sehingga ilmu dan kemampuan yang didapat dapat dimanfaatkan ke depannya. Bagi mahasiswa, diharapkan dengan adanya program ini bisa menambah keterampilan dalam berkomunikasi , bersosialisasi dan berbagi ilmu mengenai pelajaran yang sudah dipelajari selama perkuliahan. Dengan adanya program ini, diharapkan bisa meningkatkan generasi muda yang berkualitas dan dapat mengatasi tantangan global.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATERI BUKU BESAR TERHADAP SISWA DI SMA SANTO KRISTOFORUS 2 Annastasha Geraldine; Emillia Satrasasmita
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i1.37537

Abstract

Teaching Assistance activities within the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program serve as a tangible form of collaboration between higher education institutions and schools. This program provides an opportunity for university students to be directly involved in the teaching and learning process at schools, allowing them to apply the knowledge they have acquired while developing professional teaching skills. The main objective of this activity is to enhance students’ teaching competence and assist high school students in understanding learning materials in a more engaging and comprehensible manner. In its implementation, the teaching assistance program focused on the topic of the general ledger for Grade XII students at SMA Santo Kristoforus 2, which is often considered challenging due to its requirement for accuracy and conceptual understanding in transferring transactions from journals to ledgers. Over approximately four months, university students collaborated with accounting teachers to design interactive learning strategies, including gradual material presentation, problem-solving exercises, joint discussion of student work, and question-and-answer sessions. This interactive approach proved effective in improving students’ conceptual understanding, active participation, and motivation in learning accounting. On the other hand, university students gained valuable experience in enhancing their communication skills, teaching creativity, and classroom management abilities. Therefore, the teaching assistance activity within the MBKM framework provides a dual contribution, strengthening students’ learning outcomes while preparing university students to become competent future educators and professionals in their respective fields. ABSTRAK Kegiatan asistensi mengajar dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan salah satu bentuk implementasi nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proses pembelajaran di sekolah, sehingga siswa dapat mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari sekaligus mengembangkan keterampilan mengajar secara profesional. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mengajar mahasiswa serta membantu siswa mengerti materi pelajaran dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami. Dalam pelaksanaannya, kegiatan asistensi difokuskan pada materi buku besar di kelas XII SMA Santo Kristoforus 2, yang kerap menjadi tantangan bagi siswa karena memerlukan ketelitian dan pemahaman konseptual dalam memindahkan transaksi dari jurnal ke buku besar. Selama kurang lebih empat bulan, mahasiswa berkolaborasi dengan guru akuntansi dalam merancang strategi pembelajaran yang interaktif, seperti pemaparan materi bertahap, latihan soal, pembahasan hasil pekerjaan secara bersama-sama serta sesi tanya jawab. Pendekatan pembelajaran ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, partisipasi aktif, serta motivasi belajar siswa terhadap pelajaran akuntansi. Di sisi lain, mahasiswa memperoleh manfaat dalam mengasah kemampuan komunikasi, kreativitas mengajar, serta manajemen kelas secara langsung. Dengan demikian, kegiatan asistensi mengajar dalam kerangka MBKM memberikan kontribusi ganda, yaitu memperkuat capaian belajar siswa sekaligus mempersiapkan mahasiswa sebagai calon pendidik dan profesional yang kompeten di bidangnya.
PENDALAMAN MATERI PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI GUNA MENGATASI KESULITAN PEMAHAMAN SISWA DI SMA SANTO KRISTOFORUS 2 Virly Chu; Emillia Sastrasasmita
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i1.37538

Abstract

The accounting equation serves as a fundamental foundation in accounting education, as it enables students to understand the relationship between accounts and how financial transactions affect a company's financial position. To deepen students' understanding of this material, a teaching assistance activity was carried out as part of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program by university students. This activity aimed to identify the difficulties faced by students at Santo Kristoforus 2 Senior High School in grasping the concept of the accounting equation. It was found that some students still struggled with categorizing accounts into assets, liabilities, and equity, as well as understanding the normal balance of each account. The teaching sessions were held regularly every Monday from 12:15 to 14:00 and every Wednesday from 10:40 to 12:50 in 12th grade classes. During the sessions, various exercises were given using modern learning tools such as Quizizz, along with interactive teaching methods to encourage active student participation. The results of this activity indicate an improvement in students' understanding of the material presented. This is evidenced by their ability to answer practice questions correctly and comprehend the content and intent of the questions. Furthermore, the activity encouraged students to be more active in asking questions, engaging in discussions, and completing tasks both independently and in groups. Persamaan dasar akuntansi menjadi landasan utama dalam pembelajaran akuntansi, karena konsep ini menjadi dasar bagi siswa untuk memahami hubungan antar akun serta bagaimana transaksi keuangan memengaruhi posisi keuangan suatu perusahaan. Untuk memperdalam pemahaman siswa terhadap materi ini maka dilakukan kegiatan asistensi mengajar dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) oleh mahasiswa dengan tujuan untuk mengidentifikasi kesulitan yang dihadapi siswa SMA Santo Kristoforus 2 dalam memahami konsep persamaan dasar akuntansi, di mana ditemukan bahwa masih terdapat sebagian siswa yang memiliki kendala seperti mengelompokkan akun-akun ke dalam berbagai kategori seperti aset, liabilitas, dan ekuitas serta dalam memahami saldo normal pada setiap akun. Kegiatan pengajaran ini dilaksanakan secara rutin setiap hari senin pukul 12.15-14.00 dan setiap hari rabu pukul 10.40-12.50 di kelas 12, dengan memberikan berbagai latihan soal yang disajikan menggunakan metode pembelajaran baru seperti Quiziz serta menciptakan suasana yang lebih interaktif agar siswa dapat berpartisipasi aktif selama pengajaran berlangsung. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Hal ini ditunjukkan melalui kemampuan siswa dalam menjawab latihan soal dengan jawaban yang benar dan dapat memahami isi dan maksud dari soal tersebut, serta menjadikan siswa lebih aktif untuk mengajukan pertanyaan, berdiskusi dan mengerjakan soal baik secara mandiri maupun berkelompok.
PENGEMBANGAN WEBSITE UNTUK PENINGKATAN PENJUALAN PADA UMKM AYU CENDANI MART Dedi Trisnawarman; Tifani Anasya Putri; Khania Luiza Cahya Tuluswat
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i1.37539

Abstract

Ayu Cendani Mart UMKM is a business engaged in the sale of fresh fruits and has been operating since 2022 with a marketing area covering the Jabodetabek area and starting to expand outside the area. Despite having quality products, Ayu Cendani Mart faces challenges in increasing sales due to limited digital promotion and accessibility of product information. To overcome this problem, Community Service (PkM) activities are carried out with the aim of developing a profile website that can help expand market reach and increase sales. The methods used in this activity include needs analysis, design, development, and implementation of a website that displays product information, catalogs, and online ordering features. The technology used in developing this website uses the Google site platform. The results of this activity are in the form of a web application that can be used to make it easier for customers to get product information and make ordering transactions. The website that was developed consists of several menus, namely: Home, Products, Orders and About Us. The website that was developed is expected to increase the competitiveness of Ayu Cendani Mart UMKM in the digital era, expand market share, and provide convenience for consumers in accessing products. UMKM Ayu Cendani Mart adalah usaha yang bergerak dalam bidang penjualan buah-buahan segar dan telah beroperasi sejak tahun 2022 dengan daerah pemasaran meliputi wilayah Jabodetabek dan mulai merambah ke luar daerah tersebut. Meskipun memiliki produk berkualitas, Ayu Cendani Mart menghadapi tantangan dalam meningkatkan penjualan akibat keterbatasan promosi digital dan aksesibilitas informasi produk. Untuk mengatasi permasalahan ini, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan website profil yang dapat membantu memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan penjualan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, hingga implementasi website yang menampilkan informasi produk, katalog, dan fitur pemesanan online. Teknologi yang digunakan dalam pengembangan website ini menggunakan platform Google site. Hasil dari kegiatan ini berupa aplikasi web yang dapat digunakan untuk memudahkan pelanggan mendapatkan informasi produk dan melakukan transaksi pemesanan. Website yang dikembangkan, terdiri dari beberapa menu, yaitu: Home, Produk, Pemesanan dan Tentang Kami. Website yang dikembangkan diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM Ayu Cendani Mart di era digital, memperluas pangsa pasar, dan memberikan kemudahan bagi konsumen dalam mengakses produk.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PERJANJIAN JUAL BELI ONLINE BAGI SISWA SMA 17 JAKARTA Ade Adhari; Joshua Steven Ongaran; Ibra Fulenzi Amri
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i1.37540

Abstract

Entering the digital economy era, the pervasive influence of information technology significantly shapes trade and commercial transactions, leading to the rise of online commerce through e-commerce platforms. Information technology in buying and selling transactions offers substantial benefits to businesses by boosting revenue and to consumers by providing ease in acquiring essential goods and services. However, this proliferation of e-commerce also carries the potential for errors and fraudulent activities during online buying and selling processes, often resulting in breach of contract (wanprestasi). Such issues necessitate proactive measures, including legal outreach and education on the drafting of online sale and purchase agreements. This is particularly crucial for businesses, consumers, and especially students and young adults. This article details the implementation of a Community Engagement Program (PKM) at SMA 17 Jakarta titled "Assistance in Drafting Online Sale and Purchase Agreements for Students of SMA 17 Jakarta. During this legal outreach, a juridical review of online sale and purchase agreements was provided, alongside an explanation of the substantive regulation of such agreements. The outreach concluded that a well-drafted online sale and purchase agreement offers legal certainty and protection for the interests of all parties involved. These agreements must adhere to the principles outlined in the KUHPerdat and the UU ITE. Furthermore, the substantive provisions of such agreements must clearly delineate the rights, obligations, and responsibilities of the parties, and incorporate all essential elements of a valid contract. Memasuki era ekonomi digital dan penuh teknologi, perbantuan teknologi informasi sangat menentukan pada aspek perdagangan atau jual beli sehingga muncul perdagangan online melaluui e-commerce. Teknologi informasi pada jual beli sangat bermanfaat untuk pelaku usaha dalam meningkatkan pendapatann dan konsumen dalam hal kemudahan mendapatkan kebutuhan hidup. Pada sisi lain adanya e-commerce berpotensi timbulnya kekeliruan dan kecurangan yang dimanfaatkan ketika proses jual dan beli secara online. Kekeliruan tersebut berakibat adanya wanprestasi. Adanya permasalahan seperti wanprestasi yang terjadi pada transaksi jual dan beli online perlu diatasi dan dicegah dengan sosialisasi atau penyuluhan hukum tentang penyusunan perjanjian jual dan beli online untuk pelaku usaha dan konsumen khususnya kalangan pelajar atau usia remaja. Telah dilaksanakannya PKM di SMA 17 Jakarta dengan judul Pendampingan Penyusunan Perjanjian Jual Beli Online bagi Siswa SMA 17 Jakarta. Dalam penyuluhan hukum tersebut, dijelaskan tinjauan yuridis mengenai perjanjian jual dan beli secara online dan substansi pengaturan perjanjian jual dan beli. Hasil dari penyuluhan tersebut yaitu perjanjian dalam jual beli secara online memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap kepentingan para pihak. Perjanjian tersebut harus mengacu kepada KUHPerdata dan UU ITE. Selain itu, substansi pengaturan dari perjanjian harus memuat hak, kewajiban, dan tanggung jawab para pihak dan terdapatnya unsur-unsur wajib dalam perjanjian.