cover
Contact Name
Benny Badaru
Contact Email
benny.b@unm.ac.id
Phone
+6281241737698
Journal Mail Official
benny.b@unm.ac.id
Editorial Address
https://journal.unm.ac.id/index.php/sportive/index
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation
ISSN : 25984055     EISSN : 25977016     DOI : https://doi.org/10.26858/sportive.v9i6
SPORTIVE : Journal Of Physical Education, Sport and Recreation adalah sistem jurnal terbuka yang menggunakan sistem peer-review untuk jurnal yang dikirimkan SPORTIVE:Journal Of Physical Education, Sport and Recreation. diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Jasmani dan Olahraga, Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Makassar online sejak 2018. SPORTIVE : Journal Of Physical Education, Sport and Recreation terbit dua kali setahun. Menerbitkan hasil penelitian dan hasil pemikiran pada bidang olahraga dan rekreasi, Ilmu Kesehatan Olahraga, Ilmu Kepelatihan Olahraga. Jurnal Sportive bekerja sama dengan IAPES
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 6 (2025): September" : 25 Documents clear
Pengaruh Latihan Life Kinetik Terhadap Konsentrasi Dan Ketepatan Pukulan Overhead Lob Atlet Bulu Tangkis Pathonah, Alia Nur; Kardjono, Kardjono; Awwaludin, Patriana Nurmansyah
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol. 9 No. 6 (2025): September
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan life kinetic terhadap konsentrasi dan akurasi pukulan lob overhead pada atlet bulu tangkis. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Pretest-Posttest Control Group Design, yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan meliputi tes konsentrasi dan tes akurasi pukulan lob overhead. Latihan life kinetic merupakan kombinasi gerakan motorik dan stimulasi kognitif, yang dirancang untuk meningkatkan fokus, koordinasi, dan kontrol gerakan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor konsentrasi dan akurasi pukulan pada kelompok eksperimen setelah diberikan perlakuan. Meskipun peningkatan skor konsentrasi belum mencapai signifikansi statistik, latihan ini tetap menunjukkan potensi positif dalam meningkatkan kemampuan fokus atlet. Sementara itu, akurasi pukulan lob overhead menunjukkan peningkatan yang signifikan secara statistik, yang menunjukkan efektivitas latihan life kinetic dalam mengembangkan keterampilan teknik melalui optimalisasi fungsi otak dan koordinasi motorik. Dengan temuan ini, life kinetic dapat direkomendasikan sebagai program latihan alternatif yang berkontribusi terhadap peningkatan performa atlet, terutama pada aspek konsentrasi dan akurasi teknik pukulan.
Analisis Kondisi Fisik Atlet Taekwondo Jawa Barat Berdasarkan Kategori Pada Pon Aceh - Sumut 2024 Ramadani, Aqila Aulia; Purnamasari, Ira; Novian, Geraldi
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol. 9 No. 6 (2025): September
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi fisik atlet Taekwondo asal Jawa Barat berdasarkan kategori pertandingan pada PON XXI Aceh–Sumut 2024. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling, melibatkan 13 atlet yang terbagi ke dalam dua kategori: Poomsae dan Kyorugi. Pengukuran kondisi fisik mencakup sepuluh komponen utama, yaitu kapasitas VO₂Max, fleksibilitas panggul dan punggung, kelincahan, keseimbangan, waktu reaksi, daya tahan otot, stabilitas inti, serta kekuatan eksplosif tungkai dan otot dada. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Mann–Whitney U, disesuaikan dengan distribusi data yang tidak normal serta jumlah sampel yang terbatas. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa atlet Poomsae memiliki rerata yang lebih unggul dalam aspek fleksibilitas, keseimbangan, kekuatan otot, dan daya tahan. Namun, secara statistik, perbedaan yang signifikan hanya ditemukan pada fleksibilitas punggung. Hal ini mencerminkan tuntutan teknis dari masing-masing kategori, di mana Poomsae menitikberatkan pada kontrol gerakan dan postur, sedangkan Kyorugi lebih menekankan kekuatan, kecepatan, dan reaksi dalam situasi duel. Temuan ini dapat menjadi dasar dalam menyusun program latihan yang lebih terarah dan spesifik sesuai kebutuhan kategori pertandingan
Implementation of the Team Assisted Individualization (TAI) Learning Model to Improve Learning Outcomes in Volleyball Game Material Eka Silpiana; Septaliza, Dewi; Martinus, Martinus; Meliyanti, Selvi; Endrawan, I Bagus
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol. 9 No. 6 (2025): September
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This classroom action research aimed to improve the learning outcomes of fifth-grade students at SD Negeri 2 Merapi Selatan in volleyball passing skills through the implementation of the Team Assisted Individualization (TAI) cooperative learning model. The research was conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. Data were collected using performance tests, observations, and documentation. The findings showed a significant increase in students’ activeness and mastery of basic volleyball techniques, particularly forearm passing. The percentage of students achieving the minimum mastery criteria increased from 65.5% in the pre-cycle to 81.25% in Cycle I, and further to 93.75% in Cycle II. These results indicate that the TAI model not only enhanced students’ technical skills but also fostered collaboration, responsibility, and active participation in the learning process. This study recommends the integration of TAI in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning to optimize both cognitive and psychomotor outcomes. Future research may explore the application of TAI in other sports disciplines and grade levels to broaden its pedagogical impact.
Pendidikan Jasmani Berbasis Karakter Untuk Menekan Insiden Bullying Di Sekolah Dasar: Kualitatif Eksploratif Desain Lestari, Emi Retna; Irmansyah, Johan; Muhaimin, Ali Muhaimin
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol. 9 No. 6 (2025): September
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas Model Pembelajaran PJOK Berbasis Karakter dan Pencegahan Bullying (MP-PKPB) dalam menurunkan insiden bullying serta meningkatkan kompetensi sosial-emosional siswa di SDN 1 Beraim. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa integrasi pembelajaran berbasis permainan kolaboratif, naratif-reflektif, dan dukungan sebaya ke dalam RPP PJOK akan menurunkan frekuensi bullying dan meningkatkan empati, tanggung jawab, serta kerja sama di kalangan siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan 25 informan, terdiri atas 5 guru PJOK, 5 guru kelas/Kepala Sekolah, dan 15 siswa kelas III–V. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif pasif, wawancara semi-terstruktur, fokus grup, serta dokumentasi foto dan video. Analisis data dilakukan dengan reduksi tematik, penyajian narasi deskriptif eksplisit, dan triangulasi antara hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memastikan keabsahan temuan. Hasil penelitian menggambarkan bahwa setelah implementasi MP-PKPB, frekuensi insiden bullying verbal dan relasional menurun secara signifikan, ditandai dengan berkurangnya laporan insiden harian dari area lapangan olahraga dan ruang istirahat. Deskripsi temuan juga menunjukkan peningkatan kesadaran siswa terhadap dampak perilaku bullying, perbaikan interaksi antarpeserta didik, serta penguatan nilai empati dan tanggung jawab dalam kegiatan jasmani. Guru melaporkan kemudahan dalam memfasilitasi refleksi nilai dan menerapkan strategi persuasif-reflektif ketika konflik muncul. Temuan ini mendukung hipotesis bahwa MP-PKPB efektif sebagai kerangka kerja praktis untuk pencegahan bullying dan pembentukan karakter. Implementasi model ini dapat menciptakan iklim sekolah yang lebih inklusif dan aman serta membentuk siswa yang kompeten secara fisik dan matang secara sosial-emosional.
Analisis Kecepatan Lari Jarak Pendek 50 Meter pada Siswa SMP Negeri 1 Sanrobone Kabupaten Takalar suwardi, Suwardi; Badaru, Benny; Nurhalisa S, Siti
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol. 9 No. 6 (2025): September
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif Deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Kecepatan Lari 50 Meter Pada Siswa SMP Negeri 1 Sanrobone Kabupaten Takalar.Populasinya adalah Siswa putra kelas IX di SMP Negeri 1 Sanrobone yang terdiri dari 3 kelas yang berjumlah 90 orang. Penarikan sampel ini menggunakan teknik purposive sampling jumlah sampel sebanyak 20 orang siswa SMP Negeri 1 Sanrobone. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan Hasil kecepatan lari jarak pendek 50 meter pada siswa SMP Negeri 1 Sanrobone Kabupaten Takalar adalah baik. Kecepatan Lari Jarak Pendek 50 Meter pada Siswa SMP Negeri 1 Sanrobone Kabupaten Takalar berkategori sangat baik 0 siswa atau 0%, baik 12 siswa atau 60%, cukup 7 siswa atau 35%, kurang 1 siswa atau 5% dan kurang sekali 0 siswa atau 0%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa Kecepatan Lari Jarak Pendek 50 Meter pada Siswa SMP Negeri 1 Sanrobone Kabupaten Takalar berkategori baik.
Peran Senam Aerobik terhadap Tumbuh Kembang Remaja Usia 18–20 Tahun: Kajian Fisik, dan Psikologis Arfanda, Poppy Elisano; Aprilo, Ians; Mappaompo, M. Adam; Arimbi; Nurulita, Retno Farhana
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol. 9 No. 6 (2025): September
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam aerobik terhadap tumbuh kembang remaja usia 18–20 tahun, khususnya pada aspek kebugaran jasmani dan tingkat stres. Remaja pada fase ini berada pada masa transisi penting menuju dewasa awal, di mana mereka menghadapi tantangan biologis, psikologis, dan sosial yang kompleks. Aktivitas fisik, khususnya senam aerobik, diyakini dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung keseimbangan perkembangan tersebut. Metode penelitian menggunakan desain quasi-eksperimen dengan model one group pre-test post-test design. Subjek penelitian adalah 36 mahasiswa perempuan berusia 18–20 tahun dari FIKK UNM, yang mengikuti program senam aerobik selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu dan durasi 50 menit setiap sesi. Intensitas latihan ditetapkan pada 50–75% HRmax. Instrumen pengukuran meliputi beep test untuk estimasi VO₂max dan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) untuk tingkat stres. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada VO₂max (t = 5,963; p < 0,001) dan penurunan signifikan pada skor PSS (t = –4,062; p < 0,001). Dengan demikian, senam aerobik terbukti tidak hanya memperbaiki aspek fisiologis berupa kebugaran jasmani, tetapi juga memberikan manfaat psikologis berupa penurunan tingkat stres. Temuan ini memperkuat bukti empiris bahwa senam aerobik layak dijadikan program intervensi kesehatan preventif dan promotif bagi remaja.
Efektivitas Permainan Tradisional Kucing Tikus Dalam Pembelajaran Penjas Terhadap Keterampilan Sosial dan Emosional Siswa SDN 01 Kaliombo Satria, M. Alfarizy Ananda; Efendi, Abdullah
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol. 9 No. 6 (2025): September
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas permainan tradisional kucing tikus dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani terhadap peningkatan keterampilan sosial dan emosional siswa kelas V di SDN 01 Kaliombo. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan teknik pengeumpulan data melalui kuesioner pretest-posttest. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen (VB) yang diberi perlakuan permainan kucing tikus dan kelas kontrol (VA) yang tidak diberi perlakuan. Instrumen yang digunakan adalah angket keterampilan sosial dan emosional. Hasil analisis menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Nilai rata-rata dari N-Gain keterampilan sosial kelas eksperimen sebesar 63,89% dan keterampilan emosional 74,09%, sedangkan kelas kontrol hanya 21,23% dan 30,78%. Hasil uji T memaparkan signifikansi < 0,05, yang berarti terdapat sebuah perbedaan yang cukup signifikan antara kedua kelas tersebut. Kesimpulannya, permainan tradisional kucing tikus cukup efektif meningkatkan keterampilan sosial dan ketersmpian emosional siswa, serta menciptakan suasana belajar menjadi menyenangkan dan interaktif.
Interaksi Metode Latihan dan Tingkat Lower Limb Power terhadap Peningkatan Kecepatan Tendangan Dollyo Chagi: Factorial Desing 2x2 Wathoni, Baiq Della Distin; Maulidin; Syarifoedin, Elya Wibawa; Muhaimin, Ali
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol. 9 No. 6 (2025): September
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Complex Training dan Resistance Band Training terhadap kecepatan tendangan dollyo chagi pada atlet junior Taekwondo dengan kategori power otot tungkai tinggi dan rendah. Desain penelitian menggunakan eksperimen faktorial 2×2 dengan 20 atlet putri berusia 15–17 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Kategori power otot tungkai ditentukan menggunakan Margaria-Kalamen Test. Subjek dibagi secara acak ke dalam empat kelompok perlakuan, masing-masing menjalani program latihan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Kecepatan tendangan dollyo chagi diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Dollyo Chagi Speed Test. Analisis data dilakukan dengan uji Shapiro-Wilk, Levene’s Test, Paired Sample T-Test, dan One Way ANOVA pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan secara signifikan meningkatkan kecepatan tendangan pada semua kategori power otot tungkai (p < 0,05). Complex Training memberikan peningkatan lebih besar pada atlet dengan power tinggi, sementara Resistance Band Training menunjukkan hasil yang lebih merata dan efektif pada atlet dengan power rendah. Analisis interaksi mengindikasikan adanya perbedaan respons berdasarkan kategori power, menegaskan pentingnya penyesuaian program latihan sesuai kondisi fisik awal atlet. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan Complex Training untuk atlet dengan power tinggi dan Resistance Band Training untuk atlet dengan power rendah, sebagai strategi peningkatan kecepatan tendangan yang terarah dan berbasis bukti.
Efektivitas Metode RICE pada Sprain Ankle Akut Pemain Sepak Bola: Pendekatan Retrospektif Liwaulhamdiah, Nur Aulia
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol. 9 No. 6 (2025): September
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the RICE method (Rest, Ice, Compression, Elevation) in healing acute ankle sprains in KONI Makassar City soccer players. The study used a non-experimental quantitative approach with a retrospective observational design. The sample consisted of 34 players selected using purposive sampling and instruments in the form of a 4-point Likert scale questionnaire to measure the application of the RICE method and the level of injury recovery. Data analysis was performed through validity, reliability, normality, multicollinearity, heteroscedasticity, and Spearman's rho correlation tests. Furthermore, the relationship between variables was analyzed using simple linear regression. The results showed a significant effect between the RICE method and the healing process of acute ankle sprains (p-value = 0.000 < 0.05). A correlation coefficient value of 0.603 indicates a fairly strong positive relationship, while a coefficient of determination (R²) value of 0.395 shows that the RICE method contributes 39.5% to injury healing. Thus, the RICE method has been proven effective in assisting the healing process of acute ankle sprains, although its effectiveness is still limited, requiring additional approaches for more optimal recovery results.
Modifikasi Media Pada Pembelajaran PJOK: Desain Faktorial 2x2 Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Berbasis Motivasi Komalasari, Mutiara; Kurniawan, Edi; Soemardiawan; Muhaimin, Ali
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol. 9 No. 6 (2025): September
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Physical Education (PJOK) learning in elementary schools often produces uneven results when relying on conventional media. This study aimed to test whether modified learning media improve learning outcomes compared to traditional media, assess the influence of learning motivation, and examine the interaction between the two. A 2×2 factorial quasi-experimental design was implemented with fifth-grade students, with two learning conditions (modified vs. conventional media) and two levels of motivation (high vs. low). Learning outcomes were comprehensively measured across cognitive (multiple-choice test), psychomotor (performance rubric), and affective (observation) domains, while motivation was measured using a questionnaire. A two-way ANOVA revealed a significant main effect of media: the modified media group outperformed the conventional group in all three domains. The main impact of motivation was also substantial, with highly motivated students achieving better. There was a media × motivation interaction: the superiority of modified media was most pronounced among highly motivated students, while providing a buffering effect for lower-motivated students. The findings were supported by game-based task design, audiovisual modeling, developmentally appropriate tool adaptations, teacher training, and safety procedures. It is concluded that when well designed and implemented, modified media is practical and feasible to improve the quality of PJOK learning in elementary schools.

Page 2 of 3 | Total Record : 25