cover
Contact Name
Anis Kurli
Contact Email
aniskurli@wiraraja.ac.id
Phone
+6282330605006
Journal Mail Official
aniskurli@wiraraja.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Sumenep-Pamekasan KM. 05 Patean, Patean, Batuan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur 69451, Indonesia
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Abhakte
ISSN : -     EISSN : 29862590     DOI : https://doi.org/10.24929/abhakte.v3i2
Abhakte sebagai Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu Mei dan November. Abhakte, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah Jurnal kajian pemberdayaan yang memuat persoalan atau isu-isu Ilmu Sosial, Ilmu Budaya, dan isu-isu umum lainnya seperti Pelayanan Publik, Kebijakan Publik, Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan artikel dan catatan penelitian singkat khususnya di bidang pengetahuan yang berkaitan dengan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2024): ABHAKTE" : 9 Documents clear
Peningkatan Literasi Digital melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi di SMP Negeri 3 Sumberasih Satu Atap Probolinggo Sudriyanto ,; Kamil Malik; Feriska Listrianti
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v2i2.3399

Abstract

This study aims to address the limited access to information technology at SMP Negeri 3 Sumberasih Satu Atap, Probolinggo, by implementing an information technology-based education program designed to enhance the digital literacy of students and teachers. The research employed both qualitative and quantitative methods to evaluate the effectiveness of the interventions conducted. These interventions included a series of information technology training workshops, the installation of adequate information and communication technology (ICT) infrastructure, and student leadership sessions aimed at developing leadership capabilities and organizational skills among the students. During the study, a participatory approach was adopted to ensure the active involvement of all relevant parties, including students, teachers, and school administrative staff. This not only aided in the smooth implementation of the program but also facilitated the adoption of new practices and norms in a more inclusive and technology-oriented learning process. The results of this study showed a significant improvement in digital literacy among the participants. Students and teachers became more proficient in using digital tools for teaching and learning processes. Additionally, there were positive social changes within the school environment, marked by the emergence of young leaders who initiated the use of technology for various educational activities. This research indicates that with proper support and adequate infrastructure, schools with limited access to technology can experience significant digital transformation.
Pentingnya Alih Media Arsip Keluarga sebagai Upaya Penyelamatan dan Pengamanan Arsip Farika Nikmah; Izzatul Ulya; Zhulvardyan Armayrishtya; Muhammad Iqbal
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v2i2.3708

Abstract

Arsip keluarga merupakan data penting bagi setiap anggota keluarga untuk berbagai kepentingan, seperti urusan rumah tangga, kantor, sekolah, kampus, bank, pajak, asuransi, litigasi, sosial, dan lain-lain. Adanya perubahan teknologi membawa dampak signifikan terhadap cara manusia menyimpan informasi, media arsip tradisional seperti kertas, foto-foto cetak, dan rekaman fisik dapat menghadapi risiko kerusakan atau kehilangan akibat bencana alam, kebakaran, atau pencurian. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami dan mengadopsi media arsip digital sebagai alternatif yang lebih aman dan mudah dikelola. Alih media arsip ke format digital memungkinkan akses yang lebih mudah dan cepat terhadap informasi. Kesadaran ini perlu ditumbuhkan dan dibiasakan sejak dini, dan hal ini dapat dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga. Ibu, sebagai salah satu anggota keluarga mempunyai peran yang sangat penting dalam membiasakan penyimpana arsip keluarga. Pentingnya alih media arsip keluarga dilakukan kepada Ibu-Ibu wali siswa FKS RA Cahya Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dipilih ibu-ibu yang memiliki anak usia balita, ibu-ibu ini masih di rentang usia 25-40 tahun, sehingga diharapkan masuk pada kategori masyarakat yang melek teknologi. Sehingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tepat sasaran dan diharapkan akan berlanjut kebiasaan sadar arsip di masyarakat, yaitu ibu-ibu wali siswa FKS RA Cahya dapat secara mandiri melakukan alih media arsip keluarga diwaktu selanjutnya.
Analisis Pengelolaan Sumber Daya Manusia dan Layanan Khusus di SDIT Al Ibrohimi Fahmi Al Ayyubi; Ayu Wulandari; Anas Afnani; Nurul Kafi; Daniel Wicaksono
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v2i2.3818

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dan layanan khusus di SDIT Al Ibrohimi untuk meningkatkan efektivitas pendidikan terpadu. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana strategi pengelolaan SDM dan penyediaan layanan khusus dapat berkontribusi pada kualitas pembelajaran serta kesejahteraan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap tenaga kependidikan dan siswa di SDIT Al Ibrohimi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan SDM yang efektif, termasuk peningkatan kompetensi guru dan dukungan administratif yang kuat, berperan signifikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang optimal. Selain itu, layanan khusus seperti konseling, bimbingan akademik, dan pengembangan karakter berkontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan individual siswa. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan manajemen SDM serta penguatan layanan khusus untuk mendukung visi pendidikan terpadu di SDIT
Pelatihan Sistem Pengelola Arsip Inventaris (SIPARIN) Dalam Meningkatkan Sistem Administrasi Kependudukan di Desa Ellak Daya Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Dwi Lestia Rika Tini; Nur Inna Alfiyah
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v2i2.3824

Abstract

Pelayanan dibeberapa tingkatan organisasi, dirasa masih kurang tertib administrasi serta tidak menerapkan tekhnologi termasuk organisasi di tingkat pemerintahan desa yang berhadapan langsung dengan rakyat seperti halnya di Desa Ellak Daya. Permasalahan tersebut pengelolaan arsip masih dilakukan dengan cara manual dan tidak menggunakan sistem apapun. Arsip yang masuk maupun yang keluar hanya sekedar di file dalam odner, jarang dilakukan pencatatan arsip masuk dan disimpan di laci tanpa ada kode arsip. Selain itu juga minimnya pemahaman para aparatur desa dalam pengelola arsip yang baik dan digitalisasi arsip. Maka dari itu, tujuan dari kegiatan ini adalah sesuai dengan IKU 5 yakni tim pengabdi memberikan pelatihan dan pendampingan secara intensif dalam penginputan data atau kegiatan penertiban administrasi di desa Ellak daya berbasis digital melalui aplikasi SIPARIN. SIPARIN ini sistem pengelolaan arsip yang berbasis Microsoft Acces. Hasil Pengabdian Kepada masyarakat ini para apartur desa Ellak Daya memiliki pengetahuan dan pemahaman bagaimana mengelola arsip desa berbabasis digital, dibuktikan melalui hasil posttest, nilainya dari 85 sampai dengan 95 dengan nilai rata-ratanya 92 persen. Dari hasil penilaian tersebut maka keseluruhan peserta sudah memahami pengelolaan arsip berbasis digital melalui aplikasi SIPARIN dengan baik.
Workshop Pengembangan Desain Motif Batik Tanjung dengan Menggunakan Aplikasi Digital Kuswanto ,; Sofia Tri Septiawati; Ety Yaohanita; Imam Syafi’i; Nur Fitria Wiji Astutik
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v2i2.3835

Abstract

One of the local cultural wisdoms in Tanjung Village is Tanjung Batik, which is not known exactly when Tanjung batik began to exist, but this batik culture has been around for many years. Tanjung Batik has distinctive motifs and color combinations. This batik design development training not only equips individuals with community knowledge and skills but can also develop more varied batik motif designs quickly and without taking a long time using the D-Batik Application. The aim of this community service activity is to provide guidance to the youth/community of Tanjung Village, so that later they can have distinctive batik that shows the identity of Tanjung Village so that it can be patented and can become an item of high selling value and can improve the economic quality of the community in Tanjung Village, Lamongan Regency. . From the results of implementing Community Service, the training participants responded positively and looked satisfied. You can also see the participants' enthusiasm for developing Tanjung batik designs as shown by their active participation in the training. Participants have also demonstrated their understanding of batik design development using the D-Batik application which is supported by their success in practicing independently the process of making batik motif designs using digital applications.
Pelatihan Pembuatan Film Sekolah Menggunakan Program Aplikasi CapCut Berbasis Handphone Android Zaehol Fatah; Ahmad Homaidi; Hermanto ,; Ach. Zubairi
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v2i2.3953

Abstract

Video editing memegang peranan penting dalam membuat karya film. SMK IT Fathul Wahid Curah Kalak Jangkar Situbondo (SMK ITFW) memiliki jurusan DKV (Desain Komunikasi Visual) yang dalam pembelajaran memiliki tingkat kekurangan yaitu jumlah komputer yang ada tidak memadai untuk mendukung KBM (Kegiatan Belajar Mengajar). Maka, dengan diskusi yang intens ditemukanlah cara yaitu dengan menggunakan editing video dengan menggunakan Smartphone android milik para siswa dengan menginstalasi program aplikasi CupCat. Dengan pelatihan yang dilaksanakan dampak solutif menemukan hasil yang memuaskan, karena para siswa mampu melakukan editing video dengan baik yang menghasilkan beberapa film. Bentuk kelebihan dari penggunaan Smartphone android dalam melakukang editing video yaitu para siswa dapat mandiri dan mampu melakukan editing yang tidak terbatas waktu dan lokasi. Hal positif lainnya, para siswa dapat terlepas dari ketergantungan dari komputer yang dimiliki sekolah. Pada tahap pengembangan, para siswa dimotivasi untuk terus berkarya dan mengevaluasi dari film-film yang telah dihasilkan. Kata Kunci: CapCut, video editing, konten, film, Smartphone
Peluang Pemandu Wisata Sebagai Alternatif Pekerjaan Tambahan bagi Pekerja Migran Indonesia di Malaysia Syamsul Arifin; Nurdody Zakky; Imam Hidayat; Wilda Rasaili; Nur Inna Alfiyah
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v2i2.3956

Abstract

Abstrak Peluang untuk berprofesi sebagai pemandu wisata menawarkan alternatif pekerjaan tambahan yang strategis bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia. Namun, pengembangan peluang ini memerlukan dukungan kebijakan yang tepat guna mengatasi hambatan administratif, termasuk perizinan kerja untuk profesi tambahan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang profesi pemandu wisata sebagai opsi pekerjaan tambahan bagi PMI di Malaysia. Tiga pokok penting yang perlu menjadi perhatian oleh PMI dalam usaha mendapatkan akses serta peluang partisipasi dalam profesi tersebut diantaranya yang petama status legal secara hukum PMI, karena hal ini tidak hanya memberikan perlindungan hukum, tetapi juga memperluas akses PMI ke berbagai peluang ekonomi. Kedua pentingnya memahami peraturan yang berlaku dan pematuhi peraturan-peraturan tersebut dalam rangka menunjang kepada pengembangan profesi tambahan ini. Pengetahuan yang mendalam mengenai profesi ini menjadi landasan untuk menciptakan pekerjaan yang aman dan berkelanjutan, serta mendukung peningkatan keterampilan jangka panjang. Ketiga yaitu pentingya kemampuan komunikasi yang efektif, yang tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga membuka peluang untuk meningkatkan pendapatan, memperluas jaringan profesional, dan mengembangkan keterampilan. Dengan memanfaatkan keterampilan ini, PMI dapat menciptakan pengalaman wisata yang berkesan bagi wisatawan, sekaligus memperkuat reputasi mereka di sektor pariwisata.
Peningkatan Kreativitas Bernilai Ekonomi Pada Komunitas Perempuan Hebat Sumenep Melalui Pelatihan Kerajinan Tangan Merajut Isyanto ,; Roos Yuliastina; Imam Hidayat
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v2i2.3977

Abstract

Mitra PKM ini adalah Komunitas Perempuan Hebat Sumenep atau disingkat dengan istilah KPHS. Komunitas ini terbentuk pada tahun 2021, dan pada tanggal 04 April tahun 2022 telah resmi menjadi lembaga swadaya masyarakat legal berdasarkan akta notaris Naghfir, S.Hi, S.H, M.H. Jumlah Anggota KPHS sampai saat ini sebanyak 75 orang, dimana seluruh anggota yang bergabung dalam KPHS adalah perempuan dengan status janda. Peran sebagai single parent atau perempuan kepala keluarga memberi beban tersendiri bagi perempuan pasca perceraian. Posisi sebagai perempuan kepala keluarga menuntut perempuan – perempuan pacsa perceraian menanggung peran ganda, yaitu sebagai kepala keluarga dan sekaligus sebagai ibu rumah tangga. Hal ini terjadi karena baik perempuan janda cerai atau ditinggal mati dituntut mampu mengkombinasikan secara baik antara pekerjaan domestik dan publik, seperti harus mencari uang untuk menafkahi keluarganya dan juga harus memenuhi kebutuhan kasih sayang keluarganya (anak-anaknya). Fenomen ini yang menjadi dasar kegiatan PKM ini dilakukan, tujuan dari kegiatan PKM ini adalah memberikan peluang bagi komunitas perempuan (status janda) untuk dapat meningkatkan kreativitas sehingga membuka peluang usaha rumah tangga untuk meningkatkan pendapatan melalui pelatihan kerajinan tangan merajut. Luaran kegiatan ini dibagi menjadi tiga aspek, (1) luaran secara akademik berupa publikasi jurnal PKM ber ESSN, (2) poster kegiatan PKM dan video kegiatan PKM, dan yang terakhir tercapainya target keterampilan mitra PKM melalui kegiatan merajut
Pencegahan Perkawinan Anak Melalui Sosialisasi dan Edukasi Pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri Sumenep Rillia Aisyah Haris; Anis Kurli; Ida Syafriyani
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v2i2.3993

Abstract

Kabupaten Sumenep dinyatakan sebagai salah satu Kabupaten dengan tingkat perkawinan anak yang tinggi di Jawa Timur. Ini merupakan hal yang serius untuk segera ditangani karena dampaknya yang luar biasa baik itu secara ekonomi, pendidikan maupun Kesehatan dan budaya. Oleh karena itu penting untuk dilakukan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat berupa kegiatan yang sifatnya mengedukasi dan mensosialisasikan dampak perkawinan anak kepada masyarakat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran Masyarakat untuk menunda usia perkawinan sampai pada usia yang cukup matang dan menghindari perkawinan di usia anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian adalah sosialisasi, edukasi dan pendampingan Kata Kunci: Edukasi, Pendampingan, Pencegahan, perkawinan anak

Page 1 of 1 | Total Record : 9