cover
Contact Name
Alief Saputro
Contact Email
aliefsaputro23@gmail.com
Phone
+6285298349260
Journal Mail Official
lageografia@unm.ac.id
Editorial Address
Kampus UNM Parang Tambung, Jl. Mallengkeri Raya
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
LaGeografiA
ISSN : 14128187     EISSN : 26551284     DOI : https://doi.org/10.35580/lga
LaGeografia adalah open journal system yang menggunakan sistem peer-review pada jurnal yang di submit yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Geografi, Jurusan Geografi, Universitas Negeri Makassar. LaGeografia adalah jurnal Open-Access dan diterbitkan tiga kali setahun setiap bulan Oktober, Februari, dan Juni. Artikel/Jurnal yang diterbitkan dengan aim dan scope seputar Pendidikan Geografi dan Sosial Geografi.
Articles 214 Documents
Kontribusi Budidaya Tanaman Daun Sirih terhadap Pendapatan Keluarga di Desa Manjalling Kecamatan Bajeng Barat Kabupaten Gowa Rahmat, Anggita Putri; Yusuf, Muhammad; Maddatuang, Maddatuang; Sideng, Uca; Qaiyimah, Dinil; Razak, Norazlina Binti Mohd
LaGeografia Vol 22, No 1 (2023): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v22i1.51980

Abstract

This study aims to determine the cultivation of betel leaf plants in Manjalling Village, West Bajeng District, Gowa Regency. To find out how big the contribution of betel leaf cultivation is to family income in Manjalling Village, West Bajeng District, Gowa Regency. This research is a descriptive study with a population of 30 betel leaf farmers, all of whom were used as respondents. Data collection techniques are library techniques, observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used is the descriptive analysis technique. Based on the results of the study, the cultivation of betel leaf plants in Manjalling Village, West Bajeng District, Gowa Regency in general includes land preparation, nursery, planting, maintenance, and harvesting which farmers manage, the nursery cultivation method that farmers widely use uses polybags because it can better guarantee cuttings Betel can grow well so that the production results are good and the income is higher. The grafted seedling method is less used by farmers because betel leaf seedlings can fail, resulting in reduced production. Contribution of betel leaf cultivation to farmer household income in Manjalling Village, West Bajeng District, Gowa Regency. The largest contribution was obtained by respondents 88.88% because income from betel leaves is higher than other income and the lowest contribution is 32.43%. Because other income is higher than income from betel leaf cultivation.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembudidayaan tanaman daun sirih di Desa Manjalling, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa. Untuk mengetahui seberapa besar kontribusi dari budidaya tanaman daun sirih dalam pendapatan keluarga di Desa Manjalling, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan populasi 30 petani daun sirih sebagai petani yang semuanya dijadikan responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik kepustakaan, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah tekni analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, Pembudidayaan tanaman daun sirih di Desa Manjalling Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa secara garis besar mencakup: persiapan lahan, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan yang dikelola petani, metode budidaya pembibitan yang banyak digunakan petani menggunakan polybag karena dapat lebih menjamin stek sirih dapat tumbuh dengan baik sehingga hasil produksinya bagus dan pendapatannya lebih tinggi. Dan metode pembibitan dicangkok kurang digunakan oleh petani karena dapat mengalami kegagalan pada bibit daun sirih sehingga hasil produksinya berkurang. Konstribusi budidaya tanaman daun sirih terhadap pendapatan rumah tangga petani di Desa Manjalling, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa. Kontribusi tersebesar yang diperoleh responden sebesar 88,88% karena pendapatan dari daun sirih lebih tinggi dibandingkan pendapatan lainnya dan kontribusi terendah sebesar 32,43% karena pendapatan lainnya lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan dari budidaya daun sirih. 
Pengaruh Penggunaan Metode Pembelajaran Resitasi Berbantuan Whatsapp terhadap Hasil Belajar Siswa di SMA Negeri 1 Bonjol Putri, Putri; Afryansih, Nila; Febrianti, Trina
LaGeografia Vol 22, No 1 (2023): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v22i1.51699

Abstract

This research was motivated by a lack of student readiness to participate in learning activities from the exercises that had been carried out. Some students still have difficulty understanding concepts and finding connections between material. This study aims to determine the effect of WhatsApp-assisted recitation learning methods on student learning outcomes at SMA N 1 Bonjol. The type of research used is quantitative descriptive research. The population in this study were all class XI students at SMA N 1 Bonjol. Sampling in this study used the Cluster Random Sampling technique and obtained class XI IPS 2 as the control class and XI IPS 4 as the experimental class. The analysis technique in this research uses the t-test. The results of this study revealed that the experimental class score with an average of 85.94 was better than the control class of 81.62. The WhatsApp-assisted recitation learning method influences student learning outcomes in Geography in class XI at SMAN 1 Bonjol with a t value of 1.997 with a sig (2-tailed) of 0.004 <0.05. This means that there is an influence of the WhatsApp-assisted recitation learning method on geography learning outcomes in class XI IPS students at SMA Negeri 1 Bonjol where the average value of the experimental class is greater than the control class.AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi kurangnya kesiapan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran dari latihan yang telah dilakukan. Masih  terdapat  peserta  didik yang  mengalami  kesulitan  dalam  memahami konsep  dan  menemukan keterkaitan antara materi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode pembelajaran resitasi berbantuan whatsapp terhadap hasil belajar siswa di SMA N 1 Bonjol. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Siswa kelas XI  di SMA N 1 Bonjol. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling Cluster Random Sampling dan didapatkan kelas XI IPS 2 sebagai kelas kontrol dan XI IPS 4 sebagai kelas eksperimen. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan uji t. Hasil penelitian ini mengungkapkan nilai kelas eksperimen dengan rata-rata 85,94lebih baik dari pada kelas kontrol 81,62. Terdapat pengaruh metode pembelajaran resitasi berbantuan whatsapp terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Geografi di kelas XI di SMAN 1 Bonjoldengan nilai t sebesar 1,997 dengan sig (2-tailed) sebesar 0,004< 0,05. Artinya terdapat pengaruh metode pembelajaran resitasi berbantuan whatsapp terhadap hasil belajar geografi pada siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Bonjol dimana nilai rata-rata kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol.
Pengaruh Model Pembelajaran Generatif terhadap Keaktifan Siswa pada Mata Pelajaran Geografi Kelas XI di SMAN 1 Gunung Talang Hudaya Husna; Ade Irma Suryani; Nila Afryansih
LaGeografia Vol 21, No 3 (2023): Juni
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v21i3.51463

Abstract

This research is motivated by the lack of learning models that are applied in the learning process of students who are less active in the teaching and learning process so there are many obstacles to low student activity in learning. The generative learning model aims to make students more active and independent in constructing their knowledge so that students are free to express ideas and reasons for the problems they find. Its function is to further develop a concept where students already know the initial knowledge that has been previously obtained. The research method in this study used a quasi-experimental type of research. The population in this study was the population in this study, there were all students of class XI IPS at SMAN 1 Gunung Talang for the 2022/2023 academic year, which consisted of 5 classes with a total of 162 students. In this study, the researcher took samples using the Random Sampling technique. The samples in this study required two sample classes from the entire population, namely the sample group as the control class and the experimental class. The research results are based on the results of the t-test of 3,130, which means that Ha is accepted so that the data can be concluded that there is an influence of the generative learning model on student activity in class XI geography at SMAN 1 Gunung Talang.AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi oleh oleh kurangnya model pembelajaran yang diterapkan dalam proses pembelajaran siswa kurang aktif dalam proses belajar mengajar sehingga banyak dijumpai terdapat kendala rendahnya keaktifan siswa dalam belajar. Model pembelajaran Generatif bertujuan untuk membuat siswa lebih aktif dan mandiri dalam mengkontruksi pengetahuannya sehingga siswa bebas mengungkapkan ide atau gagasan dan alasan terhadap permasalahan yang ditemukan. Fungsinya adalah untuk mengembangkan lebih jauh suatu konsep dimana siswa telah mengetahui pengetahuan awal yang telah didapat sebelumnya Metode Penelitian pada penelitian ini menggunakan Jenis penelitian yang kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah Populasi dalam penelitian ini ada seluruh siswa kelas XI IPS SMAN 1 Gunung Talang Tahun Pelajaran 2022/2023 yang terdiri dari 5 kelas dengan total sebanyak 162 siswa. Dalam penelitian ini peneliti melakukan pengambilan sampel dengan teknik Random Sampling, dengan sampel dalam penelitian ini diperlukan dua kelas sampel dari keseluruhan populasi yaitu kelompok sampel sebagai kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil penelitian adalah  berdasarkan hasil uji t sebesar  3.130. dengan nilai signifikan 0,003 < 0,05, artinya Ha diterima sehingga data tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Generatif terhadap keaktifan siswa pada mata pelajaran geografi kelas XI di SMAN 1 Gunung Talang. 
Efektivitas Augmented Reality Geography Games (ARGG) dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Spasial pada Siswa Sekolah Menengah Atas S Tabbu, Muhammad Ansarullah; Aliman, Muhammad; Mannan, Abdul; Azhim, Muhamad Ihsan
LaGeografia Vol 22, No 1 (2023): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v22i1.53175

Abstract

Developing the necessary spatial thinking skills for students at the secondary school level remains a challenge. Augmented Reality Geography Games (ARGG) media technology is expected to be an engaging learning method for students, allowing them to interact directly with geographic concepts and gain a deeper understanding of location and space. The study aims to examine the effectiveness of using Augmented Reality Geography Games in improving students' spatial thinking skills. The research design used is a quasi-experimental design. The subjects in this study were students of SMA Negeri 13 Gowa class XI IPS. Data collection was done by using spatial thinking ability tests before and after intervention. The data collected were analyzed through the n-gain test and using statistical methods, namely the independent samples t-test. The results showed that the experimental group using Augmented Reality Geography Games had a higher gain value (0.71) compared to the control group (0.62). These results indicate that the use of Augmented Reality Geography Games has a positive impact on improving students' spatial thinking skills. Furthermore, the results of the independent t-test analysis showed that there was a significant difference between the experimental group and the control group in their post-test results. The result of this t-test means that the Augmented Reality Geography Games has a positive impact on students' spatial thinking ability. AbstrakMengembangkan keterampilan berpikir spasial yang diperlukan bagi siswa di tingkat sekolah menengah masih menjadi tantangan. Teknologi media Augmented Reality Geography Games (ARGG) diharapkan menjadi metode pembelajaran yang menarik bagi siswa, memungkinkan mereka untuk berinteraksi secara langsung dengan konsep geografis dan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang lokasi dan ruang. Penelitian bertujuan untuk menguji efektifitas penggunaan Augmented Reality Geography Games dalam meningkatkan kemampuan berpikir spasial siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah desain quasi eksperimental. Subjek dalam penelitian ini adalah Siswa SMA Negeri 13 Gowa kelas XI IPS. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan berpikir spasial sebelum dan setelah intervensi. Data yang dikumpulkan dianalisis melalui uji n-gain dan menggunakan metode statistik yakni uji t independent (independent samples t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan Augmented Reality Geography Games memiliki nilai gain yang lebih tinggi (0.71) dibandingkan dengan kelompok kontrol (0.62). Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan Augmented Reality Geography Games memiliki dampak positif dalam meningkatkan kemampuan berpikir spasial siswa. Selanjutnya, hasil analisis uji t independent menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada hasil post-test mereka. Hasil uji t ini berarti bahwa media pembelajaran Augmented Reality Geography Games memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir spasial siswa.
Penerapan Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Reza Gunawan; Muhammad Hasan; Kasmawati Kasmawati; Jospiar AS
LaGeografia Vol 22, No 1 (2023): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v22i1.52195

Abstract

One of the skills that students need to have in 21st-century learning is critical thinking skills. In improving critical thinking skills, a learning model that can be used is needed, namely a problem-based learning model. For this reason, this research aims to reveal how the application of the problem-based learning model can improve students' critical thinking skills in class X at SMAN 2 Gowa. This research uses a type of classroom action research that is carried out in two learning cycles. The data collection technique used was observation with research instruments in the form of learning implementation plans, student worksheets, and observation guidelines. The research results show that the application of the problem-based learning model can improve students' critical thinking skills in class X at SMAN 2 Gowa. The implication of this research is that teachers in educational units are expected to be able to use the problem-based learning model considering it has been proven to improve student's critical thinking abilities. The application of the problem-based learning model in the future also needs to be applied at other levels, such as from elementary school to tertiary level.AbstrakSalah satu keterampilan yang perlu dimiliki peserta didik dalam pembelajaran abad-21 yakni keterampilan berpikir kritis. Dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis diperlukan model pembelajaran yang dapat digunakan yakni model problem based learning. Untuk itu, penelitian ini memiliki tujuan dalam mengungkap bagaimana penerapan model problem based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas X di SMAN 2 Gowa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi dengan instrumen penelitian berupa rancangan pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja peserta didik, dan pedoman observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas X di SMAN 2 Gowa. Implikasi penelitian ini yaitu guru di satuan pendidikan diharapkan dapat menggunakan model pembelajaran problem based learning dikarenakan terbukti dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penerapan model problem based learning kedepannya perlu juga diterapkan pada jenjang lain seperti mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
Potensi Kawasan Hutan Mangrove sebagai Kawasan Ecopreneurship di Kota Makassar Indonesia Khairul, Muh; Arfan, Amal; Sideng, Uca; Chukure, Yosep Immanuel; Al-Jabbar, Ahmad Khairi
LaGeografia Vol 22, No 1 (2023): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v22i1.53147

Abstract

The mangrove forest areas in the city of Makassar hold significant potential for sustainable ecopreneurship development. Mangrove forests play a crucial role in preserving coastal ecosystems and offer various economic, social, and environmental benefits. This research aims to analyze the ecopreneurship potential associated with the mangrove forests in Makassar. The research methodology involves field surveys, interviews, and secondary data analysis. The findings reveal that the mangrove forest areas in Makassar have the potential for ecopreneurship development through sustainable endeavors such as eco-tourism, handicraft production, fish farming, and environmental education. Involving local communities, government agencies, and the private sector, the mangrove forest areas can become a source of additional income for local residents while contributing to coastal environmental conservation. Strong collaboration among various stakeholders is necessary to support the ecopreneurship development in the mangrove forest areas of Makassar.AbstrakKawasan hutan mangrove di Kota Makassar memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai kawasan ekopreneurship yang berkelanjutan. Hutan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir, serta memberikan berbagai manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi ekopreneurship yang terkait dengan hutan mangrove di Kota Makassar. Metode penelitian melibatkan survei lapangan, wawancara, dan analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan hutan mangrove di Kota Makassar memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan ekopreneurship melalui berbagai usaha berkelanjutan seperti agrowisata, produksi kerajinan tangan, budidaya ikan, dan edukasi lingkungan. Dengan melibatkan masyarakat lokal, pemerintah, dan sektor swasta, kawasan hutan mangrove dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat setempat dan juga berperan dalam pelestarian lingkungan pesisir. Diperlukan kerja sama yang kuat antara berbagai pihak untuk mendukung pengembangan ekopreneurship di kawasan hutan mangrove Kota Makassar.
Partisipasi Masyarakat dalam Pemeliharaan dan Pengelolaan Lingkungan Danau Singkarak di Nagari Paninggahan Kecamatan Junjung Sirih Kabupaten Solok Putri, Vutisia Pronika; Nefilinda, Nefilinda; Zuriyani, Elvi
LaGeografia Vol 22, No 1 (2023): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v22i1.51798

Abstract

This study aims to obtain data, and information and describe and elaborate on Community Participation in the Maintenance and Environmental Management of Lake Singakarak in Nagari Paniggahan, Junjung Sirih District, Solok Regency seen from Community participation in the maintenance and management of the Lake environment in Nagari Paninggahan, This type of research uses a descriptive approach. The population of this study is the community in Nagari Paninggahan. The sample of the research area was taken by Purposive Sampling, namely only taking in the Kampung Jorong, Parumahan Jorong, and Subarangan Jorong areas. The sample of research respondents was taken by the Purposive Sampling technique with a proportion of 5% so the sample amounted to 91 families. Primary and secondary data collection techniques, data collection techniques using observation, interviews, questionnaires, and documentation. The data analysis technique used is descriptive statistics using a percentage formula. The results of this study found that community participation in the environmental conservation of Lake Singkarak is good with a percentage of 70.7% and community participation in environmental management of Lake Singkarak is good with a percentage of 71.1%.  AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data, informasi dan mendeskripsikan dan menjabarkan tentang Partisipasi Masyarakat dalam Pemeliharaan dan Pengelolaan Lingkungan Danau Singakarak di Nagari Paniggahan Kecamatan Junjung Sirih Kabupaten Solok dilihat dari Partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan Danau di Nagari Paninggahan, Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian ini adalah masyarakat yang ada di Nagari Paninggahan. Sampel wilayah penelitian diambil secara Purposive Sampling yaitu hanya mengambil pada daerah Jorong Kampung, Jorong Parumahan dan Jorong Subarangan. Adapun sampel responden penelitian diambil dengan teknik Purposive Sampling dengan proporsi 5% sehingga sampel berjumlah 91 KK. Teknik pengumpulan data primer dan sekunder, Teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistic deskriptif dengan memakai formula persentase. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa, Partisipasi masyarakat dalam pemliharaan lingkungan danau singkarak termasuk baik dengan persentase 70,7% dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan Danau Singkarak termasuk baik dengan persentase 71,1%. 
Penerapan Media Pembelajaran 3D Berbasis Aplikasi Assemblr Edu untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa dalam Pembelajaran Geografi Suci Maulidita; Momon Dt Tanamir; Trina Febriani
LaGeografia Vol 21, No 3 (2023): Juni
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v21i3.50764

Abstract

This study aims to find out and identify the feasibility, practicality, and interest of students in using 3D learning media based on the assemblr edu application in the subject of Geography in class X SMAN 2 Kota Solok. The type of research used in this research is action research. The subjects of this research trial were students in grades XE7 and XE10 for the 2022/2023 school year, a total of 71 students. The results of this study are: (1) 3D learning media can be declared very feasible after conducting tests with a total score of 140 with a mean of 4.65 and a percentage level of 93% with the title "Very Eligible". (2) 3D learning media can be stated to be very practical after conducting research with teacher response sheet data so it was obtained in 1813 and obtained a mean of 4.32 and a percentage of 86% in the "very practical" category. (3) Student interest in learning was carried out to see differences in student learning interest by conducting a t-test, from processing with SPSS it showed that p <0.05 means that there were differences in learning interest in the experimental class and the control class. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengenalisis tentang kelayakan, praktikalitas serta minat belajar siswa dalam menggunakan media pembelajaran 3D berbasis aplikasi assemblr edu pada mata pelajaran Geografi di kelas X SMAN 2 Kota Solok. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah action reseach. Subjek uji coba penelitian ini adalah siswa kelas XE7 dan kelas XE10 tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 71 siswa. Hasil penelitian ini adalah : (1) Media pembelajaran 3D dapat dinyatakan sangat layak setelah melakukan pengujian dengan hasil total skor 140 dengan mean 4,65 dan tingkat persentase 93% dengan predikat “Sangat Layak”. (2) Media pembelajaran 3D dapat dinyatakan sangat praktis setelah melakukan penelitian dengan data lembar respon guru sehingga diperoleh sebesar 1813 dan didapat mean sebesar 4,32 dan persentase sebesar 86% dengan kategori “sangat praktis”. (3) Minat Belajar siswa dilakukan untuk melihat perbedaan minat belajar siswa dengan melakukan uji t, dari pengolahan dengan spss menunjukkan bahwa p < 0,05 berarti terdapat perbedaan minat belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol. 
Prototipe Materi Pembelajaran Kontekstual Geografi Melalui Konten Wisata Hendra, Hendra
LaGeografia Vol 22, No 1 (2023): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v22i1.53171

Abstract

Contextual learning in geography material continues to be developed. However, there are still problems regarding the suitability of irrelevant material. The materials currently available for learning material needs still have shortcomings. This research discusses contextual learning materials through Cibutu Park tourism content. The method used is development, with stages of needs analysis and product design for contextual geography learning materials. Learning material was obtained through direct data collection from primary sources, then subjected to descriptive analysis. Research findings reveal that the need for contextual learning materials consists of the Cibutu tourism concept and the Cibutu park tourism component. This research will place emphasis on geographical contextual learning as a relevant learning resource in geography learning. AbstrakPembelajaran kontekstual dalam materi geografi terus dikembangkan. Namun masih terdapat permasalahan pada kesesuaian materi yang tidak relevan. Materi yang tersedia saat ini dengan kebutuhan materi pembelajaran masih memiliki kekurangan. Penelitian ini membahas tentang materi pembelajaran kontekstual melalui konten wisata taman Cibutu. Metode yang digunakan adalah pengembangan, dengan tahapan analisis kebutuhan dan desain produk materi pembelajaran geografi kontekstual. Materi pembelajaran diperoleh melalui pengumpulan data langsung pada sumber utama, kemudian di analisis deskriptif. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kebutuhan materi pembelajaran kontekstual terdiri dari konsep wisata Cibutu, dan komponen wisata taman Cibutu. Penelitianan ini akan memberikan implikasi pada pembelajaran kontekstual geografi sebagai sumber belajar yang relevan dalam pembelajaran geografi.
Pengaruh Program Adiwiyata terhadap Karakter Peduli Lingkungan Siswa SMP Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang (UNP) Putri Nst, Shelina Rahma; Nefilinda, Nefilinda; Putri, Rozana Eka
LaGeografia Vol 22, No 1 (2023): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v22i1.52192

Abstract

This research is motivated by the low participation of students in mutual cooperation and students' lack of awareness in maintaining plants. This study aims to determine and analyze data about the effect of the Adiwiyata Program on the Environmental Care Character Value of Laboratory Development Junior High School Students (UNP). This type of research uses a quantitative approach with a descriptive correlational method. The population in this study was a total of 8 classes with a total population of 211. The technique used is purposive sampling, samples with a total of 54 samples with data analysis techniques descriptive percentage analysis, and conditional tests. The results showed that the average VIII.A class with a percentage of 95% was in the "Good" category. Class VIII.B with a percentage of 88% is in the "Good" category. As for the character value of environmental care, the average of class VIII.A with a percentage of 92% is in the "Good" category. Then the hypothesis test was carried out through these calculations, and the correlation results obtained from a correlation of 0.575 with a significance value of 0.000. Due to the significance value <0.05, it can be concluded that there is a significant correlation or relationship between the Adiwiyata program and the environmental care character of students at the Padang State University Laboratory Development Junior High School.  AbstrakPenelitian ini di latar belakangi oleh masih rendahnya partisipasi siswa dalam gotong royong dan kurangnya kesadaran siswa dalam memelihara tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis data tentang Pengaruh Program Adiwiyata Terhadap Nilai Karakter Peduli Lingkungan Siswa SMP Pembangunan Laboratorium(UNP). Jenis penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini dengan jumlah total 8 kelas dengan jumlah populasi 211. Teknik yang digunakan adalah purposive sampling, sampel dengan total sebanyak 54 sampe dengan teknik analisis data analisis deskriptif persentase dan uji persyarat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelas VIII.A dengan persentase 95% dalam kategori “Baik”. Dan kelas VIII.B dengan persentase 88% termasuk kategori “Baik”. Sedangkan untuk nilai karakter peduli lingkungan didapatkan rata rata kelas VIII.A dengan persentase 92% termasuk kategori “Baik”. Adapun kelas VIII.B dengan persentase 87% termasuk kategori “Baik”. lalu dilakukan uji hipotesis melalui perhitungan tersebut didapatkan hasil korelasi hasil dari korelasi sebesar 0,575 dengan nilai signifikansi 0,000. Dikarenakan nilai signifikansi < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa adanya korelasi atau hubungan yang signifikan antara program adiwiyata dengan karakter peduli lingkungan peserta didik di SMP pembangunan Laboraturium Universitas Negeri Padang.