cover
Contact Name
WIDIA SARI TRESNOATI
Contact Email
widiasaritresnoati@fasos.ukri.ac.id
Phone
+6285242124861
Journal Mail Official
ijipublication1@gmail.com
Editorial Address
Jl. Malengkeri, Kompleks Gerhana Alauddin, Blok D No. 18 Mangasa Tamalate Makassar
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Intellectual Publication (IJI Publication)
IJI Publication is a scientific journal published by Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia with the following focus: Social and Political Sciences with a scope includes: Culture & Social Anthropology, Political Science, Cultural & Media Studies, Gender Studies, Population, Social Development, Rural Sociology, Policy Studies, Development Studies, Government Studies, Development Economics, Resource Economics, Public Finance , Innovation Management, Organizational Management, Human Resource Management, Management Information Systems, Business Administration, Management & Entrepreneurship, Public Relations, Development Communication, Communication Management, Media & Communication, Environmental Management, Environmental & Urban Studies, Agrarian & Land Law, Law Business, International Law, Health Law, Public Law, Public Policy, Social Welfare, Transportation. Humanities Education and Sciences with the scope includes: History, Linguistics, Indonesian Linguistics, Indonesian Language & Culture, Literature, Literary & Cultural Studies, Comparative Literature Studies, Education. Information Technology with the scope includes: Artificial Intelligence, Software Engineering, Cloud Computing, Big Data, Information Systems, Information Systems & Technology, Information Technology.
Articles 188 Documents
Depresi Sebagai Ancaman Tersembunyi Pada Tenaga Kesehatan Puskesmas: Studi Komparatif Berbasis Tinjauan Literatur Agustinus Nyoman Gudi; Marieta Kristina S Bai
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026, IJI Publication
Publisher : Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v6i3.995

Abstract

Depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang berpotensi menjadi penyakit akibat kerja pada tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan tingkat depresi pada tenaga kesehatan di puskesmas perkotaan dan pedesaan. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan systematic narrative literature review. Pencarian literatur dilakukan pada basis data ilmiah menggunakan kata kunci spesifik untuk menjaring artikel yang dipublikasikan pada rentang tahun 2022–2025. Dari hasil penapisan berdasarkan kriteria inklusi (artikel peer-reviewed dan relevan dengan variabel penelitian), terpilih 33 artikel ilmiah sebagai sampel kajian yang kemudian dianalisis secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti stres kerja, beban tugas yang berlebihan, burnout, dan aspek psikososial lingkungan lainnya terbukti menjadi kontribusi secara signifikan terhadap kejadian depresi pada tenaga kesehatan. Menariknya, penelitian ini menemukan adanya perbedaan risiko berbasis wilayah yang cukup tajam, di mana tenaga kesehatan yang bekerja di fasilitas kesehatan pedesaan cenderung lebih rentan mengalami depresi ketimbang diperkotaan. Faktor pemicu utamanya adalah keterbatasan SDM, fasilitas pendukung yang tidak memadai, serta sulitnya mendapatkan akses layanan psikologis. Lebih lanjut kajian ini menyoroti bahwa program layanan kesehatan jiwa di tingkat Puskesmas belum terintegrasi secara optimal untuk memitigasi kesehatan mental staf internalnya. Kesimpulannya, depresi pada tenaga kesehatan merupakan masalah kesehatan kerja yang nyata dan memerlukan penanganan secara terpadu. Diperlukan intervensi yang menyeluruh, utamanya melalui penguatan kebijakan yang mampu menjamin ketersediaan layanan kesehatan mental bagi seluruh staf di Puskesmas.
Evaluasi Program Beasiswa Siswa Unggul Papua bagi Mahasiswa pada Dinas Pendidikan Provinsi Papua Rahmat Rizky Hidayatullah; Hasbi Majid; Yetimera Wonda; Lakilo Yikwa; Nur Hasanah Kuan
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026, IJI Publication
Publisher : Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v6i3.1021

Abstract

Program Beasiswa Siswa Unggul Papua (PBSUP) bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Papua dengan memberikan peluang kepada siswa-siswa berprestasi dari daerah tersebut untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, baik di dalam maupun luar Papua, namun dalam pelaksanaannya masih menghadapi tantangan pada aspek kebijakan, pendanaan, tata kelola, administrasi, koordinasi, serta monitoring dan evaluasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Beasiswa Siswa Unggalan Papua bagi Mahasiswa pada Dinas Pendidikan Papua. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method. Teknik pengumpulan data dilakukan melalu wawancara mendalam, survei, dan telaah dokumen dengan informan penelitian terdiri dari Kepala Bidang Program dan Perencanaan, Staf Pelaksana Bagian Beasiswa, penerima beasiswa mahasiswa. Data hasil penelitian yang diperoleh kemudian dianalisis dengan tahapan, yakni redukasi data, penyajian data, penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Beasiswa Siswa Unggul Papua (SUP) telah berkontribusi dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi dan kualitas sumber daya manusia orang asli Papua melalui dukungan pembiayaan pendidikan yang berlandaskan Peraturan Gubernur Papua Nomor 51 Tahun 2021. Meskipun demikian, implementasi program masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan pendanaan akibat perubahan mekanisme Dana Otonomi Khusus sejak tahun 2022, yang berdampak pada keterlambatan penyaluran beasiswa. Selain itu, pelaksanaan program juga dipengaruhi oleh permasalahan administrasi, seperti akurasi data penerima dan proses verifikasi yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan perencanaan anggaran, peningkatan transparansi pengelolaan, serta perbaikan sistem administrasi dan pendataan agar pelaksanaan program dapat berlangsung lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Kapasitas Kelembagaan Pemerintah Desa dalam Implementasi Kebijakan Pembangunan di Desa Tinggimae Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa Minawara Minawara; Imam Mukti; Achmad Amzal Maulana
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026, IJI Publication
Publisher : Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v6i3.1023

Abstract

Pembangunan di wilayah transisi perdesaan-perkotaan (rural-urban fringe) menghadapi kontradiksi empiris kompleks. Fenomena ini terlihat di Desa Tinggimae yang mencatat capaian aksi iklim SDGs 13 tertinggi sebesar 62,50% di Kecamatan Barombong, namun masih menghadapi tantangan perlindungan sosial kemiskinan ekstrem serta kendala administratif Alokasi Dana Desa (ADD). Penelitian ini bertujuan menganalisis kapasitas kelembagaan Pemerintah Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa dalam implementasi kebijakan pembangunan desa serta mengidentifikasi faktor determinan yang memenangaruhiya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, lokasi penelitian ditentukan secara purposive. Data primer dan sekunder dihimpun melalui teknik observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap informan purposive (Kepala Desa, perangkat desa, BPD, masyarakat), serta dokumentasi RPJM Desa dan APB Desa. Analisis data dilakukan secara interaktif menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan kapasitas kelembagaan pemerintah desa dominan pada tahap eksekusi fisik, namun menghadapi tantangan dalam aspek komunikasi digital dan akuntabilitas administratif. Faktor pendukung utama didorong oleh soliditas internal kelembagaan tapak dan modal sosial budaya lokal Siri’ na Pacce. Sebaliknya, hambatan paling krusial terletak pada keterbatasan kapasitas teknis-administratif literasi digital aparatur desa dalam mengoperasikan pelaporan keuangan berbasis aplikasi digital. Implikasi penelitian menekankan perlunya penguatan kapasitas aparatur melalui transformasi literasi digital terintegrasi prinsip good governance.
Implementasi Program Indonesia Pintar Aspirasi dan Dampaknya Terhadap Partisipasi Pendidikan Anak di SMP Negeri 1 Bonggakaradeng Kabupaten Tana Toraja Sipra Katappanan; Kahar Gani; Nasiratunnisaa Mallappiang
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026, IJI Publication
Publisher : Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v6i3.1026

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh masih adanya kesenjangan akses pendidikan di daerah terpencil yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi masyarakat, sehingga diperlukan kebijakan yang mampu menjamin keberlangsungan pendidikan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Indonesia Pintar (PIP) Aspirasi serta dampaknya terhadap partisipasi pendidikan anak di SMP Negeri 1 Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, operator sekolah, orang tua, dan siswa penerima PIP Aspirasi yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PIP Aspirasi di SMP Negeri 1 Bonggakaradeng telah berjalan cukup baik ditinjau dari aspek komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi, meskipun masih dijumpai kendala berupa keterlambatan pencairan dana, validitas data penerima, serta keterbatasan pemahaman sebagian orang tua mengenai mekanisme program. PIP Aspirasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan partisipasi pendidikan melalui meningkatnya kehadiran siswa, berkurangnya risiko putus sekolah, serta meningkatnya motivasi belajar. Faktor pendukung implementasi meliputi koordinasi antar pemangku kepentingan dan komitmen sekolah, sedangkan faktor penghambat berasal dari aspek administratif, geografis, dan keterbatasan informasi kepada masyarakat.
Dinamika Demokrasi Politik Lokal dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah di Kabupaten Jeneponto Ikbal Nur; Kahar Gani; Nasir Nasir
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026, IJI Publication
Publisher : Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v6i3.1027

Abstract

Pengaruh Pengetahuan dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan pada UMKM Daerah Makassar Andi Eka Nur Ilmi Syarif; Badu Ahmad
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026, IJI Publication
Publisher : Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v6i3.1035

Abstract

Pengetahuan yang memadai menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan organisasi. Karyawan yang memiliki pengetahuan relevan dapat beradaptasi dengan perubahan teknologi dan pasar lebih cepat sehingga meningkatkan kinerja. Selain itu, motivasi kerja juga berperan penting dalam mendorong karyawan menerapkan pengetahuannya secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis deskripsi pengetahuan, motivasi, dan kinerja karyawan, serta menganalisis pengaruh langsung pengetahuan dan motivasi terhadap kinerja karyawan, maupun pengaruh tidak langsung pengetahuan terhadap kinerja melalui motivasi karyawan pada UMKM Daerah Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan UMKM Daerah Makassar sebanyak 332.549 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified random sampling sebanyak 110 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan perangkat lunak IBM SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, motivasi, dan kinerja karyawan berada pada kategori sangat baik/tinggi. Selain itu, pengetahuan dan motivasi terbukti berpengaruh langsung maupun tidak langsung secara signifikan terhadap kinerja karyawan, sehingga seluruh hipotesis diterima.
Optimalisasi Perencanaan Pembangunan Berbasis Partisipasi di Desa Kampala Kecamatan Eremarasa Kabupaten Bantaeng Saldi Julianto; Sumardi Sumardi; Nasir Nasir
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026, IJI Publication
Publisher : Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v6i3.1039

Abstract

Partisipasi masyarakat merupakan elemen penting dalam mewujudkan perencanaan pembangunan desa yang responsif, inklusif, dan tepat sasaran. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji tingkat partisipasi masyarakat serta strategi pemerintah desa dalam mendorong keterlibatan warga pada setiap tahapan perencanaan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi perencanaan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Desa Kampala, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive, meliputi aparat pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam Musrenbangdes di Desa Kampala tergolong tinggi. Kondisi tersebut didukung oleh strategi pemerintah desa yang aktif menjangkau warga melalui sosialisasi, pendekatan persuasif, serta pelibatan kelompok masyarakat dalam setiap tahap perencanaan. Selain itu, kedekatan relasional antara pemerintah desa dan masyarakat menjadi faktor pendorong utama yang memperkuat partisipasi, sehingga proses perencanaan pembangunan mencerminkan pola kemitraan (partnership) hingga pendelegasian kekuasaan (delegated power). Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi perencanaan pembangunan di Desa Kampala telah berjalan secara partisipatif melalui sinergi yang baik antara pemerintah desa dan masyarakat. Oleh karena itu, pola kemitraan tersebut perlu dipertahankan dan dikembangkan guna meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan desa secara berkelanjutan.
Model Integratif Pengembangan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kabupaten Gowa Harwin Harwin
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026, IJI Publication
Publisher : Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v6i3.1042

Abstract

Pengembangan kewirausahaan di Kabupaten Gowa masih menghadapi tantangan, seperti rendahnya kemampuan pelaku UMKM dalam manajemen usaha, pemasaran, dan pemanfaatan teknologi digital, serta keterbatasan akses permodalan, pendampingan, dan jaringan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model integratif pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Gowa. Kabupaten Gowa memiliki beragam potensi lokal, seperti sektor pertanian, perkebunan, kerajinan, dan kuliner tradisional yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif dan berdaya saing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan survei deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), aparat pemerintah daerah, serta masyarakat yang terlibat dalam kegiatan kewirausahaan. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal di Kabupaten Gowa memerlukan model integratif yang mencakup pemetaan potensi unggulan daerah, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, akses permodalan, pendampingan usaha, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan jaringan pemasaran. Model ini mampu mendorong tumbuhnya wirausaha lokal yang inovatif dan berkelanjutan, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat kemandirian ekonomi daerah. Dengan demikian, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam keberhasilan implementasi model pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal di Kabupaten Gowa.