cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30907594     EISSN : 30907608     DOI : https://doi.org/10.57235
JPKP : Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran dengan nomor ISSN terdaftar 3090-7594 (Cetak - Print) dan 3090-7608 (Online - Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JPKP : Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup Pendidikan. JPKP : Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan April dan Oktober.
Articles 39 Documents
Analisis Metode Pembelajaran Pendidikan Pancasila yang Menarik dan Interaktif di Sekolah Fauzi Muhamad Rizqi; T Heru Nurgiansah
Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpkp.v1i2.7039

Abstract

Pendidikan Pancasila mempunyai peran penting dalam membentuk karakter dan identitas kebangsaan para siswa. Namun, pada kenyataannya pelajaran mengenain Pancasila sering dianggap membosankan, karena memiliki cara penyampaian yang cenderung hanya teoritis dan terkesan monoton. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pembelajaran Pendidikan Pancasila yang lebih menarik dan interaktif yang ada di sekolah. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan secara kualitatif dari jurnal terpilih, dilengkapi adanya observasi sederhana terhadap cara mengajar atau praktik guru di kelas. Hasil yang didapatkan bahwa media dengan media, sperti kuis , game yang edukatif, video animasi, serta multimedia yang berdiferensiasi dapat meningkatkan minat, keikutsertaan, dan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Oleh karena itu, dengan beberapa media interaktif yang disatukan dalam satu model pembelajaran dapat menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi kebosanan siswa sekaligus bisa menambah wawasan para siswa untuk memahami nilai-nilai Pancasila yang terkandung di dalamnya.
Studi Etnobotani Minuman Bandrek (Tabbar) Khas Batak Toba Findi Septiani; Anisali Panjaitan; Judika Agnesia Purba; Yolanda Dealova Sihite; Donna Ariesta Sinaga; Ester Tania Monita Silalahi; Adel Dwi Nita Silalahi; Cicik Suriani
Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpkp.v1i2.7312

Abstract

Minuman tradisional Tabbar (bandrek khas Batak Toba) merupakan warisan budaya yang masih dikonsumsi secara turun-temurun dan dipercaya memiliki khasiat bagi kesehatan, khususnya sistem ekskresi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai etnobotani Tabbar, proses peracikan tradisional, serta manfaat kesehatannya menurut pengalaman empiris masyarakat Batak Toba. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur kepada peramu dan konsumen Tabbar, serta observasi langsung proses pembuatannya. Data dianalisis secara tematik dengan triangulasi untuk memastikan keabsahan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tabbar diramu dari jahe merah (Zingiber officinale), lada (Piper ningrum), kayu manis (Cinnamomum burmannii), serai (Cymbopogon citratus), lengkuas (Alpinia galanga), cengkeh (Syzygium aromaticum), dan gula merah. Masyarakat meyakini minuman ini dapat melancarkan peredaran darah, memperbaiki metabolisme, membantu pengeluaran zat sisa melalui urin dan keringat, serta mengurangi keluhan pada saluran kemih. Analisis etnobotani menunjukkan adanya kandungan bioaktif seperti gingerol, alkaloid, flavonoid, dan minyak atsiri yang berpotensi mendukung fungsi ginjal dan kesehatan tubuh. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Tabbar bukan sekadar minuman tradisional, tetapi juga bagian dari identitas budaya Batak Toba yang menyatukan aspek kesehatan, kearifan lokal, dan nilai sosial. Temuan ini membuka peluang penelitian farmakologis lanjutan serta pengembangan Tabbar sebagai produk herbal tradisional dalam kesehatan modern.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Identitas Nasional Mahasiswa di Era Digital dan Globalisasi Amelia Anggi Owein Bintang; Asini Rohana Silaban; Nazwa Andjani; Wahyu Renaldi Siahaan; Julia Ivanna
Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpkp.v1i2.7258

Abstract

Media sosial saat ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi dan hiburan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan opini publik dan identitas nasional mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap identitas nasional mahasiswa Indonesia di tengah arus globalisasi dan digitalisasi. Metode penelitian menggunakan studi literatur dari berbagai artikel dan jurnal ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial berperan ganda: di satu sisi dapat memperkuat identitas nasional melalui penyebaran konten kebangsaan, pelestarian bahasa indonesia, dan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan nasional; namun di sisi lain juga berpotensi melemahkan identitas nasional akibat penetrasi budaya asing, penyebaran hoaks, dan rendahnya literasi digital. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya literasi digital dan nasionalisme digital sebagai strategi untuk menjaga identitas nasional mahasiswa di era globalisasi.
Membangun Integritas Akademik dan Data: Memahami, Menghindari, dan Mencegah Plagiarisme dalam Penulisan Akademik Arnila Pili; Alda Khafifah; Eveline Stephani; Taestin G Siboro; Nazwa Gadisa; Tri Indah Prasasti; Sri Ulina Br Sembiring
Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpkp.v1i2.7229

Abstract

Plagiarisme telah menjadi masalah krusial yang dapat merusak kepercayaan dan reputasi lembaga pendidikan. Makalah ini bertujuan untuk membahas permasalahan tersebut dengan mengeksplorasi risiko yang terkait dengan plagiarisme serta menguraikan strategi untuk memperkuat integritas akademik. Tujuan penelitian ini adalah menekankan tanggung jawab baik institusi maupun individu dalam mencegah praktik menulis yang tidak etis.Dengan menggunakan pendekatan tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis buku, jurnal, dan laporan resmi yang membahas plagiarisme serta etika ilmiah. Melalui metode ini, penelitian mengidentifikasi tidak hanya tantangan dalam menjaga keaslian karya, tetapi juga alat dan upaya edukatif yang diperlukan untuk meminimalkan plagiarisme. Temuan menunjukkan bahwa peningkatan kesadaran dan penyediaan panduan yang jelas merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas penulisan akademik.Langkah efektif termasuk mengintegrasikan pelajaran tentang etika menulis ke dalam kurikulum, mendorong penggunaan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme, serta membangun budaya yang menghargai orisinalitas dan kejujuran intelektual. Selain peraturan institusi, komitmen pribadi memiliki peran menentukan dalam memastikan karya akademik tetap autentik. Kesimpulannya, penelitian ini menekankan bahwa membangun integritas akademik membutuhkan upaya yang seimbang: institusi harus menyediakan kebijakan dan sumber daya yang mendukung, sementara individu harus tetap bertanggung jawab atas tulisan mereka. Wawasan ini dimaksudkan sebagai panduan praktis bagi universitas dan peneliti dalam mengembangkan strategi pencegahan plagiarisme yang efektif serta meningkatkan kredibilitas karya akademik secara keseluruhan.
Pengaruh Pembelajaran Inquiry Menggunakan Google Form Terhadap Hasil Belajar Siswa Fahri Andik Putra
Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Vol 1, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpkp.v1i1.6086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Inquiry menggunakan Google Form terhadap hasil belajar mata pelajaran simulasi dan komunikasi digital kelas X Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di SMK Negeri 9 Padang, Jl. Bundo Kanduang No. 18 Padang Barat kelas X jurusan Kuliner pada semester ganjil Tahun ajaran 2018/2019, diperoleh nilai rata-rata akhir pada kelas eksperimen yang diberikan pembelajaran dengan model Inquiry sebesar 88,78 dan kelas kontrol yang diberikan pembelajaran menggunakan metode konvensional sebesar 77,19. Hasil pengujian = 8,5221, untuk = 2,381 sehingga diperoleh (8,52212,381. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti bahwa terdapat pengaruh positif penerapan model pembelajaran Inquiry menggunakan Google Form terhadap hasil belajar mata pelajaran simulasi dan komunikasi digital kelas X SMK Negeri 9 Padang semester ganjil tahun ajaran 2018/201
Pengembangan Media Powerpoint Interaktif Dalam Pembelajaran IPAS Materi Mengenal Jenis Hewan di Kelas III MI AL Huda Ploso Pacitan Okta Shofwatul Husna; Bakti Sutopo; Suryatin
Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpkp.v2i2.9033

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan media PowerPoint interaktif pada pembelajaran IPAS materi mengenal jenis hewan di kelas III MI Al Huda Ploso Pacitan, dan mendeskripsikan kelayakan media PowerPoint interaktif yang dikembangkan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran IPAS yang masih didominasi penggunaan buku paket dan metode ceramah sehingga siswa kurang antusias dan mengalami kesulitan dalam memahami materi mengenal jenis hewan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi validator ahli media, validator ahli materi, guru kelas III, 5 siswa kelas IIIA dan 5 siswa kelas IIIB pada uji coba kelompok kecil, serta 22 siswa kelas IIIB pada uji coba kelompok besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PowerPoint interaktif berhasil dikembangkan melalui lima tahap model ADDIE. Hasil validasi ahli media diperoleh kategori sangat layak, sedangkan hasil validasi ahli materi memperoleh kategori layak. Respons siswa pada uji coba kelompok besar memperoleh kategori sangat menarik, sedangkan respons guru memperoleh kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media PowerPoint interaktif yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat layak dan sangat menarik, sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran IPAS materi mengenal jenis hewan di kelas III MI Al Huda Ploso Pacitan.
Pembelajaran Berbasis Gamifikasi Untuk Meningkatkan Motivasi Siswa pada Materi Bola Voli di SMA Negeri 6 Pekanbaru Ridatul Husna; Hirja Hidayat; Rola Angga Lardika
Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpkp.v2i2.9164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan pembelajaran berbasis gamifikasi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi bola voli di SMA Negeri 6 Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 45 siswa kelas X.2 SMA Negeri 6 Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi belajar, lembar observasi keterlibatan siswa, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil setiap siklus berdasarkan persentase pencapaian indikator motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis gamifikasi mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Peningkatan tersebut terlihat dari bertambahnya antusiasme, partisipasi aktif, kerja sama, tanggung jawab, dan ketekunan siswa selama mengikuti pembelajaran bola voli. Selain itu, hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan siswa dari siklus I ke siklus II sehingga target keberhasilan tindakan dapat tercapai. Dengan demikian, pembelajaran berbasis gamifikasi terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi bola voli di SMA Negeri 6 Pekanbaru.
Academic Procrastination and Sustainable Educational Development among Students with Hearing Impairment Niranjan Kumar
Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpkp.v2i2.9174

Abstract

Academic procrastination is a serious obstacle to academic participation, self-regulated learning and sustainable educational development among students with hearing impairment. The present study focused on academic procrastination, task management, and academic engagement and self-regulated learning among students with hearing impairment and the effectiveness of an action-oriented intervention on sustainable learning practices. A descriptive action research design was adopted. 26 students were selected by purposive sampling from Maa Shravanvani School for the Hearing & Speech Divyang, Palanpur, Gujarat. Data were collected through semi-structured interviews, academic progress logs and structured quantitative indicators and analyzed using descriptive statistics, Pearson’s correlation, thematic analysis, and pre–post comparison. Findings indicated the moderate-to-high level of academic procrastination (M = 3.54, SD = 0.68), while task management (M = 2.91), self-regulated learning (M = 2.98), and academic engagement (M = 3.26) were moderate. The most common challenges observed were delayed assignment initiation (69.2%) and difficulty in keeping up with deadlines (61.5%). Academic procrastination was significantly and negatively correlated with self-regulated learning (r = −0.62, p < .001), task management (r = −0.58, p = .002), sustainable learning practices (r = −0.51, p = .008), academic engagement (r = −0.47, p = .015), and academic performance (r = −0.44, p = .025). After the intervention, procrastination reduced from 3.54 to 2.87, along with improvements in task management, self-regulation, engagement, and sustainable learning practices. The results emphasize the necessity of the provision of accessible instruction, visual task planning, self-monitoring and structured educational support to promote independent and sustainable learning for students with hearing impairment.
Academic Procrastination as a Barrier to Sustainable and Inclusive Education for Students with Hearing Impairment Niranjan Kumar
Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpkp.v2i2.9175

Abstract

This study examines academic procrastination as a significant barrier to sustainable and inclusive education among students with hearing impairment. Academic procrastination—delaying assignments, examination preparation, and other learning responsibilities—can reduce academic engagement, achievement, confidence, and long-term educational participation. Students with hearing impairment may be particularly vulnerable because of communication barriers, limited access to instructional content, inadequate assistive technology, insufficient teacher support, and feelings of social isolation. Using a descriptive research approach, the study explores the level of academic procrastination and its relationship with task management and academic engagement among students with hearing impairment. The findings indicate a moderate-to-high level of procrastination, accompanied by moderate task-management skills and comparatively limited academic engagement. Delayed academic behaviour appears to be associated with difficulties in understanding instructions, managing time, accessing learning resources, and seeking timely assistance. These challenges undermine the principles of inclusive education by restricting equitable participation and may threaten educational sustainability by increasing the risk of poor performance, disengagement, and discontinuation of studies. The study highlights the need for accessible classroom communication, sign-language support, captioned digital resources, assistive technologies, structured academic schedules, counselling, peer mentoring, and individualized guidance. Teachers should also adopt flexible, inclusive, and motivating instructional practices that strengthen students’ self-regulation and sense of belonging. Addressing academic procrastination through coordinated institutional and pedagogical interventions can promote equitable learning opportunities, sustained academic participation, and the successful inclusion of students with hearing impairment.

Page 4 of 4 | Total Record : 39