cover
Contact Name
Johan Wahyu Tri Astuti
Contact Email
johan@uinponorogo.ac.id
Phone
+6281233241764
Journal Mail Official
johan@uinponorogo.ac.id
Editorial Address
UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Jl. Puspita Jaya, Pintu, Jenangan, Ponorogo, Jawa Timur 63492
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
EDUMANAGERIAL Journal of Islamic Education Management
Edumanagerial: Journal Of Islamic Education Management diterbitkan oleh jurusan MPI, Fakultas Pendidikan dan Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo sebagai media untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa (khususnya mahasiswa jurusan MPI), dosen, akademisi, praktisi, peneliti, yang berkaitan dengan manajemen pendidikan. Jurnal ini menyediakan tempat publikasi yang ditinjau oleh rekan sejawat, ketat secara akademis dan diakui secara profesional. Edumanagerial: Journal Of Islamic Education Management ini menerbitkan artikel asli tentang studi manajemen pendidikan Islam, yang memuat kajian-kajian tentang studi manajemen pendidikan Islam, inovasi manajemen pendidikan Islam dan pemikiran dalam manajemen pendidikan Islam.
Articles 60 Documents
Kepemimpinan Pendidikan dan Motivasi Mengajar Guru; Studi Kasus Perubahan Kepala Sekolah di SMPN 1 Jetis Ponorogo janah Nur; Panggih Wahyu Nugroho
Edumanagerial Vol. 4 No. 1 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i1.5127

Abstract

Pendidikan berpusat pada pengembangan potensi manusia melalui pembelajaran terencana, didukung manajemen sekolah yang efektif. Sekolah sebagai ekosistem, melibatkan peserta didik, pendidik, staf kependidikan, guru, dan kepala sekolah. Kepala sekolah, sebagai tokoh sentral, sangat krusial dalam mengelola dan memotivasi seluruh komponen. Pergantian kepemimpinan membawa gaya baru yang menuntut adaptasi, dan ini berdampak pada motivasi mengajar guru yang merupakan kunci utama untuk pembelajaran efektif. Penelitian ini menganalisis dampak kepemimpinan kepala sekolah baru terhadap motivasi mengajar guru di SMPN 1 Jetis. Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru dan kepala sekolah. Analisis data melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode, serta mempertimbangkan lamanya waktu penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah baru menerapkan gaya kepemimpinan demokratis dengan elemen servant leadership, ditandai dengan sikap mengayomi, sabar, dan fokus pada kesejahteraan guru. Kepala sekolah juga beradaptasi dengan budaya organisasi sekolah melalui pendekatan strategis yang menekankan keberlanjutan program, optimalisasi sumber daya, musyawarah, keterbukaan, dan keteladanan. Kepemimpinan ini secara signifikan menciptakan iklim kerja positif melalui kedisiplinan yang suportif, komunikasi terbuka, dukungan pengembangan profesional, dan perhatian pada kebutuhan guru. Iklim kerja kondusif ini berpotensi kuat meningkatkan motivasi mengajar, rasa memiliki, dan kinerja guru. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan kepemimpinan kepala sekolah baru yang adaptif dan berorientasi pada guru memiliki implikasi positif terhadap motivasi mengajar dan iklim kerja di SMPN 1 Jetis
STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN ETOS KERJA TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN DI MTS AL-ISLAM JORESAN PONOROGO Zuni Mupiddatul Zuni
Edumanagerial Vol. 4 No. 1 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i1.5134

Abstract

Madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran vital dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter. Keberhasilan peran ini sangat bergantung pada kepemimpinan kepala madrasah yang efektif dalam mengelola seluruh komponen lembaga, terutama dalam meningkatkan etos kerja tenaga pendidik dan kependidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk strategi, menganalisis implementasi, dan mengevaluasi hasil penerapan strategi kepala madrasah dalam meningkatkan etos kerja di MTs Al-Islam Joresan Ponorogo, di mana sebelumnya ditemukan tantangan terkait kedisiplinan dan penguasaan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan sumber data utama kepala madrasah, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menerapkan strategi komprehensif yang mencakup pembinaan kedisiplinan, pemberian motivasi, keteladanan, supervisi rutin, serta fasilitasi pelatihan berkelanjutan. Implementasi strategi ini terbukti membawa dampak positif, yang tercermin dari meningkatnya kedisiplinan, komitmen terhadap tugas, dan adaptasi teknologi dalam pembelajaran. Disimpulkan bahwa kepemimpinan strategis kepala madrasah memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk budaya dan etos kerja yang unggul.
PERAN KEPALA MADRASAH SEBAGAI INOVATOR DALAM MENINGKATKAN INNOVATIVE WORK BEHAVIOR GURU PENDAMPING KHUSUS DI MIT AL-MADINAH PONOROGO Esti Felailiana; Muhammad Thoyib
Edumanagerial Vol. 4 No. 1 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i1.5179

Abstract

Heterogenitas dan keberagaman di sekolah inklusi menjadikan peran Guru Pendamping Khusus (GPK) sangat krusial, terutama dalam mengakomodasi kebutuhan peserta didik. Namun, tantangan utamanya adalah kurangnya kesiapan guru dalam memilih sumber dan metode pembelajaran yang sesuai dengan heterogenitas kelas. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk mengembangkan perilaku kerja inovatif atau Innovative Work Behavior (IWB). Dari berbagai faktor yang memengaruhi IWB, kepemimpinan menjadi salah satu aspek terpenting. Kepemimpinan kepala madrasah yang efektif, didukung oleh kecerdasan emosional guru, memainkan peran penting dalam mendorong inovasi di lingkungan pendidikan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang datanya diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Strategi kepala madrasah dalam menjalin komunikasi yang harmonis dapat dicapai melalui pendekatan personal dan kepemimpinan humanis, menciptakan hubungan kerja yang setara dan suportif melalui penyediaan ruang pertemuan rutin yang partisipatif, responsif serta kolaboratif. (2) Keterampilan kepala madrasah dalam menciptakan gagasan baru dapat dicapai melalui penerapan pendekatan bottom-up model, memfasilitasi akses terhadap berbagai sumber belajar, serta memberikan dukungan nyata terhadap pengembangan kompetensi GPK. (3) Kemampuan kepala madrasah dalam mengembangkan model pembelajaran yang inovatif dapat dicapai dengan melakukan peninjauan dan evaluasi terhadap modul pembelajaran, memperkuat struktur kolaboratif dengan mendelegasikan peran, serta menyederhanakan kurikulum ajar berdasarkan kebutuhan individual siswa.
Strategi Manajemen Humas dalam Membangun Citra Sekolah Unggul di SMP Negeri 4 Ponorogo nela reanita
Edumanagerial Vol. 4 No. 2 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i2.5289

Abstract

Manajemen humas dalam membangun citra sekolah unggulan merupakan suatu proses yang sistematis dan terstruktur untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keunggulan sekolah. Dalam membangun citra sekolah unggulan, manajemen humas perlu melakukan perencanaan strategis untuk menentukan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai. Citra sekolah yang baik berfungsi sebagai daya tarik bagi calon siswa dan menjadi indikator keberhasilan lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) implementasi strategi manajemen humas di SMPN 4 Ponorogo dalam membangun citra sebagai sekolah unggulan; (2) faktor pendukung dan pengambat strategi manajemen humas dalam membangun citra sekolah unggulan di SMPN 4 Ponorogo; dan (3) Bagaimana hasil strategi manajemen humas dalam membangun citra sekolah unggulan di SMPN 4 Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus untuk mengungkapkan secara mendalam dan terperinci tentang strategi yang dilakukan manajemen humas dalam membangun citra sekolah unggul di SMPN 4 Ponorogo. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan yaitu teknik Miles, Huberman dengan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Negeri 4 Ponorogo telah berhasil mengimplementasikan strategi humas yang efektif melalui kegiatan publikasi dan promosi. Faktor pendukung utama dalam strategi ini adalah keterbukaan masyarakat dan peran aktif kepala sekolah sebagai motivator. Kepala sekolah juga memotivasi guru serta siswa untuk terus menjaga reputasi sekolah melalui peningkatan prestasi dan partisipasi aktif dalam setiap kegiatan. Namun, terdapat beberapa faktor penghambat, seperti keterbatasan anggaran dan waktu yang dapat mempengaruhi pelaksanaan kegiatan humas
Strategi Image Building dalam Membangun Persepsi Positif Masyarakat terhadap Lembaga Pendidikan (Studi Deskriptif Kualitatif di SMK Negeri 1 Ponorogo): (Studi Deskriptif Kualitatif di SMK Negeri 1 Ponorogo) Munfaridah Nur Fauziah; roni harsoyo; Muhammad Farhan Hidayatullah; Muhammad Munirul Huda; Muhammad Ridho Firmansyah
Edumanagerial Vol. 4 No. 2 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i2.5296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi image building yang dilakukan oleh SMKN 1 Ponorogo dalam membangun persepsi masyarakat mulai dari proses serta dampak dari strategi image building yang telah diterapkan untuk membangun persepsi positif masyarakat terhadap SMKN 1 Ponorogo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai fenomena yang terjadi di lingkungan sekolah. Penelitian ini berfokus pada penggambaran secara sistematis dan faktual terhadap kondisi, aktivitas, serta pandangan para informan terkait topik yang diteliti. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan Wakil Kepala Bidang Kesiswaan dan beberapa siswa SMKN 1 Ponorogo. Peneliti juga memperoleh data dengan teknik dokumentasi, yakni dengan memperoleh data-data yang relevan dari media sosial dan juga data-data yang tersedia di website resmi SMKN 1 Ponorogo maupun website resmi yang lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, strategi image building yang diterapkan di SMKN 1 Ponorogo ada 3 yaitu: 1) Membangun budaya sekolah yang bagus; 2) mempublikasikan dan meningkatkan pencapaian prestasi baik akademik dan non akademik; dan 3) menjalin komunikasi dengan berbagai pihak luar. Secara keseluruhan, strategi image building yang diterapkan di SMKN 1 Ponorogo ini terbukti dapat membentuk persepsi positif masyarakat terhadap lembaga sekolah, dengan selalu terpenuhinya kuota pendaftaran calon peserta didik baru yang menjadi indikator bahwa strategi yang diterapkan di SMKN 1 Ponorogo sudah efektif dan efisien.
Strategi Pemasaran Digital Berbasis Media Sosial dalam Optimalisasi Penerimaan Peserta Didik Baru di MTs Singo Walisongo Anggun Kurnia; Imam Muslim
Edumanagerial Vol. 4 No. 2 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i2.5339

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pemasaran digital berbasis media sosial dalam optimalisasi penerimaan peserta didik baru di MTs Singo Walisongo. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah metode kualitatif deskriptif yaitu sebuah pendekatan terhadap sesuatu perilaku, fenomena, peristiwa, masalah atau keadaan tertentu yang menjadi objek penyelidikan, yang hasil temuannya berupa uraian-uraian kalimat bermakna yang menjelaskan pemahaman tertentu. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa pemanfaatan media sosial di MTs Singo Walisongo Magetan masih kurang maksimal, dikarenakan akun yang digunakan masih menjadi satu dengan akun dari Pondok Pesantren Singo Walisongo Magetan. Setiap akun sosial media dikelola oleh beberapa pihak yang mana bukan bagian dari stakeholder di MTs Singo Walisongo Magetan. Akan tetapi, sekolah mempunyai strategi dengan cara mendorong para guru, siswa, dan alumni untuk turut membagikan konten yang diunggah di akun resmi yang digunakan sekolah ke akun pribadi masing-masing. Efek viral yang tercipta dari kolaborasi ini tidak hanya memperluas jangkauan promosi tanpa memerlukan tambahan biaya iklan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik, memperkuat citra lembaga, serta mendorong minat calon peserta didik. Strategi ini berperan signifikan dalam mengoptimalkan penerimaan peserta didik baru secara lebih efektif dan efisien. Implikasi penelitian ini diharapkan menjadi sebuah acuan bagi pihak sekolah dalam memanfaatkan media sosial untuk proses penerimaan peserta didik baru
Pengaruh Program Pengembangan Kinerja Tenaga Kependidikan terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 2 Jetis Ovina Purbayanti; Mukhibat
Edumanagerial Vol. 4 No. 2 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i2.5344

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk pengembangan kinerja tenaga pendidik dan kependidikan. Namun, efektivitas program seperti studi lanjut, workshop, dan diklat yang dominan dilakukan secara online seringkali hanya memberikan pemahaman teoritis tanpa implementasi nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program pengembangan kinerja terhadap mutu pendidikan di SMPN 2 Jetis, baik secara individu maupun bersama-sama. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain kausal komparatif (ex-post facto). Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi dari seluruh populasi yang terdiri dari 14 tenaga pendidik dan 7 tenaga kependidikan. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert, dianalisis menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Program pengembangan kinerja tenaga pendidik berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu pendidikan (t hitung 7,229 > t tabel 2,101; sig. 0,000); (2) Pengembangan kinerja tenaga kependidikan juga berpengaruh signifikan (t hitung 7,970 > t tabel 2,101; sig. 0,000); (3) Secara simultan, kedua program tersebut berpengaruh signifikan terhadap mutu pendidikan (f hitung 48,264 > f tabel 3,55; sig. 0,000).
Pengaruh Ketersediaan dan Kualitas Pelayanan Sarana dan Prasarana Pendidikan terhadap Self-satisfaction Peserta Didik di SMK Negeri 1 Ponorogo Fadzillah Dyah; Wilis Werdiningsih
Edumanagerial Vol. 4 No. 2 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i2.5357

Abstract

Self-satisfaction adalah bentuk evaluasi individu terhadap terpenuhinya rasa puas dan nyaman karena kebutuhannya bisa terpenuhi. Adanya ketersediaan sarana dan prasarana adalah hal penting untuk kegiatan pembelajaran yang terlaksana dengan lancar dimana terdiri dari ruang pembelajaran, ruang penunjang, dan ruang pembelajaran khusus. Kualitas pelayanan adalah tingkat ukuran seberapa bagus pelayanan yang diberikan mampu memenuhi harapan pelanggan. Jenis penelitian yang digunakan adalah ex-post facto. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan jumlah 137 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat pengaruh secara signifikan antara ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan terhadap self-satisfaction peserta didik dibuktikan dengan nilai F hitung > F tabel sebesar 17.431 > 3.08 dengan tingkat signifikansi 0,001 < 0,05 dan R2 sebesar 0,114, 2) terdapat pengaruh secara signifikan antara kualitas pelayanan sarana dan prasarana pendidikan terhadap self-satisfaction peserta didik dibuktikan dengan nilai F hitung > F tabel sebesar 74.007 > 3.08 dengan tingkat signifikansi 0,001 < 0,05 dan R2 sebesar 0,354; 3) terdapat pengaruh secara signifikan antara ketersediaan dan kualitas pelayanan sarana dan prasarana pendidikan terhadap self-satisfaction peserta didik dibuktikan dengan nilai F hitung > F tabel sebesar 98.416 > 3.08 probability F hitung (Sig.) lebih kecil dari tingkat signifikansi yaitu 0,001 < 0,05 dan R2 sebesar 0,589
Peran Manajemen Peserta Didik dalam Optimalisasi Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka untuk Menumbuhkan Nilai-nilai Sosial Siswa di MAN 1 Ngawi Dhean Ramadhani Laksmi Putri; Zuhriana Widya Rahayuning Tyas
Edumanagerial Vol. 4 No. 2 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i2.5565

Abstract

Kegiatan Pramuka di sekolah memainkan peran penting dalam membentuk sikap dan nilai sosial peserta didik. Kegiatan Pramuka di MAN 1 Ngawi telah terlaksana secara sistematis dan berkesinambungan. Selain itu, pelaksanaan pramuka sudah dipetakan secara mendalam, baik dari segi efektivitas program, peran pembina dalam membimbing siswa, maupun fantor yang membantu dan menghambat berjalannya kegiatan tersebut. Berdasarkan kondisitersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi empat hal utama, yaitu: (1) bagaimana kegiatan Pramuka di MAN 1 Ngawi dilaksanakan; (2) nilai sosial apa saja yang diajarkan melalui kegiatan tersebut; (3) peran pembina dalam membentuk nilai sosial siswa; serta (4) faktor-faktor yang mendukung atau menghambat pelaksanaan kegiatan Pramuka di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Untuk mengumpulkan data, dilakukan observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen. Data kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari empat tahap: pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka mampu membentuk beberapa nilai sosial, seperti kerja sama, disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kemandirian, dan rasa peduli terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut dikembangkan melalui berbagai bentuk kegiatan, seperti latihan rutin, kegiatan bakti sosial, perkemahan, serta kegiatan kelompok. Faktor-faktor yang mendukung pelaksanaan kegiatan Pramuka di antaranya adalah dukungan dari pihak sekolah, peran aktif pembina, dan lingkungan yang mendukung. Namun, masih ada beberapa hambatan, seperti jadwal belajar yang terlalu padat, menurunnya minat sebagian siswa, serta keterlibatan siswa dalam beberapa organisasi sekaligus. Secara umum, kegiatan pramuka cukup berkontribusi dalam membentuk karakter sosial siswa
Supervisi Humanistik sebagai Pendekatan Inovatif dalam Pengembangan Kompetensi Guru di Era Digital Latifah Ely Ma'ruf; Nur Rahmi Sonia
Edumanagerial Vol. 4 No. 2 (2025): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v4i2.5583

Abstract

Transformasi kompetensi guru di era digital menuntut penguatan kompetensi profesional, sosial, dan digital secara terintegrasi. Namun demikian, praktik supervisi akademik di banyak satuan pendidikan masih cenderung bersifat administratif dan evaluatif, sehingga belum sepenuhnya mendorong refleksi profesional, pengembangan relasi sosial, serta kesiapan guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran digital. Selain itu, kajian sebelumnya umumnya membahas supervisi akademik secara terpisah dari penguatan kompetensi sosial dan integrasi teknologi, sehingga menyisakan kesenjangan penelitian yang perlu dijawab. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran supervisi akademik berpendekatan humanistik dalam mentransformasi kompetensi guru di era digital serta merumuskan kerangka konseptual supervisi yang bersifat integratif dan transformatif. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review berbasis PRISMA dengan menganalisis 10 artikel ilmiah dan sumber akademik relevan yang diterbitkan pada periode 2020–2025. Sumber data diperoleh dari database Scopus, jurnal terindeks Sinta, dan Google Scholar. Analisis data dilakukan melalui analisis isi tematik dan sintesis kritis untuk mengidentifikasi pola temuan, kesenjangan penelitian, serta kontribusi teoretis supervisi akademik humanistik terhadap penguatan kompetensi guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi akademik humanistik yang ditandai dengan empati, komunikasi dialogis, refleksi kolaboratif, dan kemitraan profesional mampu memperkuat kompetensi profesional dan sosial guru, sekaligus meningkatkan kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pembelajaran. Penelitian ini menghasilkan kerangka konseptual Supervisi Akademik Humanistik Digital yang mengintegrasikan nilai humanistik, kompetensi professional dan kompetensi sosial. Kerangka ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan model supervisi akademik yang lebih reflektif, humanis, dan relevan dengan tuntutan pendidikan di era digital