cover
Contact Name
Rokimin
Contact Email
rokimin@darunnajah.ac.id
Phone
+6281282229598
Journal Mail Official
attathbiq.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jln. Sunan Kalijaga Timur 10. Kec. Larangan, Kota Tangeran, Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
At-Tathbīq: Journal of Education and Learning
Published by Cv. Kayaswara
ISSN : -     EISSN : 3109709X     DOI : https://doi.org/10.65097/jel.
At-Tathbīq: Journal of Education and Learning is a scientific journal dedicated to exploring contemporary issues in educational thought, with a particular focus on innovative and popular ideas and practices in the field of education. This journal not only delves into traditional and modern educational theories, but also examines the psychology of education, educational management, the role of technology in education, and the relationship between education and social sciences. Additionally, the journal engages with practical challenges and complexities related to the implementation of educational policies and practices, particularly within the context of Indonesia and other regions with similar educational landscapes. At-Tathbīq: Journal of Education and Learning invites contributions from scholars who specialize in education, as well as those from related disciplines such as sociology, psychology, and educational technology, to foster an interdisciplinary approach to addressing contemporary educational issues.
Articles 15 Documents
Implementasi Layanan Bimbingan Konseling dalam Meningkatkan Disiplin dan Motivasi Belajar di SMK Smart Ar-rahman Rahma Setika; Rahma Alfirdaus; Siti Nurfajriah Abdul Hadi; Ahmad Jauzy Al Faqih; Rahmania Revalina Baruta; Nur Aini Farida
At-Tathbīq: Journal of Education and Learning Vol. 1 No. 2 (2025): At-Tathbīq: Journal of Education and Learning (in press)
Publisher : CV. Kayaswara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the implementation of guidance and counseling (BK)services at SMART AR-RAHMAN Vocational School and its role in improvingacademic discipline and student learning motivation. The research method usedwas descriptive qualitative, with data collection techniques including observation,semi-structured interviews, and documentation. The results indicate that BKservices at the school are systematically implemented through individualcounseling, group counseling, classical guidance, and information services.Guidance and counseling teachers act as facilitators, motivators, and counselorsusing a humanistic approach that builds trust and maintains confidentiality. Closecollaboration between guidance and counseling teachers and Islamic ReligiousEducation teachers provides comprehensive character development, integratingstudents' psychological and spiritual aspects. Although guidance and counselingservices have a positive impact on discipline and learning motivation, challengesremain in the form of negative stigma among students who associate guidanceand counseling teachers with punishment. Implementing responsivecommunication strategies, understanding the characteristics of Generation Z,and utilizing social media are key solutions to improve the image of guidance andcounseling and enhance service effectiveness. This study recommends improvingsustainable guidance and counseling service planning and strengtheningcollaboration across teachers to support students' holistic development.
Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Praktik Bimbingan dan Konseling di SMP Islam Al-Fajar Bekasi Syibul Huda Ramadhan; Andi Muhammad Adnan Rabbani; Raihan Samsul Arifin; Ulpa Nurjanah; Zihan Amalia Saeful; Nur Aini Farida
At-Tathbīq: Journal of Education and Learning Vol. 1 No. 2 (2025): At-Tathbīq: Journal of Education and Learning (in press)
Publisher : CV. Kayaswara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi integrasi nilai-nilai Islam dalam layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di SMP Islam Al-Fajar, Kota Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi guru BK, kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, wali kelas, serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program BK di sekolah berfokus pada pengembangan pribadi dan sosial melalui kegiatan seperti penyambutan pagi, ikrar harian, program keputrian, serta layanan konseling individu dan kelompok. Guru BK secara aktif mengintegrasikan nilai-nilai Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis dalam membina kedisiplinan, kejujuran, dan pengendalian emosi siswa. Kolaborasi antara guru, kepala sekolah, dan orang tua turut mendukung efektivitas program, meskipun keterlibatan orang tua dan pengaruh lingkungan luar masih menjadi tantangan utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa layanan BK berbasis nilai Islam berkontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter religius dan kedisiplinan siswa, serta perlu penguatan pada aspek belajar dan karier agar sesuai dengan kerangka layanan BK yang komprehensif.
Implementasi Layanan Bimbingan dan Konseling di MTs Al-Istiqlal Karawang Suci Rahmayany; Alysa Nirmala Cita; Hana Fauziyah; Siti Latifah; Zakiyahtuz Zahra
At-Tathbīq: Journal of Education and Learning Vol. 1 No. 2 (2025): At-Tathbīq: Journal of Education and Learning (in press)
Publisher : CV. Kayaswara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana layanan Bimbingan dan Konseling (BK) diterapkan di MTs Al-Istiqlal Karawang dan menemukan masalah, dukungan, dan harapan untuk peningkatan. Metode deskriptif kualitatif yang digunakan, dengan wawancara dan observasi terhadap guru BK dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan BK dilaksanakan melalui layanan klasik, konseling individu, dan kelompok yang mencakup empat bidang utama: pribadi, sosial, belajar, dan karir. Program disesuaikan dengan kebutuhan siswa melalui angket. Dalam pelatihan karakter, wali kelas, guru mata pelajaran, OSIS, dan guru PAI menawarkan dukungan. Keterbatasan jumlah guru BK, yang menangani sekitar 160 siswa, merupakan masalah utama. Rasio antara guru dan siswa lebih besar dari yang ideal. Secara keseluruhan, layanan BK di MTs Al-Istiqlal Karawang berjalan baik; Namun, untuk menjadi lebih optimal, sumber daya harus ditingkatkan, metode interaktif harus ditambah, dan teknologi harus diinovasi.
Implementasi Layanan Bimbingan dan Konseling di SMAN 3 Karawang Mutia Nurnabilla; Ramadhan Dwi Saputra; Reva Fadhillah; Safira Nur Azizah; Nur Aini Farida
At-Tathbīq: Journal of Education and Learning Vol. 1 No. 2 (2025): At-Tathbīq: Journal of Education and Learning (in press)
Publisher : CV. Kayaswara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Guidance and Counseling (BK) services are an integral part of the education system that function to assist students in developing their potential, adapting to their environment, and overcoming personal, social, academic, and career-related problems. According to Prayitno (2004) and Tohirin (2011), BK services encompass the functions of understanding, prevention, alleviation, and development, all of which aim to support students’ optimal growth and development. This study aims to examine the implementation of BK services at SMAN 3 Karawang and to identify the obstacles and challenges faced by BK teachers in carrying them out. The research employed a descriptive qualitative method, with data collected through direct observation and interviews with BK teachers and eleventh-grade students. The findings show that the implementation of BK services at SMAN 3 Karawang has been running quite well. BK teachers have provided various types of services, such as individual counseling, group counseling, and informational services, which have had a positive impact on students, particularly in overcoming learning difficulties and social problems. However, several challenges remain, including an imbalance between the number of BK teachers and students, limited time and facilities, and negative perceptions among some students regarding the role of BK services. Overall, the implementation of BK services at SMAN 3 Karawang aligns with educational objectives, namely supporting students’ holistic development across personal, social, academic, and career domains. To improve service effectiveness, it is recommended that the school enhance facilities, increase the number of BK teachers, and intensify socialization regarding the role and benefits of BK services among the school community. ABSTRAK Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) merupakan bagian integral dari sistem pendidikan yang berfungsi membantu peserta didik dalam mengembangkan potensi diri, menyesuaikan diri dengan lingkungan, serta mengatasi berbagai permasalahan pribadi, sosial, akademik, maupun karier. Berdasarkan teori Prayitno (2004) dan Tohirin (2011), layanan BK mencakup fungsi pemahaman, pencegahan, pengentasan, dan pengembangan, yang secara keseluruhan bertujuan mendukung perkembangan peserta didik secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi layanan BK di SMAN 3 Karawang, serta mengidentifikasi kendala dan tantangan yang dihadapi guru BK dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung dan wawancara terhadap guru BK serta siswa kelas XI. Hasil observasi menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan BK di SMAN 3 Karawang telah berjalan cukup baik. Guru BK telah melaksanakan berbagai bentuk layanan seperti konseling individu, konseling kelompok, dan layanan informasi yang memberikan dampak positif bagi siswa, terutama dalam mengatasi kesulitan belajar dan permasalahan sosial. Namun demikian, pelaksanaan layanan masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan jumlah guru BK dibandingkan jumlah siswa, keterbatasan waktu dan fasilitas, serta persepsi negatif sebagian siswa terhadap fungsi BK. Secara keseluruhan, implementasi layanan BK di SMAN 3 Karawang sudah berjalan sesuai dengan tujuan pendidikan, yaitu membantu siswa berkembang secara menyeluruh baik dari aspek pribadi, sosial, akademik, maupun karier. Untuk meningkatkan efektivitas layanan, disarankan agar sekolah memperkuat dukungan fasilitas, menambah tenaga BK, serta meningkatkan sosialisasi mengenai peran dan manfaat BK kepada seluruh warga sekolah.
Efektivitas Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Islam Terpadu: Studi Kasus di SMPIT Mentari Ilmu Reza Maulana; Raihan Luluil Marjan; Ratu Thalita; Rafli Ramadan; Nur Khalishah; Ahdan Muhammad Fazri; Nur Aini Farida
At-Tathbīq: Journal of Education and Learning Vol. 1 No. 2 (2025): At-Tathbīq: Journal of Education and Learning (in press)
Publisher : CV. Kayaswara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di SMPIT Mentari Ilmu dalam mendukung perkembangan siswa secara akademik, sosial, dan spiritual. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan BK telah berjalan dengan baik dalam membimbing siswa, meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan tenaga guru BK serta kurangnya sosialisasi layanan kepada siswa. Analisis data menunjukkan bahwa 70% siswa memahami keberadaan layanan BK, namun hanya 45% yang aktif memanfaatkannya. Faktor utama yang memengaruhi efektivitas layanan adalah dukungan sekolah, peran wali kelas, serta keterlibatan orang tua. Kesimpulannya, layanan BK di sekolah SMP IT Mentari Ilmu efektif dalam membentuk karakter dan memberikan bimbingan holistik apabila diintegrasikan dengan nilai-nilai Islam dan pendekatan partisipatif antara guru, siswa, dan orang tua. Oleh karena itu, penelitian ini juga menegaskan bahwasannya pentingnya suatu evaluasi yang di lakukan secara berkala terhadap program BK agar layanan yang diberikan tetap sesuai dengan kebutuhan perkembangan siswa. Selain itu juga, peningkatan kompetensi konselor melalui pelatihan berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat kemampuan mereka dalam menghadapi berbagai dinamika siswa di sekolah. Dengan demikian, layanan BK dapat terus berkembang dan memberikan dampak yang optimal terhadap pembentukan karakter serta peningkatan kesejahteraan belajar di lingkungan sekolah.

Page 2 of 2 | Total Record : 15