cover
Contact Name
A.A. Ketut Sriasih
Contact Email
agungsri_asih@yahoo.com
Phone
+62361-412971
Journal Mail Official
publikasi@triatmamulya.ac.id
Editorial Address
Jl. Kubu Gunung, Tegal Jaya, Dalung, Kuta Utara Badung - Bali
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Journal Research of Management
ISSN : -     EISSN : 27164381     DOI : https://doi.org/10.51713/jarma.2025.7177
Core Subject : Economy, Social,
Journal Research of Management (JARMA) merupakan wadah informasi berupa hasil penelitian, studi kepustakaan, gagasan, aplikasi teori dan kajian analisis kritis dibidang Ekonomi & Bisnis umumnya dan publikasi penelitian dosen dan mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Triatma Mulya khususnya.
Articles 62 Documents
Pengaruh Budaya Organisasi, Komunikasi, Dan Work-Life Balance Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Pt. Bpr Gisawa, Bali) Luh Meira Khirana Dewi; Dewiwati Sujadi
Journal Research of Management Vol. 7 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51713/jarma.2025.7176

Abstract

This study aims to determine and analyze the influence of organizational culture, communication, and worklife balance on employee performance at PT BPR Gisawa, Bali. The research method used is a quantitative method with a sample of 44 employees. The data analysis techniques used are descriptive analysis, data instrument testing, classical assumption testing, multiple linear regression analysis, t-test analysis, and beta coefficient analysis. The results of the analysis show a regression model of Y = 13.856 + 0.186 X1 + 0.175 X2 + 0.193 X3. From the results of this study it can be concluded that 1) organizational culture has a positive and significant effect on employee performance at PT BPR Gisawa, Bali 2) organizational culture has a positive and significant effect on employee performance at PT BPR Gisawa, Bali 3) worklife balance has a positive and significant effect on employee performance at PT BPR Gisawa, Bali 4) Work-life balance variables have a dominant influence on employee performance at PT BPR Gisawa, Bali, this can be seen in the Standardized Coefficients Beta of 0.390, organizational culture variables of 0.338 and communication variables of 0.325. The implementation that can be given from this study is for the management of PT BPR Gisawa to pay more attention to corporate culture, openness and adjustment of employee working hours.
Peran Komitmen Organisasi Sebagai Mediator Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Di Fitness Plus Kota Denpasar I Gusti Ayu Panca Dewi; I Komang Oka Permadi; Via Lailatur Rizki; Novy Fitria
Journal Research of Management Vol. 7 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51713/jarma.2025.7177

Abstract

Keberadaan tenaga kerja memiliki posisi yang esensial dalam sebuah organisasi maupun perusahaan. Pengembangan kualitas sumber daya manusia menjadi isu strategis dalam menghadapi tantangan globalisasi dewasa ini. Keberhasilan suatu perusahaan sebagian besar ditentukan oleh kinerja karyawannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kontribusi komitmen organisasi sebagai variabel yang menjembatani pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan di Fitness Plus di Kota Denpasar. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh karyawan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan pendekatan nonprobabilitas melalui metode sampel jenuh (sensus), yang berarti seluruh populasi sebanyak 60 individu menjadi responden. Metode analisis jalur (path analysis) digunakan menilai kebenaran hipotesis yang telah disusun, dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS untuk menganalisis data yang terkumpul. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kompetensi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi. Namun, kompetensi tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, komitmen organisasi juga tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja, serta belum mampu menjadi mediator antara kompetensi dan performa pegawai.