cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umku.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 20884451     EISSN : 24429902     DOI : doi.org/10.26751/jikk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan contributes to the dissemination of information related to nursing and midwifery research and evidence-based study on nursing and midwifery issues. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing and midwifery areas such as Nursing Education, Midwifery Education, Clinical Practice in Nursing and Midwifery, Nursing and Midwifery Community Health Care, Management and Health System, Health Informatics, and Transcultural Nursing and Midwifery. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan is committed to communicating and being open to the discussion of ideas, facts, and issues related to health across a wide range of disciplines. The journal accepts original research articles and synthesized literature that use the quantitative, qualitative, or mixed-method approach. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan adheres to journalistic standards that require transparency of real and potential conflicts of interest that authors and editors may have. It follows publishing standards set by the International Committee of Medical Journal Editors (ICMJE), the World Association of Medical Editors (WAME), and the Committee on Publication Ethics (COPE). Letters and commentaries about our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a blind peer-review process according to appropriate criteria.
Articles 530 Documents
DETERMINAN WAKTU TUNGGU PELAYANAN RAWAT JALAN DI FASILITAS LAYANAN KESEHATAN PRIMER Pingki Agit Setyasih; Muhammad Purnomo; Muhamad Jauhar; Edi Wibowo Suwandi; Novy Kumalasari; Ifa Nailatul Iza
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i2.3019

Abstract

Waktu tunggu merupakan durasi yang diperlukan pasien sejak pendaftaran hingga pemeriksaan oleh dokter. Standar ideal menurut Kementerian Kesehatan adalah ≤60 menit. Waktu tunggu yang lama dapat memperburuk kondisi pasien dan menurunkan mutu pelayanan di fasilitas kesehatan seperti Puskesmas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kompetensi teknis petugas, ketepatan waktu pelayanan, ketersediaan sumber daya manusia (SDM), pelayanan administrasi, ketersediaan sarana dan prasarana, serta pelayanan pendaftaran dengan waktu tunggu pasien rawat jalan. Penelitian dilaksanakan di UPT Puskesmas Kaliwungu, Kabupaten Kudus, pada November 2023 hingga Mei 2024, menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dan rancangan cross sectional. Sampel sebanyak 96 responden dipilih dengan teknik purposive sampling, berdasarkan kriteria pasien yang pernah berkunjung ke Puskesmas untuk pelayanan rawat jalan serta mampu membaca dan menulis. Instrumen penelitian berupa kuesioner pelayanan rawat jalan dan lembar observasi waktu tunggu pasien. Pengumpulan data dilakukan secara langsung setelah mendapatkan informed consent, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi teknis petugas (p=0,003) dan ketepatan waktu pelayanan (p=0,004) memiliki hubungan signifikan terhadap waktu tunggu pasien. Sementara itu, ketersediaan SDM (p=0,070), pelayanan administrasi (p=0,130), ketersediaan sarana dan prasarana (p=0,484), dan pelayanan pendaftaran (p=0,014) tidak menunjukkan hubungan signifikan. Kesimpulannya, peningkatan kompetensi petugas dan ketepatan waktu pelayanan perlu menjadi prioritas. Disarankan agar Puskesmas Kaliwungu meningkatkan koordinasi antar petugas guna mempercepat proses pelayanan dan meminimalkan waktu tunggu pasien.
HUBUNGAN DIET DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT OEDEMA PASIEN CKD DI RUANG HEMODIALISA RSU KUMALA SIWI KUDUS Noor Cholifah; Setyo Puji Utomo; Rusnoto Rusnoto; Nur Laily
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.931

Abstract

Latar Belakang : Tingginya prevalensi Cronik Kidney Diases juga terjadi di Indonesia, Jumlah penderita cronik kidney diases di Indonesia pada tahun 2011 tercatat 22.304 dengan 68,8% kasus baru dan pada tahun 2012 meningkat menjadi 28.782 dengan 68,1% kasus baru (PERNEFRI, 2012). Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) tahun 2013, gagal ginjal kronis masuk dalam daftar 10 penyakit tidak menular. Penanganan pasien dengan gagal ginjal biasanya dilakukan dengan dilakukan dialysis. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara diet dan aktivitas fisik dengan tingkat oedema pasien ckd di ruang hemodialisa rsu kumala siwi mijen kudus. Metode : penelitian ini berjenis Analitik korelasi dengan metode Cross sectional,sampel yang digunakan sebanyak 40 responden dengan teknik pengambilansampel Total Sampling dengan analisa Univariat dan Bivariat. Hasil Penelitian : ada hubungan Diet pasien CKD dengan Tingkat oedem di RSU Kumala Siwi Kudus dengan nilai p value 0.007 dan ada hubungan aktivitas fisik pasien CKD dengan Tingkat oedem di RSU Kumala Siwi Kudus dengan nilai p value 0.028. Kesimpulan : ada hubungan Diet pasien CKD dengan Tingkat oedem di RSU Kumala SiwiKudus dan ada hubungan aktivitas fisik pasien CKD dengan Tingkat oedem di RSU Kumala Siwi Kudus
PENGARUH PEMBERIAN KAPSUL DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL DENGAN ANEMIA Rika Astria Rishel
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1592

Abstract

Anemia merupakan penyebab kematian secara tidak langsung yang terus mengintai ibu-ibu yang sedang menghadapi masa kehamilan. Anemia pada kehamilan berbahaya karena darah yang membawa oksigen yang akan disalurkan ke seluruh tubuh, apabila hemoglobin yang bertugas mengikat oksigen berkurang maka asupan oksigen ke jantung juga berkurang.Menurut World Health Organization WHO, kejadian anemia kehamilan berkisar antara 20 dan 89% dengan menetapkan Hb 11 g% (g/dl) sebagai dasarnya. Angka anemia kehamilan di Indonesia menunjukkan nilai yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian daun kelor terhadap kadar hemoglobin ibu hamil dengan anemia.Penelitian dilakukanpada bulan 09 Maret s.d09 Juni 2021.Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi Eksperiment dengan pendekatan menggunakan rancangan pre dan  post tes only desain. Analisa data menggunakan uji statistik paired t test T. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil anemia di wilayah kerja Puskesmas Kurai taji Kota Pariaman.Teknik pengambilan sampel yang digunakan Quasi Ekspremental adalah 25 orang. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik accidental sampling yang didasari pada suatu pertimbangan tetentu, berdasarkan ciri atau sifat populasi yang sudah diketahui sebelumnya. Data di Pengujian hipotesis dengan bantuan SPSS versi 17 dengan menggunakan uji Independent Sample T Test. Tes ini juga digunakan untuk menguji pengaruh variable independent terhadap variable dependent. Hasil penelitian ini Terlihat nilai rata-rata perbedaan antara sebelum (pre test) dan sesudah (post test) adalah -1,180 dengan standar deviasi dan standar error 0,117. Hasil uji stastistik didapatkan nilai p-value adalah 0,000(pα), maka dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara hemoglobin sebelum (pre test) dan hemoglobin sesudah (post test).Merujuk hasil penelitian disarankan kepada petugas kesehatan agar dapat lebih mensosialisasikan faktor-faktor pencetus Anemia pada Ibu Hamil.KataKunci: Kapsul Daun Kelor,Hemoglobin,Kehamilan
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN DAN STATUS SOSIAL EKONOIMI DENGAN PARTISIPASI KEHADIRAN IBU BALITA DALAM KEGIATAN POSNDU Noor Hidayah; Ika Tristanti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : promosi kesehatan bertujuan untuk merubah pandangan atau perilaku bahwa partisipasi ibu balita penting untuk di lakukan dan diharapkan demi tercapainya derajat kesehatan yang optimal pada sikap mendidik. Untuk dapat mewujudkan hal tersebut dibutuhkan suatu pendidikan, perilaku dan status sosial ekonomi untuk menadapat sikap yang baik dalam hal kesehatan hasil studi pendahuluan diperoleh gambaran, bahwa partisipasi ibu balita di posyandu Mugirahayu I.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dan status sosial ekonomi dengan partisipasi kehadiran ibu balita dalam kegiatan posyandu Mugirahayu I di Desa Mrisi Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan Tahun 2014Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelasi pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah ibu balita di posyandu Mugirahayu I di Desa Mrisi Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan pada bulan Oktober – Desember Tahun 2013 yaitu sebanyak 35 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 35 orang, analisa data yang di uji chi square.Hasil penelitian diperoleh sebagaian besar yang tidak aktif memiliki tingkat pendidikan tidak/tamat SD sebanyak 17 orang (85,9%) dan sebagian besar yang memiliki status sosial ekonomi rendah sebanyak 18 orang (85,7%) jadi ada hubungan antara tingkat pendidikan dan status sosial ekonomi dengan partisipasi kehadiran ibu balita dalam kegiatan posyandu Mugirahayu I Desa Mrisi Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan.
PENINGKATAN KERJA INSULIN DENGAN ACTIVE STRETCHING EXERCISE PADA DMT2 DI KABUPATEN PEKALONGAN Nurul Aktifah; Firman Faradisi
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i2.715

Abstract

Physical exercise can significantly reduce weight and insulin sensitivity; hence, it can reduce blood glucose levels and improve blood glucose control. The main objective of this study was to determine the effectiveness of active stretching exercise to increase the function of insulin on Diabetes Mellitus Type 2(DMT2) at Pekalongan Regency. The design of this study was a randomized controlled trial (RCT) with one-group pretest-posttest design. 20 respondents were chosen by using total sampling technique on  August 3 - October 27, 2018. The data collection tools were a questionnaire, GlucoDrTM, and Autocheck®. The Shapiro-Wilk test was implemented as a normality test.To determine the effect of the treatment, a paireddependent T-Test was used. This study found out that there was no significant difference of the work of insulin, before and after the respondents did the active exercise, with a value of ρ 0.315. Therefore, it is strongly recommended that further research applies active stretching exercise combined with 7 self-management of diabetes. 
PENGARUH MEDIA EDUKASI PENCEGAHAN COVID 19 (PEPC) MELALUI MEDIA POSTER DAN WA UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT DALAM MEMPERHATIKAN PROTOKOL KESEHATAN Nila Putri Purwandari; Sholikul Huda
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1288

Abstract

 AbstrakIndonesia saat ini sedang mengalami pandemi covid 19 dengan jumlah penderita yang sangat tinggi. Menurut data dari (Info covid 19) 2020 kasus terkonfirmasi positif covid 19 mengalami peningkatan setiap harinya di seluruh provinsi di Indonesia termasuk salah satunya adalah jawa tengah. Pandemi covid 19 yang berlangsung sudah hampir 2 tahun ini dan seperti tidak ada habisnya membuat masyarakat semakin enggan dan acuh terkait protokol kesehatan yang dinilai merepotkan. Sebagai salah satu terapi untuk mengatasi kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan adalah dengan memberikan edukasi kepada masyarakat.Tujuan dari penelitian ini yaitu memberikan edukasi terkait protokol kesehatan dengan media yang mudah dan sering digunakan oleh masyarakat yaitu menggunakan poster yang disampaikan melalui media WA untuk meningkatkan kembali kesadaran masyarakat. Jenis penelitian quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest and posttest with control. Dengan penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan nilai tingkat kesadaran masyarakat pada kelompok intervensi setelah dilakukan uji Wilcoxon signed ranks test didapatkan nilai p: 0,000 sedangkan pada kelompok kontrol setelah dilakukan uji Dependent t-test didapatkan nilai p: 0,099. Perbedaan nilai post test pada kelompok intervensi dan kelompok control setelah dilakukan uji independent t-test didapatkan p: 0,000. Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh edukasi (PEPC) terhadap tingkat kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan. Kata Kunci: Edukasi, Tingkat kesadaran, Covid 19, Protokol kesehatan Abstract Indonesia is currently experiencing a COVID-19 pandemic with a very high number of sufferers. According to data from (Covid 19 Info) 2020, positive confirmed cases of COVID-19 are increasing every day in all provinces in Indonesia, including Central Java. The COVID-19 pandemic which has been going on for almost 2 years and seems to have no end has made people increasingly reluctant and indifferent to health protocols which are considered troublesome. As one of the therapies to overcome public awareness regarding health protocols is to provide education to the public.The purpose of this study is to provide education related to health protocols with media that is easy and often used by the public, namely using posters delivered through WA media to increase public awareness again. This type of research is quasi-experimental with a one group pretest and posttest with control design. By determining the sample using purposive sampling method. The results showed that there was a difference in the value of the level of public awareness in the intervention group after the Wilcoxon signed ranks test was carried out, the p value was obtained: 0.000, while in the control group, after the Dependent t-test was carried out, the p value was 0.099. The difference in the post-test scores in the intervention group and the control group after the independent t-test was carried out was p: 0.000. So it can be concluded that there is an effect of education (PEPC) on the level of public awareness regarding health protocols. Keywords: Education, Awareness level, Covid 19, Health protocol   
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN IBU DENGAN TINGKAT RETARDASI MENTAL ANAK DI SDLB PURWOSARI KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS TAHUN 2007 Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; indanah indanah; Noor Azizah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang kecerdasan menyesuaikan: Retardasi mental merupakan suatu keadaan yang di tandai dengan fungsi diri umum yang berada di bawah rata-rata di sertai dengan berkurangnya kemampuan untuk (berperilaku adaptif) yang mulai timbul sebelum usia 18 tahun.( Maramis,2004)Berdasarkan survey awal yang di lakukan secara acak pada tanggal 18 Februari 2007 pada 4 ibu dari siswa penderita retardasi mental di SD Luar Biasa Purwosari Kecamatam Kota Kabupaten Kudus berdasarkan tingkat kecemasan di dapatkan hasil 3 ibu mempunyai tingkat kecemasan yang berat dan 1 ibu mempunyai tingkat kecemasan yang sedang.Tujuan : Diketahuinya hubungan tingkat kecemasan ibu dengan tingkat retardasi mental anak di SDLB Purwosari Kecamatan Kota Kabupaten Kudus.Metode : Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan metode pendekatan  Cross Sectional sedangkan analisa datanya menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan uji Chi Square dengan sistem SPSS 12.Hasil : Berdasarkan hasil observasi yang menggunakan uji Chi Squaredi dapatkan hasil signifikan P = 0,001 atau P = 0,05 .Hal ini menunjukkan bahwa adanya hubungan antara tingkat kecemasan ibu dengan tingkat retardasi mental  anak.Kesimpulan : Adanya hubungan antara tingkat kecemasan ibu dengan tingkat retardasi mental anak
EDUKASI PENTINGNYA PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) PADA SISWA-SISWI MAN 1 MUARA ENIM Jenny Kartika; Suci Novita Sari; Indah Putri Rahma Sari; Salsa Billa Romadhona; Nia Clarasari Mahalia Putri
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i1.2183

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan masalah kesehatan utama di negara maju maupun negeri berkembang. PTM umumnya terjadi karena gaya hidup yang tidak sehat dan berdampak pada usia produktif. Pola tidak sehat ini umumnya dimulai dari masa remaja yang jarang di berikan intervensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Pentingnya Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) Pada Siswa-Siswi MAN 1 Muara Enim. Penelitian ini menggunakan desain preeksperiment dengan pendekatan pre-post test without control. Jumlah populasi adalah 145 siswa kelas 10 di MAN 1 Muara enim. Subjek penelitian adalah 32 yang dihitung menggunakan besar sampel. Edukasi diberikan sebanyak 3 kali kepada siswa. Analisis data menggunakan uji T Dependent Test. Hasil penelitian didapatkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan sebelum dan sesudah dari 53,13 menjadi 85,81. Selisih nilai pre test dan nilai post test adalah -32,68±8,99 hal ini berarti nilai pretest lebih rendah dibandingkan nilai posttest. Hasil statistic menunjukan p value 0,000 ; Ci95%-35,931 s.d -29,444 ). Yang berarti bahwa ada Pengaruh Edukasi Pentingnya Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) Pada Siswa- Siswi MAN 1 Muara Enim. Edukasi kesehatan menjadi sarana dalam meningkatkan pengetahuan siswi dalam pencegahan PTM.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN STATUS EKONOMI DENGAN PERILAKU DIIT PADA PASIEN DM RAWAT JALAN DI RSI JEPARA Anny Rosiana Masithoh
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i1.649

Abstract

Latar Belakang: Perilaku diit pada prinsip gizi dan perencanaan makan merupakan salah satu kendala pada pasien diabetes. Penderita diabetes banyak yang merasa tersiksa sehubungan dengan jenis dan jumlah makanan yang dianjurkan. Pada tahun 2016 di Poliklinik Penyakit Dalam RSI Sultan Hadlirin Jepara ditemukan kasus DM  sebanyak 4.022 orang .Tujuan : Untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, dan status ekonomi dengan perilaku diit pada Pasien DM Rawat Jalan di RSI Jepara.Metode: Penelitian ini adalah korelasi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien DM yang sedang berobat di Poli rawat jalan penyakit dalam  RSI Sultan Hadlirin Jepara yaitu sebanyak 398 orang. Sampel ditentukan dengan rumus slovin dipeoleh sebanyak 80 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling, Dalam penelitian ini menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian : Pasien DM yang mempunyai pengetahuan baik tentang diit sebesar 43,8%. Pasien DM yang memiliki sikap mendukung diit sebesar 46,2%. Sebagian besar pasien DM mempunyai pendapatan lebih dari Rp. 1.600.000,- atau lebih dari upah minimum kabupaten (UMK)  sebanyak 52 orang (65%). Ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku diit bagi penderita  DM (p value = 0,040 0,05). Ada hubungan antara sikap dengan perilaku diit bagi penderita  DM (p value = 0,040 0,05). Tidak ada hubungan antara status ekonomi dengan perilaku diit bagi penderita  DM (p value = 0.288 0,05). Faktor yang paling dominan dalam hubungan dengan perilaku diit bagi penderita DM adalah sikap sebesar 68,35 %,.Simpulan : Ada hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku diit bagi penderita DM. Tidak ada hubungan status ekonomi terhadap perilaku diit bagi penderita DM.
PENGARUH PEMBERIAN JUS WORTEL TERHADAP PENURUNAN NYERI DYSMENORRHEA PRIMER PADA REMAJA PUTRI KELAS VII DAN VIII DI SMPN 2 MAJALENGKA TAHUN 2020 Lia Natalia; Pipih Fitriani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.1082

Abstract

One kind of ways to decrease the incidence of dysmenorrhea among adolescents is through  non-pharmacological method, namely by giving carrot juice. This study aims to determine the effect of carrot juice on the decrease in the level of primary dysmenorrhea among adolescent girls. This was a pre-experimental study with a one-group pretest-posttest design. The population was all students of the 7th and 8th grades of State Junior High School 2, Majalengka as many as 345 people and the samples consisted of 20 people taken with purposive sampling technique in April-June 2020. The univariate analysis was conducted using frequency distribution and the bivariate analysis was conducted using the Marginal Homogenity test. The results showed that more than half (55.0%) of adolescent girls experienced severe pain before the provision of carrot juice. Furthermore, a small proportion (10.0%) of adolescent girls experienced severe pain after the provision of carrot juice. There was an effect of carrot juice on the decrease in the level of primary dysmenorrhea among adolescent girls in the 7th and 8th grades of State Junuor High School 2, Majalengka in 2020.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 1 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 1 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 2 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 1 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 1 (2010) More Issue