cover
Contact Name
Mohammad Sholehuddin
Contact Email
sholepasopati@gmail.com
Phone
+6285130334282
Journal Mail Official
Jurnalsirojuddin@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.stismu.ac.id/ojs/index.php/sirajuddin/Home
Location
Kab. lumajang,
Jawa timur
INDONESIA
Sirajuddin: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam
ISSN : 28096134     EISSN : 28096606     DOI : https://doi.org/10.55120/sirajuddin.v4i2
Core Subject : Religion, Education,
Sirajuddin : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum Lumajang. Jurnal ini memuat naskah hasil kajian dan penelitian para peneliti dan akademisi Pendidikan Islam; bidang-bidang ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Islam, Manajemen Pendidikan Islam, dan Kepesantrenan. Penerbitan Jurnal Sirojuddin dilakukan dua kali setahun, yaitu pada bulan Desember dan Juni.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2024): Sirajuddin Juni 2024" : 9 Documents clear
PRINSIP DAN PENDEKATAN PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN DASAR Uddin Haq, Ahmad Rafi; Prasetya Utomo, Tri
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2024): Sirajuddin Juni 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i2.1709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana Pengertian PrinsipPengembangan Kurikulum, (2) Bagaimana Prinsip Umum dan Prinsip Khusus PengembanganKurikulum, (3) Bagaimana Pengertian Pendekatan Pengembangan Kurikulum, (4) BagaimanaPendekatan-Pendekatan Pengembangan Kurikulum. Jenis penelitian ini adalah penelitiankualitatif menggunakan metode studi kepustakaan. Prinsip pengembangan kurikulum adalahsuatu dasar yang mengatur sebuah proses pembelajaran yang dapat memberikan kondisibelajar yang lebih efektif dan efisien. Prinsip pengembangan kurikulum dibagi menjadi duakelompok, yakni prinsip umum dan prinsip khusus. Pendekatan pengembangan kurikulumadalah sudut pandang seseorang untuk melihat suatu proses untuk memaksimalkanpelaksanaan kurikulum dalam mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan pemerintahmelalui kurikulum setelah dilaksanakan dalam waktu tertentu. Pendekatan PengembanganKurikulum menjelaskan bahwa setidaknya ada 4 pendekatan dalam pengembangan kurikulumyakni Pendekatan Subyek Akademis, Pendekatan Humanistik, Pendekatan Teknologis,Pendekatan Rekontruksi Sosial.
STRATEGI PEMBELAJARAN PENELADANAN DALAM MATERI WUDHU, SHOLAT, TADARUS, ZIKIR DAN DOA Iswandi, Iswandi; Septiana, Yulda Dina
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2024): Sirajuddin Juni 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i2.1848

Abstract

Jurnal ini membahas tentang efektifitas penerapan metode keteladanan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan agama islam sehari-hari. mode keteladan sangat efektif, karena selaras dengan jiwa manusia yang berkecenderungan suka meniru atau meneladani figur atau tokoh yang dianggap penting dalam hidupnya. Sebagaimana kecenderungan peserta didik untuk meniru perkataan atau tingkah laku dari seorang guru. Dalam penerapan metode ini, keteladanan merupakan tujuan utama dalam jurnal ini. Dengan menjadikan keteladana sebagai tujuan, maka guru sebagai target dalam penerapan metode ini. Sedangkan pesera didik menempatkan guru sebagai sentral uswah yang akan dicontoh atau diteladani. Jurnal ini mencakup tentang mode strategi pembelajaran keteladanan dalam pembelajaran pendidikan agama Islam berwhudu', Sholat, tadarus, dzikir dan do'a.
Program Tafaqquh Takhasus Arobiyyah: Analisis dan Evaluasinya Syukur, Hasan
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2024): Sirajuddin Juni 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i2.1857

Abstract

Program evaluation is one of the important components in the management of a program. Evaluation aims to determine the extent to which a program has achieved the goals that have been designed. This study aims to: 1) find out how the Tafaqquh Takhasus Arobiyyah program is implemented at LPD Al-Bahjah Cirebon, 2) Find out how the evaluation is carried out on the tafaqquh takhasus arobiyyah program at LPD Al-Bahjah Cirebon. This research uses descriptive qualitative research method. Data were obtained through several data collection techniques, namely through observation, interviews and documentation. The technique used to analyze the data is data reduction, data presentation and then verification or drawing conclusions. The results of this study provide an explanation that: 1) the Tafaqquh takhasus arobiyyah program at LPD Al-Bahjah Cirebon is one of the flagship programs at LPD Al-Bahjah Cirebon. This program is a program that has been well managed. This can be seen from the existence of clear goals, neat structures, good implementation and also good cooperation between managers. 2) The evaluation carried out on the Tafaqquh Takhasus Arobiyyah program at LPD Al-Bahjah Cirebon focused on three parts, namely evaluation of program design, program implementation and program results. The absence of indicators for assessment materials from the evaluation of the program is something that needs to be considered considering that it is very important to be taken into consideration in the assessment for evaluation.
A REKONSTRUKSI POLA PIKIR BERPENDIDIKAN DALAM KONSEP ILMU PENGETAHUAN Q.S AL-MUJADALAH:11 DAN AZ-ZUMAR: 8-9 Nabila Nailil Amalia; Asbarin; Siti Aisyah
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2024): Sirajuddin Juni 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i2.1874

Abstract

The urgency of becoming an educated person is a way to advance Islamic civilization now and in the future. The aim of this research is to understand the educated mindset in the concept of science Q.S Al-Mujjadi: 11 and Az-Zumar: 8-9. The method used is qualitative research with a literature study approach. The data collection technique used was documentation and descriptive analysis and then conclusions were drawn. The result of this research is that someone who has faith and knowledge will be raised in rank by Allah in accordance with Allah's word in Surah al-Mujjadi verse: 11. In Q.S az-Zumar: 8-9, it is emphasized that there is a difference between people who know and don't know and the nickname ulul albab is someone who can always learn from the events they experience. The value of knowledge contained in Q.S Al-Mujjadi: 11, namely humans as social creatures so they can respect other humans, and in Q.S az-Zumar: 8-9, namely humans as obedient servants of Allah and the Messenger of Allah, there is a change for the better, very fear of Allah's punishment and always hope for Allah's mercy for good deeds of the dhohir nature and others.
PELATIHAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENINGKATKAN PRESTASI PESERTA DIDIK Imaniar Mahmuda; Nurul Iflaha; Ismatul Rofi’a
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2024): Sirajuddin Juni 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i2.1886

Abstract

Dalam tulisan ini mendeskripsikan program pelatihan untuk guru yangditujukan untuk mengembangkan dan meningkatkan kompetensi guru dalammelaksanakan proses pembelajaran. Banyak kontribusi yang didapatkan melaluipelatihan sehingga berpengaruh terhadap kualitas proses pemberian pendidikanterhadap peserta didik. Semakin berkualitas pembelajaran yang diberikan terhadappeserta didik, maka akan menghasilkan prestasi belajar peserta didik yang berkualitaspula. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan teknikpengumpulan data melalui pengumpulan materi-materi yang sifatnya ilmiah. Teknik analisa data menggunakan teknik analisa isi dengan tujuan untuk memperolehsimpulan yang valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memiliki pengaruhyang sangat signifikan terhadap efektifitas sebuah sekolah. Pelatihan memberikesempatan kepada guru untuk mendapatkan pengetahuan, keterampilan dan sikapbaru yang mengubah perilakunya, yang pada akhirnya akan meningkatkan prestasibelajar siswa.
PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL, KERANGKA KONSEPTUAL, PERKEMBANGAN DAN DINAMIKA FENOMENA DAN TENDENSI MULTIKULTURAL Zainuddin; Hairul Ulum
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2024): Sirajuddin Juni 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i2.1895

Abstract

Based on the facts, increasing moral decadence and disgraceful behavior such asviolence, brawls, exclusivism and weak tolerance and respect for other people in all itsforms involving school children are real indicators of the ineffectiveness of the modeland function of Islamic education that has been implemented so far. Therefore, how tobuild an intelligent and moral Indonesia? How can Multicultural Islamic Educationchange the face of Indonesia to become a country that is very tolerant? This type ofresearch is qualitative research using the literature study method. The concepts andpractices of multicultural education in the United States can be applied in Indonesia tosupport education that prioritizes democratic methods. Multicultural education in theUnited States is closely related to diversity issues, so the possibility of implementing itin Indonesia is a challenge. The fact is that the legacy of the Suharto regime regardingthe prohibition on discussing SARA (ethnicity, religion, race and between groups) stillcontinues today. However, understanding the diversity and differences of students, inrelation to other groups, is very necessary in the context of multicultural education,especially to reduce prejudice and discrimination.
IMPLEMENTASI KURIKULUM AKHLAK TERHADAP PEMBENTUKAN AKHLAK SANTRI DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL ULUM LUMAJANG Lukman Hakim; Achmad Abdillah
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2024): Sirajuddin Juni 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i2.1904

Abstract

Kurikulum akhlak santri merupakan salah satu pilar kurikulum dalam Pondok Pesantren Mifthul Ulum Lumajang yang dapat menjadi suatu alternatif atas permasalahan dalam dunia pendidikan kini, yaitu masalah akhlak. Dimana berbagai kasus krisis akhlak pada kalangan santri sedang maraknya terjadi akhir-akhir ini, seperti bullying, tawuran, kurangnya akhlak, sopan santun terhadap guru, ustadz, dan orang tua, penyalah gunaan narkoba, dan sebagainya. Hal ini terjadi karena masih banyaknya lembaga pendidikan yang terlalu fokus dalam pengembangan kognitif santri dibandingkan dengan pengembangan akhlaknya. Sehingga pembentukan akhlak pada santri masih dirasa belum optimal sebagaimana yang tertuang dalam tujuan pendidikan. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan konsep kurikulum akhlak terhadap pembentukan akhlak santri di Pondok Pesantren Mifthul Ulum Lumajang (2) mendeskripsikan implementasi kurikulum akhlak terhadap pembentukan akhlak Pondok Pesantren Mifthul Ulum Lumajang dan (3) mendeskripsikan hasil implementasi kurikulum akhlak terhadap pembentukan akhlak santri di Pondok Pesantren Mifthul Ulum Lumajang. Untuk mencapai tujuan penelitian, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dan untuk analisis data, dilakukan dengan cara mereduksi data, menyajikan data, serta menarik kesimpulan. Hasil data yang didapatkan oleh peneliti di lapangan menunjukkan bahwa, (1) Konsep kurikulum akhlak santri adalah keteladanan yang mengacu pada Al-Qur’an, Hadits, serta shirah Nabi dan sahabat, (2) Dalam implementasi kurikulum akhlak santri terbagi menjadi tiga tahapan: Pertama, tahap perencanaan seperti sosialisasi bersama, dan persiapan guru atau asatidz dalam membuat perangkat pembelajaran. Kedua, tahap implementasi yang diwujudkan dalam bentuk pembiasaan, aktivitas proses pembelajaran, serta program-program kegiatan yang berhubungan dengan kurikulum akhlak. Ketiga, tahap evaluasi yaitu evaluasi hasil belajar ssantri melalui worksheet, dan pengamatan perilaku sehari-hari, evaluasi bulanan antara yayasan dan seluruh fasilitator, serta forum kelas untuk evaluasi bersama dengan orang tua. (3) Terdapat empat akhlak yang terbentuk pada diri santri melalui implementasi kurikulum akhlak santri, yaitu akhlak terhadap Allah SWT, akhlak terhadap sesama, akhlak terhadap diri sendiri, dan akhlak terhadap alam.
UPAYA MEMPEROLEH PENDIDIKAN FORMAL LEBIH TINGGI PADA MASYARAKAT TINGKAT EKONOMI LEMAH Achmad Faisol
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2024): Sirajuddin Juni 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i2.1943

Abstract

Akhir-akhir ini perbincangan tentang kemiskinan dan pendidikan masyarakat telah munculkembali dan menjadi tema utama dalam setiap diskusi-diskusi dan kajian- kajian ilmiah, baikdalam kalangan akademik maupun aktifis masyarakat. Masalah tersebut bukanlah masalahyang baru. Telah banyak upaya-upaya yang dilakukan untuk mengurangi persoalanperekonomian masyarakat yang dirasakan sangat lemah. Di lain fihak, pendidikan mendudukitempat yang sangat penting dalam rangka mengejar penguasaan ilmu pengetahuan danteknologi, berbagai kebijakan-kebijakan dalam dunia pendidikan dimunculkan denganharapan masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang berpendidikan tinggi, berkualitas,dan bersumberdaya tinggi. Namun pada kenyataannya kebijakan-kebijakan tersebut tidakberjalan seperti yang diharapkan, dalam artian, upaya tersebut menghadapi berbagaihambatan-hambatan baik itu yang berasal dari masyarakat dan masalah perekonomian yangsangat memprihatinkan. Oleh karena kenyataan itu, maka penulis merasa perlu untukmenuangkannya dalam sebuah karya ilmiah dengan judul: “Upaya Memperoleh PendidikanFormal Lebih Tinggi Pada Masyarakat Tingkat Ekonomi Lemah”Pembahasan ini secara garis besar untuk mengetahui secara jelas bagaimana keadaanperekonomian masayarakat dusun Penanggungan, kesempatan masyarakat DusunPenanggungan, Desa Karang Pringmemperoleh pendidikan lebih tinggi, dengan tujuan untukmengetahui seberapa besar kesempatan masyarakat dusun Penanggungan untukmemperoleh pendidikan yang lebih tinggi, sebagai bahan informasi bagi masyarakat,pemerintah serta pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengetahui berbagai masalah yangberkaitan dengannya dan bagaimana usaha-usaha yang dilakukan untuk pemecahannya.Adapun pendekatan yang penulis gunakan yaitu pendekatan teoritis yang disajikan dalam bab II dengan menyuguhkan teori-teori, yang berkembang dari para tokoh-tokoh pemikir.Sedangkan pendekatan empiris disajikan dalam bab IV dengan menyuguhkan keadaan ataukondisi obyek secara jelas, teratur, dan murni. Metode pembahasan yang digunakan dalampembahasan empiris yaitu dedukti dan induktif. sedangkan untuk mendapatkan data, penulismenggunakan metode observasi, wawancara, dan metode pembantu lainnya Setelah dataterkumpul untuk menganalisa dan mengolahnya penulis menggunakan analisa sampling yangdilanjutkan ke deskriptif kualitatif.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keadaan perekonomian keluarga yangrendah menyebabkan proses pencapaian pendidikan terhambat,karena pendidikanmembutuhkan biaya yang relatif banyak (tinggi). Namun hal itu selalu diupayakanpemecahannya lebih baik dari pihak pemerintah maupun masyarakat itu sendiri
TRANSFORMASI PEMBELAJARAN AMSTILATI METODE PRAKTIS CARA DASAR BELAJAR KITAB KUNING DI PONDOK TERPADU AL-FAUZAN LUMAJANG Labibul Wildan; Hafid
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2024): Sirajuddin Juni 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i2.1944

Abstract

Transformasi Pembelajaran Kitab kuning sebagai warisan intelektual Islam perlu dilestarikannamun juga relevan dengan konteks kekinian. Penelitian ini mengkaji bagaimana pesantrenmelakukan transformasi pembelajaran kitab kuning tanpa mengabaikan nilai-nilaitradisionalnya. Studi ini mengidentifikasi inovasi-inovasi yang dilakukan, sepertipengembangan media pembelajaran digital dan pendekatan pedagogi yang lebih bervariasi,serta dampaknya terhadap pemahaman dan minat santr, maka menjadi tugas bersama,memberikan penyadaran pada segenap praktisi pendidikan akan pentinganya penggunaanmetode Amstilati dan teknologi informasi dalam pembelajaran banyak digunakan dalam duniapendidikan formal maupun non- formal, apalagi di dunia pesantren yang digunakan adalahkitab-kitab kuning yang tanpa harakat yang membutuhkan dalam membaca kitab kuningtersebut dengan menggunakan metode Amtsilati yang saat ini sudah banyak diterapkanoleh pesantren-pesantren yang dianggap Amtsilati adalah metode yang praktis cepat untukbelajar kitab kuning tanpa harus memakan waktu yang lama.Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif jenis Fenomenologi, dengan lokasipenelitian di Pesantren Terpadu Al Fauzan Labruklor Lumajang. Pengumpulan data dilakukandengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi.1 Teknik analisis datamenggunakan analisis data Spradley. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan carakeikutsertaan peneliti, teknik triangulasi dengan berbagai sumber, teori dan metode.Informan penelitian yang ditentukan secara purposive sampling yaitu Pengasuh PesantrenTerpadu Al Fauzan Lumajang, ustad-ustadzah, santri, pengrus pondok pesantren.Hasil penelitian ini meliputi: Transformasi Pembelajaran Amstilati Metode Praktis Cara DasarBelajar Kitab Kuning Di Pondok Terpadu Al-Fauzan Lumajang, pelaksanaan penggunaanmetode Amtsilati dalam pembelajaran kitab Kuning di Pesantren Terpadu Al Fauzan diawalibaca muhadhoroh untuk pengarang, guru-guru dan penyebar kitab, maka santri mengulangmateri sebelumnya sebanyak satu kali tujuan agar benar-benar paham kemateri sebelumnyadan evaluasi penggunaan metode Amtsilati dalam pembelajaran kitab Kuning di PesantrenTerpadu Al Fauzan menggunakan dua cara yaitu tes tulis dan tes lisan dilaksanakan pada akhirpembahasan, dan akhir jilid.

Page 1 of 1 | Total Record : 9