cover
Contact Name
Suwandi
Contact Email
hadianhamzah0@gmail.com
Phone
+6289643455623
Journal Mail Official
hadianhamzah0@gmail.com
Editorial Address
Jalan Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan 15418, Banten - Indonesia
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
JKRL-Juli
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 30636825     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan (JKRL) adalah jurnal ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Studi Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka. Jurnal ini bertujuan sebagai media penyampaian hasil penelitian maupun kajian pustaka terkait dengan bidang lingkungan. Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan (JKRL) terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Juli dan Desember
Articles 13 Documents
Penilaian Kapasitas Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Banjir di Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo Rasna Wati; Koem, Syahrizal; Maryati, Sri
Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2024): JKRL-Juli
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flood is one of the most common hydrometeorological disasters in Indonesia. Indonesia as an area located on the Equator has the potential for extreme climates in the form of long droughts and high rainfall which can cause flood disasters. Given that floods are the most frequent disaster in Indonesia, community preparedness and capacity in dealing with flood disasters are needed in flood disaster management. Assessment of community and regional capacity in flood disaster management is very important to see the success in flood disaster risk reduction. The purpose of this study was to determine community preparedness for flood disasters in Tapa Sub-district, Bone Bolango Regency. This research used a survey method with data collection techniques through field observations, questionnaires, and interviews. The research data were analyzed by descriptive quantitative. The results showed that Talulobutu Village as a disaster response village is a village with a high community capacity preparedness index and regional resilience at level 5. The level of multi-disaster index preparedness in the research area varies from low to high which shows the level of preparedness to handle disasters.
PENGARUH PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP PERUBAHAN SUHU DI KECAMATAN GUNUNG PUTRI KABUPATEN BOGOR PADA TAHUN 2010-2020 Ardiansyah, Andri Noor; Firmansyah, Firmansyah; Nuraeni, Neng Sri
Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2024): JKRL-Juli
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Study This aim For know change use land Subdistrict Mountain Daughter Year 2010-2020, change temperature Subdistrict Mountain Daughter Year 2010-2020 and influence change use land to change temperature in the District Mountain Daughter 2010-2020 year . Approach research used _ on study This is is approach quantitative descriptive with helped use system information geographical And sensing far . Materials used _ that is  image landsat 7 year 2010 and image landsat 8 year 2020. Population on study This that is Subdistrict Mountain Daughter Bogor Regency . Data analysis used that is analysis simple linear regression . Results study This showing that there is influence change use land to change temperature in the District Mountain Daughter 2010-2020 year . As for change use land from 2010-2020 year biggest happen on land agriculture Where experience subtraction of 54.14% or area (1007.889 Ha), land awakened experience increase wide by 22.97% or area (688.197 Ha), vegetation experience increase of 29.24 % (317.896 Ha), the body of water experienced increase of 4.90 % (3.322 Ha) and land open experience an increase of 1.23% or area (1,693 Ha). Next change temperature from In 2010-2020, the minimum temperature was at in 2010 by 20ºC and in 2020 it is 22ºC meanwhile temperature maximum on in 2010 by 30ºC and in 2020 it was 32ºC. furthermore results test normality got of ) of 0.200 more from α (0.05), then done simple linear regression And generated value 828,773, next done t test and test f and got mark significance (sig) of 0.004 <0.05 and the last done test coefficient determination And got R square value of 0.685 then from That can concluded that influence change use land to change temperature by 68.5% meanwhile the remaining 31.5% were affected by variable outside study this.  
IDENTIFIKASI MENINGKATNYA JUMLAH PENGUNJUNG SERTA ARAHAN PENGEMBANGAN KAWASAN PANTAI KENJERAN KECAMATAN BULAK KOTA SURABAYA Ayu Khusnawati Laksono, Dwi
Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2024): JKRL-Juli
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

THP Kenjeran terletak di Kecamatan Bulak dan menjadi destinasi wisata oleh warga Surabaya maupun luar kota dengan meyuguhkan wisata alam berupa laut, Perkembangan pariwisata di Kota Surabaya dapat memberikan keuntungan yang luas bagi semua orang, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun budaya. Namun, jika tidak direncanakan dan dikelola dengan cermat dapat menimbulkan masalah yang dapat merugikan masyarakat Strategi tersebut dapat ditempuh dengan menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan meliputi pembangunan yang tidak berlebihan, pengelolaan limbah secara efektif, pengembangan infrastruktur secara berkelanjutan meliputi pengelolaan energi, air yang efisien, dan pengembangan pariwisata pantai berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis perbandingan jumlah pengunjung wisatawan dan analisis SWOT. Peningkatan rata-rata pengunjung dari 5 tahun terakhir sebesar 0,56%. Peningkatan pengunjung yang relatif rendah tersebut disebabkan adanya Pandemi Covid-19 sehingga dilakukan penutupan sementara pada wisata di tahun 2020 dan 2021. Namun setelah pandemi berakhir jumlah pengunjung mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun, hal tersebut dikarenakan pandemi telah berakhir, promosi wisata Pantai Kenjeran yang menarik, tiket masuk tergolong murah dan fasilitas yang mendukung. Pemerintah menggandeng masyarakat dan bekerja sama dalam pemeliharaan fasilitas dan aset unggulan untuk menarik perhatian pengunjung dan meningkatkan jumlah pengunjung THP Kenjeran, Membangun tanggul laut untuk mengantisipasi air pasang berlebih dan pembangunan jalur pejalan kaki yang memiliki nuansa khas wisata bahari, membuat inovasi pada fasilitas pendukung di Pantai Kenjeran juga memperhatikan maintenance untuk fasilitas tersebut.
Analisis Spasial Kebutuhan dan Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Di Kecamatan Cakung Kota Jakarta Timur Astuti, Syuhada Widiya; Sodikin, Sodikin; Bahar, Syairul
Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2024): JKRL-Juli
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta untuk dapat mengetahui ketersediaan RTH yang ideal berdasarkan luasan lahan permukiman di Kecamatan Cakung, dalam kurun waktu tahun 2011 sampai tahun 2021. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Dengan metode deskriptif kuantitatif untuk mendeskripsikan hasil pengamatan penelitian, observasi groundcheck ke lokasi penelitian yaitu observasi kesesuaian data hasil overlay citra landsat terhadap vegetasi lahan hijau di Kecamatan Cakung. Overlay data citra menggunakan citra landsat 7 untuk tahun 2011 dan citra landsat 8 untuk tahun 2021 pengolahan menggunakan Google Earth Engine (GEE) dan ArcGIS 10.3. Hasil penelitian ini, RTH sebagai penyeimbang ekosistem kota, menurut UU No., 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang dengan kota harus memiliki laha RTH minimal sebesar 30% dari luas keseluruhan kota. Banyak mengalami perubahan alih fungsi lahan dari lahan hijau atau lahan kosong menjadi lahan permukiman terutama di Kecamatan Cakung. Perubahan lahan ruang terbuka hijau pada tahun 2011 sebesar 1232 ha mengalami penurunan pada tahun 2021 dengan luas sebesar 617,94 ha. Untuk Kecamatan Cakung ketersediaan dari lahan terbuka hijau sebesar 674,4 ha dari luas wilayahnya. Dan luas kebutuhan RTH dari tahun 2011 sampai 2021 menurut luas wilayah sebesar 1268,4 ha dan kekurangannya sebesar – 594 ha. Sedangkan dari luas lahan permukiman yang ada ketersediaan ruang terbuka hijau sebesar 670,14 ha dari luas lahan permukiman yang luasnya sebesar 2233,84 ha dan kebutuhan dari RTH sebesar 1268,4 ha, kekurangan sebesar 598,26 ha.
PEMANFAATAN GOOGLE EARTH ENGINE (GEE) UNTUK DETEKSI ABRASI DI DESA UJUNGGEBANG KECAMATAN SUKRA KABUPATEN INDRAMAYU Fahmi, Fauzi; Syahidan, M. Ihsan; Dirwanto, Dirwanto; Casmudi, Casmudi
Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2024): JKRL-Juli
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan pantai menjadi salah satu fenomena yang saat ini banyak terjadi di beberapa wilayah pesisir seiring meningkatnya perubahan iklim global. Kerusakan pesisir seperti abrasi disebabkan oleh faktor alam dan faktor manusia (Antropogenik). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besaran abrasi yang terjadi Desa Ujunggebang Kecamatan Sukra Kabupaten periode tahun 1990 sampai dengan tahun 2020 dengan teknologi penginderaan jauh (remote sensing) dan upaya yang dilakukan untuk mencegah dan menanggulaninya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan interpretasi citra landsat tahun 1990, 1995, 2000, 2005, 2010, 2015, dan 2020 serta melakukan observasi langsung (ground check). Strategi dan upaya mencegah dan menanggulangi abrasi diperoleh dari studi literature.
PENTINGNYA PENDIDIKAN KONSERVASI TAMAN NASIONAL ALAS PURWO BERBASIS KARAKTER UNTUK MENJAGA LINGKUNGAN HIDUP SETIAWAN, EKO
Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jkrl.v1i2.10200

Abstract

Strategi pendidikan lingkungan hidup bertujuan agar para peserta didik mampu memahami konservasi sumberdaya alam Taman Nasional Alas Purwo. Penelitian ini bertujuan menginternalisasikan etika hubungan manusia dengan alam dalam bentuk perilaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Data dikumpulkan dari Balai Taman Nasional Alas Purwo, para pemuka agama, kepala desa, masyarakat sekitar desa penyangga untuk menjawab tema pendidikan konservasi. Analisis data menggunakan model interaktif, disajikan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, tujuan pendidikan konservasi pada pengelolaan sumberdaya alam dan ekosistemnya. Dalam konteks pembentuk karakter kepribadian manusia, khususnya para generasi muda secara keseluruhan terhadap lingkungan. Agar memiliki kepedulian dalam memelihara lingkungan sekitar diwujudkan dalam perilakunya sehari-hari
KOMPETISI KULINER UNTUK KONSERVASI: EVALUASI LOMBA MASAK RAMAH LINGKUNGAN DI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Sitompul, Rahmadi; Syafitri, Ade; Suriani, Cicik; Nasution, Ahmad Luthfi Abdillah
Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jkrl.v1i2.10498

Abstract

Kesadaran global mengenai kelestarian lingkungan telah mendorong upaya untuk mengurangi dampak lingkungan dari berbagai aktivitas manusia, termasuk dalam memasak. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi lomba masak ramah lingkungan sebagai media kampanye peduli lingkungan, dengan mengukur tingkat keramahlingkunganan resep masakan yang diajukan menggunakan kriteria penilaian yang sistematis. Penelitian dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan lomba yang berlangsung di Universitas Sumatera Utara pada awal 2024, di mana peserta mendaftar dan mengirimkan resep secara daring. Resep yang memenuhi kriteria keramahlingkunganan dipilih untuk tahap re-cooking dan disajikan kepada panelis untuk penilaian. Metode yang digunakan mencakup observasi partisipan, wawancara tidak terstruktur, serta Focus Group Discussion (FGD) untuk mengevaluasi pelaksanaan acara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lomba ini tidak hanya meningkatkan pemahaman panelis terhadap konsep masakan ramah lingkungan, tetapi juga menumbuhkan antusiasme mereka terhadap upaya keberlanjutan, terlihat dari tingginya minat terhadap edukasi dan permintaan resep. Kendala utama meliputi kurangnya komunikasi dalam tim panitia, strategi promosi yang terbatas, serta kesulitan pendaftaran daring. Solusi yang disarankan mencakup peningkatan koordinasi panitia dan penyederhanaan prosedur bagi peserta. Lomba ini terbukti efektif sebagai media kampanye lingkungan, namun membutuhkan penyempurnaan pada aspek operasional.
MODEL PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR SUNGAI SESAYAP DI KABUPATEN TANA TIDUNG PROVINSI KALIMANTAN UTARA Lestari, Kusuma Lelana Ari; Sodikin; Nurmawati, Subekti
Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jkrl.v1i2.10525

Abstract

Sungai Sesayap memiliki banyak fungsi strategis yang berdampak pada meningkatnya tekanan terhadap kualitas air. Hasil pemantauan Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK memperlihatkan peningkatan parameter Fecal coliform pada intake PDAM Tideng Pale dari tahun ke tahun. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis trend kualitas air Sungai Sesayap parameter Fecal coliform kondisi Busines as Usual pada tahun 2034 dengan menggunakan sistem dinamik. Dengan menggunakan pemodelan sistem dinamik diperoleh hasil simulasi trend parameter Fecal coliform semakin meningkat jauh melebihi baku mutu yang menunjukkan kualitas air semakin buruk. 
Identifikasi Pencemaran Kali Bekasi melalui Analisis Kualitas Air Menggunakan Metode STORET Jati, Erwika Dhora; Ambuko, Cahyo
Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jkrl.v1i2.10654

Abstract

Kali Bekasi merupakan salah satu sungai utama di wilayah Bekasi yang berperan penting sebagai sumber air baku, pertanian, dan kebutuhan industri. Namun, aktivitas manusia seperti industri, domestik, dan pertanian telah menyebabkan peningkatan pencemaran pada sungai ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi cemaran di Kali Bekasi melalui analisis kualitas air menggunakan metode STORET. Metode STORET digunakan untuk mengklasifikasikan status mutu air berdasarkan parameter fisik, kimia, dan biologi, dengan parameter yang diuji meliputi TDS, TSS, BOD, COD, Nitrat, Nitrit, Fosfat, dan Fecal Coliform. Data kualitas air dikumpulkan dari beberapa titik sampling sepanjang sungai dan dianalisis sesuai dengan standar baku mutu air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh titik lokasi sampling memperoleh nilai mutu air >-30, sehingga masuk dalam kategori tercemar berat. Hal ini terutam disebabkan oleh tingginya konsentrasi Fecal Coliform yang berada jauh di atas baku mutu yang telah ditetapkan. Temuan ini mengindikasikan bahwa aktivitas antropogenik memberikan kontribusi signifikan terhadap pencemaran Kali Bekasi. Dari hasil analisis, direkomendasikan upaya mitigasi seperti penguatan regulasi pengelolaan limbah, peningkatan pengawasan terhadap aktivitas industri dan domestik, serta edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan sungai. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam mengambil kebijakan untuk meningkatkan kualitas lingkungan di Kali Bekasi.
PENDEKATAN EKOLOGI DALAM MENGANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN WISATA DI AGRO EDU WISATA KEBUN BIBIT CIGANJUR, JAKARTA SELATAN Jasira Rukka, Hanif; Rayyan, Muhammad Ar Rayyan Pasha; Firana Pramitha, Arvelia
Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jkrl.v1i2.10781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan wisata di Agro Edu Wisata (AEW) Kebun Bibit Ciganjur, Jakarta Selatan menggunakan pendekatan ekologi. Kawasan ini berfungsi sebagai pusat konservasi, pendidikan, dan pelatihan, yang dikelola oleh Pusat Pengembangan Benih dan Perlindungan Tanaman DKI Jakarta. Metode pengharkatan digunakan untuk menganalisis pengembangan potensi wisata berdasarkan aspek fisik, sosial-budaya, aksesibilitas, dan ketersediaan fasilitas. Hasil penelitian menunjukkan skor total 68 (kelas II, mendukung), menandakan kawasan ini memiliki potensi besar sebagai destinasi eduwisata. Pendekatan ekologi diterapkan melalui empat analisis tema: Analisis Perilaku Manusia-Lingkungan, Analisis Aktivitas Manusia-Lingkungan, Analisis Ciri Alam-Lingkungan Psiko dan Analisis Lingkungan Buatan-Psiko. Secara keseluruhan, AEW Kebun Bibit Ciganjur memiliki potensi yang kuat sebagai destinasi edukasi lingkungan yang mendukung konservasi dan pengembangan pertanian berkelanjutan.

Page 1 of 2 | Total Record : 13