cover
Contact Name
Johan Wahyu Tri Astuti
Contact Email
johan@uinponorogo.ac.id
Phone
+6281233241764
Journal Mail Official
johan@uinponorogo.ac.id
Editorial Address
UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Jl. Puspita Jaya, Pintu, Jenangan, Ponorogo, Jawa Timur 63492
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
EDUMANAGERIAL Journal of Islamic Education Management
Edumanagerial: Journal Of Islamic Education Management diterbitkan oleh jurusan MPI, Fakultas Pendidikan dan Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo sebagai media untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa (khususnya mahasiswa jurusan MPI), dosen, akademisi, praktisi, peneliti, yang berkaitan dengan manajemen pendidikan. Jurnal ini menyediakan tempat publikasi yang ditinjau oleh rekan sejawat, ketat secara akademis dan diakui secara profesional. Edumanagerial: Journal Of Islamic Education Management ini menerbitkan artikel asli tentang studi manajemen pendidikan Islam, yang memuat kajian-kajian tentang studi manajemen pendidikan Islam, inovasi manajemen pendidikan Islam dan pemikiran dalam manajemen pendidikan Islam.
Articles 60 Documents
Pengaruh Transformasional Leadership Kepala Madrasah dan Komitmen Terhadap Kinerja Guru di MA Al-Islam Joresan Ponorogo Haizatul Ula; Athok Fu'adi
Edumanagerial Vol. 3 No. 01 (2024): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v3i01.3923

Abstract

Sebagai pemegang kebijakan utama dalam lembaga pendidikan, Kepala Madrasah memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan proses pendidikan berjalan lancar. Tugasnya sangat penting bagi semua pihak terkait, termasuk pendidik, siswa, staf administrasi, pemerintah, dan masyarakat. Harapan mereka adalah agar kepala sekolah dapat mengemban tugasnya dengan efektif untuk mewujudkan visi dan misi sekolah demi kemajuan bersama. Keberhasilan kepala sekolah dalam menjalankan sekolahnya tercermin dari semakin meningkatnya kesadaran guru untuk meningkatkan kinerjanya sebagai salah satu faktor efektif, melalui peningkatan keterampilan guru dalam melaksanakan tugas mengajar, peningkatan efektivitas kegiatan profesional guru, dan peningkatan kinerja guru dan peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh transformasional leadership kepala madrasah di MA AL-Islam Joresan Ponorogo. (2) pengaruh komitmen terhadap kinerja guru di MA AL-Islam Joresan Ponorogo. (3) pengaruh transformasional ledership kepala madrasah dan komitmen terhadap kinerja guru di MA AL-Islam Joresan Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan sampel 53 responden Guru di MA Al-Islam Joresan Ponorogo. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk mengevaluasi pengaruh antar variabel secara bersama-sama. Hasil pengujian menunjukkan 1.) adanya pengaruh signifikan Transformasional Leadership Kepala Madrasah terhadap Kinerja Guru di MA Al-Islam Joresan Ponorogo, dengan nilai R Square sebesar 62%. 2.) Terdapat pengaruh signifikan Komitmen terhadap Kinerja Guru di MA Al-Islam Joresan Ponorogo, dengan nilai R Square mencapai 77,9%. 3.) Transformasional Leadership dan Komitmen secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru di MA Al-Islam Joresan Ponorogo, dengan nilai R Square sebesar 78,5%.
Pengaruh Kesejahteraan Guru Terhadap Kinerja Guru di SMP Al Fath Cirendeu Tangerang Selatan Ahmad Fazar; Hesti Kusumaningrum; Faizah Faizah
Edumanagerial Vol. 3 No. 2 (2024): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v3i2.4185

Abstract

Guru merupakan faktor yang dominan dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas pendidikan. Keterlibatan guru dalam pendidikan sangat penting karena guru merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pendidikan secara keseluruhan yang terlibat langsung dalam proses belajar mengajar, serta hasil belajar. Dalam meningkatkan kinerja guru dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan memperhatikan kesejahteraan guru di lembaga pendidikan yang ada. Kesejahteraan guru harus sangat diperhatikan, karena guru memiliki peran penting dalam membentuk dan mendidik generasi muda untuk masa depan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesejahteraan guru terhadap kinerja guru di SMP AL Fath Cirendeu. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan menggunakan sampel 23 responden guru di SMP AL Fath Cirendeu. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan menggunakan skala likert. Analisis data yang digunakan dengan analisis regresi linier sederhana untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh kesejahteraan terhadap kinerja guru. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan adanya pengaruh signifikan kesejahteraan guru terhadap kinerja guru di SMP AL Fath Cirendeu, dengan nilai R square sebesar 0,804 (80,4%), yang artinya variabel kesejahteraan guru (X) menerangkan variabel kinerja guru (Y) sebesar 80,4%, sedangkan sisanya yaitu 19,6% diterangkan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Penguatan Karakter Peduli Lingkungan di MI Ma’arif Ponorogo Eka Zulfa Lailatul Fitri; Mambaul Ngadhimah
Edumanagerial Vol. 3 No. 2 (2024): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v3i2.4186

Abstract

Salah satu karakter penting yang perlu ditanamkan pada peserta didik adalah karakter peduli lingkungan. Hal itu disebabkan karena kurangnya kepekaan generasi saat ini terhadap kebersihan dan kerapian lingkungan yang dibuktikan dengan banyak ditemukannya orang dewasa maupun anak–anak ketika di tempat umum membuang sampah sembarangan meskipun sudah disediakan tempat sampah, dan masih terdapat lingkungan yang kumuh di sekitar sekolah. Sehingga semakin hari kondisi lingkungan semakin memprihatinkan. Berangkat dari hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi kebijakan pendidikan karakter peduli lingkungan dan implementasi penguatan karakter peduli lingkungan peserta didik di MI Ma’arif 1 Babadan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik analisis data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hal yang dilakukan oleh MI Ma’arif 1 Babadan mengenai peduli lingkungan berdasarkan pada Kebijakan Nasional Pendidikan Lingkungan Hidup (Jaknas PLH) melalui Keputusan Presiden No. 22 Tahun 2016, UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 18 ayat 1, UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas Pasal 35 ayat 4, Perda Provinsi Jawa Timur No. 6 Tahun 2019, Perda Kabupaten Ponorogo No. 12 Tahun 2012 dan juga kebijakan kepala madrasah tentang pengadaan pendidikan lingkungan hidup yang berdasarkan pada fenomena yang terjadi di lingkungan. Kebijakan tersebut diimplementasikan melalui berbagai program seperti penambahan muatan lokal PLH, pembiasaan pengelolaan sampah dengan 3R (Reuse, Recycle, Reduce) di madrasah, menjaga kebersihan lingkungan kelas maupun madrasah, program tidak adanya uang saku dan program kelas alam. Hasil dari implementasi tersebut menunjukkan hasil yang positif yang dibuktikan dengan meningkatnya kesadaran dan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan.
Fenomena Keraguan Saat Berdiskusi: Strategi Refleksi Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam IAIN Kediri Ikhwanul Muslimin; Titis Dwi Wulandari
Edumanagerial Vol. 3 No. 2 (2024): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v3i2.4187

Abstract

Diskusi merupakan kegiatan yang wajib dimiliki disetiap atmosfer pembelajaran kelas mahasiswa, namun ekspektasi yang diharapkan malahan tidak sesuai target dan tujuan dari diskusi itu sendiri. Diskusi harusnya menguatkan topik pemabahsan perkuliahan, mensintesis beberapa pendapat kolega belajarnya, hingga melahirkan suatu gagasan baru, namun diskusi yang dialami mahasiswa dalam subjek penelitian ini sangat jauh dari prospek demikian. Disinyalir mahasiswa terdapat keraguan dalam proses diskusi kelas karena terdapat beberapa faktor seperti rasa kurang percaya diri, takut salah, khawatir akan diejek atau ditertawakan oleh teman sekelas, serta ketidaktahuan atau ketidakpahaman terhadap topik yang dibahas. Studi ini menelaah tentang strategi refleksi kebenaran kepada mahasiswa guna meningkatkan atmosfer diskusi kelas yang sangat aktif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif dengan desain studi kasus, peneliti melakukan observasi partisipatif dalam beberapa sesi diskusi kelas. Hasil temuan mengungkapkan bahwa refleksi filsafat kebenaran dapat membuat mahasiswa memikirkan kembali apa yang mereka takutkan, kemudian pada proses selanjutnya mereka dapat secara lugas berbicara dengan percaya diri. Refleksi ini terdapat rencana aksi yang meliputi tahapan 1) Introduction Self-Reflection, 2) Group Reflection, dan 3) Guided Reflection.
Strategi Peningkatan Peserta Didik Dalam Manajemen Pemasaran Pendidikan di SMK NU Temanggung Muhammad Sholihuddin Zahid; Sholeh Kurniandini; Najib Mubarok
Edumanagerial Vol. 3 No. 2 (2024): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v3i2.4188

Abstract

SMK NU merupakan satu satunya SMK yang berciri khas Nahdlatul Ulama di Kabupaten Temanggung. Warga kabupaten Temanggung sebagian besar merupakan jama'ah Nahdlatul Ulama. Namun SMK NU Temanggung tidak mendapatkan animo masyarakat dibuktikan dalam lima tahun terakhir SMK NU mengalami penurunan signifikan jumlah peserta didik baru. Peneletian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana langkah-langkah manajemen pemasaran pendidikan dan strategi peningkatan peserta didik di SMK NU Temanggung. Berdasarkan jenis data penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan desain penelitianya menggunakan studi kasus. Sumber data menggunakan data primer dan data skunder. Data primer diperoleh dari observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, ketua panitia PPDB dan Panitia PPDB. Sedangkan data skunder diperoleh dari literatur-literatur yang relevan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data dilakukan dengan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa SMK NU Temanggung telah melaksanakan langkah-langkah manajemen pemasaran pendidikan dalam kegiatan PPDB. Namun belum memaksimalkan semua tahap-tahap strategi pemasaran pendidikan
Impelementasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di SMPN 9 Cikole-Sukabumi Wahyu Hidayat; Siti Fauziah Agustinawati
Edumanagerial Vol. 3 No. 2 (2024): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v3i2.4189

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di SMPN 9 Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian adalah guru-guru di SMPN 9 Sukabumi, dan metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan beberapa aspek terkait implementasi PKB di SMPN 9 Sukabumi. Pertama, langkah-langkah pengembangan keprofesian berkelanjutan yang dilakukan guru antara lain mengikuti BIMTEK, aktif dalam MGMP atau KKG, menyusun karya ilmiah seperti PTK dan Best Practice, serta banyak membaca dan mengevaluasi kinerja. Kedua, kegiatan dan program PKB yang diterapkan meliputi pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan karya inovatif, dengan program seperti program kualifikasi guru, sertifikasi, pelatihan berbasis kompetensi, supervisi pendidikan, dan pemberdayaan MGMP. Ketiga, model pengembangan PKB yang diterapkan mengacu pada teori yang dikemukakan oleh para ahli, dengan implementasi berupa kelompok belajar seperti KKG dan MGMP, pendampingan oleh guru senior, serta kegiatan seminar, workshop, dan peer coaching. Keempat, kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan PKB meliputi pemahaman guru terhadap Permendiknas No. 16 Tahun 2007, karakteristik peserta didik yang beragam, serta keterbatasan pemahaman terhadap teknologi informasi. Untuk mengatasi kendala ini, disarankan untuk menyediakan fasilitas internet sebagai media pembelajaran, serta menyelenggarakan In House Training (IHT) untuk meningkatkan pemahaman dan kinerja guru. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan keprofesian berkelanjutan di SMPN 9 Sukabumi berjalan dengan baik, meskipun terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi.
Manajemen Hubungan Masyarakat (Humas) dalam Meningkatkan Citra Merek Sekolah Sehat; Studi Kasus di SMA Negeri 1 Sambit Dea Febriana; Kardi
Edumanagerial Vol. 4 No. 1 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i1.4690

Abstract

Peran hubungan masyarakat (humas) dalam lembaga pendidikan sangat penting dalam membentuk citra positif dan menjalin komunikasi efektif dengan berbagai pihak sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen humas di SMA Negeri 1 Sambit dalam meningkatkan citra sekolah sebagai "Sekolah Sehat", dengan fokus pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Observasi dilakukan terhadap kegiatan humas seperti publikasi kegiatan, pelaksanaan event sekolah, dan penggunaan media sosial. Wawancara dilakukan untuk memperoleh pandangan dan pengalaman dari informan terkait pelaksanaan humas di sekolah. Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman, yaitu meliputi tiga tahapan utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa perencanaan humas di SMA Negeri 1 Sambit telah disusun secara sistematis menggunakan pendekatan RACE (Research, Action, Communication, Evaluation). Namun, pelaksanaan terutama dalam ranah digital melalui media sosial belum optimal karena konten yang belum konsisten dan kurang momen. Evaluasi dilakukan secara rutin pada akhir bulan dan semester yang mencakup aspek input, proses, dan output. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran strategis humas sekolah dalam membangun citra yang kuat dan adaptif, terlebih di era digital selain itu humas bertugas menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan membangun reputasi sekolah sehingga masyarakat memiliki persepsi yang baik terhadap kualitas pendidikan dan layanan sekolah.
Manajemen Peserta Didik dan Peran Organisasi Pelajar dalam Menguatkan Karakter Religius Siswa Fitriya Dwi Mutrikah Mutrikah; Muhammad Ghafar
Edumanagerial Vol. 4 No. 1 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i1.4697

Abstract

Pendidikan tidak hanya bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga membentuk karakter peserta didik secara intelektual, sosial, dan spiritual. Penguatan nilai-nilai religius menjadi aspek penting dalam pendidikan karakter yang harus dikembangkan sejak dini. Penelitian ini bertujuan mengkaji kontribusi manajemen peserta didik dan peran aktif organisasi pelajar dalam penguatan karakter religius siswa di MTs. Ma’arif Balong. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui dokumentasi kebijakan sekolah, program kerja organisasi pelajar, serta kegiatan keagamaan siswa, kemudian dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen peserta didik yang terencana dan terintegrasi dengan budaya madrasah, serta pelaksanaan program pembinaan religius yang melibatkan keteladanan guru dan partisipasi aktif siswa dalam organisasi pelajar, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi perkembangan spiritual siswa. Evaluasi berkala dan tindak lanjut personal memperkuat efektivitas pembentukan karakter religius secara optimal. Sinergi antara manajemen peserta didik dan organisasi pelajar menjadi kunci utama dalam mewujudkan pendidikan karakter yang utuh dan berkelanjutan di madrasah. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepala madrasah, guru, tim kesiswaan, dan pembina organisasi pelajar dalam perancang dan melaksanakan program pembinaan religius yang konsisten dan bermakna
Kontribusi Manajemen Program Tahfids Al-Qur'an dalam membentuk Karakter Religius Siswa: Studi Kasus di SMPN 6 Ponorogo Nanda Saudah Ellysa Putri
Edumanagerial Vol. 4 No. 1 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i1.4735

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi manajemen program tahfidz Al-Qur’an terhadap pembentukan karakter religius siswa di SMP Negeri 6 Ponorogo. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru tahfidz, serta siswa yang mengikuti program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program tahfidz yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan berjalan secara sistematis dan terstruktur. Program ini terbukti efektif dalam membentuk karakter religius siswa, ditandai dengan meningkatnya kedisiplinan beribadah, sikap spiritual, dan perilaku religius dalam kehidupan sehari-hari. Internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam program tahfidz tidak hanya membentuk kemampuan kognitif, tetapi juga memperkuat aspek afektif dan psikomotorik siswa. Manajemen program tahfidz Al-Qur’an memiliki kontribusi terhadap penguatan karakter religius siswa di sekolah umum. Program tahfidz tidak hanya berfungsi sebagai upaya meningkatkan kemampuan kognitif dalam menghafal Al-Qur’an, tetapi juga sebagai media internalisasi nilai-nilai spiritual yang mampu membentuk kepribadian peserta didik. Melalui pengelolaan program yang terstruktur, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi, siswa dibiasakan untuk berdisiplin, tekun, dan konsisten dalam menjaga hafalan. Kebiasaan ini pada akhirnya menumbuhkan sikap tanggung jawab, kejujuran, kesabaran, serta penghargaan terhadap nilai-nilai keagamaan. Selain itu, manajemen program tahfidz yang diintegrasikan dalam lingkungan sekolah umum juga mendorong terciptanya atmosfer religius yang kondusif, sehingga memperkuat pembiasaan ibadah sehari-hari dan meningkatkan kesadaran spiritual siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa program tahfidz Al-Qur’an tidak hanya memberikan kontribusi pada aspek akademik, tetapi juga berperan strategis dalam membentuk karakter religius peserta didik sebagai bekal menghadapi tantangan moral di era modern
Manajemen Inovasi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Di Pondok Pesantren Nurul Azhar Sampung Ponorogo aini roqyidah putri romadon; Mukhibat
Edumanagerial Vol. 4 No. 1 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i1.4885

Abstract

Manajemen inovasi pembelajaran berbasis kearifan lokal di Pondok Pesantren Nurul Azhar Sampung Ponorogo merepresentasikan integrasi antara materi ajar dan realitas budaya masyarakat sekitar. Integrasi ini diwujudkan melalui pendekatan pembelajaran khas pesantren seperti sorogan, syawir, muhadhoroh, muhafadhoh, muhadatsah, serta pengajian terbuka bersama masyarakat. Proses inovasi tersebut berlangsung melalui tahapan perencanaan yang melibatkan pengasuh dan tenaga pendidik, pelaksanaan yang berbasis pada budaya pesantren, serta evaluasi berkala yang dilakukan secara mingguan, bulanan, dan tahunan. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk memperoleh data melalui observasi, wawancara, dan dokumntasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pemahaman keilmuan santri sekaligus penguatan karakter melalui intrnalisasi nilai-nilai kearifan lokal. Implementasi manajemen inovasi ini juga berdampak positif terhadap penguatan identitas lokal santri dalam menghadapi dinamika sosial di tengah arus modernisasi. Pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga menciptakan proses pendidikan yang kontekstual, bermakna, dan berorientasi pada pelestarian budaya lokal