Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

MANAJEMEN PENDIDIKAN AKHLAK Sriwardona; Lutfiyani, Lutfiyani; Septiana, Yulda Dina; Yenni, Yenni; Salman, Salman; Nofrizal, Nofrizal
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 13 No. 1 (2023): TARBIYA ISLAMIA
Publisher : Islamic Education Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/tarbiya.v13i1.2481

Abstract

Students of SMKN 1 Pasaman are multicultural because they have a variety of educational backgrounds, languages, religions, ethnicities and cultures. The diversity of students is not something that prevents the school from fostering the morals of its students. The principal of SMKN 1 Pasaman fosters the morals of multicultural students through the management of moral education. This research is interesting to study with the aim of describing the management of moral education for multicultural students that accumulates in planning, organizing, implementing, controlling, and evaluating moral education. This qualitative research uses a descriptive method with data collection techniques of observation, interviews and documentation, the data collected is analyzed and tested for validity through triangulation. The results of his research that 1) moral education is carried out through careful planning and written in the RPP, 2) it is organized that all parties have an obligation to foster the morals of multicultural students, 3) implementation of moral education for multicultural students a) carried out by the homeroom teacher directly b) moral development by the homeroom teacher with the subject teacher, c) moral development in collaboration with the homeroom teacher and the counseling teacher, d) student moral development with school leaders, e) coaching student morals with parents, 4) control and supervision are also carried out directly and indirectly, systematic 5) evaluation of moral education begins with guidance, direction, guidance, sanctions and cooperation
HUBUNGAN ANTARA ISLAM DAN EKONOMI Septiana, Yulda Dina
At Tasyri'i : Jurnal Program Studi Perbankan Syariah Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal At Tasyri'i Juli Desember 2022
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/attasyrii.v5i2.158

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan tentang hubungan antara ekonomi dan Islam. Islam adalah agama yang sempurna yang mengatur segala hal dalam kehidupan ini, termasuk juga ekonomi. Hal ini dapat dibuktikan dengan konsep kesejahteraan yang dipaparkan dalam al-Qur‟an dan Sunnah. Pada dasarnya tujuan hidup pada setiap manusia adalah untuk mencapai kesejahteraan akan tercapai jika manusia menjalani kehidupan dengan seimbang antara material dan spiritualnya. Ini karena kehidupan manusia tidak hanya berhenti di dalam kehidupan dunia saja, namum masih ada kehidupan yang kedua yang akan dihadapi manusia di akhirat kelaknya nanti, dan kesejahteraan akan tercapai dengan sesungguhnya jika manusia dapat menyeimbangkan keperluan dunia dan akhirat, dan itulah yang diajarkan dalam ekonomi Islam.
KONSEP JUAL BELI DALAM PERSPEKTIF ISLAM (Analisis Pemikiran Abdu al-Rahman al-Jaziri dalam Kitab al-Fiqih ‘ala al Madahib al-Arba’ah) Septiana, Yulda Dina
At Tasyri'i : Jurnal Program Studi Perbankan Syariah Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal At Tasyri'i Januari Juni 2022
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/attasyrii.v5i1.162

Abstract

Jual beli dalam Islam berorientasi pada saling menguntungkan, untuk itu riba dalam Islam dilarang (haram), karena di dalam riba itu ada pihak yang diuntungkan, dipihak lain dirugikan. Jual beli dengan riba memiliki esensi yang sama yaitu mencari keuntungan, tetapi secara substansial keduanya sangatlah berbeda. Jual beli keuntungan dengan tidak ada pihak lain yang merasa dirugikan. Sementara pada riba hanya pada keuntungan semata, persoalan ada yang merasa dirugikan tidak dipertimbangkan. Bahkan tidak ada sama sekali dalam konsep riba. Dalam Al-qur’an juga dijelaskan tentang jual beli dan ribadisebutkan dalam satu ayat, dengan penyebutan Allah menghalalkan jual beli, dan mengharamkan riba. Ini satu isyarat antara jual beli dan riba sangat tipis perbedaannya. Jika seorang muslim tidak tahu tentang konsep jual beli dalam Perspektif Islam, pasti akan mudah terjebak dari perbuatan riba. Untuk itu para pemikir Islam (ulama fikih) berusaha untuk menangkap pesan pesan tentang teks keagaamaan khususnya yang berkaitan dengan konsep jual bveli dalam perspektif Islam. Langkah-langkah yang ditempuh oleh para ulama fikih satu sama lain sangatlah berbeda . dari langkah-langkah itu semua ulama berusaha membangun argument tentang konsep jual beli dalam perspektif Islam. Langkah-langkah yang ditempuh oleh para ulama fiqih satu sama lain sangatlah berbeda. Dari langkah-langkah tersebut, ulama berusaha membangun argument tentang konsep jual beli dalam perspektif Islam. Berdasarkan pendapat anatara ulama yang satu dengan ulama yang lainnya tentang konsep jual beli dalam perspektif Islam tidak bias dibendung. Semua mengalir dan melahirkan kelompok –kelompok (mazhab) fiqih besar maupun kecil, yaitu: Imam Abu Hanifah (Mazhab Hanafi), Imam Malik, Imam Syafi’I dalam Imam Ahmad Bin Hambal (Hambali), Empat kelompok besar ini masing-masing membangun metode untuk memutuskan sebuah hukum, khususnya Konsep Jual beli dalam perspektif Islam. Pada jurnal ini penulis bermaksud untuk mengambil pemikiran menurut Abdu al-Rahman al-Jaziri dalam kitab fiqih, karena menurut Abdu al-Rahman al-Jaziri ini adalah untuk membangun argument dalam memutuskan konsep jual beli dalam perspektif Islam. Apa yang dijadikan sebagai sumber utama oleh Abdu al-Rahman al-Jaziri dalam membangun argument. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan (Library Research), sumber primer dalam penelitian ini kitab fiqih), sedangkan sumber sekunder penelitianinibersifat buku , kitab, jurnal dan artikel yang ada. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini deskriotif Analisis
STRATEGI PEMBELAJARAN PENELADANAN DALAM MATERI WUDHU, SHOLAT, TADARUS, ZIKIR DAN DOA Iswandi, Iswandi; Septiana, Yulda Dina
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2024): Sirajuddin Juni 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i2.1848

Abstract

Jurnal ini membahas tentang efektifitas penerapan metode keteladanan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan agama islam sehari-hari. mode keteladan sangat efektif, karena selaras dengan jiwa manusia yang berkecenderungan suka meniru atau meneladani figur atau tokoh yang dianggap penting dalam hidupnya. Sebagaimana kecenderungan peserta didik untuk meniru perkataan atau tingkah laku dari seorang guru. Dalam penerapan metode ini, keteladanan merupakan tujuan utama dalam jurnal ini. Dengan menjadikan keteladana sebagai tujuan, maka guru sebagai target dalam penerapan metode ini. Sedangkan pesera didik menempatkan guru sebagai sentral uswah yang akan dicontoh atau diteladani. Jurnal ini mencakup tentang mode strategi pembelajaran keteladanan dalam pembelajaran pendidikan agama Islam berwhudu', Sholat, tadarus, dzikir dan do'a.
The Weakness of Family Education in Online Domino Game Addicts in West Pasaman District Iswandi; Budio, Sesra; Septiana, Yulda Dina; Lestari, Indah Dwi
Linguanusa : Social Humanities, Education and Linguistic Vol. 3 No. 1 (2025): Linguanusa : April 2025
Publisher : Insight School Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63605/ln.v3i1.88

Abstract

Introduction to The Problem: Family is the first educational institution that children go through, and the mother becomes the first madrasah for children, determining the continuation of the next educational process. High domino online game addicts are widely spread in West Pasaman Regency. Addicts consist of teenagers and parents. The family education process for online game addicts is often constrained. Purpose: This study aims to examine the dynamics of family education in high domino online game addicts in West Pasaman Regency. Design/methods/approach: This study uses a qualitative method with a case study approach. Data sources are taken through individual and group interviews with seven informants selected using purposive sampling techniques. The informants in question are the head of the family, wife, and children. Findings: The results of the study indicate that related to the disorientation of family education of high-level online domino game addicts in West Pasaman Regency, namely: i) High-level online domino game addicts spend their nights playing games and ignore their children's education patterns at home. ii) The emotional condition of high-level online domino game addicts is unstable; when they win, they feel happy, and when they lose, they often say dirty words, which are likely to be imitated by children at home. iii) Money from the game is often used for family needs. Originality/value: Based on this study, serious efforts are needed from the authorities to eradicate online gambling.
Nilai-Nilai Pendidikan Pada Lirik Ronggeng di Pasaman Barat iswandi, Iswandi; Hidayat, Taufik; Rahmadi, Rahmadi; Lutfiyani, Lutfiyani; Kardi, Juliwis; Septiana, Yulda Dina; Yenni, Yenni
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5412

Abstract

Lirik-lirik pada lagu ronggeng di Pasaman Barat sangat erat dengan nilai-nilai Pendidikan. Nilai-nilai tersebut meliput nilai etika dan moral, kejujuran, kasih sayang yang merupakan inti dari nilai Pendidikan. Lebih lanjut, pendidikan merupakan proses dalam memanusiakan manusia. Maka nilai-nilai karakter itu merupakan unsur-unsur penting dalam proses pelaksanaan pendidikan tersebut. Lirik-lirik lagu ronggeng ini terutama lagu cincin ijo dan anak balam, pada dasarnya yang sudah dihafal oleh masyarakat. Dengan demikian, masyarakat sudah mampu memahami makna yang terkandung dalam lirik-lirik tersebut. Dengan demikian, secara langsung maupun tidak langsung, maka lagu-lagu ronggeng tersebut telah mampu membangun dan membimbing karakter masyarakat. Lagu ronggeng di samping menjadi hiburan, juga menjadi pesan-pesan dalam membina karakter masyarakat.
STRATEGI PEMBELAJARAN PENELADANAN DALAM MATERI WUDHU, SHOLAT, TADARUS, ZIKIR DAN DOA Iswandi, Iswandi; Septiana, Yulda Dina
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2024): Sirajuddin Juni 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i2.1848

Abstract

Jurnal ini membahas tentang efektifitas penerapan metode keteladanan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan agama islam sehari-hari. mode keteladan sangat efektif, karena selaras dengan jiwa manusia yang berkecenderungan suka meniru atau meneladani figur atau tokoh yang dianggap penting dalam hidupnya. Sebagaimana kecenderungan peserta didik untuk meniru perkataan atau tingkah laku dari seorang guru. Dalam penerapan metode ini, keteladanan merupakan tujuan utama dalam jurnal ini. Dengan menjadikan keteladana sebagai tujuan, maka guru sebagai target dalam penerapan metode ini. Sedangkan pesera didik menempatkan guru sebagai sentral uswah yang akan dicontoh atau diteladani. Jurnal ini mencakup tentang mode strategi pembelajaran keteladanan dalam pembelajaran pendidikan agama Islam berwhudu', Sholat, tadarus, dzikir dan do'a.
Between Commitment and Compromise: The Dynamics of Nahdlatul Ulama Traditions within Minangkabau Cultural Contexts Nasution, Soibatul Aslamiah; Iswantir, Iswantir; Septiana, Yulda Dina; Iswandi, Iswandi
JURNAL ISLAM NUSANTARA Vol 9, No 3 (2025)
Publisher : Lembaga Ta'lif wa An-Nasyr (LTN) PBNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33852/jurnalnu.v9i3.667

Abstract

This study examines how Nahdlatul Ulama (NU) adherents in Minangkabau negotiate and transform their religious traditions within a socio-cultural context in which NU lacks symbolic dominance. NU is widely known for integrating Islamic tradition with local culture, yet this accommodative model does not operate uniformly across regions. In Minangkabau, the supremacy of adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah shapes religious legitimacy and constrains the public expression of NU traditions. This qualitative field study employs an interpretive–critical paradigm, using in-depth interviews, participant observation, and document analysis in West Pasaman Regency. The findings reveal that NU religious practices are selectively enacted and symbolically moderated to preserve social harmony. NU identity is also mobilized instrumentally for social, political, and educational purposes, functioning as flexible symbolic capital. Additionally, pesantren traditions are transmitted to younger generations primarily through ethical values, leadership development, and civic engagement rather than through consistent ritual practice. These dynamics produce what this study conceptualizes as “half-hearted devotion,” a strategic form of adaptive religiosity rather than religious decline. This research contributes to studies of lived Islam and Islam Nusantara by highlighting negotiation and ambivalence as mechanisms of continuity and by recommending a balance between flexibility and efforts to sustain embodied religious traditions.
The Effectiveness of the Kumon Learning Strategy in Enhancing Qur’anic Memorization among Kindergarten Children: A Study from an Educational Management Perspective Nasution, Soibatul Aslamiah; Charles; Zulmi, Fadhli; Septiana, Yulda Dina
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i1.1707

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Kumon learning strategy in Tahfiz learning at the kindergarten level, with a focus on its effectiveness in improving children’s Qur’anic memorization and the role of educational management in supporting the learning process. Specifically, the study examines the dimensions of planning, implementation, evaluation, and collaboration between teachers and parents in managing Tahfiz learning activities. This research employs a library research method by analyzing relevant literature related to the Kumon method, early childhood education, Tahfiz learning, and educational management. The findings indicate that the application of the Kumon learning strategy positively contributes to increasing children’s learning independence, enhancing the effectiveness of repetition, and improving learning motivation in Qur’anic memorization. From an educational management perspective, effective instructional planning, systematic implementation, continuous evaluation, and strong teacher–parent collaboration are key factors in optimizing learning outcomes. The study implies that the Kumon method can serve as an alternative and innovative instructional strategy in early childhood Tahfiz education, strengthening learning management practices and fostering a harmonious partnership between schools and families to support children’s holistic learning success.
Positive and Negative Effects of Online Games on Muslim Students Learning Motivation Septiana, Yulda Dina; Tegar, Rizki; Kurniawan, Benni
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 1 (2024): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v10i1.337

Abstract

Online games have become a necessity in modern society, especially among teenagers and adults. While they are primarily for entertainment and social interaction, they also impact the learning process. Online games have grown rapidly recently, especially in the world of e-sports. There are many variations or types of online games, such as PUBG, Domino Island, Free Fire, Poker, and other online games, which create engaging gameplay. The more engaging the game, the more people play it. Online games have become a new lifestyle for students and adults. The presence of online games has significantly eroded students' motivation to learn at school, resulting in a decline in the quality of learning. This study, however, is a crucial activity in the education system. This study aims to analyze the impact of online games on high schools. This study uses a survey method using quantitative research methods. This type of research uses a survey because in data collection, the author gathered information from respondents using a questionnaire as the primary method. Overall, the research findings show that the impact of Mobile Legends on student achievement is a major concern in MAN throughout West Pasaman, according to frequency and percentage calculations. The researcher found a 72% impact of the Mobile Legend game on students. Meanwhile, the decline in student learning achievement, according to the distributed questionnaire, reached 63%. Several activities that should be created to avoid the impact of Mobile Legend are extracurricular activities and homework, as well as strict supervision of students' smartphones. It is important to maintain balance in the approach taken by MAN schools in West Pasaman. Although extracurricular activities such as KSR, Scouts, Osim, Dramband, and Nasyid provide positive benefits, they must be managed wisely to prevent students from becoming exhausted, especially if they return home late at school. With a balanced approach, these schools can help students better manage their time, maintain focus on learning, and motivate them to achieve better academic results.