cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia
ISSN : 14116502     EISSN : 27228649     DOI : -
Memuat informasi ilmiah bidang kimia dan pendidikan kimia berupa hasil penelitian, telaah pustaka, opini, makalah teknis, dan kajian buku
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 26, No 2 (2025): CHEMICA" : 12 Documents clear
Pemanfaatan Buah Tropis Lokal (Pepaya, Buah Naga, Mangga, dan Nanas) dalam Pembuatan Selai Inovatif Berbasis Pektin Alami Husain, Halimah; Jumrah, Elfira; Ilyas, Nita Magfirah
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 26, No 2 (2025): CHEMICA
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v26i2.81094

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pemanfaatan buah tropis lokal pepaya (Carica papaya L.), buah naga (Hylocereus polyrhizus), mangga (Mangifera indica L.), dan nanas (Ananas comosus L.) dalam pembuatan selai inovatif berbasis pektin alami. Buah-buahan tersebut dipilih karena ketersediaannya yang melimpah di Indonesia serta kandungan pektinnya yang berperan penting dalam pembentukan tekstur gel pada produk selai. Metode penelitian meliputi tahapan persiapan bahan, penghalusan, pencampuran dengan gula dan asam, pemanasan, serta pengujian pH dan organoleptik. Pektin, gula, dan asam diketahui menjadi faktor utama yang menentukan kualitas fisik dan sensorik selai, seperti kekentalan, kestabilan gel, warna, aroma, dan rasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh buah tropis yang digunakan menghasilkan selai dengan karakteristik organoleptik yang baik. Selai memiliki tekstur lembut, mudah dioles, warna menarik, aroma khas buah yang segar, serta cita rasa manis-asam yang seimbang. Dari keempat jenis buah, masing-masing memberikan keunikan tersendiri terhadap warna dan aroma akhir produk. Kesimpulannya, pemanfaatan buah tropis lokal berpotensi besar dalam menghasilkan produk selai inovatif berbasis pektin alami yang bernilai ekonomi tinggi, ramah lingkungan, serta dapat meningkatkan nilai tambah hasil pertanian Indonesia.Kata Kunci: Buah tropis lokal, Selai, Pektin alami, OrganoleptikABSTRACTThis study aims to explore the potential utilization of local tropical fruits papaya (Carica papaya L.), dragon fruit (Hylocereus polyrhizus), mango (Mangifera indica L.), and pineapple (Ananas comosus L.) in the production of innovative jams based on natural pectin. These fruits were selected due to their abundance in Indonesia and their natural pectin content, which plays a crucial role in the formation of gel texture in jam products. The research method included several stages: preparation of raw materials, blending, mixing with sugar and acid, heating, and testing for pH and organoleptic properties. Pectin, sugar, and acid were identified as the key components determining the physical and sensory qualities of the jam, such as viscosity, gel stability, color, aroma, and taste. The results showed that all tropical fruits used produced jams with favorable organoleptic characteristics. The jams exhibited a soft and spreadable texture, attractive color, fresh fruity aroma, and a balanced sweet-sour taste. Each fruit contributed its own distinctive color and aroma to the final product. In conclusion, the utilization of local tropical fruits has great potential in producing innovative, natural-pectin-based jams that are economically valuable, environmentally friendly, and capable of enhancing the added value of Indonesia’s agricultural products.Keywords: Local tropical fruits, Jam, Natural pectin, organoleptic 
Analisis PAH (Naftalena) pada Daging Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) di Pelabuhan Paotere, Makassar Sulawesi Selatan Salmia, Salmia; Syahrir, Muhammad; Hasri, Hasri
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 26, No 2 (2025): CHEMICA
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v26i2.80294

Abstract

ABSTRAKPolisiklik Aromatik Hidrokarbon (PAH) merupakan zat kontaminan organik di lingkungan yang sifatnya beracun, karsinogenik dan mutagenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar senyawa PAH (naftalena) pada daging ikan cakalang di Pelabuhan Paotere. Penelitian dilakukan beberapa tahap yaitu preparasi sampel, ekstraksi, fraksinasi, serta pengukuran kadar senyawa PAH (naftalena) menggunakan GC-MS. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kadar lemak pada sampel 1, sampel 2 dan sampel 3 masing-masing sebesar 6,5%, 5,5% dan 5,7%. Kadar air pada sampel 1, sampel 2, dan sampel 3 masing-masing sebesar 5,3%, 4,9% dan 5,6%, sampel 1 dan 3 ditemukan mengandung senyawa naftalena dengan konsentrasi masing-masing 0,0089 ppm dan 0,0058 ppm, sedangkan pada sampel 2 tidak ditemukan adanya senyawa PAH naftalena. Rata-rata senyawa naftalena yang terkandung pada sampel sebesar 0,0049 ppm, sehingga dapat disimpulkan bahwa sampel ikan cakalang yang diperoleh dari Pelabuhan Paotere tercemar senyawa PAH yaitu naftalena.Kata Kunci: Ikan Cakalang, Naftalena, PAH, Pelabuhan PaotereABSTRACTPolycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs) are organic contaminants in the environment that are toxic, carcinogenic, and mutagenic. This study aims to determine the levels of PAH compounds (naphthalene) in skipjack tuna meat in Paotere Port. The study was carried out in several stages, namely sample preparation, extraction, fractionation, and measurement of PAH compound levels (naphthalene) using GC-MS. Based on the results of the study, the fat content in samples 1, 2, and 3 was 6.5%, 5.5%, and 5.7%, respectively. The water content in samples 1, 2, and 3 was 5.3%, 4.9%, and 5,6%, respectively. Samples 1 and 3 were found to contain naphthalene compounds with concentrations of 0.0089 ppm and 0.0058 ppm, respectively, while in sample 2, no naphthalene PAH compounds were found. The average naphthalene compound contained in the sample was 0.0049 ppm, so it can be concluded that the skipjack tuna sample obtained from Paotere Harbor was contaminated with PAH compounds, namely naphthalene.Keywords: Skipjack Tuna, Naphthalene, PAH, Paotere Port
Persepsi Masyarakat terhadap Peningkatan Kualitas Lingkungan dengan Pemanfaatan Limbah Sagu sari, desy nurhasanah; Nururrahmah, Nururrahmah; Humaerah, ST. Aisyah
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 26, No 2 (2025): CHEMICA
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v26i2.80483

Abstract

ABSTRAKSagu adalah salah satu sumber pangan dan sumber pendapatan utama masyarakat di Tana Luwu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat.  Pengolahan sagu masih dilakukan secara tradisional dan berkelompok di Kecamatan Telluwanua.  Limbah yang dihasilkan dari proses pengolahan sagu belum diolah dan dimanfaatkan masyarakat sehingga dapat menimbulkan kerusakan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendapatkan gambaran persepsi masyarakat dalam mengolah limbah yang bersumber dari pengolahan sagu menjadi biogas.  Penelitian ini merupakan penelitian survei yang mengumpulkan data melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner dengan menggunakan 50 orang responden yang dipilih secara Simple Random Sampling. Data dianalisis untuk mendapatkan gambaran umum karakteristik sosial ekonomi masyarakat menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk frekuensi.  Persepsi masyarakat diperoleh dari penilaian tingkatan persepsi menggunakan rataan skor dengan rentang skala, sedangkan hubungan antara karakteristik sosial ekonomi dengan persepsi masyarakat dianalisis dengan uji Korelasi Rank Spearman menggunakan SPSS 16.0.  Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa persepsi masyarakat masih ragu-ragu dengan skor rata-rata setiap aspek penilaian berada pada rentang skala 2,92 – 3,09; untuk memanfaatkan dan mengolah limbah pengolahan sagu, sedangkan karakteristik sosial ekonomi dengan persepsi masyarakat untuk sebagian besar variabel memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat keeratan hubungan yang lemah.Kata Kunci: Limbah sagu, Pengolahan sagu, Biogas, Persepsi masyarakatABSTRACTSago is one of the main sources of food and income for the people of Tana Luwu, and is inseparable from their daily lives. Sago processing is still carried out traditionally and in groups in the Telluwanua District. The waste produced from the sago processing process has not been processed and utilized by the community, which can cause environmental damage. The purpose of this study was to determine and obtain an overview of the community's perception of processing waste from sago processing into biogas. This study was a survey that collected data through structured interviews using a questionnaire with 50 respondents selected using simple random sampling. The data were analyzed to obtain an overview of the socioeconomic characteristics of the community using descriptive statistics in the form of frequencies. The community's perceptions were obtained from the assessment of perception levels using average scores on a scale, while the relationship between socioeconomic characteristics and community perceptions was analyzed using the Spearman's rank correlation test using SPSS 16.0. The results of the study show that community perceptions are still uncertain, with the average score for each aspect of the assessment ranging from 2.92 to 3.09 for the utilization and processing of sago waste, while the socioeconomic characteristics and community perceptions for most variables have a significant relationship with a weak level of closeness.Keywords: Sago waste, Sago processing, Biogas, Public perception
Identifikasi Senyawa Flavonoid Pada Ekstrak Metanol Seledri (Apium Graveolens L) Dan Uji Toksisitas Terhadap Artemia Salina Leach Rismanto, Nur Azisah; Pratiwi, Diana Eka; Dini, Iwan
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 26, No 2 (2025): CHEMICA
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v26i2.59122

Abstract

ABSTRAKDaun seledri merupakan tanaman yang dapat dikonsumsi sebagai sayuran, sehingga ditemukan berbagai senyawa aktif yang terdapat dalam daun dan batang. Flavonoid merupakan kandungan khas tumbuhan hijau dan terdapat pada semua bagian tumbuhan terutama bagian daunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan dan kadar senyawa flavonoid yang terdapat pada ekstrak metanol seledri (Apium Graveolens L) menggunakan Spektrofotometer UV-Vis, dan untuk mengetahui toksisitas akut (LC50) ekstrak metanol seledri terhadap larva Artemia Salina Leach dengan metode BSLT. Sampel penelitian diambil dari kabupaten Gowa, provinsi Sulawesi Selatan. Tahap penelitian ini meliputi preparasi sampel, ekstraksi, identifikasi, dan uji toksisitas. Ekstrak seledri diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut metanol yang kemudian diuji secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil pengujian secara kualitatif dan kuantitatif ekstrak seledri mengandung senyawa flavonoid dengan kadar pada daun seledri sebesar 0.8236 sedangkan pada batang seledri sebesar 0.1788. Pengujian toksisitas ekstrak seledri terhadap Artemia Salina Leach diperoleh LC50 pada batang seledri sebesar 275.42ppm sedangkan pada daun seledri sebesar 1109.17ppm. Dari nilai LC50 yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol batang seledri memiliki sifat toksik terhadap larva yang ditandai dengan perolehan nilai LC50 <1000ppm sedangkan pada esktrak metanol daun seledri memiliki sifat praktis tidak toksik terhadap larva yang ditandai dengan perolehan nilai LC50 >1000ppm.Kata Kunci: Seledri, Toksisitas, Metode BSLT, FlavonoidABSTRACTCelery leaves are a plant that can be consumed as a vegetable, so various active compounds are found in the leaves and stems. Flavonoids are a typical content of green plants and are found in all parts of the plant, especially the leaves. This research aims to determine the content and levels of flavonoid compounds found in the methanol extract of celery (Apium Graveolens L) using a UV-Vis Spectrophotometer, and to determine acute toxicity (LC50) celery methanol extract against Artemia Salina Leach larvae using the BSLT method. The research sample was taken from Gowa district, South Sulawesi province. This research stage includes sample preparation, extraction, identification and toxicity testing. Celery extract was obtained by maceration using methanol solvent which was then tested qualitatively and quantitatively. Qualitative and quantitative test results of celery extract contain flavonoid compounds with levels in celery leaves of 0.8236 while in celery stems it is 0.1788. Testing the toxicity of celery extract against Artemia Salina Leach obtained LC50 on celery stems of 275.42ppm while on celery leaves it was 1109.17ppm. From the LC50 value obtained, it can be concluded that the methanol extract of celery stems has toxic properties to larvae, which is indicated by the LC50 value <1000ppm, while the methanol extract of celery leaves has practically non-toxic properties to larvae, which is indicated by the LC50 value >1000ppm.Keywords: Celery, Toxicity, BSLT Method, Flavonoids
Analisis Perbandingan Kadar NPK dan Rasio C/N Pada Limbah Air Cucian Beras Putih, Beras Hitam dan Beras Merah Sebelum dan Setelah Fermentasi As'ad, Muhammad; Wijaya, Mohammad; Sulfikar, Sulfikar
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 26, No 2 (2025): CHEMICA
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v26i2.80940

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan studi eksperimen eksploratif yang bertujuan: (i) mengukur kadar NPK dan rasio C/N pada air cucian beras putih, hitam, dan merah; (ii) menilai pengaruh fermentasi terhadap parameter tersebut; serta (iii) mengevaluasi potensi air cucian beras sebagai bahan baku pupuk organik cair (POC). Analisis dilakukan menggunakan metode mikro-Kjeldahl untuk nitrogen, spektrofotometri untuk fosfor, fotometri nyala untuk kalium, dan Walkley–Black untuk C-organik. Kadar NPK (%) air cucian beras putih, hitam, dan merah berturut-turut adalah: putih 0,14; 1,25; 0,02; hitam 0,14; 0,03; 0,04; merah 0,14; 0,44; 0,09. Rasio C/N berturut-turut sebesar 17,42; 2,14; 10,71. Fermentasi pada air cucian beras putih meningkatkan N sekitar 3,43 kali, P sebesar 24,8%, dan K sekitar 4,5 kali, serta menurunkan rasio C/N dari 17,42 menjadi 4. Temuan ini menunjukkan bahwa fermentasi memodifikasi komposisi hara dan menurunkan rasio C/N, meskipun kadar NPK absolut masih relatif rendah. Sebagai studi eksploratif tanpa replikasi dan uji statistik, hasil awal ini bersifat indikatif namun konsisten dengan hipotesis bahwa air cucian beras berpotensi dimanfaatkan sebagai POC sederhana dan lebih bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman dibanding air biasa. Selanjutnya disarankan standardisasi kondisi fermentasi, replikasi dengan uji statistik, validasi pada beras hitam dan merah, uji hayati pada tanaman indikator, serta fortifikasi dengan bahan organik kaya hara atau bioaktivator untuk mencapai kualitas POC yang memenuhi standar praktik budidaya. Kata Kunci: Air cucian Beras, NPK, rasio C/N, fermentasi, Pupuk Organik cair ABSTRACTThis exploratory experimental study quantified macronutrient content and C/N ratios in rice-washing water from white, black, and red rice; assessed the effect of fermentation; and evaluated its potential as a feedstock for liquid organic fertilizer. Nitrogen was determined by micro-Kjeldahl, phosphorus by spectrophotometry, potassium by flame photometry, and organic carbon by the Walkley–Black method. The NPK contents (%) of white, black, and red rice-washing water were, respectively: white 0.14; 1.25; 0.02; black 0.14; 0.03; 0.04; red 0.14; 0.44; 0.09. The corresponding C/N ratios were 17.42; 2.14; and 10.71. Fermentation of white rice-washing water increased N by approximately 3.43-fold, P by 24.8%, and K by approximately 4.5-fold, while decreasing the C/N ratio from 17.42 to 4. These results indicate that fermentation can modify nutrient composition and lower the C/N ratio although absolute NPK levels remain comparatively low. As an exploratory study without replication or statistical testing, the findings are preliminary but support the feasibility of using rice-washing water as a simple liquid organic fertilizer with greater plant-growth benefits than plain water. Further work should standardize fermentation conditions, include replicated experiments with statistical analysis, validate effects in black and red rice-washing water, conduct plant bioassays, and explore fortification with nutrient-rich organics or bioactivators to approach agronomic standards.Keywords: Rice washing water; fermentation; NPK (nitrogen, phosphorus, potassium); C/N ratio; liquid organic fertilizer  
Review: Inovasi Membran Terinkorporasi dengan Enzim Lakase: Solusi Efisien dan Ramah Lingkungan dalam Pengolahan Air Krissilvio, Eka Jhonatan; Pasaribu, Marvin Horale; Ariefin, Mokhamat; Manurung, Tety Wahyuningsih
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 26, No 2 (2025): CHEMICA
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v26i2.71230

Abstract

Air adalah sumber daya alam yang dibutuhkan untuk kelangsungan metabolisme manusia dan semua makhluk hidup. Keberadaan polutan dalam air, seperti zat warna dari industri tekstil telah menjadi masalah serius yang mengancam lingkungan dan kesehatan manusia. Pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya alam, terutama air, telah memicu penelitian dalam mengatasi pencemaran air oleh polutan seperti zat warna dari industri tekstil. Dalam konteks ini, teknologi enzim terinkorporasi dalam membran muncul sebagai solusi inovatif. Membran enzim menggabungkan efisiensi teknologi membran dalam pemisahan molekul mikro dengan kemampuan enzim mengoksidasi senyawa organik kompleks, termasuk zat warna. Lakase, sebuah enzim multitembaga yang umumnya ditemukan pada tumbuhan, serangga, dan jamur, telah digunakan untuk mengurai zat warna sulit dihilangkan. Penggunaan membran terinkorporasi dengan enzim lakase telah membawa terobosan signifikan dalam sistem filtrasi air. Lakase tidak hanya efisien dalam memisahkan zat warna, tetapi juga ramah lingkungan karena menggunakan reaksi biokimia alami tanpa bahan kimia tambahan yang merusak ekosistem air.
Pengaruh Pemberian Kuis di Awal Pembelajaran Berbantuan Media Quizizz pada Model Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Soppeng (Studi pada Materi Pokok Termokimia) Wasiulnur, Andi; Salempa, Pince; Sugiarti, Sugiarti
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 26, No 2 (2025): CHEMICA
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v26i2.81011

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kuis di awal pembelajaran berbantuan media Quizizz pada model Discovery Learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Soppeng pada materi pokok termokimia. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design. Pengambilan sampel penelitian menggunakan simple random sampling dan terpilih kelas XI MIPA 3 sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI MIPA 1 sebagai kelompok kontrol yang masing-masing berjumlah 35 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar, kuis di awal pembelajaran dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis inferensial. Hasil analisis deskriptif kelompok eksperimen diperoleh rata-rata hasil belajar yaitu 80,971 dan kelompok kontrol 71,100. Hasil analisis statistik inferensial terhadap hasil belajar peserta didik menunjukkan data kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berasal dari populasi yang homogen tetapi tidak terdistribusi normal. Oleh karena data yang tidak terdistribusi normal, maka uji hipotesis yang digunakan yaitu uji Mann-Whitney. Hasil uji hipotetsis diperoleh nilai Zhitung > Ztabel (3,707 > 1,64). Hal ini menunjukkan pemberian kuis di awal pembelajaran berbantuan media Quizizz pada model Discovery Learning berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Soppeng studi pada materi pokok termokimia. Kata kunci: Kuis, Quizizz, Discovery Learning, Hasil BelajarABSTRACTThis research is a quasi-experimental research that aims to determine the effect of giving quizzes at the beginning of learning assisted by Quizizz media in the Discovery Learning model on the learning outcomes of class XI MIPA students at SMA Negeri 2 Soppeng on the subject matter of thermochemistry. The research design used was the posttest only control group design. The research sample used simple random sampling and selected class XI MIPA 3 as the experimental group and class XI MIPA 1 as the control group, each of which consisted of 35 people. The research instruments used were learning achievement tests, quizzes at the beginning of learning and learning implementation observation sheets. This study uses descriptive statistical analysis techniques and inferential analysis techniques. The results of the descriptive analysis of the experimental group obtained an average learning outcome of 80.971 and that of the control group was 71.100. The results of inferential statistical analysis of student learning outcomes show that the experimental group and control group data come from populations that are homogeneous but not normally distributed. Because the data is not normally distributed, the hypothesis test used is the Mann-Whitney test. The results of the hypothesis test obtained Zcount > Ztable (3.707 > 1.64). This shows that giving quizzes at the beginning of learning assisted by Quizizz media in the Discovery Learning model has an effect on the learning outcomes of students in class XI MIPA SMA Negeri 2 Soppeng studying the subject matter of thermochemistry.Keywords: Quiz, Quizizz, Discovery Learning, Learning Outcomes
Isolasi dan Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Metanol Kulit Batang Tumbuhan Awar-awar (Ficus septica Burm.F) Nurlaila, Nurlaila; Herawati, Netti; Muharram, Muharram
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 26, No 2 (2025): CHEMICA
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v26i2.43971

Abstract

ABSTRAKPenelitian eksplorasi ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder ekstrak metanol kulit batang  tumbuhan awar-awar (F. septica Burm. F), yang meliputi preparasi sampel, ekstraksi, fraksinasi, pemurnian, dan identifikasi. Sampel berasal dari Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Minasate’ne, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil penelitian berupa serbuk berwarna putih yang menunjukkan noda tunggal pada uji KLT sistem tiga eluen dan positif terhadap pereaksi Dragendorff dan Wagner. Data spektrum FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi N–H (amina primer), =C−H, C─O, C–N, C─H alifatik (─CH2 dan ─CH3), dan C=C. Kedua hasil uji golongan dan FTIR menunjukkan bahwa senyawa yang diperoleh merupakan golongan senyawa alkaloid. Kata Kunci: Awar-awar, Ficus septica Burm. F, Alkaloid  ABSTRACTThis exploratory study aims to isolate and identify secondary metabolites of methanol extract from the stem bark of the Awar-awar (F. septica Burm. F), includes sample preparation, extraction, fractionation, purification, and identification. The samples used were from Kalabbirang Village, Minasate'ne District, Pangkep Regency, South Sulawesi. The result of this research is a white powder that shows a single stain on the TLC test with three eluent systems and positive for Dragendorff and Wagner reagents. FTIR spectrum data shows the presence of functional groups N–H (primary amines), =C−H, C─O, C–N, C─H aliphatic (─CH2 and ─CH3), and C=C. The group test and FTIR test results show that the compounds obtained are alkaloid. Keywords: Awar-awar, Ficus septica Burm. F, Alkaloid
Pengembangan SmartClimaPack Bioplastik dari Pati Onggok, Selulosa Jagung, dan Minyak Sereh John, Grace Putri; Assyafaqi, Aqila Ulinnuha; Rahmi, Fadila Tul; Supriadi, Gilang Reynaldy; Ramdhan, Mohamad Alief; Hermawan, Faris; Muliawati, Nindya Tri
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 26, No 2 (2025): CHEMICA
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v26i2.76936

Abstract

ABSTRAKPlastik konvensional telah banyak digunakan dalam kehidupan modern, namun produksinya masih bergantung pada sumber daya fosil yang bersifat non-biodegradable dan berdampak buruk bagi lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan SmartClimaPack bioplastik berbahan dasar pati onggok dan selulosa tongkol jagung yang diperkaya minyak atsiri sereh sebagai kemasan aktif biodegradable untuk memperpanjang umur simpan buah klimaterik. Bioplastik dibuat melalui proses ekstraksi minyak sereh dan delignifikasi tongkol jagung, kemudian dikarakterisasi dengan uji kadar air, ketahanan air, biodegradabilitas, dan FTIR. Hasil menunjukkan bahwa bioplastik memiliki kadar air sebesar 15,77%, ketahanan air 91,00%, nilai swelling 9,0%, dan persentase degradasi mencapai 76% dalam 13 hari. Analisis FTIR mengonfirmasi adanya gugus fungsional yang saling berinteraksi melalui ikatan hidrogen pada matriks bioplastik. Dengan demikian, SmartClimaPack berpotensi menjadi kemasan aktif ramah lingkungan yang tidak hanya melindungi produk, tetapi juga memperpanjang umur simpan buah.Kata Kunci: Bioplastik, Pati, Selulosa, SmartClimaPackABSTRACTConventional plastics have been widely used in modern life; however, their production still relies on fossil-based resources that are non-biodegradable and environmentally harmful. Therefore, this study aims to develop SmartClimaPack, a bioplastic derived from cassava starch residue and corn cob cellulose enriched with lemongrass essential oil, designed as an active biodegradable packaging to extend the shelf life of climacteric fruits. The bioplastic was produced through lemongrass oil extraction and corn cob delignification, followed by evaluations of moisture content, water resistance, swelling, biodegradability, and FTIR analysis. The results revealed that the bioplastic exhibited a moisture content of 15.77%, water resistance of 91.00%, swelling value of 9.0%, and biodegradation rate of 76% within 13 days. FTIR analysis confirmed the presence of functional groups interacting through hydrogen bonding within the bioplastic matrix. Thus, SmartClimaPack demonstrates strong potential as an eco-friendly active packaging material that not only provides physical protection but also extends fruit shelf life.
Implementasi Aplikasi Berbasis Web sebagai Media Pembelajaran Interaktif (MPI) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Siswa Kelas VI MIN 2 Bulukumba Fattah, Abdul
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 26, No 2 (2025): CHEMICA
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v26i2.81018

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA melalui implementasi aplikasi berbasis web sebagai media pembelajaran interaktif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang terdiri atas dua siklus, masing-masing dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI MIN 2 Bulukumba yang berjumlah 18 orang. Instrumen penelitian meliputi tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa dan guru, serta angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari nilai rata-rata pretest sebesar 60 dengan ketuntasan 40 % menjadi 75 pada siklus I dengan ketuntasan 70 % dan meningkat lagi menjadi 85 pada siklus II dengan ketuntasan 90 %. Aktivitas siswa meningkat dari kategori baik pada siklus I menjadi sangat baik pada siklus II. Respon siswa tergolong positif, dengan persentase rata-rata sebesar 85 %.Kata kunci: aplikasi berbasis web, media pembelajaran interaktif, hasil belajar.ABSTRACTThis study aims to improve students’ learning outcomes in Science by implementing a web-based application as an interactive learning medium. The research employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis & McTaggart model, which consists of two cycles with four stages in each: planning, acting, observing, and reflecting. The subjects of this study were sixth-grade students of MIN 2 Bulukumba, consisting of grade VI  students. The research instruments included learning outcome tests, observation sheets for student and teacher activities, and student response questionnaires. The results revealed an increase in students’ learning outcomes, from a pre-test average score of 60 with 40 % mastery to 75 in Cycle I with 70 % mastery, and further improved to 85 in Cycle II with 90 % mastery. Students’ learning activities increased from good in Cycle I to very good in Cycle II. The student responses toward the use of the web-based application were positive, with an average percentage of 85 %. Keywords: web-based application, interactive learning media, learning outcomes.

Page 1 of 2 | Total Record : 12