cover
Contact Name
Stikes Mataram
Contact Email
jurnalprima8@gmail.com
Phone
+6281392340322
Journal Mail Official
jurnalprima8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Swakarsa III No. 10 Kekalik Gerisak Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
ISSN : 24770604     EISSN : 26215152     DOI : https://doi.org/10.47506/2xrgnn93
Core Subject : Religion, Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Prima Scientific adalah platform publikasi ilmiah untuk artikel penelitian, yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mataram. Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan ruang komprehensif bagi penyebaran karya akademik yang membahas berbagai topik dalam ilmu kesehatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Prima Scientific diterbitkan dua kali setahun, dengan edisi yang dirilis pada bulan Juni dan Desember. Cakupan artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini meliputi: Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Promosi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi, Kesehatan Ibu dan Anak, Administrasi Kesehatan, Administrasi Rumah Sakit, & Artikel Teknologi Kesehatan.
Articles 153 Documents
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEPATUHAN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MONTA KABUPATEN BIMA I. Gusti Ayu Mirah; Suryatno, Hadi; Yusrianti, Lusi; Wijaya, Alwan; Cahyono, Wahyu
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/0m7ey206

Abstract

Latar belakang: Diabetes melitus (DM) adalah gangguan metabolisme kronis dengan ciri khas kadar gula darah tinggi akibat pankreas tidak mampu memproduksi insulin atau tidak efektif menggunakan insulin yang berpotensi menimbulkan komplikasi serius jika tidak dikelola dengan baik. Menurut WHO pada tahun 2022 sekitar 422 juta orang di dunia menderita Diabetes Melitus. Indonesia sendiri tercatat sekitar 10,7 juta pasien diabetes antara usia 20 dan 79 tahun. Tujuan: penelitian ini bertujuan mengetahui apakah ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan pada penderita diabetes melitus tipe II. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Jumlah sampel 80 orang yang diperoleh melalui purposive sampling dengan kriteria pasien yang tinggal serumah dengan keluarga. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner (dukungan keluarga dan tingkat kapatuhan), yang mana data dikumpulkan dengan teknik wawancara, lalu dianalisa menggunakan Chi Square. Hasil: penelitian menunjukkan responden, dominan perempuan dengan tingkat pendidikan dasar dan pekerjaan petani. Dukungan keluarga sebagian besar dalam kategori cukup pada semua item (informasi, instrumental,emosional, dan harga diri). Tingkat kepatuhan penderita DM tipe II sebagian besar berada dalam tingkat patuh pada item kunjungan ke layanan kesehatan, kepatuhan dosis dan obat, dan pemantauan gula darah sendiri. Sedangkan untuk pengelola aktifitas fisik dan pemeriksaan Hb dominan pada tingkat tidak patuh. Hasil uji Chi Square didapatkan hasil nilai p-value 0,000 yang artinya <0,05. Simpulan: ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan penderita diabetes melitus tipe II. Dengan demikian maka baiknya keluarga lebih meningkatkan dukungan terhadap anggota keluarga yang sedang menjalani pengobatan diabetes.
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP WAKTU PULIH SADAR PADA PASIEN POST OPERASI DENGAN ANESTESI UMUM  DI RECOVERY ROOM RSUD AWET MUDA NARMADA Dwiatmojo, Nia Firdianty; Eka Fajar Maulana, Antoni; Putradana, Agus; Suhartiningsih
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/29agy739

Abstract

Pendahuluan: Mobilisasi dini yaitu proses aktivitas yang dilakukan setelah operasi dimulai dari latihan ringan diatas tempat tidur sampai dengan bisa turun dari tempat tidur, berjalan ke kamar mandi dan berjalan ke luar kamar. Masalah  yang sering dihadapi terkait mobilisasi dini pada pasien pasca operasi keterbatasan fisik dan keterbatasan pada tim medis. Tujuan: mengetahui  adanya pengaruh mobilisasi dini terhadap waktu pulih sadar pada pasien post operasi dengan anestesi umum. Metode: penelitian ini menggunakan teknik Non Probability Sampling dengan tehnik purvosive sampling semua pasien post operasi dengan anestesi umum di Recoveryy sampel dalam penelitian ini yang dimana 10 kelompok perlakuan dan 10 kelompok kontrol sampel sebanyak penelitian kuantitatif yang menggunakan desain Quasi Eksperimental. Hasil: Terdapat 20 responden 10 responden kelompok perlakuan dengan hasil rata-rata waktu pulih 30-40 menit setelah diberikan mobilisasi sedangkan 10  kelompok kontrol  dengan waktu pulih 10-20 menit. Analisa data menujukan hasil dengan nilia p = volue 0,10 yang dimana nilai p = value (< 0,05). Kesimpulan: Tidak ada Pengaruh mobilisasi dini terhadap waktu pulih sadar pada pasien post operasi dengan anestesi umum di Recovery Room Di RSUD Awet Muda Nermada Lombok Barat.
Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien di Puskesmas Banyumulek Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat Marvia, Eva; Novita Sari, Puput; Wijaya, Alwan
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/704vhg25

Abstract

Pendahuluan: Data kunjungan Puskesmas Banyumulek menunjukkan adanya penurunan kualitas pelayanan dan tingkat kepuasan pasien selama beberapa tahun terakhir, yang dapat memengaruhi loyalitas dan kepercayaan pasien terhadap layanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Banyumulek. Metode: desain kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan rancangan cross sectional. Sampel 96  responden, teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner berbasis lima dimensi SERVQUAL (tangible, reliability, responsiveness, assurance, empathy) dan kuesioner kepuasan pasien. Uji analisa menggunakan uji Spearman Rank dengan bantuan SPSS versi 29. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pada kualitas pelayanan, dimensi tertinggi yaitu assurance 93%. Pada kepuasan pasien, indikator tertinggi kesesuaian dengan harapan 88%. Uji statistik Spearman Rank nilai p < 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan: Ada hubungan signifikan antara kualitas pelayanan  kesehatan  dengan  kepuasan  pasien  di  Puskesmas Banyumulek. Semakin baik kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan, maka tingkat kepuasan pasien juga akan meningkat.
PENERAPAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN  PADA KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RUANG INTERNA, RUANG ANAK DAN RUANG HEMODIALISA RSUD dr. R. SOEDJONO SELONG KABUPATEN LOMBOK TIMUR Putra, Ageng Abdi; Kurniati; Wijaya, Alwan; Suryatno, Hadi
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/6y0htr92

Abstract

Pendahuluan: Penerapan Standar Asuhan Keperawatan (SAK) yang tepat akan meningkatkan kepuasan kerja perawat karena memberikan pedoman yang jelas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Tujuan: Mengetahui Hubungan penerapan standar asuhan keperawatan dengan kepuasan kerja perawat di Ruang Interna, Ruang Anak Dan Ruang Hemodialisa RSUD dr.R. Soedjono Selong Kabupaten Lombok Timur Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian ini yaitu 58 perawat pelaksana. Sampel pada penelitian ini yang sesuai dengan kriteria inklusi sebanyak 58 perawat pelaksana. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan analisis data dilakukan menggunakan metode korelasi Rank Spearman. Hasil: Hasil penelitian pada standar asuhan keperawatan, kategori yang paling banyak pada ruang interna yang berjumlah 29 perawat (50%) dengan kategori cukup. Sedangkan pada kepuasan kerja perawat, kategori yang paling banyak pada ruang interna yang berjumlah 20 perawat (34.4%) dengan kategori puas. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan penerapan standar asuhan keperawatan dengan kepuasan kerja perawat (p=0,000). Kesimpulan: Ada hubungan penerapan standar asuhan keperawatan dengan kepuasan kerja perawat di ruang interna, ruang anak dan ruang hemodialisa RSUD dr. R. soedjono selong kabupaten lombok timur.
Pengaruh Terapi Akupresure Terhadap Intensitas Nyeri Akut  Pada Pasien Gastritis Di Puskesmas Montong Betok  Kabupaten Lombok Timur Fadila, Jihan; Putradana, Agus; Astuti, Febriati; Cahyono, Wahyu; Sepriana, Citra
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/knsq3s05

Abstract

Pendahuluan: Nyeri akut adalah nyeri yang terjadi setelah cedera akut, dengan intensitas yang bervariasi (ringan sampai berat) dan berlangsung dari beberapa detik hingga 6 bulan. Pengobatan nonfarmakologis pada pasien yang mengalami nyeri akut akibat gastritis salah satunya dengan cara terapi akupresure. Terapi akupresure diartikan sebagai menekan titik-titik penyembuhan menggunakan jari secara bertahap yang merangsang kemampuan tubuh untuk penyembuhan diri secara alami. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi akupresure terhadap intensitas nyeri akut pada pasien gastritis Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode pre-experimental design one grup pre-test post-test. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 23 responden didapakan dengan tehnik total sampling. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi Numeric Rating Scale (NRS) dan teknik analisa data menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian sebelum diberikan terapi akupresure di dapatkan 17 responden (73,9%) skala nyeri ringan dan 6 responden (26,1%) skala nyeri sedang. Setelah diberikan terapi akupresure di dapatkan hasil 10 respoenden (43,47%) tidak mengalami nyeri, dan 13 responden (56,53%) masih mengalami skala nyeri ringan, namun dengan intensitas yang lebih rendah. Uji statistik Wilcoxon menunjukan adanya pengaruh yang signifikan dengan nilai p = 0,000<0,05 yang berarti terapi akupresure dapat mengurangi nyeri gastritis Kesimpulan: Ada pengaruh terapi akupresure terhadap intensitas nyeri akut pada pasien gastritis di Puskesmas Montong Betok Kabupaten Lombok Timur.
PENGARUH EDUKASI MAKANAN BERGIZI MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL YANG KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) Hardiani, Sri; Cahyono, Wahyu; Andriani, Mawar; Haryani
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/3rzjx411

Abstract

Pendahuluan:Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Donggo Kabupaten Bima. Edukasi gizi melalui media sosial, khususnya TikTok, dipandang efektif karena penyajian informasi lebih menarik, mudah diakses, dan sesuai dengan kebiasaan ibu hamil dalam menggunakan media digital. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi makanan bergizi melalui media sosial TikTok terhadap pengetahuan ibu hamil yang mengalami KEK di wilayah kerja Puskesmas Donggo Kabupaten Bima. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan one group pretest–posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil dengan KEK di wilayah kerja Puskesmas Donggo sebanyak 52 orang. Sampel penelitian berjumlah 34 responden dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah diberikan edukasi melalui media sosial TikTok dengan nilai p = 0,000 (< 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa edukasi gizi melalui TikTok memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK). Kesimpulan: Edukasi makanan bergizi melalui media sosial TikTok berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) di wilayah kerja Puskesmas Donggo, Kabupaten Bima.
HUBUNGAN POLA NUTRISI DENGAN LAMA WAKTU PENYEMBUHAN LUKA POST-OPERASI SECTIO CAESAREA DI RSUD PATUT PATUH PATJU KABUPATEN LOMBOK BARA Anriati, Windi; Sumartyawati, Ni Made; Nurul Ilmi; Nurul Ilmi, Nurul Ilmi
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/crcsck74

Abstract

Pendahuluan : Kelahiran normal atau persalinan, adalah pengeluaran janin selama kehamilan yang cukup bulan (37-42 minggu. Komplikasi persalinan terkadang membutuhkan tindakan pembedahan (Sectio Caesarea) Section caesarea dimana tindakan ini dapat menyebabkan adanya luka sayatan di abdomen. Salah satu faktor yang mempengaruhi proses penyembuhan luka tersebut adalah kebutuhan nutrisi. Tujuan : Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan pola nutrisi dengan lama waktu penyembuhan luka post-operasi pada sectio caesarea Di RSUD patut patuh patju Kab. Lombok Barat. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasi dengan pendekatan Cross Sectional, dengan uji statistik separman rank test dengan 39 sample, yang diambil menggunakan accidental sampling. Hasil : Hasil penelitian menunjukan ada hubungan pola nutrisi dengan lama waktu penyembuhan luka post-operasi Sectio Caesarea  dengan nilai  Sig (2-tailed) < 0.05 yaitu 0.017. berdasarkan pengamatan diperoleh 34 responden dengan nutrisi terpenuhi (87%) dan pada hari ke 14 atau fase maturasi, 6 orang masih merasakan sangat nyeri saat bergerak di bagian luka, dan 33 responden masih merasakan sedikit nyeri. Kesimpulan : ada hubungan pola nutrisi dengan lama waktu penyembuhan luka post-operasi Sectio Caesarea Di Rsud Patut Patuh Patju Kabupaten Lombok Barat.  
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEAKTIFAN DAN KEMANDIRIAN LANSIA DI POSYANDU KELUARGA DI DESA BENTEK KECAMATAN GANGGA Suryatno, Hadi; Hadi; Astuti, Febriati; Sukardin; Rohmiati
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/gzndn043

Abstract

Pendahuluan: Posyandu Keluarga adalah bentuk pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang dirancang untuk meningkatkan derajat kesehatan pada seluruh tahapan kehidupan, termasuk kelompok lansia. Keberhasilan kegiatan Posyandu Keluarga sangat ditentukan oleh tingkat keaktifan dan kemandirian lansia dalam berpartisipasi pada berbagai aktivitas yang disediakan, seperti pemeriksaan kesehatan berkala, senam lansia, dan kegiatan penyuluhan kesehatan. Lansia yang mampu berperan aktif dan mandiri umumnya memiliki kondisi kesehatan yang lebih optimal serta dapat mempertahankan peran sosialnya di lingkungan masyarakat. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan keaktifan dan kemandirian lansia posyandu keluarga di Desa Bentek. Metode: Metode penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 84 responden didapatkan dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan wawancara. Hasil dari kuesioner dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan Dukungan keluarga kategori kurang sebanyak 61 responden (72,6%) ditunjukkan dengan kurangnya penghargaan yang diberikan kepada lansia, keaktifan kategori tidak aktif sebanyak 40 responden (47,6%) ditunjukkan dengan lansia tidak mengikuti olahraga seperti senam lansia, tidak mengikuti pendidikan kesehatan, pemeriksaan secara berkala, kemandirian kategori tidak mandiri sebanyak 67 responden (79,8%) ditunjukkan dengan tidak dapat melakukan aktivitas berat seperti naik turun tangga. Uji analisa data menunjukkan p value 0,003< 0,05. Kesimpulan: Ada hubungan dukungan keluarga dengan keaktifan lansia datang ke posyandu keluarga dengan kemandirian lansia di Desa Bentek.
HUBUNGAN KEBIASAAN OLAHRAGA DENGAN KEKUATAN OTOT LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERAMPUAN KABUPATEN LOMBOK BARAT Ramli, Rahmani; Rahmani; Bebasari Ardana Putri, Endy; Nyoman Santi, Ni; Haikal Maratun, Nur
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/qsq7at20

Abstract

Pendahuluan: Peningkatan jumlah lansia di Indonesia berdampak pada meningkatnya masalah kesehatan akibat proses penuaan, salah satunya penurunan kekuatan otot (sarkopenia). Kebiasaan olahraga merupakan salah satu faktor yang dapat memperlambat penurunan kekuatan otot pada lansia. Terdapat 65% Lansia di wilayah Kerja Puskesmas Perampuan Kabupaten Lombok Barat belum memiliki kebiasaan olahraga teratur sehingga rentan mengalami kelemahan otot.              Tujuan: Mengetahui hubungan antara kebiasaan olahraga dengan kekuatan otot pada lansia perempuan di Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.  Metode: Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai September 2025 dengan menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 60 responden lansia perempuan. Instrumen penelitian meliputi kuesioner kebiasaan olahraga dan pemeriksaan kekuatan otot menggunakan Manual Muscle Testing (MMT). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman Rank (α = 0,10). Hasil: Responden memiliki kebiasaan olahraga dalam kategori cukup (38,3%), baik (51,7%), dan kekuatan otot berada pada kategori sedang hingga kuat. Uji Spearman rank menunjukkan (p = 0,001; r = 0,631. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan olahraga dengan kekuatan otot pada lansia perempuan di Desa Perampuan.
DAMPAK KOMUNIKASI SBAR (SITUATION, BACKGROUND, ASSESMENT, RECOMMENDATION) PADA KUALITAS HANDOVER DI RUANG HCU (HIGH CARE UNIT) RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Ayu Sari, Nirma; Hadi; Astuti, Febriati; Abdi Putra, Ageng; Santi Tri Ulandari, Ni Nyoman; Suryatno, Hadi
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/czz6a906

Abstract

Pendahuluan : Komunikasi efektif dalam proses handover sangat penting untuk memastikan keselamatan pasien dan kualitas pelayanan kesehatan. Metode SBAR (Situation, Background, Assesment, Recommendation) telah digunakan sebagai standar dalam berbagai bidang kesehatan. Tujuan : Penelitian bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh komunikasi SBAR (Situation, Background, Assesment, Recommendation) terhadap kualitas handover di Ruang HCU (High Care Unit) Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB. Metode : kuantitatif dengan desain cross sectional. Data dikumpulkan melalui kuisioner dan observasi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 69 orang, dengan perhitungan sampel didapatkan sebanyak 46 perawat sebagai responden. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil : Penelitian menunjukkan bahwa dari 46 responden terdapat 93,5% perawat dengan komunikasi efektif, dilihat dari kualitas handover pada tingkat baik sebanyak 44 perawat (95,7%) dengan uji analisa chi square didapatkan p value 0,000 < 0,05. Kesimpulan : dalam penelitian ini adalah ada pengaruh antara komunikasi SBAR (Situation, Background, Assesment, Recommendation) terhadap kualitas handover di Ruang HCU (High Care Unit) Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB. Karena penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kerangka pikir untuk pengembangan penelitian lainnya terkait pengaruh pelaksanaan komunikasi SBAR terhadap kualitas handover.