cover
Contact Name
Afdhal Ilahi
Contact Email
admin@jurnalcenter.com
Phone
+6281277798480
Journal Mail Official
admin@jurnalcenter.com
Editorial Address
Jl. Arifin Ahmad, Kelurahan Tangkerang Barat, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Provinsi Riau, 28125
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Islamic Studies
ISSN : 30898404     EISSN : 30898404     DOI : https://doi.org/10.62567/ijis
Core Subject : Religion,
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) discussing research results in the scope of Islamic science in a holistic manner. IJIS aims to facilitate and disseminate innovative and creative ideas of researchers, academicians, and practitioners who concentrate on interdisciplinary Islamic issues ranging from Islamic history, Islamic thought, Islamic laws, Islamic politics, Islamic economics, and Islamic education, and Islamic social-cultural. Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) is published online by Jurnal Center Indonesia Publisher (JCI).
Articles 92 Documents
EDUPRENEURSHIP SEBAGAI STRATEGI PENDIDIKAN DALAM MEMBANGUN KREATIVITAS WIRAUSAHA ISLAMI Minatu Dhorifah; Dewi Fatimah Azzahra; Padmisari Kumara; Lestari, Reva Indah; Ferida Rahmawati
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.1497

Abstract

Rendahnya minat untuk berwirausaha di kalangan anak muda menimbulkan kebutuhan akan pendidikan yang dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan mulai dari usia dini, bukan sekadar sebagai tambahan keterampilan tetapi juga sebagai bagian dari pengembangan karakter. Artikel ini membahas peran edupreneurship sebagai metode pendidikan dalam menciptakan kreativitas wirausaha Islami dengan pendekatan kajian pustaka. Analisis akan berfokus pada pengertian edupreneurship, integrasi nilai-nilai Islam dalam kewirausahaan, serta cara yang dapat digunakan untuk menilai kreativitas wirausaha di sekolah. Kajian literatur dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai sumber akademis untuk memperkirakan kekuatan dan kelemahan penerapan program edupreneurship, termasuk dalam hal kurikulum, desain pembelajaran, kegiatan praktik seperti bazar sekolah, pembuatan produk, pemasaran digital, serta penerapan alat untuk mengembangkan kreativitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa edupreneurship memiliki potensi besar untuk meningkatkan kreativitas wirausaha Islami jika diintegrasikan ke semua mata pelajaran, dijalankan secara teratur, dan didukung oleh alat evaluasi yang jelas. Tanpa dukungan tersebut, klaim keberhasilan dalam membentuk kreativitas bersifat deskriptif dan sulit untuk digeneralisasi. Sebagai kesimpulan, penguatan edupreneurship harus diarahkan pada pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis bukti agar dapat secara efektif membentuk generasi wirausaha Islami yang kreatif, beretika, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Abstrak dibuat dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Abstrak memuat secara singkat tentang latar belakang, tujuan, metode penelitian, hasil penelitian, dan kesimpulan penelitian. Abstrak berisi maksimum 250 kata, spasi tunggal ditulis dengan huruf miring (Italic) bagi abstrak Bahasa Inggris. Di bawah abstrak dicantumkan kata kunci yang terdiri atas maksimum enam kata, dimana kata pertama adalah yang terpenting. Abstrak dalam bahasa Indonesia merupakan terjemahan dari bahasa Inggris. Editor berhak untuk mengedit abstrak demi alasan kejelasan isi abstrak.
ISLAMIC DIGITAL FAMILY RESILIENCE FRAMEWORK: MENGINTEGRASIKAN SYARIAH, GENDER, DAN LITERASI DIGITAL UNTUK KETAHANAN KELUARGA MUSLIM DI NTB Lalu Ibnurusd Al Hafied; Nikmahtullah; Dahlia Hidayati
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.1586

Abstract

Fenomena perceraian di Indonesia menunjukkan tren peningkatan signifikan, termasuk di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun 2024 mencatat 6.674–6.946 kasus perceraian menurut Badan Pusat Statistik. Mayoritas gugatan berasal dari pihak istri, dipicu oleh interaksi digital yang tidak terkendali melalui media sosial dan diperparah oleh norma patriarkal yang masih dominan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media sosial terhadap dinamika keluarga Muslim di NTB, menafsirkan ulang konsep keluarga Islami dengan perspektif gender, serta menawarkan model ketahanan keluarga digital berbasis syariah. Metode yang digunakan adalah kualitatif-konseptual dengan analisis literatur sekunder periode 2020–2025 yang bersumber dari laporan BPS, dokumen pengadilan agama, jurnal bereputasi, serta penelitian lokal terkait pernikahan dini dan perceraian di NTB. Analisis dilakukan melalui content analysis tematik dengan identifikasi tema, pengkodean NVivo, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berkontribusi pada 25–40% kasus perceraian melalui perselingkuhan virtual, distraksi komunikasi, dan eksposur gaya hidup ideal, sementara norma patriarkal meningkatkan kerentanan perempuan, tercermin dari dominasi gugatan cerai oleh istri. Untuk menjawab tantangan ini, penelitian menawarkan Islamic Digital Family Resilience Framework dengan tiga pilar utama: reinterpretasi syariah berperspektif gender, literasi digital Islami, dan dakwah digital sensitif gender. Penelitian ini berkontribusi secara teoritis dalam memperkaya kajian Islam kontemporer mengenai keluarga, gender, dan digitalisasi, serta secara praktis menjadi acuan bagi Kementerian Agama, pengadilan agama, dan organisasi keagamaan dalam merumuskan strategi ketahanan keluarga Muslim yang relevan dengan konteks NTB.
TERAPI ISLAM KOMPLEMENTER UNTUK KARDIOVASKULAR: PENGARUH BEKAM DAN RUQYAH TERHADAP TEKANAN DARAH, DETAK JANTUNG, DAN HRV Isdianto, Andik; Al Indunissy, Nuruddin; Fitrianti, Novariza; Widada, Wahyudi; Fajariadi, Thry Harry; Arif, Abdul Hamid
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.1486

Abstract

Artikel ini mengkaji efektivitas terapi bekam (hijamah) dan ruqyah terhadap regulasi tekanan darah dan detak jantung serta peluang sinerginya dalam praktik klinis. Tujuan penelitian adalah menilai bukti fisiologis–psikologis kedua terapi dan merumuskan rekomendasi aplikatif yang selaras dengan tata laksana medis. Metode yang digunakan adalah studi pustaka terstruktur terhadap literatur ilmiah (kedokteran komplementer, kardiovaskular, psiko-fisiologi) dan sumber-sumber primer pengobatan Islam (Al-Qur’an, hadis) dengan pendekatan interpretatif-komparatif. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa bekam memberikan efek hemodinamik langsung berupa peningkatan perfusi, penurunan resistensi vaskular perifer, penurunan tekanan darah sistolik–diastolik, serta perbaikan variabilitas denyut jantung (HRV). Ruqyah terutama bekerja melalui reduksi stres dan pergeseran otonom ke arah parasimpatis, yang tercermin pada penurunan kecemasan, detak jantung, dan tekanan darah serta peningkatan HRV. Integrasi ruqyah sebelum bekam secara rasional berpotensi memberi efek aditif pada sumbu neuro–kardio–endokrin, sekaligus menurunkan respons stres prosedural. Simpulan: bekam dan ruqyah layak diposisikan sebagai terapi komplementer yang aman dan terjangkau untuk membantu pengendalian hipertensi dan stabilitas denyut, dengan perhatian pada seleksi pasien, kontraindikasi, asepsis, dan monitoring vital. Saran: perlunya standardisasi protokol (titik, durasi, “dosis” cawan; durasi dan materi ruqyah) serta uji acak terkontrol jangka panjang dengan luaran klinis, metrik HRV, dan biomarker stres untuk memperkuat validitas dan panduan praktik.
PERAN YAYASAN REHAB HATI DALAM INTEGRASI RUQYAH SYAR’IYYAH DAN KESEHATAN MENTAL: TINJAUAN NASKAH KEISLAMAN DAN EVIDENSI ILMIAH Al Indunissy, Nuruddin; Isdianto, Andik; Fitrianti, Novariza
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.1496

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi integrasi metode penyembuhan spiritual dan ilmiah dalam "7 Rahasia Penyembuhan Al-Qur'an" oleh Rehab Hati Foundation. Pendekatan holistik ini menggabungkan elemen spiritual dengan praktik ilmiah untuk meningkatkan proses penyembuhan. (1) Masalah dan Tujuan: Meskipun praktik penyembuhan spiritual seperti ruqyah syar'iyyah dan konsumsi obat-obatan Nabi seperti habbatussauda dan madu banyak digunakan, studi ilmiah mengenai efikasinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengisi kekosongan ini dengan mengkaji efek terapeutik mereka dan potensi integrasi ke dalam medis modern. (2) Metode: Studi deskriptif kualitatif dilakukan, melibatkan tinjauan literatur dan analisis konten untuk menilai dampak terapi spiritual ini terhadap kesehatan fisik dan mental, menggunakan sumber dari database seperti Google Scholar dan ResearchGate. (3) Hasil dan Pembahasan: Temuan menunjukkan bahwa bacaan Al-Qur'an dan praktik obat Nabi secara signifikan mengurangi kecemasan dan meningkatkan kesejahteraan emosional. Praktik seperti ruqyah tidak hanya memberikan kelegaan spiritual tetapi juga memiliki dampak positif pada kesehatan fisik, berfungsi sebagai pengobatan pelengkap dalam praktik medis modern. (4) Kesimpulan dan Saran: Studi ini mengonfirmasi efek positif dari kombinasi pendekatan penyembuhan spiritual dan ilmiah. Penelitian ini merekomendasikan penggabungan metode-metode ini ke dalam pengobatan holistik untuk meningkatkan perawatan pasien, serta menyarankan penelitian empiris lebih lanjut untuk memperkuat efektivitasnya.
RUQYAH SYAR’IYYAH SEBAGAI AMALAN HARIAN MUSLIM: TINJAUAN NASKAH KEISLAMAN DAN KESEHATAN Isdianto, Andik; Al Indunissy, Nuruddin; Fitrianti, Novariza; Arif, Abdul Hamid
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.1527

Abstract

Artikel ini membahas ruqyah syar’iyyah sebagai praktik pengobatan spiritual dalam Islam yang berperan dalam mendukung kesehatan fisik dan mental. Tujuan artikel ini adalah untuk menjelaskan landasan normatif ruqyah syar’iyyah serta efek psikospiritual dan fisiknya dalam konteks kesehatan jiwa-raga. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka, artikel ini menganalisis literatur terkait ruqyah, termasuk teori dasar dan penelitian terkini. Hasilnya menunjukkan bahwa ruqyah syar’iyyah berfungsi sebagai religious coping yang membantu mengelola stres, mengurangi kecemasan, serta meningkatkan ketenangan batin, yang pada gilirannya memperbaiki kualitas tidur dan menurunkan ketegangan fisik. Selain itu, praktik ini mendukung perilaku sehat dan memfasilitasi perawatan medis konvensional. Namun, penting untuk menegaskan bahwa ruqyah tidak dapat menggantikan pengobatan medis, tetapi berfungsi sebagai terapi komplementer. Artikel ini memberikan kontribusi ilmiah dengan menekankan urgensi ruqyah sebagai amalan harian yang sah dalam kerangka kesehatan jiwa-raga, serta pentingnya integrasi spiritual dan medis dalam pengobatan.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI EVALUASI PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM: STUDI KASUS PELAKSANAAN EVALUASI DI MTSN 2 KARANGANYAR Adi Kurniawan; Aryan Andika; Yusup Rohmadi
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.1568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi nilai-nilai evaluasi pendidikan dalam perspektif Islam melalui studi kasus pada praktik evaluasi pembelajaran di MTsN 2 Karanganyar. Latar belakang penelitian ini muncul dari adanya kesenjangan antara konsep evaluasi pendidikan Islami yang menekankan prinsip keadilan, kejujuran, pembinaan akhlak, serta pengembangan potensi peserta didik dengan realitas praktik evaluasi yang masih berfokus pada capaian kognitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui observasi proses evaluasi pembelajaran, analisis dokumen sekolah, serta wawancara dengan kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, guru mata pelajaran, pembina boarding, dan siswa kelas boarding. Temuan penelitian menunjukkan bahwa praktik evaluasi di MTsN 2 Karanganyar telah mengintegrasikan sebagian prinsip evaluasi Islami, terutama pada aspek kejujuran, ketertiban belajar, dan pembinaan karakter melalui sistem monitoring harian di asrama. Namun, aspek evaluasi holistik yang mencakup spiritualitas, akhlak, dan karakter masih belum terstruktur dan belum memiliki instrumen baku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi evaluasi berbasis nilai Islam di madrasah ini menunjukkan perkembangan positif, tetapi masih memerlukan penguatan pada aspek perencanaan instrumen, penjaminan mutu, dan tindak lanjut evaluasi. Oleh karena itu, integrasi konsep evaluasi Islami berbasis hisbah dan tazkiyah al-nafs dapat menjadi arah pengembangan sistem evaluasi yang lebih komprehensif.
PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI Z (Studi Kasus SMA Jawahirul Hikmah Tulungagung) Mochammad Nurdin
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.1606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembentukan karakter Generasi Z di SMA Jawahirul Hikmah Tulungagung. Guru Pendidikan Agama Islam memiliki kontribusi penting dalam pembentukan karakter tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moral dan spiritual yang kuat. Di tengah arus digitalisasi dan keterbukaan informasi yang tinggi, generasi Z menghadapi tantangan karakter yang kompleks, seperti menurunnya empati, sikap individualis, dan lemahnya kontrol diri. Oleh karena itu, diperlukan strategi pendidikan yang tepat guna menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, koordinator pendidikan karakter, guru PAI, dan siswa SMA Jawahirul Hikmah Tulungagung. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah diperolehnya pemahaman mendalam tentang bagaimana peran guru PAI mampu berperan dalam pembentukan karakter siswa generasi Z melalui kegiatan keagamaan, keteladanan guru, serta dukungan lingkungan sekolah yang religius. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam dalam menjawab tantangan moral generasi masa kini.Kata Kunci: Akhlak, peserta didik, menuntut ilmu.
QANA’AH DALAM AL-QUR`AN (KAJIAN TAFSIR TEMATIK) Wahyu Ananda. A
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.1639

Abstract

Abstrak Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah qana’ah dalam Al-Qur`an (Kajian Tafsir Tematik). Adapun tujuannya untuk menjelaskan dan menganalisis makna dan manfaat qana’ah dalam Al-Qur`an. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tematik atau maudhu’i. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah content analysis. Sumber data primer dari penelitian ini adalah ayat-ayat Al-Qur`an yang berkaitan tentang qana’ah, kemudian kitab-kitab tafsir seperti; kitab Tafsir Shafwatut Tafasir karya Syaikh Muhammad Ali Ash-Shabuni, kitab Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab, dan kitab Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka. Adapun sumber data sekunder adalah adalah hasil-hasil penelitian atau tulisan-tulisan para peneliti atau teoritis yang orisinil, kamus-kamus, buku-buku, artikel-artikel, dan jurnal-jurnal yang relevan. Hasil dari penelitian ini adalah qana’ah dalam Q.S al-Hajj [22] ayat 36 dimaknai dengan rasa ridha, puas hati dan perasaan cukup terhadap segala sesuatu yang diberikan Allah Swt. Qana’ah dalam Q.S Ibrahim [14] ayat 43 dimaknai dengan rasa penyesalan orang-orang yang mendapatkan siksa atas perbuatan buruknya di dunia. Adapun manfaat qana’ah dalam penelitian ini, yaitu: (1) Ridha terhadap Allah Swt, (2) Mencegah diri dari penyesalan akhirat, (3) Mendatangkan sifat ‘iffah dalam hidup, (4) Menjadikan diri mudah beryukur, (5) Mendatangkan keberkahan, dan (6) Mendapatkan keberuntungan yang besar.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DALAM AL-QUR’AN DENGAN KEMATANGAN EMOSI SISWA KELAS XI MAN 2 KULON PROGO Ridwan Faqih; Abi Prayitna; Havid Nur Solikhin; Dwi Ratnasari
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.1651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat Kecerdasan Emosional Dalam Al-Qur’an, Kematangan Emosi dan menguji hubungan dua variabel ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Mengambil 2 kelas XI yaitu kelas E dan F dengan Teknik random cluster sampling. Penulis menggunakan uji reabilitas. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji korelasi product moment dan analisis deskriptif. Tingkat Kecerdasan Emosional dalam Al-Qur’an termasuk dalam kategori sedang ( N= 58, Minimum= 55, Maximum=91, Mean= 70,84 dan Std. Deviation= 6.774)N dan Kematangan Emosi termasuk dalam kategori sedang.( N= 58, Minimum= 55, Maximum=91, Mean= 71,00 dan Std. Deviation= 7,680). Korelasi kuat dengan nilainya 0,734.
KONTRIBUSI PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN AL-AMANAH DALAM MENINGKATKAN NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA Taufiqul Huda; Nurul Erlina; Lisa Damayanti; Ailsya Fauzia Haryono; Dwi Amalia; M Rikza Chamami
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.1761

Abstract

Penelitian ini membahas kontribusi Pondok Pesantren Al-Amanah dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama melalui kegiatan pendidikan dan kehidupan sehari-hari santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderat seperti sikap seimbang, toleransi, dan keadilan ditanamkan melalui pembelajaran kitab, keteladanan para pengasuh dan ustadz, serta pembiasaan dalam berbagai aktivitas sosial dan keagamaan. Lingkungan pesantren yang dihuni santri dari beragam daerah turut memperkuat terbentuknya sikap saling menghargai dan keterbukaan. Meski demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan, seperti kemampuan santri yang beragam, pengaruh konten digital yang tidak tervalidasi, serta keterbatasan sarana dan sumber daya pendidik. Temuan ini menegaskan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam memperkuat moderasi beragama, sekaligus membutuhkan penguatan literasi digital dan strategi pembelajaran yang lebih adaptif agar nilai moderasi dapat diinternalisasi secara lebih optimal.

Page 6 of 10 | Total Record : 92