cover
Contact Name
Ferdinan Bashofi
Contact Email
ferdinanbashofi@uibu.ac.id
Phone
+6285755554384
Journal Mail Official
maharsi@uibu.ac.id
Editorial Address
Jl. Citandui No.46, Purwantoro, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur 65126
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
ISSN : 26562499     EISSN : 26848686     DOI : https://doi.org/10.33503/maharsi.v7i2
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sociologi contains scientific articles, theoretical and empirical studies resulting from research by students, academics, and practitioners in the field of Science and Applied Science Education which can be implemented in the context of science learning. The scope of science in this journal includes but is not limited to Sociology, and History. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments, and simulation, as well as applications. Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sociologi  is a multidisciplinary journal committed to no single approach, discipline, methodology, or paradigm. This journal welcomes a variety of approaches (qualitative, quantitative, and mixed methods) to empirical research; and also publishes high-quality systematic reviews and meta-analyses.
Articles 143 Documents
REVOLUSI MENTAL MELALUI PENDIDIKAN MEMBATIK DI SEKOLAH DENGAN MOTIF ARCHA SINGOSARI Amanah Agustin
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 1 No. 1 (2019): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v1i1.393

Abstract

Unesco menetapkan batik Indonesia sebagai “Intangible Cultural Heritages” (kekayaan tak benda) yang mempunyai teknik dan simbol budaya yang menjadi identitas rakyat Indonesia. Demikian besar peran batik dalam kehidupan bangsa Indonesia sejak masa lalu hingga saat ini, karena itu sangat wajar apabila upaya-upaya untuk terus mengeksplore dan mengembangkan seni batik di tanah air terus di lakukan, termasuk seni batik Malang sebagai bagian dari seni batik Indonesia. Motif batik di Malang masih belum menemukan ciri khas motif yang dapat dijadikan sebagai ikon batik Malang. Penciptaan seni batik masih berorientasi pada lingkungan alam sekitar. Padahal dari peninggalan masa kerajaan Singosari berupa arca-arca, yakni Arca Siwa, Durga Mahisasuramardini, Ganesya, Mahakala, Nandiswara, Mandala Parwati dan Brahma ditemukan motif yang dipahatkan pada kain yang dikenakan arca-arca tinggalan tersebut. Kain yang dikenakan bermotif ‘Kawung’ untuk arca jenis kelamin maskulin, sedangkan untuk jenis kelamin feminine mengenakan kain yang bermotif ‘Jlamprang’. Motif-motif dari masa Singasari yang bertemakan kawung dan jlamprang juga memiliki ciri khusus yaitu dalam hal kehalusan guratan, sulur-sulurannya, geometrisnya tumpal, motif pohon hayat, dan bonggol teratai. Revitalisasi batik motif archa singasari pada seni batik malang dapat dilakukan dengan ’menghidupkan kembali’ seni batik malangan ini melalui dunia pendidikan. Revitalisasi batik melalui proses pembelajaran dapat membangun mentalitas peserta didik melalui membatik. Membangun mentalitas berkaitan dengan penanaman aspek kecerdasan emosional (emotional intelligence), dan kecerdasan emosional ini merupakan pengembangan konsep Soft skills. Pembelajaran membatik dengan mengembangkan kemampuan soft skills dapat dilakukan melalui proses pembelajaran di kelas maupun melalui berbagai kegiatan di sekolah
DINAMIKA POLITIK LOKAL; SEBUAH KAJIAN GERAKAN MAHASISWA 98 DAN PERKEMBANGAN POLITIK PASCA ORDE BARU DI KOTA MALANG Ferdinan Bashofi
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 1 No. 1 (2019): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v1i1.394

Abstract

Dalam Negara yang manganut demokrasi partisipasi masyarakat dalam dunia pelotik tentunnya merupakan sebauah keharusan, banyak partisipasi masyarakat timbul dengan mengambil bentuk dan sifat yang bermacam-macam, di Indonesia partisipasi masyarakat dapat kita lihat pada pemilu, sedangkan pada masa orde baru bisa dikatakan partisipasi semu, barulah geliat masyarakat muncul dengan wajah gerakan mahasiswa dan setelah itu pemilu pada masa transisi demokrasi. Sejarah perkembangan Gerakan Mahasiswa (GM) di Indonesia selalu menarik karena tidak dapat dilepaskan dengan sejarah perkembangan negara Indonesia. Bahkan, keberadaan GM selalu berpengaruh pada situasi politik nasional. Meskipun sudah berkali-kali "diberangus" oleh penguasa di setiap jamannya, GM selalu muncul dengan sikap kritis dan tuntutan untuk memperbaiki keadaan politik nasional. sistem perpolitik Soeharto yang berlandaskan pada kultur jawa membawa pengaruh yang tidak baik bagi perkembangan demokrasi di Indonesia partsipasi masyarakat sangat minim. Sikap otoritarian yang susuai dengan konsep raja jawa membawa pengaruh buruk terlebih lebih saat masalah masalah dalam negeri tidak bisa di atasi dengan baik. Ketika keinginan keinginan untuk menyampaikan suara dibatasi rakyat Indonesia terutama golongan muda yakni para mahasiswa mulai menunjukkan perangai melawan pemerintah yang pada puncaknya mei 1998, yang tersebar di beberapa kota pendidikan di Indonesia salah satunya adalah Kota malang yang dikenal sebagai kota pendidikan. Di kota malang mahasiswa mulai membentuk oraganisasi organisasi seperti : Forstep FKMM, FKSMPT,dan KMM yang nantinya mulai melakukan aksi aksi menentang rezim Soeharto. Dengan runtuhnya rezim Soeharto. Terbukalah angin segar dalam melakukan demokrasi di Indonesia. Pemilu 1999 dilaksakan di Indonesia dan khususnya di Kota malang pemilu dilakukan dengan hasil yang cukup signifikan yakni partai golkar tersisihkan oleh PDI-P, dimana partai ini mengidentifikasikan diri sebagai partai wong cilik.
MAKNA SMARTPHONE BAGI PELAJAR Dani Miftahul Ula
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 1 No. 1 (2019): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v1i1.395

Abstract

Pada awalnya pengguna smartphone ini dirancang untuk orang-orang yang memiliki tingkat kesibukan yang tinggi seperti para pejabat, karyawan swata, wanita karir dan juga eksekutif, namun saat ini tren smartphone telah menjadi lifestyle dikalangan pelajar, alat ini merupakan sebuah barang yang wajib dimiliki. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna penggunaan smartphone dikalangan pelajar khususnya pelajar SMAN 1 Kota Malang, bagi sebagian pelajar smartphone mempunyai makna lebih dari sekedar alat komunikasi, ada makna lain yang terkandung pada smartphone yang sangat berkaitan dengan gaya hidup.
Sejarah Manusia Purba di Antara Kontroversi, Penolakan, dan Penerimaan Irvan Lestari
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 1 No. 1 (2019): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v1i1.396

Abstract

Sejarah asal-usul manusia yang dijelaskan dengan teori evolusi tidak dapat diterima oleh semua kalangan. Tidak sedikit ilmuwan yang menolak penjelasan jika manusia berawal dari kera atau seketurunan dengan kera. Bahkan mereka yang tidak sependapat dengan gagasan evolusi menilai jika penjelasan tentang sejarah asal-usul manusia melalui skema evolusi, dengan menyebutkan Meganthropus adalah nenek moyang manusia telah menghilangkan Tuhan sebagai pencipta atau setidaknya telah mereduksi peranan Tuhan. Karena kitab suci Al Quran menyebutkan jika manusia pertama adalah Adam.Namun, di sisi lain narasi sejarah tentang manusia purba dianggap merupakan fakta dan dianggap tidak bertentangan dengan ajaran agama serta kitab suci. Bagi kelompok ini, sejarah tentang bagaimana kemunculan manusia pertama kali di muka bumi tidak cukup hanya dijelaskan sebagai hasil ciptaan Tuhan semata. Usaha ilmiah untuk dapat menjawab bagaimana sejarah asal-usul manusia perlu dilakukan. Kitab suci tidak membatasi orang untuk melakukan penelaahan, jika terdapat pertentangan hal itu dianggap wajar. Sifat ilmu pengetahuan terbuka untuk dikoreksi, sanggahan dari suatu pendapat atau teori akan menyempurnakan ilmu pengetahuan. Sejarah manusia purba menjadi bagian dari sekian materi sejarah yang terus diperdebatkan, ia telah menjadi sebuah bahasan kontroversial.
METODE FIEL-TRIP DALAM MENUMBUHKAN KEPEDULIAN SISWA TERHADAP PENINGGALAN SEJARAH BUKTI-BUKTI KEHIDUPAN PENGARUH HINDHU BUDHA YANG MASIH ADA PADA SAAT INI Tatik Widyawati; Puspita Pebri Setiani
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 1 No. 1 (2019): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v1i1.397

Abstract

The purpose of this research was to know effect from field-trip method to cultivate a caring of Hindhu-Budhist’s historical heritage in grade 10th MA AL HISI. The research method was used quasi experimental with nonequivalent control group desaign. Data were taken from 30 respondents of grade 10th of MA AL HISI. Data collection techniques use questionnaire, documents and observation. The hypotesis test use a paired sample t-test with a significance of 0.05. Field-trip implementation in grade 10th was good category, it came from observation that have value of 87. The caring in grade 10th MAAL HISI has increased seen from the result of average value from 79,2 to 93,1. The influence of the field-trip method on student care is high,it seen from the significance value of t-test 0,000 <0.05. So there is an influence between the field-trip method and the level of concern for students of class X MA AL HISI.
SLAMETAN DALAM SPRITUALISME ORANG JAWA PADA MASA LALU SAMPAI SEKARANG Debi Setiawati
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 1 No. 1 (2019): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v1i1.398

Abstract

Slametan merupakan tradisi budaya masyarakat Jawa yang masih dillestarikan secara turun- temurun. Nilai – nilai yang terkadung dalam slametan tidak hanya sebatas pada religi, mitos dan budaya tetapi juga nilai sosial yang tinggi. Hal tersebut menyangkut eksistensi seseorang dalam masyarakat dan sarana untuk berkumpul serta bersilahturahmi dengan tetangga. Akan tetapi seiring perkembangan zaman Slametan mengalami Transformasi dalam tata cara dan uborampe. Akan tetapi terjadinya transformasi dalam tradisi slametan, tidak mengurangi pamaknaan dan magis spiritualnya. Untuk itu tradisi slametan masih tetap di lestarikan dan menjadi kekhasan nilai spiritual Orang Jawa.
KAJIAN KRITIS TERHADAP MEDIA SOSIAL SEBAGAI “TUHAN KEDUA” BAGI PARA NETIZEN fatmawati Fatmawati
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 1 No. 1 (2019): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v1i1.399

Abstract

Seiring dengan perkembangan internet yang merupakan wujud perpaduan antara arus komunikasi dan perkembangan teknologi yang semakin maju. Salah satunya web yang digandrungi oleh masyarakat adalah jejaring sosial. Meningkatnya pengguna jejaring sosial di Indonesia disebabkan karena semakin lengkapnya fasilitas yang ada yaitu telepon seluler yang begitu beraneka ragam yang disediakan oleh produsen layanan komunikasi. Media sosial menghapus batasan-batasan dalam bersosialisasi. Dalam media sosial tidak ada batasan ruang dan waktu, mereka dapat berkomunikasi kapanpun dan dimanapun mereka berada. Tidak dapat dipungkiri bahwa media sosial mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan seseorang. Seseorang yang asalnya kecil bisa menjadi besar dengan media sosial, begitu pula sebaliknya. Bagi masyarakat Indonesia , media sosial seakan sudah menjadi candu, tiada hari tanpa membuka media sosial.
PEMBELAJARAN SEJARAH MALANG RAYA BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING Septa Rahadian
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 1 No. 1 (2019): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v1i1.400

Abstract

Selama ini banyak konsep yang salah mengenai belajar sejarah. Di sekolah biasanya pelajaran yang dianggap membosankan oleh siswa diantaranya adalah pelajaran sejarah. Kebanyakan siswa menganggap pelajaran sejarah membosankan karena hanya berkutat pada hafalan tokoh, peristiwa dan tempat bersejarah. Hal lain yang menyebabkan pelajaran sejarah di sekolah terkesan membosan karena guru yang mengajar kurang mampu dalam menghidupkan spirit atau jiwa sejarah itu sendiri. Materi yang diajarkan lebih berkutat pada tekstual bukan kepada kontekstual, jadi mengulang ulang materi atau pengetahuan yang sudah ada di buku atau diketahui oleh siswa. Dampaknya siswa menjadi kehilangan semangat dalam belajar sejarah. Setelah dilaksanakan kegiatan belajar sejarah dengan mengunjungi situs situs bersejarah yang ada di Malang raya khususnya yang berkaitan dengan peninggalan dari kerajaan Kanjuruhan dan Singhasari diperoleh sebuah kesimpulan jika 1) Pembelajaran sejarah dengan berbasis kontekstual learning sangat disukai oleh siswa atau masyarakat yang ikut kegiatan ajar sejarah tersebut. Hal ini karena mereka dapat melihat secara langsung sumber sejarah tersebut, mengamati serta mencari tahu asal usul mengenai bagaimana serta mengapa peninggalan sejarah tersebut terdapat di lokasi tersebut. 2) Dengan belajar sejarah kepada objeknya secara langsung mereka lebih memiliki kerangka konstruktivisme mengenai sejarah berdirinya kerajaan Kanjuruhan dan Singhasari. 3) Dengan belajar sejarah langsung kepada sumbernya peserta diharapkan mampu memiliki kesadaran sejarah. Belajar sejarah secara kontekstual learning juga mempunyai fungsi sosio-kultural yaitu membangkitkan kesadaran sejarah. Dari kesadaran sejarah inilah kesadaran nasional dapat terbentuk. 4) Terakhir dalam temuan penelitian ini adanya sebuah harapan agar kearifan lokal mengenai budaya serta peninggalan sejarah yang merupakan warisan dari leluhur kita terdahulu dapat dikenal oleh generasi yang akan datang.
Penguatan Karakter Disiplin Pada Pembelajaran IPS di SMP Pasundan 3 Cimahi sebagai Dampak dari Masa Pandemi Ai Wita Wasilah; Lili Halimah; Khaerul Syobar
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 6 No. 2 (2024): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v6i2.406

Abstract

Setelah melewati masa pandemi, pembelajaran Kembali menggunakan sisten tatap muka. Dampak dari pembelajaran daring tentunya beragam, namun yang paling utama adalah pembelajaransarana dan prasarna berbasis teknologi yang menjadi fokus karakter disiplin karena siswa biasanya belajar secara daring pada saat itu. Ketika fase pengajaran tatap muka (pembelajaran luring) berlangsung, tentu akan ada perbedaan yang signifikan dibandingkan cara guru belajar sebelum pandemi. Dampak positif dan negatif pembelajaran daring tentunya berdampak pada cara guru mengajar pembelajaran khususnya pembelajaran secara luring pada tahun ajar 2022/2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperjelas bagaimana dampak pembelajaran pasca pandemi. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan sebagai sumber informasi. Temuan menunjukkan bahwa penyelenggaraan pembelajaran daring dengan segala tantangannya dapat diatasi dengan berbagai upaya dari sekolah, guru, siswa, dan orangtua sebagai pendamping pembelajaran di rumah.
Perubahan Gaya Hidup Konsumtif Kelompok Mahasiswa Manggarai di Universitas Insan Budi Utomo Malang Aldianus Tambang; Prihma Sinta Utami
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 6 No. 3 (2024): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v6i3.434

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan gaya hidup konsumtif yang terjadi pada kelompok mahasiswa Manggarai di Universitas Insan Budi Utomo Malang; 2) Mengetahui dampak perubahan gaya hidup konsumtif kelompok mahasiswa Manggarai di Universitas Insan Budi Utomo Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik Wawancara dan Observasi dengan pemilihan informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dengan menggunakan Reduksi data, Display data dan Verivication. Hasil dari penelitian yang diperoleh oleh peneliti adalah peneliti melihat adanya faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan gaya hidup konsumtif kelompok mahasiswa Manggarai di Universitas Insan Budi Utomo Malang serta dampak adanya perubahan gaya hidup konsumtif kelompok mahasiswa Manggarai di Universitas Insan Budi Utomo Malang.

Page 10 of 15 | Total Record : 143