cover
Contact Name
Hasriani
Contact Email
journalvariable@gmail.com
Phone
+6285696685341
Journal Mail Official
journalvariable@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mesjid Muhajirin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90224, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Variable Research Journal
ISSN : 30324084     EISSN : 30324084     DOI : -
This journal is dedicated to exploring and disseminating the results of various creative and innovative thoughts based on scientific research and thought processes. This journal focuses on: Humanities: Arts, History, Languages, Literature, Music, Philosophy, Religion, Theatre, etc. Social Sciences: Geography, Sociology, Education, Political Science, Law, Policy, Social Studies, Arts, History, Philosophy, Anthropology Management: Trade, Economics, Finance, Accounting, Corporate Governance, Human Resource Management, Marketing Management, Quality Management Training and Development Engineering: Information Technology, Computer Applications, Civil Engineering, Mechanical Engineering, Chemical Engineering, Electrical Engineering, Physics Medical Sciences: Medicine, Health, Nursing, Clinical Research, Pharmacy, Pharmacy, Pharmacognosy, Pharmacology, Phytochemistry Biology: Botany, Bioscience, Microbiology, Biotechnology, Clinical Biology, Molecular Biology, Biochemistry, Agriculture, Chemistry, Environment and Ecology, Food Science, Nutrition, Plant Science, Entomology, Zoology, Fisheries Physical Education: Sports, Yoga, Physiotherapy, Physiology, Exercise, Health
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 278 Documents
HUBUNGAN POSTUR KERJA, LAMA KERJA, DAN BEBAN KERJA DENGAN KEJADIAN LOW BACK PAIN PADA STAFF KESEHATAN PUSKESMAS LAMBIKU TAHUN 2025 Hardianto, Rangga; Suhadi, Suhadi; Prianti, Indah Ade
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang sering dialami oleh tenaga kesehatan akibat aktivitas kerja yang tidak ergonomis. Postur kerja yang salah, beban kerja yang tinggi, serta lama kerja yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko terjadinya LBP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan postur kerja, lama kerja, dan beban kerja dengan kejadian Low Back Pain pada staff kesehatan di Puskesmas Lambiku Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh staff kesehatan Puskesmas Lambiku dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara postur kerja dengan kejadian Low Back Pain (p < 0,05), terdapat hubungan antara beban kerja dengan kejadian Low Back Pain (p < 0,05), dan tidak terdapat hubungan antara lama kerja dengan kejadian Low Back Pain (p > 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah postur kerja dan beban kerja merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian Low Back Pain pada staff kesehatan, sedangkan lama kerja tidak terbukti memiliki hubungan yang signifikan. Disarankan kepada pihak puskesmas untuk meningkatkan penerapan prinsip ergonomi kerja dan mengatur distribusi beban kerja guna mencegah terjadinya Low Back Pain pada tenaga kesehatan.
HUBUNGAN BEBAN KERJA, KEPRIBADIAN, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS WUA-WUA KOTA KENDARI TAHUN 2025 Ridhayani, Nurul Hikmah; Prasetya, Fikki; Dewi, Sri Tungga
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan tingkat pertama bertanggung jawab atas kegiatan kesehatan masyarakat serta individu pada tingkat pertama, dengan penekanan utama pada aspek peningkatan kesehatan dan pencegahan di area kerjanya. Tuntutan masyarakat akan pelayanan berkualitas menjadikan kinerja tenaga kesehatan sebagai faktor kunci mutu layanan dasar. Penelitian ini bemaksud untuk mengetahui hubungan beban kerja, kepribadian, dan motivasi kerja terhadap kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas Wua-Wua Kota Kendari. Penelitian ini termasuk kategori analitik observasional berbasis pendekatan studi cross-sectional. Populasi mencakup 66 tenaga kesehatan, dengan pemilihan sampel melalui metode total sampling. Alat pengumpul data berupa kuesioner, sementara penganalisisan data memanfaatkan pendekatan univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara beban kerja (p=0,027),  kepribadian (p=0,014), dan motivasi kerja (p=0,000) terhadap kinerja tenaga kesehatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara beban kerja, kepribadian, dan motivasi kerja terhadap kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas Wua-Wua Kota Kendari tahun 2025.
EVALUASI KINERJA PETUGAS PUSKESMAS ABELI KOTA KENDARI DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING BERDASARKAN VARIABEL PSIKOLOGIS TAHUN 2025 Jannah, Zahratul; Bahar, Hartati; Akifah, Akifah
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi prioritas dalam pembangunan kesehatan di Indonesia karena berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Keberhasilan upaya pencegahan dan penanganan stunting tidak terlepas dari kinerja petugas kesehatan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk variabel psikologis seperti persepsi, sikap, kepribadian, proses belajar, dan motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja petugas Puskesmas Abeli Kota Kendari dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting berdasarkan variabel psikologis tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap informan utama yang terdiri dari tenaga kesehatan serta informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi, sikap, kepribadian, dan proses belajar petugas berada pada kategori baik, yang tercermin dari pemahaman dan keterlibatan aktif dalam program stunting. Namun demikian, aspek motivasi masih menghadapi kendala yang dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya, beban kerja, serta dukungan lingkungan yang belum optimal. Dengan demikian, diperlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan motivasi kerja, serta dukungan institusional yang berkelanjutan guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program penurunan stunting.
ANALISIS POLA KOMUNIKASI SISWA SMK NEGERI 1 JENEPONTO Saltiva, Nurul Oriza; Antakhura, Lulu; Rezky, Nur Fadila; Shylvana, Ade Nayla; Simanjuntak, Sri Yunita
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi siswa SMK Negeri 1 Jeneponto di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa lebih dominan menggunakan media sosial dibandingkan komunikasi tatap muka. Namun, komunikasi langsung tetap lebih efektif dalam menghindari kesalahpahaman. Selain itu, pengalaman praktik kerja lapangan mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi secara interpersonal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan keseimbangan antara komunikasi digital dan komunikasi langsung untuk menunjang kesiapan siswa menghadapi dunia kerja.
STUDI  EPIDEMIOLOGI KEJADIAN KERACUNAN PROGRAM MAKANAN BERGIZI GRATIS PADA SISWA SMA DI KOTA BAUBAU TAHUN 2025 Maemuna, Nurmut; Lestari, Hariati; Akifah, Akifah
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keracunan makanan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih sering terjadi dan dapat menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB), terutama pada program makanan massal seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Meskipun umumnya tidak menyebabkan kematian, kejadian ini dapat berdampak pada gangguan kesehatan siswa serta menurunkan aktivitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran epidemiologi kejadian keracunan makanan pada siswa SMA di Kota Baubau tahun 2025 berdasarkan distribusi orang (person), tempat (place), dan waktu (time). Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional deskriptif dengan rancangan case report. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMA yang mengalami kejadian keracunan makanan sebanyak 170 responden yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, serta didukung data sekunder dari dinas kesehatan. Analisis data dilakukan secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (51%) dan berada pada kelompok usia 16–18 tahun (78%). Jenis makanan yang paling banyak dikonsumsi adalah nasi (36,9%) dan ayam kuah santan (18,8%). Gejala yang paling sering dialami adalah sakit perut, pusing, mual, dan muntah, serta sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang rendah (51,2%). Berdasarkan distribusi tempat, kasus terbanyak terjadi pada kelas XII (41,2%) dan mayoritas responden tidak melakukan pengobatan (67%). Berdasarkan waktu, puncak kejadian terjadi pada 16 September 2025 dengan masa inkubasi berkisar 4–35 jam. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa kejadian ini merupakan KLB dengan sumber paparan tunggal, sehingga diperlukan peningkatan pengawasan keamanan pangan dalam program MBG.
HUBUNGAN MASA KERJA, DURASI KERJA, DAN POSTUR KERJA SAAT MENGEMUDI DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDER (MSDs) PADA SOPIR MOBIL PENUMPANG ANTAR KOTA DI SULAWESI TENGGARA Pratiwi, Riska Juhadi; Nirmala G, Fifi; Harleli, Harleli
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan masalah kesehatan kerja yang signifikan bagi para pekerja, terutama pengemudi angkutan penumpang antarkota, akibat jam kerja yang panjang dan postur tubuh yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama waktu kerja, masa kerja, dan postur tubuh saat mengemudi, terkait dengan keluhan MSDs di kalangan pengemudi angkutan penumpang antarkota di Sulawesi Tenggara. Metodologi yang digunakan adalah studi observasional analitis dengan desain cross-sectional. Populasi studi mencakup seluruh pengemudi kendaraan penumpang antarkota, dengan sampel sebanyak 83 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling total. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Nordic Body Map, dan uji Chi-Square diterapkan pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05) untuk analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara lama masa kerja (p = 0,001), lama waktu kerja (p = 0,003), dan postur kerja (p = 0,002) dengan keluhan MSDs. Kemungkinan terjadinya gangguan muskuloskeletal meningkat seiring dengan bertambahnya jam kerja dan postur tubuh yang buruk. Penelitian ini menunjukkan adanya korelasi antara ketiga variabel tersebut dengan keluhan MSDs.
THE EFFECTIVENESS OF IMPLEMENTING THE FREE NUTRITIOUS FOOD PROGRAM FROM THE PERSPECTIVE OF NUTRITIONISTS AND POSYANDU CADRES IN THE BENU BENUA PUBLIC HEALTH CENTER AREA, KENDARI CITY Alisa, Nur; Bahar, Hartati; Rahman, Rahman
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting terus menjadi permasalahan utama dalam kesehatan masyarakat Indonesia, dengan prevalensi nasional sebesar 20,2% menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, di mana tercatat 83 kasus di Puskesmas Benu-Benua, Kota Kendari. Sebagai strategi pencegahan, pemerintah melaksanakan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas implementasi Program MBG dari perspektif petugas gizi dan kader posyandu, menggunakan kerangka manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) di Dapur SPPG Dapu-Dapura, Kelurahan Dapu-Dapura, Kota Kendari. Metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi diterapkan, melibatkan 5 informan yang dipilih melalui purposive sampling: 2 informan kunci (petugas gizi dan kader posyandu) serta 3 informan pendukung (kepala dapur SPPG dan 2 ibu hamil). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, rekaman audio, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas optimal pada planning, dengan menu sesuai standar gizi seimbang dan jadwal distribusi prioritas. Organizing terstruktur melalui pengadaan PO H-1 serta tim distribusi 4 orang ditambah 2 kader, meskipun berisiko kelelahan chef pada jam kerja pukul 01.00 WIB dan ketergantungan supplier tunggal yang rentan kekosongan stok. Actuating higienis dalam pengolahan bahan, tetapi defisien pada penggunaan masker di dapur akibat panas serta distribusi menggunakan mobil bak terbuka untuk ibu hamil. Controlling kuat pada inspeksi dapur dan umpan balik (kepuasan ibu hamil tinggi), namun lemah dalam monitoring lapangan. Secara keseluruhan, Program MBG efektif secara operasional, tetapi memerlukan penguatan hilir guna memastikan kepatuhan SOP. Kesimpulan: Implementasi MBG berhasil melalui kerangka POAC, dengan organizing yang solid pada pengadaan bahan dan tim distribusi; namun, jam kerja chef berpotensi mengancam kesehatan, supplier tunggal menghambat pasokan, actuating higienis meski masker minim dan kendaraan tidak sesuai SOP, serta controlling superior pada sidak dan umpan balik (kepuasan tinggi) tetapi defisien pada pengawasan lapangan (LILA/KEK). Rekomendasi meliputi penguatan tim lapangan, diversifikasi supplier/cadangan chef, kendaraan tertutup, penyediaan APD lengkap, pelaporan terstruktur, dan ketaatan karyawan terhadap pedoman tata kelola Program MBG
FAKTOR RISIKO DISPEPSIA PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABAWO TAHUN 2025 Ndariani, Uci; Nirmala G, Fifi; Nurfadilah H, Siti
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dispepsia merupakan gangguan pada saluran pencernaan yang banyak dialami masyarakat dan dapat menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko dispepsia pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kabawo tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik melalui metode dengan teknik pencocokan (matching). Sampel berjumlah 88 responden yang terdiri dari kelompok kasus dan kontrol. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan yang tidak teratur, kondisi stres, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol berhubungan dengan kejadian dispepsia. Responden dengan pola makan kurang baik dan tingkat stres tinggi lebih banyak ditemukan pada kelompok kasus dibandingkan kontrol. Selain itu, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol juga lebih dominan pada kelompok kasus. Simpulan dari penelitian ini bahwa faktor gaya hidup berperan penting dalam meningkatkan risiko dispepsia sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui perubahan perilaku kesehatan.