cover
Contact Name
Stikes Mataram
Contact Email
jurnalprima8@gmail.com
Phone
+6281392340322
Journal Mail Official
jurnalprima8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Swakarsa III No. 10 Kekalik Gerisak Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
ISSN : 24770604     EISSN : 26215152     DOI : https://doi.org/10.47506/2xrgnn93
Core Subject : Religion, Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Prima Scientific adalah platform publikasi ilmiah untuk artikel penelitian, yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mataram. Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan ruang komprehensif bagi penyebaran karya akademik yang membahas berbagai topik dalam ilmu kesehatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Prima Scientific diterbitkan dua kali setahun, dengan edisi yang dirilis pada bulan Juni dan Desember. Cakupan artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini meliputi: Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Promosi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi, Kesehatan Ibu dan Anak, Administrasi Kesehatan, Administrasi Rumah Sakit, & Artikel Teknologi Kesehatan.
Articles 182 Documents
Strategi Digital Marketing Melalui Media Sosial dalam Meningkatkan Brand Awareness Rumah Sakit: Literature Review Nadya Nur Syafina Putri; Meutya Zahra Saphira; Acim Heri Iswanto
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2026): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/v2nm9z71

Abstract

Rumah sakit di era digital dituntut untuk mengoptimalkan strategi pemasaran digital melalui media sosial guna memperkuat brand awareness dan mempertahankan daya saing di tengah lanskap layanan kesehatan yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis temuan penelitian terkini mengenai strategi digital marketing melalui media sosial dalam meningkatkan brand awareness rumah sakit. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pencarian artikel melalui Google Scholar, PubMed, Garuda, dan ScienceDirect menggunakan operator Boolean dalam rentang waktu 2021–2026. Sepuluh artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil menunjukkan bahwa pemasaran media sosial berpengaruh signifikan terhadap brand awareness rumah sakit, dengan brand awareness berfungsi sebagai variabel mediasi antara aktivitas digital marketing dan minat kunjungan pasien. Instagram merupakan platform paling dominan, sementara SEO terbukti sebagai faktor digital paling berpengaruh terhadap brand awareness. Strategi digital marketing melalui media sosial terbukti efektif meningkatkan brand awareness rumah sakit melalui optimasi kualitas konten, komunikasi dua arah yang interaktif, dan integrasi multi platform yang secara sinergis memperkuat kepercayaan dan minat kunjungan.     
Ketepatan Sasaran Subsidi JKN dan Implikasinya Bagi Keberlanjutan Pembiayaan Kesehatan di Indonesia Melalui Pembelajaran Thailand Nadya Nur Syafina Putri; Meutya Zahra Saphira; Cahya Arbitera; Riswandy Wasir
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2026): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/414wfs89

Abstract

Ketidaktepatan sasaran subsidi pada program Jaminan Kesehatan Nasional segmen Penerima Bantuan Iuran (JKN-PBI) menjadi isu krusial yang berkaitan erat dengan tekanan fiskal dan ancaman keberlanjutan pembiayaan BPJS Kesehatan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketepatan sasaran subsidi JKN-PBI serta implikasinya terhadap keberlanjutan pembiayaan, dengan membandingkannya terhadap Universal Coverage Scheme (UCS) Thailand guna merumuskan rekomendasi kebijakan. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pencarian artikel melalui Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect menggunakan operator Boolean dalam rentang waktu 2016–2026. Hasil kajian menunjukkan tingginya inclusion error dan exclusion error pada JKN-PBI yang memperbesar beban fiskal BPJS Kesehatan, sementara UCS Thailand lebih pro-poor melalui strategic purchasing berbasis kapitasi dan DRG serta integrasi data penerima manfaat. Reformasi JKN-PBI melalui integrasi data penerima manfaat, penguatan strategic purchasing, dan layanan kesehatan primer diperlukan untuk mewujudkan ketepatan sasaran subsidi dan keberlanjutan pembiayaan JKN.