cover
Contact Name
Hilalludin
Contact Email
hilalluddin34@gmail.com
Phone
+6281999248333
Journal Mail Official
hilalluddin34@gmail.com
Editorial Address
RT.03/RW.05, Kel. Bugis, Kec.Taliwang, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat kode pos 84455
Location
Kab. sumbawa barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Ar-Ruhul Ilmi
ISSN : 31103995     EISSN : 31104185     DOI : -
Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam [E-ISSN: 3110-4185 | P-ISSN: 3110-3995 ] adalah jurnal akses terbuka yang diterbitkan oleh PT RisTekUtama (Riset Cendikia Teknologi Utama). Jurnal ini menjadi wadah untuk menyebarluaskan hasil penelitian ilmiah, kajian konseptual, serta pemikiran kritis di bidang pendidikan Islam, studi keislaman, dan pemikiran Islam secara umum. Artikel-artikel yang diterbitkan dapat berasal dari akademisi, peneliti, pendidik, dan praktisi di bidang pendidikan dan pemikiran Islam. Ar-Ruhul Ilmi menerima naskah berupa artikel hasil penelitian, tinjauan pustaka, dan diskusi ilmiah. Semua naskah yang masuk akan melalui proses tinjauan sejawat (peer-review) secara double-blind oleh para reviewer nasional maupun internasional yang kompeten di bidangnya. Jurnal ini terbit tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret, Juli, dan November. Artikel yang telah dinyatakan diterima akan ditampilkan terlebih dahulu pada bagian In-Press sebelum diterbitkan secara resmi. Seluruh proses penerbitan dilakukan secara daring. Untuk panduan pengiriman naskah, kebijakan editorial, dan informasi penting lainnya, silakan kunjungi menu yang tersedia pada situs ini.
Articles 24 Documents
Evaluasi Penerapan Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah Sabyli Hikmah Mukaddar; Riky Supratama
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 1 No 02 (2025): AR RUHUL ILMI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada beberapa SMA di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Fokus penelitian diarahkan pada pelaksanaan pembelajaran, respons guru dan siswa, serta hambatan yang muncul selama penerapan kurikulum. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan tiga guru PAI, sepuluh siswa, dan satu kepala sekolah sebagai informan utama. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi perangkat pembelajaran. Analisis dilakukan menggunakan proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah memberikan dampak positif terhadap dinamika pembelajaran PAI. Guru mulai menerapkan strategi pembelajaran yang lebih fleksibel, kontekstual, dan berpusat pada siswa. Siswa pun menunjukkan peningkatan motivasi belajar, keterlibatan dalam kegiatan kelas, serta pemahaman nilai-nilai keislaman seperti akhlak, ibadah, dan toleransi. Integrasi budaya lokal Maluku turut memperkaya proses pembelajaran sehingga materi lebih mudah dipahami dan dirasakan relevan oleh siswa. Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah kendala signifikan dalam pelaksanaan kurikulum, antara lain keterbatasan infrastruktur digital, minimnya bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik daerah kepulauan, serta rendahnya tingkat pelatihan guru. Kondisi geografis wilayah yang tersebar juga berdampak pada pemerataan akses pendidikan. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan gambaran bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di wilayah Salahutu memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI, namun perlu diperkuat dengan dukungan sarana, pelatihan, dan kebijakan yang lebih komprehensif.
Implementasi Digitalisasi Materi Ajar Pendidikan Agama Islam Melalui Pemanfaatan Konten Youtube Edukatif Dava Arya Saputra; Riky supratama
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 1 No 02 (2025): AR RUHUL ILMI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi digitalisasi materi ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pemanfaatan konten YouTube edukatif sebagai media pembelajaran inovatif di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research), penelitian ini mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan dokumen akademik yang relevan dengan topik digitalisasi pembelajaran dan penggunaan media audiovisual. Hasil analisis menunjukkan bahwa YouTube efektif meningkatkan motivasi, partisipasi, dan pemahaman siswa terhadap materi keislaman ketika digunakan secara terarah dan interaktif. Bentuk konten yang paling efektif meliputi ceramah interaktif, animasi islami, simulasi ibadah, serta kisah teladan yang disesuaikan dengan Kompetensi Dasar PAI. Integrasi YouTube dalam kegiatan belajar terbukti memperkuat keterkaitan antara nilai-nilai Islam dan kehidupan digital siswa. Efektivitasnya sangat bergantung pada literasi digital guru PAI dalam menyeleksi dan mengelola konten agar tetap kredibel, relevan, dan sesuai dengan prinsip pedagogi Islam. Tantangan yang muncul meliputi keterbatasan akses internet, gangguan fokus, serta risiko penyimpangan konten teologis. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan YouTube bukan sekadar alat bantu, melainkan strategi pembelajaran kontekstual yang mampu mengintegrasikan nilai keislaman dengan perkembangan teknologi. Dengan literasi digital yang baik, guru PAI dapat menjadikan YouTube sebagai media ajar transformatif untuk membentuk generasi muslim yang religius, kreatif, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Pendidikan Sirah Nabawiyyah sebagai Basis Penguatan Karakter dan Akhlak Peserta Didik di Era Modern Azzam, Abdullah; Riky supratama
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 1 No 02 (2025): AR RUHUL ILMI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pendidikan Sirah Nabawiyyah sebagai basis penguatan karakter dan akhlak peserta didik di era modern yang ditandai oleh kemajuan teknologi, globalisasi, serta krisis moral. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena melemahnya nilai-nilai moral dan spiritual di kalangan generasi muda yang menuntut inovasi dalam sistem pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) yang berfokus pada analisis literatur relevan, meliputi buku, jurnal ilmiah, dan artikel akademik yang membahas pendidikan karakter dan Sirah Nabawiyyah. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang berkaitan dengan nilai-nilai karakter Islami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sirah Nabawiyyah memiliki nilai-nilai universal seperti kejujuran, amanah, kesabaran, tanggung jawab, keadilan, kasih sayang, dan kedisiplinan, yang relevan dalam membentuk karakter peserta didik di tengah tantangan globalisasi dan digitalisasi. Implementasi pendidikan Sirah Nabawiyyah dapat dilakukan melalui integrasi dalam kurikulum tematik, keteladanan guru sebagai qudwah ḥasanah, serta penerapan model Problem-Based Learning (PBL) berbasis peristiwa sejarah Nabi untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan moral siswa. Kesimpulannya, pendidikan Sirah Nabawiyyah berperan signifikan dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia, berintegritas, dan memiliki spiritualitas tinggi yang mampu menghadapi tantangan zaman modern.
Transformasi peran media sosial sebagai inovasi pembelajaran PAI dalam penguatan minat belajar mahasiswa STITMA Yogyakarta Alfarezi, Muhammad Alwi; Supratama, Ryki
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 1 No 02 (2025): AR RUHUL ILMI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of information technology has driven significant changes in Islamic Religious Education (PAI) learning, particularly through the use of social media as a learning innovation aligned with the characteristics of the digital generation. At STITMA Yogyakarta, the use of platforms such as YouTube, Instagram, and TikTok has become an alternative strategy in presenting religious learning that is more interactive, flexible, and contextual to students' lives. This study aims to comprehensively analyze the role of social media in increasing learning interest, active engagement, and internalization of Islamic values ​​in students in the digital era. The research method used is a qualitative descriptive approach with research subjects of PAI lecturers and students of the Islamic Religious Education Study Program. Data collection techniques included in-depth interviews, participant observation, and documentation, which were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The results show that social media can increase learning interactivity, expand access to materials, and encourage student creativity through the production of digital da'wah content. However, challenges arise in the form of limited digital literacy, the risk of interference, and issues of ethics and the validity of religious sources. This study concludes that social media plays an important role as an innovation in PAI learning that strengthens motivation and learning quality, provided it is supported by educators' digital competence, ethical guidelines, and integration aligned with the curriculum
Esensi Menghormati Guru : Kajian Literatur Komparatif Perspektif Guru Dan Murid Dalam Etika Pendidikan Islam Kholik, Ilham; Mujahadah, Nur
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 1 No 02 (2025): AR RUHUL ILMI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Esensi menghormati guru dalam etika pendidikan Islam tidak selalu dipahami secara seragam. Terdapat perbedaan antara perspektif guru dan perspektif murid. Penelitian literatur ini bertujuan untuk melakukan analisis komparatif untuk menghasilkan pemahaman yang komprehensif mengenai esensi menghormati guru dalam etika pendidikan Islam. Penelitian ini selanjutnya akan mengidentifikasi etika murid yang mencerminkan praktik penghormatan dari sudut pandang guru dan murid. Penelitian ini juga akan menganalisis komparatif terkait persamaan dan perbedaan antara kedua perspektif tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi pustaka (library research) untuk memperoleh data yang dibutuhkan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dari berbagai artikel dan sumber yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data penelitian dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa esensi menghormati guru dalam etika pendidikan Islam menunjukkan adanya kesamaan sekaligus perbedaan perspekti antara guru dan murid di era modern ini. Guru memandang penghormatan sebagai kepatuhan (Ta’dzim) dan pengakuan otoritas dengan berlandaskan kajjian literatur-literatur klasik demi keberkahan ilmu. Sebaliknya dalam perspektif murid cenderung mengartikan penghormatan sebagai apresiasi terhadap kompetensi dan efektivitas guru selama proses belajar mengajar, yang dibuktikan dengan keaktifan siswa di kelas. Meskipun terdapat kesenjangan, kedua perspektif mengemukakan bahwa dalam etika penghormatan terhadap guru diperlukan bahasa, cara berbicara dengan hormat, sopan, dan santun.
Integrasi Nilai-Nilai Keislaman Dalam Pembelajaran Untuk  Pembentukan Karakter Islam Muhammad Albani; Riky Supratama
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 1 No 02 (2025): AR RUHUL ILMI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam memiliki tujuan fundamental untuk membentuk manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran di berbagai lembaga pendidikan masih cenderung berfokus pada aspek kognitif, sementara dimensi afektif dan spiritual belum sepenuhnya terintegrasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengkaji urgensi integrasi nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran sebagai strategi efektif untuk membentuk karakter Islam peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai literatur pendidikan Islam klasik maupun kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam seperti kejujuran, amanah, tanggung jawab, kerja keras, dan ukhuwah memiliki peran sentral dalam pembentukan karakter Islami apabila diinternalisasikan secara konsisten dalam seluruh aspek proses pembelajaran. Integrasi nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui pengembangan kurikulum, penerapan metode pembelajaran yang tepat, dan keteladanan guru dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pendidikan Islam perlu dirancang sebagai sistem terpadu yang menyatukan aspek intelektual, spiritual, dan moral guna menghasilkan generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Model Pembelajaran PAI Interaktif Untuk Mengatasi Tantangan Koknitif Dan Afektif Generasi Alfa Malik Amrullah; Riky supratama
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 1 No 02 (2025): AR RUHUL ILMI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel Transformasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital menuntut inovasi strategi, integrasi teknologi, dan peran aktif guru sebagai fasilitator adaptif. Model pembelajaran interaktif seperti gamifikasi, video interaktif, project-based learning, cooperative learning, dan blended learning terbukti efektif meningkatkan motivasi, partisipasi, serta pemahaman siswa terhadap materi PAI. Integrasi teknologi digital melalui media sosial, aplikasi pembelajaran, dan platform daring memperluas akses, meningkatkan interaktivitas, serta mendorong kreativitas dan kemandirian belajar siswa. Namun, tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur, kesenjangan kompetensi digital guru, serta perlunya pengembangan konten digital yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Guru berperan sentral sebagai inovator dan fasilitator, sehingga peningkatan kompetensi digital dan pedagogik guru menjadi sangat penting. Dukungan institusi pendidikan melalui pelatihan, pengembangan kurikulum adaptif, dan penyediaan infrastruktur teknologi juga menjadi faktor kunci keberhasilan. Kolaborasi antara guru, orang tua, dan pembuat konten digital sangat diperlukan untuk membimbing Generasi Alfa dalam memanfaatkan teknologi secara positif dan membangun karakter Islami yang kuat. Dengan demikian, transformasi pembelajaran PAI berbasis inovasi dan teknologi digital merupakan langkah strategis untuk membangun generasi yang religius, kreatif, adaptif, dan berkarakter di era digital.
Analisis Konseptual Kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam Pencegahan Radikalisme Remaja Muhammad Hilal Ikbar; Riky Supratama
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 1 No 02 (2025): AR RUHUL ILMI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radikalisme di kalangan remaja menjadi perhatian yang semakin meningkat di Indonesia, terutama seiring dengan semakin kuatnya peran platform digital dalam membentuk pemahaman keagamaan generasi muda. Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kerentanan remaja terhadap narasi ekstremisme berakar dari rendahnya literasi keagamaan, pola keberagamaan yang eksklusif, serta dominasi konten keagamaan daring yang cenderung menyederhanakan teks-teks agama secara berlebihan. Namun demikian, penelitian yang ada belum secara memadai membahas bagaimana kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dapat dirancang secara konseptual untuk memperkuat ketahanan ideologis peserta didik. Penelitian ini bertujuan memberikan analisis konseptual yang komprehensif mengenai kurikulum PAI dalam mencegah radikalisme remaja dengan mengidentifikasi komponen utama dan landasan teorinya. Menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research), kajian ini menelaah artikel jurnal bereputasi, buku-buku akademik, serta dokumen kebijakan yang diterbitkan dalam satu dekade terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa kurikulum PAI yang efektif harus berlandaskan pada prinsip moderasi beragama, didukung oleh metode pembelajaran yang dialogis dan kontekstual, diintegrasikan dengan literasi digital, serta dilaksanakan oleh guru yang kompeten. Studi ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi keluarga dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai moderasi beragama berbasis sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya pencegahan radikalisme memerlukan desain kurikulum yang holistik, tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan agama, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, empati, dan kecakapan memilah konten keagamaan digital. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis bagi pembuat kebijakan, pendidik, dan pengembang kurikulum dalam memperkuat PAI sebagai instrumen strategis deradikalisasi di lingkungan sekolah.
Transformasi Islam dari Masa Pewahyuan, Kekhalifahan Awal, hingga Modernitas Kontemporer Muhammad Jailani; Aris Wahyu Aji; Muhammad Za’im Al-Hisyam
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 1 No 01 (2025): Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji transformasi Islam dari masa pewahyuan, kekhalifahan awal, hingga modernitas kontemporer sebagai proses berkelanjutan yang menegaskan kemampuan Islam beradaptasi dengan perubahan sosial dan intelektual. Isu utama yang diteliti adalah bagaimana Islam mempertahankan identitas spiritual dan moralnya di tengah arus modernisasi, sekularisasi, dan globalisasi. Kajian ini penting karena menjawab pertanyaan mendasar tentang daya tahan Islam sebagai sistem nilai dan peradaban di tengah perubahan zaman yang cepat dan kompleks. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif historis-hermeneutik, dengan analisis terhadap teks-teks keislaman klasik, literatur sejarah kekhalifahan, dan pemikiran Islam modern. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan dianalisis dengan triangulasi teori (Giddens, Rahman, Asad) untuk menelusuri pola kesinambungan dan perubahan epistemologis dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam tidak mengalami perpecahan antara tradisi dan modernitas, melainkan bertransformasi melalui mekanisme reinterpretasi wahyu. Sejak masa Nabi Muhammad SAW hingga era global, Islam mempertahankan nilai dasar tauhid, keadilan, dan kemaslahatan melalui dialog dinamis antara teks dan konteks. Dalam konteks Indonesia, hal ini tercermin dalam munculnya Islam Nusantara yang menggabungkan spiritualitas universal dengan nilai-nilai lokal. Implikasinya, penelitian ini menegaskan bahwa keberlangsungan Islam ditentukan oleh fleksibilitas epistemologis dan kemampuan hermeneutiknya, bukan oleh resistensi terhadap perubahan. Temuan ini relevan bagi pengembangan kebijakan pendidikan Islam yang integratif, penguatan moderasi beragama, serta pembangunan peradaban Islam yang kontekstual dan berkelanjutan di era modern.
Kontribusi Dinasti Umayyah Terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan Islam Di Dunia Klasik Khawarimi Ahmad Daulay; Haidar Umar Zaki; Badaruddin Rumbara
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 1 No 01 (2025): Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kontribusi Dinasti Umayyah (661–750 M) terhadap perkembangan ilmu pengetahuan Islam di dunia klasik, sebuah topik yang sering terabaikan dalam studi sejarah Islam yang lebih berfokus pada masa Abbasiyah. Permasalahan utama penelitian ini adalah kurangnya pengakuan terhadap peran Dinasti Umayyah dalam membangun fondasi kelembagaan dan intelektual yang menjadi dasar bagi kemajuan ilmu pengetahuan Islam. Kajian ini penting karena memberikan perspektif baru mengenai kesinambungan peradaban Islam antara dua dinasti besar tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode historis yang mencakup empat tahap: pengumpulan data, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Sumber data meliputi naskah klasik, literatur sejarah Islam, dan hasil wawancara dengan akademisi bidang sejarah peradaban Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinasti Umayyah berperan penting dalam membangun sistem pendidikan Islam melalui pendirian lembaga seperti kuttab dan masjid jami’, pembakuan bahasa Arab sebagai bahasa ilmu, serta pembentukan budaya literasi dan administrasi yang mendukung perkembangan ilmu pengetahuan. Selain itu, kebijakan administratif seperti penerapan sistem diwan mendorong kemajuan dalam bidang ekonomi, matematika, dan ilmu pemerintahan. Penelitian ini menegaskan bahwa Dinasti Umayyah merupakan fase formasi peradaban ilmiah Islam yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan rasionalitas ilmiah. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan pendidikan Islam modern yang menyeimbangkan spiritualitas dan rasionalitas serta meneguhkan kembali tradisi ilmiah Islam sebagai dasar pembangunan peradaban berkelanjutan.

Page 2 of 3 | Total Record : 24