cover
Contact Name
Anita Pramawati
Contact Email
jurnal.jkis@uis.ac.id
Phone
+6281268457965
Journal Mail Official
jurnal.jkis@uis.ac.id
Editorial Address
Jl. Teuku Umar Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis)
Published by Universitas Ibnu Sina
ISSN : -     EISSN : 2722810X     DOI : https://doi.org/10.36352/j-kis.v5i2
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS) is scientific, peer-reviewed and open access journal managed and published by LPPM Universitas Ibnu Sina Batam on April and November. Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS) publishes original research and/or library analysis on Health Community. In 2019. Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS) provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS) is an open access journal and peer-reviewed that publishes either original article or reviews. This journal focuses on epidemiology, environmental health, promoting health, reproductive health, occupational health and safety, health policy and administration, community nursing, community midwifery.
Articles 84 Documents
ANALISA HUBUNGAN SHIFT KERJA DENGAN GANGGUAN REPRODUKSI PADA PERAWAT PEREMPUAN RUMAH SAKIT X BATAM TAHUN 2021 Bahar, Krismadies
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v3i2.445

Abstract

ABSTRAK Pekerjaan perawat di bagian rawat inap mewajibkan mereka bekerja dengan sistim shift. Bergantian antara shift pagi, shift sore dan shift malam. Pada pekerja wanita, shift kerja dapat menyebabkan stress kerja dan gangguan siklus sirkardian yang dapat menyebabkan berbagai permasalahan kesehatan reproduksi. Gangguan ini memengaruhi produksi hormon dan siklus menstruasi, terutama bagi wanita yang kerap berganti-ganti jadwal kerja antara siang dan malam hari. Gangguan ritme sirkadian pekerja dapat mempengaruhi perkembangan folikel dan sekresi hormon serta mengganggu fase luteal, sehingga mengubah siklus menstruasi Selain itu, kondisi shift juga juga terkait dengan kejadian aborsi spontan yang lebih tinggi, pecah membran spontan, kelahiran prematur, dan keberhasilan menyusui berkurang Dari hasil penelitian didapatkan responden memiliki gangguan mentruasi sebanyak 78 orang atau sebanyak 80,5 % ,7 responden mengalami keguguran atau sebanyak 8,0 %, 4 responden melahirkan bayi berat badan rendah atau sebanyak 4,6 %. 1 responden memiliki bayi lahir mati atau sebanyak 1,1 %. Pada data bivariat tidak ditemukan hubungan antara shift kerja dengan gangguan reproduksi berupa gangguan siklus menstruasi, keguguran, melahirkan bayi berat badan lahir rendah, lahir cacat maupun bayi lahir mati.
HUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK RUMAH DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI KELURAHAN BATU BESAR TAHUN 2022 Marliana, Marliana
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v3i1.447

Abstract

PRODI KESEHATAN LINGKUNGANFAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS IBNU SINA Skripsi, 11 Agustus 2022MARLIANA, 182510006@uis.ac.idHUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK RUMAH DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DIKELURAHAN BATU BESAR TAHUN 2022ABSTRAKPengendalian faktor resiko TB Paru dilakukan dengan cara membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat, membudayakan perilaku etika batuk, melakukan pemeliharaan serta perbaikan kualitas perumahan dan lingkungannya sesuai dengan standar.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Lingkungan Fisik Rumah dan Perilaku Masyarakat terhadap kejadian Tuberkulosis Paru diwilayah kerja Puskesmas Kampung Jabi Tahun 2022.Metodologi penelitian ini adalah Kuantitatif dengan desain case control. Sampel pada penelitian ini berjumlah 75 responden, yang terdiri dari 25 sampel kasus dan 50 sampel kontrol. analisa data menggunakan chi square dengan menggunakan kuesioner dan wawancara sebagai instrumen penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan anatar kepadatan hunian (p value = 0,025), suhu udara (p value = 0,162), pengetahuan (p value = 0,550), sikap (p value = 0,162), Tindakan (p value = 0,294) dan adanya hubungan antara Laju ventilasi ( p value = 0,003), kelembaban (p value = 0,000), pencahayaan (p value = 0,000) terhadap kejadian TB Paru wilayah kerja Puskesmas Kampung Jabi Tahun 2022.Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara kepadatan hunian, tidak ada hubungan antara suhu, tidak ada hubungan antara pengetahuan, tidak ada hubungan antara sikap, tidak ada hubungn antara tindakan dan ada hubungan antara Laju ventilasi, ada hubungan antara kelembaban, ada hubungan antara pencahayaan dengan kejadian TB Paru. Saran untuk masyarakat menggunakan genteng kaca atau transparan untuk mengantisipasi pencahayaan yang tidak memenuhi syarat bagi rumah sehat, membiasakan diri agar membuka jendela dipagi hari.Daftar Pustaka : 33 (2008-2021)Kata Kunci : TB Paru, Lingkungan Fisik Rumah, Perilaku
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPAYA KESIAPSIAGAAN PEKERJA DALAM MENGHADAPI BAHAYA KEBAKARAN DI PT. X KOTA BATAM TAHUN 2022 Afif, Muhammad
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v3i1.461

Abstract

Kesiapsiagaan adalah upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan akan terjadinya bahaya kebakaran guna menghindari jatuhnya korban jiwa, kerugian harta benda, dan berubahnya tata kehidupan bagi pekerja. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan upaya kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi bahaya kebakaran di PT. X Kota Batam Tahun 2022. Metode penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah semua pekerja di PT. X Kota Batam. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yang diambil keseluruhan sebagai sampel dengan teknik total sampling untuk responden berjumlah 55 orang dan uji analitik statistik menggunakan uji chi-square, dengan instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa adanya hubungan antara faktor pengetahuan dengan kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi bahaya kebakaran dengan p-value = 0.000, serta hubungan sikap dengan kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi bahaya kebakaran dengan p-value = 0.001, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara faktor-faktor yang berhubugan dengan upaya kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi bahaya kebakaran dengan p-value = 0.000 < α = 0.05, yang berarti Ho ditolak. Saran kepada pengawas selalu melakukan pemeriksaan terhadap lingkungan tempat kerja untuk mencegah bahaya yang dapat menyebabkan kebakaran, pelaksanaan training dan sosialisasi kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran. Kata Kunci : Faktor Pengetahuan, Sikap, Kesiapsiagaan Pekerja Dalam Menghadapi Bahaya Kebakaran
Manuskrip Hubungan Peran Kader Jumantik dan Faktor Lingkungan Sosial dengan Kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Jabi Batu Besar Kecamatan Nongsa Tahun 2022.: Demam Berdarah Dengue Tiffany Putri, Tiffany; Al Hafez Husein; Anita Pramawati
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v4i2.466

Abstract

World Health Organizaton (WHO) menyebutkan jumlah kasus demam berdarah yang dilaporkan meningkat lebih dari 8 kali lipat selama 4 tahun terakhir, dari 505.000 kasus meningkat menjadi 4,2 juta disebabkan oleh gigitan nyamuk dari genus Aedes, terutama Aedes aegypti. Untuk mengetahui Hubungan Peran Kader Jumantik dan Faktor Lingkungan Sosial dengan Kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Jabi Batu Besar Kecamatan Nongsa Tahun 2022, sehingga dapat mengurangi angka kejadian DBD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara peran kader jumantik dengan kejadian DBD p value = 0,000 (p>1), tidak ada hubungan antara faktor Pendidikan dengan kejadian DBD p Value : 0,595 (p>1), ada hubungan faktor pekerjaan dengan kejadian DBD p value : 0,008 (p>1) dan ada hubungan antara faktor penghasilan dengan kejadian DBD p value : 0,003 (p>1).Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat empat variabel yang diteliti, tiga diantaranya yaitu peran kader jumantik, faktor pekerjaan, faktor penghasilan memiliki hubungan dengan kejadian DBD sedangkan satu varibelnya yaitu faktor pendidikan tidak memiliki hubungan dengan kejadian DBD.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RISIKO TERHADAP KELUHAN IRITASI MATA PADA PEKERJA AREA FABRIKASI DI PT. X KOTA BATAM TAHUN 2022 Wati, Handayani Mandaya; diina maulina; fitri sari dewi
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v4i2.473

Abstract

Iritasi mata merupakan rasa tidak nyaman superfisial yang biasanya terjadi akibat adanya kelainan di permukaan mata yang akan menimbulkan gejala atau keluhan primer, namun iritasi mata timbul karena paparan lingkungan kerja. Pada pekerja di area fabrikasi banyak ditemukan faktor risiko penyebab menculnya keluhan iritasi mata. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya hubungan masa kerja, durasi kerja dan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dengan terjadinya keluhan iritasi mata pada pekerja area fabrikasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang menggunakan desain penelitian cross sectional. pengambilan data dilakukan pada bulan Mei – Agustus 2022. Populasi pekerja area fabrikasi di PT. X Kota Batam Tahun 2022 berjumlah 55 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan menggunakan analisis statistik yaitu uji chi square Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara variabel dependen yaitu iritasi mata dan variabel independen yaitu sebagai berikut : 1) Masa Kerja ( = 0,008 (P<0,05)), 2) Durasi Kerja ( = 0,000 (P<0,05)), 3) Kepatuhan Penggunaan APD ( =0,000 (P<0,05)). Disimpulkan dari hasil penelitian bahwa terdapat hubungan antara masa kerja, durasi kerja dan kepatuahan APD terhadap risiko iritasi mata pada pekerja area fabrikasi di PT. X Kota Batam Tahun 2022. Sehingga disarankan kepada pihak perusahaan melakukan pemeriksaan mata secara berkala dan melakukan sosialisasi penggunaan alat pelindung mata yang efektif dan efisien, khususnya bagi pekerja area fabrikasi.
ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO KEBAKARAN PADA GUDANG CAT DI PT. X KOTA BATAM TAHUN 2018 ANDI SARBIAH; krismadies; M. Kafit; Dian Rizki Safarindah
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v3i2.480

Abstract

Fire is a fire that is uncontrolled, unwanted or beyond ability and allows humans who can issue material, mental, or environmental money. Fires are very likely to occur in cat warehouses. At PT. X there was 1 case of fire in 2010. The purpose of this study was to study management at the warehouse at PT. X Batam City in 2018. This study uses a method. Direct and interviews based on checklists and interview guidelines. Data analysis is used with source (data) triangulation approach and triangulation method to test data eternity. The informants in this study were managers, financial staff, admin staff and warehouse heads. It’s known that the implementation of management at PT.X Batam City has not been carried out properly, because it has not implemented the aspects: vision-mission, human resources, regulations, facilities and infrastructure, identification and handling, control and communication and consultation. Suggestions for PT.X are to make company commitments or K3 policies, carry out control activities and responsibilities for employees.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI KELURAHAN BULIANG KECAMATAN BATU AJI KOTA BATAM TAHUN 2022 Husein, Al Hafez
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v3i1.485

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus dan bakteri yang merupakan salah satu penyakit menular dan penyebab kematian yang paling banyak terjadi pada anak di negara berkembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian ISPA pada balita di Kelurahan Buliang Kecamatan Batu Aji Kota Batam Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan jenis penelitian cros sectional dengan sampel 99 responden analisa data menggunakan Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu (P Value = 0,174), adanya hubungan antara kebiasaan merokok (P Value = 0,007) dan tidak ada hubungan antara kepadatan hunian (P Value = 0,774) terhadap kejadian ISPA pada balita di Kelurahan Buliang Kecamatan Batu Aji Kota Batam Tahun 2022.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERAPAN 5R PADA KARYAWAN BAGIAN BENGKEL TRAILER DAN WORKSHOP AREA PT. X Sarbiah, Andi; Maulina, Dina; Pramawati, Anita
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 1 No. 01 (2019): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v1i01.493

Abstract

Penerapan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin) adalah proses pembersihan semua kotoran agar dapat menggunakan benda yang diperlukan pada waktu yang diperlukan dalam jumlah yang secukupnya. Pemahaman tentang penerapan 5R yang baik pada karyawan di PT. X Batam bertujuan agar para karyawan lebih meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam bekerja. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional yang bersifat cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang karyawan bagian bengkel trailer dan workshop area PT.X Batam Tahun 2020. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling dan analisis statistic menggunakan uji chisquare. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan penerapan 5R (p-value=0,025), hubungan ketersediaan fasilitas dengan penerapan 5R (pvalue=0,024) dan hubungan pelatihan dengan penerapan 5R (p-value=0,003). Disimpulkan dari hasil penelitian bahwa ada hubungan antara pengetahuan, ketersediaan fasilitas dan pelatihan dengan penerapan 5R, sehingga disarankan untuk perusahaan agar meningkatkan penerapan program 5R dan melakukan sosialisasi pada karyawan mengenai pentingnya penerapan 5R di tempat kerja, serta mengadakan pelatihan 5R bagi karyawan.
ANALISIS KAPASITAS FUNGSIONAL RUMAH SAKIT X DALAM MENGHADAPI BENCANA BERDASARKAN HOSPITAL SAFETY INDEX Rizal, Chandra; Ulla Amalia, Rizqi; Indra Setyawan, Yudie
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 1 No. 01 (2019): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v1i01.494

Abstract

Elemen penilaian dalam Hospital Safety Index ada tiga yaitu; keamanan struktural, keamanan non struktural, dan kapasitas fungsional. Menurut penelitian sebelumnya didapatkan bahwa rumah sakit di Indonesia memiliki kecenderungan pencapaian elemen kapasitas fungsional yang rendah dibandingkan dengan dua elemen yang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis kapasitas fungsional Rumah Sakit X dalam menghadapi bencana berdasarkan Hospital Safety Index. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif di mana tiap obyek hanya diobservasi satu kali saja. Informan yang diambil keterangannya adalah 9 (sembilan) informan masing-masing dari bagian komite Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) 3 orang, bagian tim tanggap darurat 3 orang, dan manajemen / direksi 3 orang. Hasil penilaian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa dengan indeks kapasitas fungsional sebesar 0,55, maka rumah sakit X memiliki nilai “b”, yang bermakna fasilitas kesehatan dinilai dapat bertahan pada situasi bencana, tetapi peralatan dan pelayanan pentinglainnya berada dalam risiko. Kapasitas fungsional rumah sakit X yang terdiri dari tim komite bencana, rencana tanggap darurat atau bencana rumah sakit, dan ketersediaan obat, instrumen, dan peralatan dalam situasi bencana memiliki nilai klasifikasi “b”.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PAPARAN PESTISIDA PADA PETANI PERKEBUNAN KELAPA DI PARIT III SOKOI KECAMATAN KUALA KAMPAR KABUPATEN PELALAWAN TAHUN 2019 Sundaru, Agung; Pramawati, Anita
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 1 No. 01 (2019): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v1i01.495

Abstract

Kelainan dan gangguan kesehatan yang terjadi akibat keracunan akut pada pestisida salah satunya berupa iritasi kulit dan mata, keracunan pestisida yang akut ada yang bersifat sistemikdapat menyerang sistem syaraf, hati,perut, sistem kekebalan dan keseimbangan hormonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara faktor Alat Pelindung diri, masa kerja, dan lama kontak dengan paparan pestisida pada petani perkebunan kelapa di parit III sokoi kecamataan kuala Kampar kabupaten pelalawan. Metodologi yang digunakan adalah metode survey analitik pendekatan cross sectional. Populasi adalah pekerja kelapa, dengan sampel 41 responden teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini diperoleh hasil nilai P value APD,Masa Kerja, lama konta kurang dari 0,05. Artinya Ho Di Tolak Ada Hubungan Yang Signifikan Antara Faktor Alat Pelindung Diri, Masa Kerja, Dan Lama Kerja Dengan Paparan Pestisisda. Kesimpulkan Ada Hubungan Yang Signifikan Antara Faktor Alat Pelindung Diri, Masa Kerja, Dan Lama Kerja Dengan Paparan Pestisisda Pada Petani Perkebunan Kelapa Diparit III Sokoi. Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan Tahun 2019. Saran diharapkan kepada petani untuk menggunakan alat pelindung diri secara lengkap saat melakukan penyemprotan pestisida.