cover
Contact Name
Anita Pramawati
Contact Email
jurnal.jkis@uis.ac.id
Phone
+6281268457965
Journal Mail Official
jurnal.jkis@uis.ac.id
Editorial Address
Jl. Teuku Umar Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis)
Published by Universitas Ibnu Sina
ISSN : -     EISSN : 2722810X     DOI : https://doi.org/10.36352/j-kis.v5i2
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS) is scientific, peer-reviewed and open access journal managed and published by LPPM Universitas Ibnu Sina Batam on April and November. Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS) publishes original research and/or library analysis on Health Community. In 2019. Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS) provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS) is an open access journal and peer-reviewed that publishes either original article or reviews. This journal focuses on epidemiology, environmental health, promoting health, reproductive health, occupational health and safety, health policy and administration, community nursing, community midwifery.
Articles 84 Documents
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERAPAN 5R PADA KARYAWAN BAGIAN BENGKEL TRAILER DAN WORKSHOP AREA PT. X pramawati, anita; Sarbiah, Andi; Dewita, Trisna
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 1 No. 02 (2020): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v1i02.496

Abstract

Penerapan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin) adalah proses pembersihan semua kotoran agar dapat menggunakan benda yang diperlukan pada waktu yang diperlukan dalam jumlah yang secukupnya. Pemahaman tentang penerapan 5R yang baik pada karyawan di PT. X Batam bertujuan agar para karyawan lebih meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam bekerja. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional yang bersifat cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang karyawan bagian bengkel trailer dan workshop area PT.X Batam Tahun 2020. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling dan analisis statistic menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan penerapan 5R (p-value=0,025), hubungan ketersediaan fasilitas dengan penerapan 5R (p-value=0,024) dan hubungan pelatihan dengan penerapan 5R (p-value=0,003). Disimpulkan dari hasil penelitian bahwa ada hubungan antara pengetahuan, ketersediaan fasilitas dan pelatihan dengan penerapan 5R,sehingga disarankan untuk perusahaan agar meningkatkan penerapan program 5R dan melakukan sosialisasi pada karyawan mengenai pentingnya penerapan 5R di tempat kerja, serta mengadakan pelatihan 5R bagi karyawan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA BAGIAN PRODUKSI Ulla Amalia, Rizqi; Sarbiah, Andi; Herdianti
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 2 No. 02 (2021): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS) Volume 2 Nomor 2 September 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v2i02.497

Abstract

Kecelakaan lalu lintas dapat terjadi karena beberapa faktor yang saling berinteraksi yaitu faktor pengemudi (manusia), lalu lintas, jalan, kendaraan dan lingkungan. Faktor manusia (pengendara), dan lingkungan. Dalam hal Ini faktor manusia memiliki kontribusi terbesar pada kecelakaan sepeda motor. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Obyekpenelitian ini adalah PT Bintang Lima Imada Kota Batam Tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 39 responden ada 22 responden yang memiliki faktor manusia kurang, 25 respondeng memiliki faktor kendaraan kurang, 9 responden memiliki faktor lingkungan buruk, dan 24 responden pernah mengalami kejadian kecelakaan. Terdapat hasil yang signifikan antara faktor manusia terhadap kejadian kecelakaan dengan hasil p velue = 0,00. Terdapat hasil yang signifikan antara faktor kendaraan terhadap kejadian kecelakaan dengan hasil p velue = 0,002. Terdapat hasil yang signifikan antara faktor lingkungan terhadap kejadian kecelakaan dengan hasil p velue = 0,007. Disarankan bagi salesman karyawan PT Bintang Lima Imada untuk beristirahat apabila kondisi tubuh terlalu lelah, melakukan service kendaraan rutin minimal sebulan sekali, selalu focus saat berkendara, dan mematuhi peraturan lalu lintas.
Hubungan Antara Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Dengan Kecelakaan Kerja Utami, Leni; Novyanti
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 2 No. 02 (2021): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS) Volume 2 Nomor 2 September 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v2i02.498

Abstract

Pentingnya akan kesadaran tentang Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) agar terjaminnya hidup para pekerja dan meningkatkan produktifitas yang mampu membuat para pekerja itu nyaman dalam melaksanakan tugasnya. Dalam hal Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap pekerja di PT. X masih sangat minim dikarenakan masih banyak para pekerja yang tidak mementingkan keselamatan mereka sendiri apalagi keselamatan para pekerja yang lainnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif dengan metode yang yang dipakai adalah studi korelasi (Correlations Study) dengan desain cross sectional karena variabel bebas dan variabel terikat akan diteliti dalam waktu yang bersamaan, dan jumlah populasi 100 orang dan sampel 51 orang dengan menggunakan analisis univariat variable independen (Komitmen Top Manajemen, Peraturan dan Prosedur K3, Komunikasi Pekerja, Kompetensi Pekerja, Lingkungan Kerja, Keterlibatan Pekerja) dan variable dependen (Kecelakaan Kerja) dan analisis bivariate yaitu hubungan variable independent dengan variable dependen. Hasil penelitian yaitu adanya hubungan yang signifikan antara variable independent dengan variable dependen dimana nilai pada p value (< α 0,05), Pada kesimpulannya bahwa Ho ditolak semua, maka dari itu diharapkan untuk perusahaan dapat lebih meningkatkan kualitas perusahaan itu sendiri dan juga dari para pekerjanya agar dapat meningkatkan produktivitas dan juga hasil yang diinginkan.
ANALISA HUBUNGAN SHIFT KERJA DENGAN GANGGUAN REPRODUKSI PADA PERAWAT PEREMPUAN RUMAH SAKIT X BATAM TAHUN 2021 Kriesmadies; Putri, Widya
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v3i2.499

Abstract

Pekerjaan perawat di bagian rawat inap mewajibkan mereka bekerja dengan sistim shift. Bergantian antara shift pagi, shift sore dan shift malam. Pada pekerja wanita, shift kerja dapat menyebabkan stress kerja dan gangguan siklus sirkardian yang dapat menyebabkan berbagai permasalahan kesehatan reproduksi. Gangguan ini memengaruhi produksi hormon dan siklus menstruasi, terutama bagi wanita yang kerap berganti-ganti jadwal kerja antara siang dan malam hari. Gangguan ritme sirkadian pekerja dapat mempengaruhi perkembangan folikel dan sekresi hormon serta mengganggu fase luteal, sehingga mengubah siklus menstruasi Selain itu, kondisi shift juga juga terkait dengan kejadian aborsi spontan yang lebih tinggi, pecah membran spontan, kelahiran prematur, dan keberhasilan menyusui berkurang Dari hasil penelitian didapatkan responden memiliki gangguan mentruasi sebanyak 78 orangatau sebanyak 80,5 % ,7 responden mengalami keguguran atau sebanyak 8,0 %, 4 responden melahirkan bayi berat badan rendah atau sebanyak 4,6 %. 1 responden memiliki bayi lahir mati atau sebanyak 1,1 %. Pada data bivariat tidak ditemukan hubungan antara shift kerja dengan gangguan reproduksi berupa gangguan siklus menstruasi, keguguran, melahirkan bayi berat badan lahir rendah, lahir cacat maupun bayi lahir mati.
Faktor yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Perawat Ruang Rawat Inap Di Rumah Sakit X Dewita, Trisna
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 4 No. 01 (2023): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v4i01.505

Abstract

Stres kerja merupakan suatu kondisi ketegangan yang menyebabkan adanya ketidakseimbangan fisik dan psikis, yang berdampak pada perubahan emosi, proses berfikir dan kondisi seseorang. Dalam menjalankan profesinya, perawat rentan terhadap stres, yang disebabkan oleh beban kerja fisik dan beban kerja mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan shift kerja, beban kerja, status perkawinan, masa kerja dengan stres kerja. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, jumlah sampel 24 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji Chi-Square dengan α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara beban kerja dengan stres kerja (p value 0,03); dan tidak ada hubungan antara shift kerja (p value 0,543); status perkawinan (p value 0,183); masa kerja (p value 0,480) dengan stres kerja. Disarankan manajemen rumah sakit meningkatkan lingkungan kerja yang kondusif untuk kenyamanan dalam bekerja, mengadakan rekreasi, memberikan konseling dalam menghadapi masalah selama bekerja, menganalisis beban kerja.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN SOSIAL EKONOMI TERHADAP PENGGUNAAN SARANA AIR BERSIH BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KOTA BATAM NOMOR 4 TAHUN 2016 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAMBAU TAHUN 2022 Fajar
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 4 No. 01 (2023): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v4i01.507

Abstract

ABSTRAK Sarana air bersih merupakan salah satu hal yang penting untuk dikaji mengingat air merupakan kebutuhan pokok yang selalu dikonsumsi oleh masyarakat dan juga berpengaruh pada kelancaran aktifitas masyarakatTujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan sosial ekonomi terhadap penggunaan Sarana air bersih berdasarkan Peraturan daerah Nomor 4 tahun 2016 di wilayah kerja Puskesmas sambau tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Hasil penelitian dari 97 responden didapatkan hasil pengetahuan ( p value =0,011 ),sikap (p value=0,000), sosial ekonomi (p value=0,001). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan pengetahuan, sikap dan sosial ekonomi terhadap penggunaan sarana air bersih berdasarkan Peraturan daerah Kota Batam No 4 tahun 2016 di wilayah kerja Puskesmas sambau tahun 2022. Kata kunci : Pengetahuan, sikap, sosial ekonomi, Sarana air bersih ABSTRACT water facilities are one of the important things to study considering that water is a basic need that is always consumed by the community and also affects the smooth running of community activities. Clean water facilities are based on Regional Regulation Number 4 of 2016 in the working area of ​​the Sambau Health Center in 2022. This study is a quantitative study with a cross sectional design. The results of the study of 97 respondents obtained the results of knowledge ( p value = 0.011), attitude (p value= 0.000), socioeconomic (p value= 0.001). Based on the results of the study, it can be concluded that there is a relationship between knowledge, attitudes and socio-economics on the use of clean water facilities based on Batam City Regulation No. 4 of 2016 in the working area of ​​the Sambau Health Center in 2022. Keywords: Knowledge, attitudes, socio-economic, clean water facilities
KEPADATAN JENTIK NYAMUK AEDES SP. PADA DAERAH PARIMETER DI PELABUHAN BATU AMPAR WILAYAK KERJA KELAS I BATAM TAHUN 2023 SARI, NOVELA
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 4 No. 01 (2023): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v4i01.509

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Peningkatan kasus DBD di Indonesia tidak lepas dari keberadaan nyamuk Aedes Sp. sebagai vektor penular. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap angka kejadian DBD adalah jumlah populasi jentik nyamuk Aedes Sp. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kepadatan jentik nyamuk Aedes Sp. pada daerah parimeter Pelabuhan Batu Ampar di Wilayah Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional yang bertujuan untuk membuat gambaran atau deskripsi tentang suatu yang diamati dan menjelaskan keadaan dari objek survei berdasarkan hasil yang diamati dan berdasarkan tindakan yang telah dilakukan di lapangan. Objek dalam survei ini ada di luar dan dalam bangunan (Gudang Kontainer, Terminal, Musholla Pelabuhan, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam, Gedung Pelayanan Bersama BP Batam, Pos Polairud, Gudang 1, dan Gudang 2. Adapun teknik pengambilan sampel jentik yaitu dengan cara random sampling. Dari hasil survei menunjukkan Container Index (CI) pada daerah parimeter memiliki presentase sebesar 41 % pada survei bulan Oktober dan turun menjadi 2,3 % pada survei bulan November. Angka Bebas Jentik (ABJ) pada daerah parimeter memiliki presentase sebesar 37,5 % pada survei bulan Oktober dan naik menjadi 75 % pada survei bulan November. Density Figure (DF) memperoleh hasil Container Index (CI) 41 dengan kepadatan tinggi pada survei bulan Oktober dan turun menjadi 2,3 pada survei bulan November dengan kepadatan rendah. Diharapkan KKP untuk dapat memberikan sosialisasi mengenai Tempat Penampungan Air (TPA) yang disukai oleh nyamuk Aedes Sp. dan melakukan pemasangan poster mengenai jenis-jenis Tempat Penampungan Air (TPA) yang disukai oleh nyamuk Aedes Sp. di lingkungan pelabuhan.
ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH B3 MEDIS PASCA VAKSINASI COVID-19 DI PUSKESMAS KABIL TAHUN 2022 Winda Wikansari; Al Hafez Husein; M Kafit
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 4 No. 01 (2023): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v4i01.514

Abstract

The Covid-19 pandemic has an impact on increasing Covid-19 vaccination activities, resulting in an increase in the amount of medical waste. One of them is at the Kabil Health Center, Batam City. The study was conducted to analyze the management of solid medical B3 waste after the covid-19 vaccination at the Kabil Health Center, Batam City in 2022. This research method was carried out qualitatively with an analytical approach with in-depth interviews, field observations, and document review, based on purposive sampling. The data were analyzed by means of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data is presented in tabular form. The results of the research analysis are that there are no human resources who have attended training on B3 waste management, no routine medical check-ups have been carried out, and there is no special immunization for B3 waste managers. The lack of budget is also a problem for the unavailability of transportation equipment in the form of trolleys and also TPS that have storage permits. In addition, storage is carried out for more than 2 (two) days since the solid medical B3 waste after the covid-19 vaccination is produced. Irregular transport schedules also cause B3 waste to accumulate in storage warehouses. Conclusion The management of solid medical B3 waste after the covid-19 vaccination at the Kabil Health Center, Batam City is still not in accordance with PermenLHK No. 56 of 2015, and SE No. 3 of 2021. Suggestions are expected for the puskesmas to improve monitoring and evaluation efforts on the implementation of the SOP regarding the management of B3 waste after the covid-19 vaccination.
IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN KERJA DI LAUT PADA PENGEMUDI MOTOR SANGKUT Fitri Sari Dewi
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 4 No. 01 (2023): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v4i01.515

Abstract

ABSTRAK Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang dapat menimbulkan kerugian baik waktu, harta, benda, properti maupun korban jiwa, termasuk kecelakaan kerja di laut oleh pengemudi motor sangkut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab kecelakaan kerja berdasarkan karakteristik pengemudi motor sangkut dan kondisi teknis kapal. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan teknik sampel accidental sampling, diperoleh 92 responden. Hasil penelitian menunjukkan faktor karakteristik pengemudi motor sangkut cukup baik ada 43,5%, faktor teknis kapal dalam kondisi cukup baik ada 47,8%, dan kejadian kecelakaan di laut ada 53,3%. Kesimpulan menunjukkan ada hubungan faktor karakteristik pengemudi motor sangkut dengan kecelakaan di laut (p value = 0.004), dan ada hubungan faktor kondisi teknis kapal dengan kecelakaan di laut (p value = 0.000). Saran, diharapkan pengemudi motor sangkut meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan keselamatan kerja di laut dan memenuhi persyaratan kondisi kapal yang layak dalam aspek keselamatan kerja. Kata kunci : Kecelakaan kerja, Pengemudi motor sangkut, Kondisi teknis kapal, Laut ABSTRACT A work accident is an incident that can cause loss of time, property, goods, property or loss of life, including work accidents at sea by boat drivers. This study aims to identify the factors that cause work accidents based on the characteristics of the boat drivers and the technical condition of the boat. This study used a cross-sectional research design with accidental sampling technique, obtained by 92 respondents. The results of the study showed that the characteristics of the boat drivers were quite good at 43.5%, the technical factors for the boat being in fairly good condition were 47.8%, and the incidence of accidents at sea was 53.3%. The conclusion shows that there is a relationship between the characteristics of boat drivers and accidents at sea (p value = 0.004), and there is a relationship between the technical condition of boat and accidents at sea (p value = 0.000). Suggestions, it is hoped that boat drivers will be involved in increasing their knowledge and skills of work safety at sea and meeting the requirements for proper boat conditions in the aspect of work safety. Keyword : Accident at work, Boat drivers, Boat technical condition, Sea
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PEKERJA DAN BEBAN KERJA MENTAL TERHADAP STRES KERJA PADA PEKERJA KONSTRUKSI DI PT. X KOTA BATAM TAHUN 2022 Irawati, Ice
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 4 No. 01 (2023): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v4i01.520

Abstract

Tiap aspek dalam dunia kerja dapat menjadi sumber penyebab stres kerja. Stres dapat membuat seorang pekerja tidak produktif dan membuat seorang pekerja terjangkit penyakit, tak hanya timbul dari satu varian penyebab stres, tapi dari sejumlah penyebab stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik pekerja yaitu Usia, Masa Kerja, dan Beban Kerja Mental terhadap stres kerja pada pekerja konstruksi di PT. X Kota Batam tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian yang digunakan kuesioner Nasa-TLX dan kuesioner stres kerja. Populasi penelitian ini seluruh pekerja konstruksi di PT. X Kota Batam tahun 2022, dengan sampel 55 responden dengan analisis uji chi square. Hasil penelitian ini ada hubungan karakteristik usia terhadap stres kerja pada pekerja konstruksi dengan p value 0,000, ada hubungan karakteristik masa kerja terhadap stres kerja dengan p value 0,014, dan ada hubungan beban kerja mental terhadap stres kerja dengan p value 0,001. Dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara usia, masa kerja, dan beban kerja mental terhadap stres kerja. Saran untuk perusahaan agar memberikan sosialisasi terkait stres kerja dan penghargaan kepada pekerja agar pekerja merasa diberikan apresiasi.