cover
Contact Name
Johan Wahyu Tri Astuti
Contact Email
johan@uinponorogo.ac.id
Phone
+6281233241764
Journal Mail Official
johan@uinponorogo.ac.id
Editorial Address
UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Jl. Puspita Jaya, Pintu, Jenangan, Ponorogo, Jawa Timur 63492
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
EDUMANAGERIAL Journal of Islamic Education Management
Edumanagerial: Journal Of Islamic Education Management diterbitkan oleh jurusan MPI, Fakultas Pendidikan dan Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo sebagai media untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa (khususnya mahasiswa jurusan MPI), dosen, akademisi, praktisi, peneliti, yang berkaitan dengan manajemen pendidikan. Jurnal ini menyediakan tempat publikasi yang ditinjau oleh rekan sejawat, ketat secara akademis dan diakui secara profesional. Edumanagerial: Journal Of Islamic Education Management ini menerbitkan artikel asli tentang studi manajemen pendidikan Islam, yang memuat kajian-kajian tentang studi manajemen pendidikan Islam, inovasi manajemen pendidikan Islam dan pemikiran dalam manajemen pendidikan Islam.
Articles 88 Documents
Pengaruh Program Pengembangan Kinerja Tenaga Kependidikan terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 2 Jetis Purbayanti, Ovina; Mukhibat
Edumanagerial Vol. 4 No. 2 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i2.5344

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk pengembangan kinerja tenaga pendidik dan kependidikan. Namun, efektivitas program seperti studi lanjut, workshop, dan diklat yang dominan dilakukan secara online seringkali hanya memberikan pemahaman teoritis tanpa implementasi nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program pengembangan kinerja terhadap mutu pendidikan di SMPN 2 Jetis, baik secara individu maupun bersama-sama. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain kausal komparatif (ex-post facto). Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi dari seluruh populasi yang terdiri dari 14 tenaga pendidik dan 7 tenaga kependidikan. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert, dianalisis menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Program pengembangan kinerja tenaga pendidik berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu pendidikan (t hitung 7,229 > t tabel 2,101; sig. 0,000); (2) Pengembangan kinerja tenaga kependidikan juga berpengaruh signifikan (t hitung 7,970 > t tabel 2,101; sig. 0,000); (3) Secara simultan, kedua program tersebut berpengaruh signifikan terhadap mutu pendidikan (f hitung 48,264 > f tabel 3,55; sig. 0,000).
Pengaruh Ketersediaan dan Kualitas Pelayanan Sarana dan Prasarana Pendidikan terhadap Self-satisfaction Peserta Didik di SMK Negeri 1 Ponorogo Dyah, Fadzillah; Wilis Werdiningsih
Edumanagerial Vol. 4 No. 2 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i2.5357

Abstract

Self-satisfaction adalah bentuk evaluasi individu terhadap terpenuhinya rasa puas dan nyaman karena kebutuhannya bisa terpenuhi. Adanya ketersediaan sarana dan prasarana adalah hal penting untuk kegiatan pembelajaran yang terlaksana dengan lancar dimana terdiri dari ruang pembelajaran, ruang penunjang, dan ruang pembelajaran khusus. Kualitas pelayanan adalah tingkat ukuran seberapa bagus pelayanan yang diberikan mampu memenuhi harapan pelanggan. Jenis penelitian yang digunakan adalah ex-post facto. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan jumlah 137 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat pengaruh secara signifikan antara ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan terhadap self-satisfaction peserta didik dibuktikan dengan nilai F hitung > F tabel sebesar 17.431 > 3.08 dengan tingkat signifikansi 0,001 < 0,05 dan R2 sebesar 0,114, 2) terdapat pengaruh secara signifikan antara kualitas pelayanan sarana dan prasarana pendidikan terhadap self-satisfaction peserta didik dibuktikan dengan nilai F hitung > F tabel sebesar 74.007 > 3.08 dengan tingkat signifikansi 0,001 < 0,05 dan R2 sebesar 0,354; 3) terdapat pengaruh secara signifikan antara ketersediaan dan kualitas pelayanan sarana dan prasarana pendidikan terhadap self-satisfaction peserta didik dibuktikan dengan nilai F hitung > F tabel sebesar 98.416 > 3.08 probability F hitung (Sig.) lebih kecil dari tingkat signifikansi yaitu 0,001 < 0,05 dan R2 sebesar 0,589
Peran Manajemen Peserta Didik dalam Optimalisasi Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka untuk Menumbuhkan Nilai-nilai Sosial Siswa di MAN 1 Ngawi Dhean Ramadhani Laksmi Putri; Zuhriana Widya Rahayuning Tyas
Edumanagerial Vol. 4 No. 2 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i2.5565

Abstract

Kegiatan Pramuka di sekolah memainkan peran penting dalam membentuk sikap dan nilai sosial peserta didik. Kegiatan Pramuka di MAN 1 Ngawi telah terlaksana secara sistematis dan berkesinambungan. Selain itu, pelaksanaan pramuka sudah dipetakan secara mendalam, baik dari segi efektivitas program, peran pembina dalam membimbing siswa, maupun fantor yang membantu dan menghambat berjalannya kegiatan tersebut. Berdasarkan kondisitersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi empat hal utama, yaitu: (1) bagaimana kegiatan Pramuka di MAN 1 Ngawi dilaksanakan; (2) nilai sosial apa saja yang diajarkan melalui kegiatan tersebut; (3) peran pembina dalam membentuk nilai sosial siswa; serta (4) faktor-faktor yang mendukung atau menghambat pelaksanaan kegiatan Pramuka di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Untuk mengumpulkan data, dilakukan observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen. Data kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari empat tahap: pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka mampu membentuk beberapa nilai sosial, seperti kerja sama, disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kemandirian, dan rasa peduli terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut dikembangkan melalui berbagai bentuk kegiatan, seperti latihan rutin, kegiatan bakti sosial, perkemahan, serta kegiatan kelompok. Faktor-faktor yang mendukung pelaksanaan kegiatan Pramuka di antaranya adalah dukungan dari pihak sekolah, peran aktif pembina, dan lingkungan yang mendukung. Namun, masih ada beberapa hambatan, seperti jadwal belajar yang terlalu padat, menurunnya minat sebagian siswa, serta keterlibatan siswa dalam beberapa organisasi sekaligus. Secara umum, kegiatan pramuka cukup berkontribusi dalam membentuk karakter sosial siswa
Supervisi Humanistik sebagai Pendekatan Inovatif dalam Pengembangan Kompetensi Guru di Era Digital Latifah Ely Ma'ruf; Nur Rahmi Sonia
Edumanagerial Vol. 4 No. 2 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i2.5583

Abstract

Transformasi kompetensi guru di era digital menuntut penguatan kompetensi profesional, sosial, dan digital secara terintegrasi. Namun demikian, praktik supervisi akademik di banyak satuan pendidikan masih cenderung bersifat administratif dan evaluatif, sehingga belum sepenuhnya mendorong refleksi profesional, pengembangan relasi sosial, serta kesiapan guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran digital. Selain itu, kajian sebelumnya umumnya membahas supervisi akademik secara terpisah dari penguatan kompetensi sosial dan integrasi teknologi, sehingga menyisakan kesenjangan penelitian yang perlu dijawab. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran supervisi akademik berpendekatan humanistik dalam mentransformasi kompetensi guru di era digital serta merumuskan kerangka konseptual supervisi yang bersifat integratif dan transformatif. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review berbasis PRISMA dengan menganalisis 10 artikel ilmiah dan sumber akademik relevan yang diterbitkan pada periode 2020–2025. Sumber data diperoleh dari database Scopus, jurnal terindeks Sinta, dan Google Scholar. Analisis data dilakukan melalui analisis isi tematik dan sintesis kritis untuk mengidentifikasi pola temuan, kesenjangan penelitian, serta kontribusi teoretis supervisi akademik humanistik terhadap penguatan kompetensi guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi akademik humanistik yang ditandai dengan empati, komunikasi dialogis, refleksi kolaboratif, dan kemitraan profesional mampu memperkuat kompetensi profesional dan sosial guru, sekaligus meningkatkan kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pembelajaran. Penelitian ini menghasilkan kerangka konseptual Supervisi Akademik Humanistik Digital yang mengintegrasikan nilai humanistik, kompetensi professional dan kompetensi sosial. Kerangka ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan model supervisi akademik yang lebih reflektif, humanis, dan relevan dengan tuntutan pendidikan di era digital
MANAJEMEN PROGRAM SEKOLAH RAMAH ANAK DALAM UPAYA MEMBERIKAN PERLINDUNGAN DARI KEKERASAN DI SMAN 1 BADEGAN Lailatun Irma Afifah; Panggih Wahyu Nugroho
Edumanagerial Vol. 5 No. 1 (2026): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v5i1.5370

Abstract

Pendidikan merupakan hak dasar setiap anak yang harus dipenuhi tanpa diskriminasi, namun praktik kekerasan di lingkungan sekolah masih kerap terjadi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah menginisiasi program Sekolah Ramah Anak (SRA) guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan melindungi hak anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program SRA dalam upaya perlindungan siswa dari kekerasan di SMAN 1 Badegan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program dilakukan melalui pelatihan tenaga pendidik, pembentukan tim pencegahan dan penanganan kekerasan (TPPK), serta penyusunan tujuan dan inovasi program. Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi warga sekolah, penerapan tata tertib ramah anak, dan mekanisme pengaduan yang mudah diakses. Evaluasi menunjukkan program telah berjalan sesuai perencanaan, namun belum didukung dokumentasi evaluasi yang formal dan sistematis.
KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN SEKOLAH UNGGUL DI SMPN 4 PONOROGO Nely Febriana Putri Valentina; Athok Fu'adi
Edumanagerial Vol. 5 No. 1 (2026): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v5i1.5376

Abstract

Kepemimpinan merupakan elemen penting dalam kemajuan sebuah lembaga pendidikan. Gaya kepemimpinan demokratis menjadi salah satu pendekatan yang diterapkan kepala sekolah dalam mengembangkan sekolah unggulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kepemimpinan demokratis oleh kepala sekolah di SMPN 4 Ponorogo, tantangan yang dihadapi, serta bentuk dukungan yang diterima. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode field research. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kepemimpinan demokratis mampu mendorong kemajuan sekolah melalui komunikasi terbuka dan pengambilan keputusan secara musyawarah. Kepala sekolah melibatkan seluruh elemen sekolah dalam proses kebijakan, menciptakan suasana kerja yang kolaboratif dan partisipatif. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya, rendahnya pemahaman sebagian pihak, dan kompleksitas dalam mengoordinasi warga sekolah yang jumlahnya besar. Meskipun demikian, dukungan dari guru, staf, siswa, dan orang tua memberikan kontribusi signifikan dalam mengatasi hambatan tersebut. Dukungan ini tidak hanya berupa partisipasi aktif, tetapi juga bantuan pendanaan dan semangat kolektif dalam menjalankan program unggulan. Secara keseluruhan, kepemimpinan demokratis yang diterapkan kepala sekolah terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mewujudkan SMPN 4 Ponorogo sebagai sekolah unggul
MANAJEMEN PESERTA DIDIK DALAM MENGELOLA PERBEDAAN KARAKTER SISWA MELALUI PENDEKATAN RELIGIUS DI SMP AL FALAH JOGOROOGO Marfuah Ika Febrianti; Monicha Puspita Dewi; Zuhriana Widya Rahayuning Tyas
Edumanagerial Vol. 5 No. 1 (2026): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v5i1.5573

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang bagaimana pengelolaan siswa dengan berbagai karakter melalui pendekatan religius di SMP Al Falah Jogorogo. Keberagaman karakter siswa dipengaruhi oleh latar belakang keluarga, lingkungan sosial, serta pengalaman belajar yang berbeda-beda, sehingga diperlukan strategi pengelolaan yang tepat untuk menjaga keharmonisan dan menciptakan suasana belajar yang kondusif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah dan guru menerapkan nilai-nilai religius dalam pengelolaan siswa. Nilai-nilai tersebut diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran, pembinaan akhlak, serta aktivitas keagamaan sehari-hari seperti salat berjamaah, hafalan surat-surat pendek, serta doa sebelum dan sesudah pembelajaran. Pendekatan religius ini terbukti efektif dalam membentuk karakter siswa yang disiplin, toleran, dan saling menghargai perbedaan. Pengelolaan siswa melalui pendekatan religius di SMP Al Falah Jogorogo memiliki peran penting dalam menjaga keberagaman karakter siswa serta menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis, berakhlak, dan kompetitif.
Inovasi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan SATUPINTU Dalam Meningkatkan Mutu Layanan di SD Muhammadiyah Terpadu Ponorogo Nelinda Anastin Nurfadilah Anastin; Aris Nurbawani
Edumanagerial Vol. 5 No. 1 (2026): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v5i1.5931

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan tingginya penetrasi internet di Indonesia mendorong lembaga pendidikan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sistem informasi manajemen dalam mendukung layanan akademik dan administrasi. Meskipun demikian, implementasi sistem informasi manajemen pendidikan pada sebagian lembaga pendidikan masih belum berjalan secara optimal sehingga mempengaruhi efektivitas pelayanan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, implementasi, dan evaluasi inovasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) Pendidikan SATUPINTU di SD Muhammadiyah Terpadu Ponorogo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, tim operator, guru, serta pengguna aplikasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan inovasi SIM SATUPINTU dilaksanakan pada awal tahun ajaran melalui analisis kebutuhan, perancangan aplikasi, pengorganisasian tim, dan penyusunan pendanaan. Implementasi sistem dilakukan melalui tahap pengembangan aplikasi dan sosialisasi kepada pengguna. Sistem SATUPINTU dimanfaatkan oleh guru, siswa, dan wali murid untuk mengakses layanan sekolah, seperti absensi, rapor digital, transaksi keuangan, tabungan siswa, jurnal guru, pembayaran tagihan, dan informasi kegiatan sekolah. Evaluasi sistem dilakukan secara insidental, bulanan, dan semesteran dengan melibatkan pimpinan sekolah, tim operator, serta pengguna aplikasi. Hasil evaluasi ditindaklanjuti melalui perbaikan teknis, pengembangan fitur, dan peningkatan kualitas layanan sesuai kebutuhan sekolah. Penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi SIM Pendidikan SATUPINTU mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan administrasi dan layanan pendidikan secara lebih terintegrasi, transparan, dan efisien.