cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umku.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 20884451     EISSN : 24429902     DOI : doi.org/10.26751/jikk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan contributes to the dissemination of information related to nursing and midwifery research and evidence-based study on nursing and midwifery issues. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing and midwifery areas such as Nursing Education, Midwifery Education, Clinical Practice in Nursing and Midwifery, Nursing and Midwifery Community Health Care, Management and Health System, Health Informatics, and Transcultural Nursing and Midwifery. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan is committed to communicating and being open to the discussion of ideas, facts, and issues related to health across a wide range of disciplines. The journal accepts original research articles and synthesized literature that use the quantitative, qualitative, or mixed-method approach. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan adheres to journalistic standards that require transparency of real and potential conflicts of interest that authors and editors may have. It follows publishing standards set by the International Committee of Medical Journal Editors (ICMJE), the World Association of Medical Editors (WAME), and the Committee on Publication Ethics (COPE). Letters and commentaries about our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a blind peer-review process according to appropriate criteria.
Articles 530 Documents
ANALISIS HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN PENYAKIT INFEKSI PADA ANAK BALITA DI POSYANDU WILAYAH PUSKESMAS COLOMADU I Reni Puspita Sari; Kurnia Agustin
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1596

Abstract

Abstrak Gizi menjadi bagian yang sangat penting dalam pertumbuhan balita. Gizi di dalamnya memiliki keterkaitan yang sangat erat hubungannya dengan kesehatan, apabila terkena defisiensi gizi maka kemungkinan besar sekali anak akan mudah terkena infeksi (Siddiq, 2018). Masalah gizi pada balita cukup tinggi ditemukan pada semua indikator dengan pengukuran antropometri. Gizi buruk menyebabkan mudahnya terjadi infeksi karena daya tahan tubuh yang menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetaahui hubungan status gizi dengan kejadian penyakit infeksi pada anak balita di Posyandu Wilayah Puskesmas Colomadu I. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik. Populasi penelitian ini adalah adalah semua batita di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Colomadu I (Posyandu Desa Malangjiwan, Posyandu Trowangsan, Posyandu Perum GPI Klegen). Teknik pengampilan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah “Purposive Sampling”.  Analisis data menggunakan chi kuadrat (X2). Hasil penelitian diperoleh nilai chi kuadrat hitung (17.696) chi kuadrat tabel (5.991) dengan probabilitas sebesar 0,000 0,05, sehingga dapat diambil kesimpulan terdapat hubungan antara hubungan status gizi dengan kejadian penyakit infeksi pada anak balita.   Kata kunci : Status gizi, Infeksi, balita  Abstract Nutrition is a very important part in the growth of toddlers. The nutrition in it has a very close relationship with health, if there is a nutritional deficiency it is very likely that the child will be susceptible to infection (Siddiq, 2018). Nutritional problems in toddlers are quite high in all indicators using anthropometric measurements. Malnutrition makes it easy for infections to occur due to decreased immune system. The purpose of this study was to determine the relationship between nutritional status and the incidence of infectious diseases in children under five at the Posyandu in the Colomadu I Health Center. The research method used in this study was observational analytic. The population of this study were all toddlers in the Posyandu working area of the Colomadu I Health Center (Posyandu Desa Malangjiwan, Posyandu Trowangsan, Posyandu Perum GPI Klegen). The sampling technique used in this study is "Purposive Sampling". Data analysis using chi squared (X2). The results of the study obtained a calculated chi squared value (17,696) chi squared table (5,991) with a probability of 0.000 0.05, so it can be concluded that there is a relationship between nutritional status and the incidence of infectious diseases in children under five.  Keywords: Nutritional status, infection, toddlers
HUBUNGAN TIPE PENGASUHAN ORANG TUA TERHADAP PERILAKU SOSIAL REMAJA USIA SEKOLAH DENGAN INTELLECTUAL DISABILITY DI SALATIGA Rosdeliartha Samosir; Yulius Yusak Ranimpi; Dary Mariana
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v9i1.299

Abstract

Abstrak Intellectual disability adalah kondisi sebelum usia 18 tahun yang ditandai dengan rendahnya tingkat kecerdasan (memiliki nilai IQ di bawah 70), tidak cakap dalam mengolah kata dan sulit beradaptasi dalam beraktivitas di kehidupan sehari-hari. Keadaan tersebut akan mempengaruhi mereka ketika berperilaku dalam lingkungan sosialnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tipe pengasuhan orang tua terhadap perilaku sosial remaja usia sekolah  dengan  intellectual disability. Metode dalam penelitian ini menggunakan tipe penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasi.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi yang kemudian dianalisa menggunakan uji Pearson. Hasil uji Pearson diperoleh nilai signifikan antara tipe pengasuhan orangtua terhadap perilaku remaja di sekolah sebesar 0,885 sedangkan nilai signifikan antara tipe pengasuhan orangtua terhadap perilaku remaja anak di lingkungan rumah sebesar 0,532. Penelitian ini menunjukan tidak ada hubungan antara tipe pengasuhan orang tua terhadap perilaku sosial anak dengan intellectual disability di Salatiga.Kata kunci: intellectual disability, tipe pengasuhan, perilaku sosial Abstract Intellectual disability is a condition before the age of 18 years characterized by a low level of intelligence (has an IQ score below 70), not proficient in word processing and difficult to adapt in activities in everyday life. The situation will affect them when behaving in their social environment. The purpose of this study was to determine the relationship between parenting type of social behavior of school age teenagers with intellectual disability. Methods in this study using the type of quantitative research with the type of descriptive correlation research. Data collection techniques conducted by using questionnaires and observations are then analyzed using Pearson test. Pearson test results obtained significant value between the types of parenting to the behavior of teenagers in school by 0.885 while the significant value between the types of parenting to the behavior of teenagers in the home environment of 0.532. This study showed no relationship between parenting type of social behavior of children with intellectual disability in Salatiga. Keywords: intellectual disability, nurture type, social behavior 
GAMBARAN DAN FAKTOR DOMINAN HAMBATAN LATIHAN FISIK PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Sukamto Sukamto; Diana Tri Lestari; Edi Wibowo Suwandi
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2872

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 merupakan salah satu penyakit mengancam kesehatan dunia ditandai dengan peningkatan jumlah kadar gula dalam darah yang menjadi faktor mematikan dimasyarakat. Hal ini disebabkan karena gejala yang tinggi, komplikasi jangka panjang dan kurangnya latihan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan faktor dominan hambatan latihan fisik pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di RST dr. Soetarto Yogyakarta.Penelitian ini merupakan deskriptif dengan desain cross sectional. Penelitian diikuti oleh 42 responden yang menderita diabetes mellitus tipe 2 di RST dr. Soetarto Yogyakarta dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menyebar kuesioner Barries to being active quiz, Diaebetes self-management questionnaire dan fasilitas. Uji analisa data menggunakan Uji chi square dilanjutkan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian uji secara chi-square diketahui nilai p-value motivasi 0.0110.05 dan fasilitas 0.0170.05 serta uji secara regresi linear berganda diketahui bahwa nilai motivasi -0.589 artinya apabila motivasi meningkat maka hambatan latihan fisik akan menurun sebesar 0.589 (58,9%) dan nilai fasilitas -0.542 artinya apabila fasilitas meningkat maka hambatan latihan fisik akan menurun sebesar 0.542 (54,2%). Kesimpulan penelitian ini adalah faktor yang paling dominan terhadap hambatan latihan fisik pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di RST dr. Soetarto Yogyakarta adalah Motivasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi wawasan dan informasi bagi penderita diabetes mellitus tipe 2.
KEJADIAN CEDERA PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR: STUDI DESKRIPTIF Usman Usman; Almumtahanah Almumtahanah; Uji Kawuryan; wuriani wuriani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.831

Abstract

AbstrakSetiap tahunnya angka kejadian cedera pada anak usia Sekolah Dasar selalu mengalami peningkatan secara dramatis. Kejadian cedera tersebut disebabkan oleh factor internal maupun factor eksternal salah satunya adalah di lingkungan Sekolah. Lingkungan Sekolah yang kurang baik, maka Anak akan mengalami resiko tinggi cedera. Dampak cedera yang paling parah yang akan ditimbulkan adalah kecacatan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiko kejadian cedera pada Anak usia Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan kuota sampling yang dilakukan pada bulan Januari 2020 dengan jumlah sampel sebanyak 250 siswa yang terbagi atas 125 siswa di SDN 11 Terentang Kubu Raya dan 125 siswa di SDIT Almumtas Pontianak. instrument penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis menggunakan deskriptif frekuensi dengan SPSS versi 15. Hasil penelitian pada tingkatan cedera, siswa laki-laki mengalami cedera berat sebanyak 16.8% dan anak perempuan sebanyak 4.4%. Jenis cedera yang paling banyak dialami adalah luka gores sebanyak 26.7% pada siswa laki-laki dan 42.3% pada siswa perempuan. Simpulan penelitian ini adalah masih ada siswa Sekolah Dasar yang mengalami cedera berat, baik siswa laki-laki maupun siswa perempuan.Kata Kunci: Cedera Fisik, Anak Usia Sekolah, Sekolah Dasar AbstractEvery year the incidence of injuries in elementary school, children has always increased dramatically. The injury caused by internal and external factors, one of which is in the School environment. The school is bad  environment, then the child will experience a high risk of injury. The most severe impact of injury that will be caused is a disability in children. This study aims to determine the picture of the risk of injury in elementary school to children. The research method used is descriptive cross sectional approach. Sampling Technique  used a quota sampling conducted in January 2020 with a total sample of 250 students divided into 125 students at SDN Terentang Kubu Raya and 125 students at SDIT Almumtas Pontianak. This research instrument used a questionnaire. Analysis used descriptive frequency with SPSS version 15. The results of the study at the level of injury, male students suffered severe injuries as much as 16.8% and girls as much as 4.4%. The most common type of injury was scratches as much as 26.7% in male students and 42.3% in female students. The conclusion of this study is there are still elementary school students who have suffered serious injuries, both male and female students. Keywords: Physical Injury, Child School, Elementary School
THE INFLUENCE OF THE “ ANAKKU” HEALTH MODULE AS AN EDUCATIONAL MEDIUM FOR MOTHERS WHO HAVE TODDLERS ON THE USE OF KIA BOOKS IN THE KARANGANYAR HEALTH CENTER WORK AREA IN TASIKMALAYA CITY Tatu Septiani Nurhikmah; Meti Patimah; Alpia Sugandi
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1611

Abstract

The low participation of the community and the lack of health facilities greatly affect the information and education function of kia books. in order for health information to be accepted by all residents in various regions, there needs to be a role for the community, especially mothers of babies and toddlers. this child health module helps midwives educate toddler mothers.The purpose of this study is to find out the influence of child health modules as an educational medium for mothers who have toddlers on the use of kia books. the study used a quasi-experimental method with the group's pre- and post-test approaches. the primary data type, population and sample of all mothers who have toddlers in the new coral health center of tasikmalaya city as many as 720 people. criteria for inclusion of mothers who have kia books, can communicate well, are willing to be respondents. the samples in this study used simple random sampling techniques. the data obtained is then processed reliability measurement reliability test using cronbach alpha. a variable is said to be reliable if it gives a cronbach alpha value of 0.7. hypothesis analysis test using paired test. there is an influence of providing education using the child health module with the use of kia books by mothers who have toddlers p value 0,000. the results of this study are expected that health workers always provide education for toddler mothers when going to posyandu and conducting a comfort check with the guidance in the kia book.
UPAYA MENURUNKAN KECACATAN PADA PENDERITA KUSTA MELALUI KEPATUHAN TERHADAP PENGOBATAN DAN DUKUNGAN KELUARGA Indanah Indanah; Tri Suwarto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kusta  merupakan  penyakit kronik  yang    menyerang  syaraf  tepi,  kulit  dan  organ  tubuh manusia.Penyakit kusta  masih  menimbulkan stigma dari masyarakat, sehingga penderita kusta  menderita tidak hanya  karena penyakitnya saja, tetapi juga dijauhi dan dikucilkan oleh  masyarakat. Stigma  masyarakat timbul karena  resiko  kecacatan  yng  ditimbulkan  oleh  kusta.  Kecacatan,  proses  penyembuhan  dan  dampak sosial terhadap  penyakit  kusta  ini  sedemikian  besarnya,  sehingga  menimbulkan  masalah  kesehatan  yang  sangat mendalam.  Dampak  yang  timbul  karena  penyakit  kusta  dapat  diminimalkan  jika  adanya  dukungan  keluarga yang  optimal  terhadap  proses  pengobatan  pada  pasien  kusta. Tujuan  dari  penelitian  adalah    mengetahui hubungan antara  kepatuhan  terhadap  pengobatan  dan  dukungan  keluarga  dengan  tingkat  kecacatan  penderita kusta. Jenis Penelitian   adalah deskriptif  korelasi dengan  pendekatan cross  sectional. Populasi  dalam penelitian  ini  adalah  penderita  kusta  di  wilayah  X  sejumlah 52  orang,   dengan  teknik  pengambilan  sampel menggunakan  total  populasi.  Instrumen  yang  digunakan  untuk  mengidentifikasi  dukungan  keluarga menggunakan  kuesioner  yang  telah  valid  dan  reliabel  dan  menggunakan  instrumen cacat/ prevention of disability (POD) dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara kepatuhan terhadap pengobatan dengan  kecacatan penderita kusta (p = 0,0040; α = 0,036) dan ada hubungan anatar dukungan  keluarga dengan kecacatan pada penderita  kusta  dengan  (p  =0,0040;  α  =  0,036).    Penelitian  ini  merekomendasikan  untuk  meningkatkan dukungan dari keluarga untuk meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan sehingga mampu mencegah dan menurunkan tingkat kecacatan pada penderita kusta.
HUBUNGAN TINGKAT AKTIFITAS DENGAN HERNIA DI RS ISLAM ARAFAH REMBANG Umi Faridah; Dewi Hartinah; Nuning Nindiawaty
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i1.730

Abstract

HUBUNGAN TINGKAT AKTIFITAS DENGAN HERNIA DI RS ISLAM ARAFAH REMBANGABSTRAKLatar Belakang : Hernia merupakan kasus bedah digestif terbanyak setelah apendisitis. Hernia merupakan penonjolan isi suatu rongga melalui defek atau bagian lemah dari dinding rongga yang bersangkutan. Hernia terdiri atas cincin, kantong dan isi hernia. Menurut sifatnya hernia terbagi menjadi hernia reponibel, non reponibel , obstruksi ndan strangulata. Faktor resiko terjadinya hernia antara lain usia, obesitas, jenis kelamin, batuk kronis, lahir prematur,  jenis pekerjaan dan tingkat aktifitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat aktifitas dengan kejadian herniaMetode : metode penelitian korelasi dengan metode cross sectional menggunakan tehnik purposive sampling yang dianalisis dengan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan 95% yang meliputi analisis univariat dan bivariate terhadap variabel tingkat aktifitas di RSI Afarah Rembang tahun 2018. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 31 sampel rekam medis pada periode januari-sepetember 2018. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling.Hasil : hasil analisis bivariate variabel tingkat aktifitas (p=0,011).Keseimpulan : terdapat hubungan antara tingkat aktifitas pada kejadian hernia di RSI Arafah Rembang tahun 2018ri atas cincin, kantong dan isi hernia. Menurut sifatnya hernia terbagi menjadi hernia reponibel, non reponibel , obstruksi ndan strangulata. Faktor resiko terjadinya hernia antara lain usia, obesitas, jenis kelamin, batuk kronis, lahir prematur,  jenis pekerjaan dan tingkat aktifitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat aktifitas dengan kejadian herniaMetode : metode penelitian korelasi dengan metode cross sectional menggunakan tehnik purposive sampling yang dianalisis dengan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan 95% yang meliputi analisis univariat dan bivariate terhadap variabel tingkat aktifitas di RSI Afarah Rembang tahun 2018. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 31 sampel rekam medis pada periode januari-sepetember 2018. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling.Hasil : hasil analisis bivariate variabel tingkat aktifitas (p=0,011).Keseimpulan : terdapat hubungan antara tingkat aktifitas pada kejadian hernia di RSI Arafah Rembang tahun 2018
HUBUNGAN ANTARA STRES DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI RSUD Dr. RADEN SOEDJATI SOEMODIARJO PURWODADI Umi Faridah; Rusnoto Rusnoto; Gannis Ayu Fatmalsari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1336

Abstract

ABSTRAK Banyak faktor yang berperan untuk terjadinya hipertensi meliputi faktor resiko yang tidak dapat di kendalikan dan faktor resiko yang dapat di kendalikan. Faktor resiko yang tidak dapat dikendalikan seperti keturunan, jenis kelamin, ras dan usia. Sedangkan faktor resiko yang dapat dikendalikan yaitu obesitas, kurang olahraga atau aktivitas fisik, merokok, minum kopi, sensitivitas natrium, kadar kalium rendah, alkohol, stres, pekerjaan, pendidikan dan pola makan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara stres dan kebiasaan merokok dengan derajat hipertensi di RSUD dr. R Soedjati Soemodihardjo Purwodadi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasi Design. Populasi penelitian ini adalah pasien dengan hipertensi yang dirawat RSUD dr R Soedjati Purwodadi periode Januari-Desember sejumlah 661 orang. Besar sampel yaitu 50 responden. Analisa data menggunakan uji chi square dengan taraf signifikasi α 0,05. Dari hasil penelitian terhadap 50 responden menunjukkan bahwa hubungan antara stres dengan derajat hipertensi dengan nilai p = 0,003 (p0,05) yang berarti ada hubungan antara stres dengan derajat hipertensi. Kata kunci         : Stres, Derajat Hipertensi
STATUS SOSIAL EKONOMI DENGAN LAMA MENYUSUI Islami Islami; Herman Susanto; Sri Endah Rahayuningsih
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status sosial ekonomi merupakan salah satu faktor yang berkontribusi pada status kesehatan seseorang. Masyarakat dengan pendidikan dan sosial ekonomi yang rendah cenderung tidak memprioritaskan perilaku sehat seperti perilaku pencegahan penyakit, perilaku pemeliharaan kesehatan dan perilaku mencari pengobatan, termasuk perilaku pemberian ASI. Penelitia ini bertujuan untuk mengetahui korelasi status sosial ekonomi dengan lama menyusui. Metode penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan observasional cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu menyusui di kecamatan Kaliwungu, Kota, Dawe, Jekulo dan Undaan Kabupaten Kudus yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik pengambilan sampel gugus bertahap dan diperoleh 140 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2012. Data yang telah dikumpulkan dianalisis statistik univariabel, bivariabel dengan uji korelasi Lambda. Penghasilan dinilai berdasarakan jumlah biaya pengeluaran per bulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah terdapat korelasi antara penghasilan dengan lama menyusui (r =0.393  p= 0.001), tidak terdapat korelasi antara pendidikan  dengan lama menyusui (r = 0.075 p= 0.180) dan tidak terdapat korelasi antara pekerjaan dengan lama menyusui ( r = 0.047 p= 0.249). Simpulan dalam penelitian ini adalah  tingkat pendidikan dan pekerjaan tidak memengaruhi lama menyusui, sedangkan penghasilan yang tinggi membuat ibu tidak mempunyai waktu yang cukup untuk menyusui.
PEMBERIAN EDAPISIN (EDAMAME DAN PIJAT OKSITOSIN) DAPAT MENINGKATKAN PRODUKSI ASI IBU NIFAS DI PUSKESMAS NGAWEN KABUPATEN BLORA Ardhita Listya Fitriani; Ulin Nafiah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor penyebab rendahnya pemberian ASI eksklusif salah satunya adalah produksi ASI tidak lancar. Penatalaksanaan nyeri secara non farmakologis yang diharapkan meningkatkan produksi ASI adalah pemberian Edapisin (Edamame Dan Pijat Oksitosin). Untuk mengetahui mengetahui pengaruh Edapisin (Edamame Dan Pijat Oksitosin) terhadap produksi ASI ibu nifas di Puskesmas Ngawen. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitian pre experimental dengan pendekatan menggunakan desain penelitian one grup pretest and post test design. Populasi penelitian ini yaitu semua ibu nifas hari ke 2-8 di Puskesmas Ngawen, Kabupaten Blora pada 23 Juni 2024 sampai 3 Juli  2024 jumlah populasi 32 responden. Sampel penelitian sejumlah 20 responden. Tehnik sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan wilcoxon. Produksi ASI sebelum diberikan Edapisin (Edamame Dan Pijat Oksitosin) di Puskesmas Ngawen memiliki median 22,4 ml. Produksi ASI produksi ASI sesudah diberikan Edapisin (Edamame Dan Pijat Oksitosin) di Puskesmas Ngawen memiliki median 41,9 ml. Ada pengaruh Edapisin (Edamame Dan Pijat Oksitosin) terhadap produksi ASI ibu nifas di Puskesmas Ngawen (0,00010,05). Ada pengaruh Edapisin (Edamame Dan Pijat Oksitosin) terhadap produksi ASI ibu nifas di Puskesmas Ngawen. Hasil penelitian ini diharapkan bidan dapat memberikan Edapisin (Edamame Dan Pijat Oksitosin) untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas. AbstractOne of the factors causing the low level of exclusive breastfeeding is the production of breast milk is not smooth. Non-pharmacological pain management which is expected to increase milk production is the administration of Edapisin (Edamame and Oxytocin Massage). To determine the effect of Edapisin (Edamame and Oxytocin Massage) on breast milk production for postpartum mothers at Ngawen Health Center. This type of research is quantitative, pre-experimental research design with a one-group pretest and post-test design approach. The population of this study were all postpartum mothers on days 2-8 at the Ngawen Health Center, Blora Regency on June 23 to July 3 2022 with a population of 32 respondents. The research sample is 20 respondents. The sampling technique in this research is purposive sampling. Data analysis used univariate and bivariate analysis using Wilcoxon. Breast milk production before being given Edapisin (Edamame and Oxytocin Massage) at Ngawen Health Center had a median of 22.4 ml. Breast milk production after being given Edapisin (Edamame and Oxytocin Massage) at Ngawen Health Center had a median of 41.9 ml. There is an effect of Edapisin (Edamame and Oxytocin Massage) on the milk production of postpartum mothers in Ngawen Public Health Center (0.0001 0.05). There is an effect of Edapisin (Edamame and Oxytocin Massage) on the milk production of postpartum mothers in Ngawen Health Center. The results of this study are expected that midwives can provide Edapisin (Edamame and Oxytocin Massage) to increase breast milk production in postpartum mothers. 

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 1 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 1 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 2 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 1 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 1 (2010) More Issue