cover
Contact Name
Afdhal Ilahi
Contact Email
admin@jurnalcenter.com
Phone
+6281277798480
Journal Mail Official
admin@jurnalcenter.com
Editorial Address
Jl. Arifin Ahmad, Kelurahan Tangkerang Barat, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Provinsi Riau, 28125
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Islamic Studies
ISSN : 30898404     EISSN : 30898404     DOI : https://doi.org/10.62567/ijis
Core Subject : Religion,
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) discussing research results in the scope of Islamic science in a holistic manner. IJIS aims to facilitate and disseminate innovative and creative ideas of researchers, academicians, and practitioners who concentrate on interdisciplinary Islamic issues ranging from Islamic history, Islamic thought, Islamic laws, Islamic politics, Islamic economics, and Islamic education, and Islamic social-cultural. Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) is published online by Jurnal Center Indonesia Publisher (JCI).
Articles 92 Documents
MENAFSIRKAN AL-QUR'AN DALAM KONTEKS RITUAL SLAMETAN BULAN SURO DI YOGYAKARTA: SEBUAH EKSPLORASI ETNOGRAFI INTEGRASI ISLAM-JAWA Samsul Ariyadi
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.1056

Abstract

Penelitian ini mengkaji pendekatan interpretatif terhadap ayat-ayat Al-Qur'an terpilih yang dianggap relevan dengan ritual Slametan selama bulan Suro di Yogyakarta. Dengan menggunakan metode etnografi kualitatif dengan pendekatan deskripsi mendalam (Geertz), penelitian ini mengeksplorasi bagaimana peserta ritual, pemimpin masyarakat, dan tokoh agama menegosiasikan dan mengubah makna ritual dalam matriks budaya Islam-Jawa. Data dikumpulkan selama studi lapangan tiga bulan pada tahun 2023 dari lima belas informan kunci yang dikenal karena peran mereka sebagai pemelihara masyarakat dan ulama. Berdasarkan tinjauan ekstensif literatur internasional kontemporer (n≥25), penelitian ini menunjukkan proses akulturasi dan reinterpretasi simbolik yang sedang berlangsung yang menjembatani kepercayaan tradisional Jawa dengan ajaran Islam. Temuan tersebut menyoroti fungsi ganda ritual untuk menjaga ikatan komunal dan membentuk identitas agama dalam konteks budaya-hibrida yang terus berkembang. Makalah ini diakhiri dengan menawarkan perspektif baru untuk mengintegrasikan elemen budaya dalam strategi proselitisasi agama dan dakwah kultural.
NILAI-NILAI ADAB MURID DAN GURU MENURUT PEMIKIRAN KH. HASYIM ASY’ARI Buana, Aisha Putri; Masyithoh, Siti
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.1058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang nilai-nilai adab dalam hubungan murid dan guru menurut pemikiran KH. Hasyim Asy’ari. Metode yang digunakan yatu dengan metode kualitatif melalui pendekatan studi pustaka, di mana data didapat dari beberapa literatur yang relevan, seperti jurnal ilmiah dan buku biografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KH. Hasyi Asy’ari memberikan perhatian besar terhadap pentingnya adab dalam proses Pendidikan. Adab murid meliputi sikap hormat kepada guru, kesungguhan dalam menuntut ilmu, etika dalam berperilaku, serta ketawadhuan, Di sisi lain, guru memilikki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan yang baik. Penekanan terhadap nilai-nilai adab ini menjadi teladan yang baik. Penekanan terhadap nilai-nilai adab ini menjadi landasan untuk menciptakan proses pembelajaran yang bermakna dan bermartabat, serta memperkuat karaketr spiritual dalam dunia Pendidikan.
PENETRASI GERAKAN SALAFI TERHADAP MUHAMMADIYAH KONSERVATIF KABUPATEN PASER Fakih, Apriyal
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.1080

Abstract

Penetrasi ajaran Salafi ke dalam struktur organiasasi Muhammadiyah menjadi realitas yang terus mengemuka. Ini adalah fenomena yang mengkhawatirkan, mengingat secara faktual pemahaman dan amalan yang dianut dan dilaksanakan aktivis Persyarikatan sudah tidak sama dalam beberapa hal dengan faham dan amalan Muhammadiyah peristiwa ini kemudian dikenal dengan varian “Musa” (Muhammadiyah-Salafi). Penelitian ini berusaha untuk menganalisis penetrasi gerakan Salafi terhadap Persyarikatan Muhammadiyah yang berdampak pergeseran pemahaman pada Pengurus, Anggota dan Aktivis Muhammadiyah Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interpretatif naturalistik. Temuan penelitian ini mengungkap terdapat personil dalam struktur organisasi Muhammadiyah, namun mempraktikkan dakwah dan ideologi salafi. Penulis merekomendasikan beberapa upaya yang harus dilakukan oleh Pimpinan Muhammadiyah: Pertama, Kepemimpinan. Pimpinan Muhammadiyah harus bersikap tegas terhadap faham Salafisme yang melalui kebijakan atau aturan-aturan yang telah ditetapkan. Kedua, Dialog penguatan faham Muhammadiyah. Pendekatan ini dapat dilakukan dengan jalan dialog keilmuan atau pengajian khusus manhaj Muhammadiyah di struktur Organisasi Muhammadiyah Paser, dan wilayah strategis Muhammadiyah yaitu Amal Usaha dan Organisasi Otonom. Ketiga Pemberdayaan internet, gerakan pemahaman tentang Muhammadiyah lewat perangkat internet harus dimasifkan. Akun-akun media sosial Muhammadiyah Paser harus aktif termasuk menggelar kegiatan edukasi online yang populer seperti podcast.
INTEGRASI PSIKIATRI MODERN DAN SPIRITUALITAS ISLAM UNTUK PENANGANAN GANGGUAN BIPOLAR PADA KOMUNITAS MUSLIM INDONESIA Isdianto, Andik; Al Indunissy, Nuruddin; Fitrianti, Novariza
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.1084

Abstract

Gangguan bipolar menjadi tantangan serius di masyarakat Muslim Indonesia karena masih banyak disalahpahami, distigmatisasi, dan jarang mendapat penanganan optimal. Artikel ini bertujuan menelaah literatur tentang integrasi psikiatri modern dan spiritualitas Islam—termasuk Islamic counseling dan mental health integration—dalam penanganan bipolar, serta menganalisis peluang dan hambatannya pada konteks komunitas Muslim Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif reflektif melalui telaah jurnal ilmiah dan sumber keislaman terbaru. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi model perawatan—meliputi kolaborasi agama-medis, Islamic therapy, edukasi komunitas, dan penguatan Muslim community health—dapat meningkatkan efektivitas penanganan, memperkuat resiliensi psikologis, mengurangi stigma, dan mendorong pemulihan komprehensif bagi pasien bipolar. Namun, integrasi ini masih menghadapi hambatan berupa stigma sosial, rendahnya literasi masyarakat, serta kesenjangan komunikasi antara tenaga kesehatan dan pemuka agama. Peluang besar dapat dioptimalkan melalui pelatihan konselor dan ustadz kesehatan jiwa, program edukasi berbasis masjid, serta kebijakan publik yang mendukung. Simpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi psikiatri modern dan spiritualitas Islam, khususnya melalui Islamic counseling dan community-based intervention, dapat memperbaiki kualitas layanan kesehatan jiwa, meningkatkan kualitas hidup, serta menciptakan model layanan yang lebih holistik, inklusif, dan adaptif terhadap nilai budaya serta keagamaan di Indonesia.
MEMAHAMI AKHLAK DALAM KEHIDUPAN RUMAH TANGGA DAN MORALITAS BUDAYA MODERN Naila Ilmi Yunianti; Fazilatunnisa; Siti Masyithoh
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.1111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep akhlak dalam kehidupan rumah tangga dan relevansinya dengan moralitas budaya modern. Menggunakan metode studi literatur dan penelitian kepustakaan, penelitian ini mengkaji berbagai sumber primer dan sekunder yang berkaitan dengan akhlak Islami, nilai-nilai keluarga, dan dinamika moralitas dalam konteks modernisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak dalam rumah tangga memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter individu dan stabilitas sosial. Namun tantangan moralitas budaya modern seperti individualisme, materialisme, dan pergeseran nilai-nilai tradisional menciptakan kompleksitas dalam penerapan akhlak rumah tangga. Penelitian ini menemukan bahwa integrasi nilai-nilai akhlak klasik dengan adaptasi terhadap realitas modern dapat menjadi solusi dalam membangun keharmonisan keluarga yang berkelanjutan. Kesimpulan penelitian menekankan perlunya revitalisasi akhlak rumah tangga sebagai fondasi moral dalam menghadapi dinamika budaya kontemporer.
MENELISIK ADAB DALAM IBADAH: DIMENSI SPIRITUAL DAN ETIKA DALAM THAHARAH, SHALAT, ZAKAT, PUASA, DAN HAJI Manzilah Syahidaturrahma; Amna Mauliza; Siti Masyithoh
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.1114

Abstract

Worship in Islam is not merely the performance of rituals, but also reflects ethical and spiritual values embodied through etiquette. Without etiquette, worship can lose its inner meaning and fail to bring about spiritual and social transformation. Etiquette is a reflection of a deep understanding of the purpose of worship and a servant's closeness to his Lord. It balances the physical and spiritual dimensions, as well as the formal and substantial aspects of every religious practice. This article aims to examine in depth the role of etiquette in perfecting the performance of the five main acts of worship in Islam, namely thaharah, prayer, zakat, fasting, and hajj. This research uses a qualitative descriptive method based on literature review. Data sources include the Qur'an and Hadith of the Prophet SAW, classical literature such as Riyadhus Shalihin and Ihya Ulumuddin, as well as contemporary references such as Tafsir Al-Azhar and scientific studies published in 2020 and beyond. The findings reveal that etiquette plays a crucial role in all forms of worship: purity reinforces both physical and spiritual cleanliness, prayer cultivates spiritual devotion and discipline, zakat instills social awareness and empathy, fasting trains patience and self-control, while the pilgrimage teaches orderliness, humility, and tolerance within the framework of global Islamic interaction. Adab is not merely etiquette but the essence that gives worship meaning and broad impact. Adab also serves as a tool for self-transformation toward becoming an outstanding Muslim in moral, spiritual, and social aspects in the modern era.  
STRATEGI GURU MI DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI AL-QUR’AN MELALUI KURIKULUM TEMATIK TERPADU Ja`far Shodiq Khowin; Siti Masyithoh
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.1117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an melalui pendekatan kurikulum tematik terpadu. Kurikulum tematik yang diterapkan di MI memberikan ruang integrasi antara kompetensi dasar dengan nilai-nilai keislaman, khususnya yang bersumber dari Al-Qur’an. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di salah satu MI di Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memanfaatkan integrasi tema, pembiasaan ibadah, dan penguatan karakter sebagai media efektif penanaman nilai-nilai Qur'ani. Strategi yang diterapkan meliputi pemilihan ayat sesuai tema, pembelajaran kontekstual, serta penilaian yang menekankan aspek sikap dan spiritual. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan guru dalam integrasi kurikulum berbasis nilai-nilai keislaman untuk mendukung visi pendidikan karakter di MI.
PERAN INTENSITAS KOMUNIKASI TERHADAP KOMITMEN PERNIKAHAN PADA PASANGAN MUSLIM LONG DISTANCE MARRIAGE Jalal, Novita Maulidya
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.1184

Abstract

Long distance marriage, commonly known as long distance marriage, is a type of relationship where married couples live geographically apart, often in different cities, countries, or even continents. This study aims to determine whether there is a role of communication intensity on marital commitment among moeslem couples in long distance marriages. This research employs a quantitative method with communication intensity as the independent variable and marital commitment as the dependent variable. The subjects of this study are 30 individuals experiencing long distance marriage. Data were collected using Likert scales, specifically the communication intensity scale and the marital commitment scale. The obtained data were analyzed using simple regression techniques. The results of this study indicate a significant relationship between marital commitment and communication intensity. The implications of this research can help couples in long distance marriages prioritize communication and strengthen their commitment to marriage despite being geographically separated
PENERAPAN HERMENEUTIKA WILHELM DILTHEY DALAM PENAFSIRAN AL-QUR’AN Panigoro, Muhammad Rizal
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.1260

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan hermeneutika Wilhelm Dilthey dalam penafsiran Al-Qur’an dengan menekankan pada dimensi sosio-historis yang melatarbelakangi lahirnya sebuah tafsir. Dilthey menegaskan bahwa makna teks tidak semata-mata terletak pada teks itu sendiri, tetapi dipengaruhi oleh kondisi sosial, budaya, dan historis penulisnya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menyoroti tiga konsep utama Dilthey, yaitu ausdruck (ungkapan), erlebnis (pengalaman hidup), dan verstehen (pemahaman), yang diaplikasikan dalam kajian tafsir. Analisis dilakukan dengan menelaah bagaimana faktor sosio-historis memengaruhi tafsir tokoh-tokoh seperti M. Quraish Shihab dan Sayyid Quthb dalam isu nasionalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan latar sosial, politik, dan budaya para mufassir sangat menentukan corak penafsirannya. Dengan demikian, hermeneutika Dilthey memberikan kontribusi penting dalam memahami keragaman tafsir Al-Qur’an dan membuka ruang bagi penafsiran yang lebih kontekstual dan relevan dengan perkembangan zaman.
ANALISIS PENERAPAN KEPEMIMPINAN PROFETIK ERA SOCIETY 5.0 DI MADRASAH ALIYAH NEGERI PALOPO Susiyanti; Alauddin; Tasdin Tahrim
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.1484

Abstract

Skripsi ini membahas tentang penerapan kepemimpinan profetik era society 5.0 di MAN Palopo. Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui penerapan kepemimpinan profetik di MAN Palopo, untuk mengetahui tantangan yang di hadapi kepala madrasah, guru dan siswa dalam menerapkan kepemimpinan profetik di MAN Palopo dan untuk mengetahui peran teknologi dalam mendukung penerapan kepemimpinan profetik dalam menghadapi tuntutan society 5.0 di MAN Palopo. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Adapun informan dalam penelitian ini yaitu kepala madrasah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dan pembahasan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan profetik di MAN Palopo diimplementasikan melalui empat dimensi utama: siddiq (kejujuran), amanah (dapat dipercaya), tabligh (komunikasi efektif), dan fathanah (kecerdasan) yang terintegrasi dalam manajemen sekolah dan kurikulum pembelajaran. Tantangan yang dihadapi meliputi kesenjangan digital di kalangan tenaga pendidik, keterbatasan infrastruktur teknologi, resistensi terhadap perubahan, serta kompleksitas dalam menyeimbangkan nilai-nilai keislaman dengan kemajuan teknologi. Sementara itu, teknologi berperan signifikan sebagai enabler dalam implementasi kepemimpinan profetik melalui pengembangan sistem informasi manajemen yang transparan, platform komunikasi digital, personalisasi pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model kepemimpinan pendidikan Islam kontemporer serta implikasi praktis bagi pengambil kebijakan dalam transformasi lembaga pendidikan Islam menghadapi era Society 5.0.

Page 5 of 10 | Total Record : 92