cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umku.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 20884451     EISSN : 24429902     DOI : doi.org/10.26751/jikk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan contributes to the dissemination of information related to nursing and midwifery research and evidence-based study on nursing and midwifery issues. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing and midwifery areas such as Nursing Education, Midwifery Education, Clinical Practice in Nursing and Midwifery, Nursing and Midwifery Community Health Care, Management and Health System, Health Informatics, and Transcultural Nursing and Midwifery. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan is committed to communicating and being open to the discussion of ideas, facts, and issues related to health across a wide range of disciplines. The journal accepts original research articles and synthesized literature that use the quantitative, qualitative, or mixed-method approach. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan adheres to journalistic standards that require transparency of real and potential conflicts of interest that authors and editors may have. It follows publishing standards set by the International Committee of Medical Journal Editors (ICMJE), the World Association of Medical Editors (WAME), and the Committee on Publication Ethics (COPE). Letters and commentaries about our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a blind peer-review process according to appropriate criteria.
Articles 530 Documents
HUBUNGAN KOMUNIKASI DAN PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN Rusnoto Rusnoto; Muhammad Purnomo; Tri Puji Utomo
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i2.737

Abstract

Pendahuluan: kepuasan pasien merupakan indikator keberhasilan pelayanan keperawatan. Beberapa fenomena kepuasan pasien rawat inap bervariasi puasa dan tidak puas. Komunikasi yang efektif dan kualitas pelayanan keperawatan merupakan faktor yang berkontribusi pada kepuasan pasien.  Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan komunikasi dan pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien rawat inap. Metode: desain penelitian observasional cross sectional. Sampel sebanyak 90 responden dengan teknik consecutive sampling. Alat penelitian menggunakan kuesioner komunikasi, kuesioner pelayanan keperawatan, dan kuesioner kepuasan pasien yang telah teruji validitas dan reliabiltasnya. Analisis data bivariat menggunakan fisher exact test. Hasil: Karakteristik pasien rawat inap menunjukkan rerata umurnya 45,4 tahun, jenis kelamin 52,2% laki-laki, pendidikan terbanyak SMA (36,7%), dan 34,4% memiliki perkerjaan PNS/TNI/Polri. Hasil variabel penelitian menunjukkan 83,3% komunikasi baik, 96,7% pelayanan keperawatan baik, dan 95,6% pasien puas. Hasil uji statistik fisher exact test menunjukkan hubungan signifikan komunikasi dengan kepuasan pasien (p=0,001). Saran: perawat perlu mempertahankan komunikasi yang baik, cepat, dan tanggap agar menghasilkan kepuasan pasien rawat inap.
EVALUASI PELAYANAN PREVENTION OF MOTHER TO CHILD HIV TRANSMISSION PADA IBU HAMIL HIV SELAMA MASA PANDEMI COVID – 19 DI KABUPATEN DEMAK Siti Waghisatul Astutik; Antono Suryoputro; Zahroh Shaluhiyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1229

Abstract

AbstrakBerdasarkan data jumlah kasus HIV/ AIDS pada ibu hamil dari Dinas Kesehatan Kabupaten Demak pada tahun 2020 yaitu dari 21.980 ibu hamil yang dilakukan pemeriksaan sebanyak 17.045 (77%). Didapatkan hasil bahwa Jumlah kasus HIV/ AIDS pada ibu hamil di Kabupaten Demak tahun 2020 adalah sebanyak 13 orang (16,3%). Sejak masa pandemi COVID-19 tahun 2019 kasus HIVAIDS pada ibu hamil sebanyak 5 orang (9,8%) dan tahun 2020 lebih banyak menjadi 13 orang (16,3%) yang tersebar di 9 Puskesmas. Sedangkan pada tahun 2021 dalam kurun waktu 5 bulan pertama ditemukan kasus baru HIV pada ibu hamil sebanyak 5 orang yang tersebar di 4 puskesmas. Berdasarkan data penularan HIV pada ibu kepada bayi diperoleh bahwa terdapat penularan HIV pada ibu kepada bayi pada tahun 2020 terdapat 2 bayi. program PMTCT di Kabupaten Demak dilakukan melalui 4 prong. Selama masa pandemi Covid-19 ini, dalam kurun waktu tahun 2019 hingga 2021 kurang maksimal, sehingga diperlukan penguatan program baik dari segi health promotion, konteks, input, proses, dan output. Tujuan penelitian ini menjelaskan untuk mengevaluasi Pelaksanaan Pelayanan Kegiatan PMTCT Pada Ibu Hamil dengan HIV di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Demak. Metode dalam penelitian ini adalah studi kualitatif dengan rancangan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini merupakan petugas yang terlibat dalam pelayanan PMTCT pada ibu hamil dengan HIV dan sudah mendapatkan pelatihan PDP meliputi 6 Puskesmas yang terdapat kasus ibu hamil HIV positif dalam kurun waktu 2020 hingga 2021. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam pada informan utama pemegang program HIV dari 6 puskesmas, dan informan triangulasi Kepala puskesmas, Pemegang program HIV Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, pemegang program Kesehatan Ibu Dinas Kesehatan, Bidan Koordinator Rumah Sakit, dan ibu hamil HIV. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan sebagian besar pelayanan PMTCT masih berjalan meskipun ditemukan beberapa kendala, hal ini dapat dilihat berdasarkan variabel health promotion, media promosi yang kurang menarik dan belum maksimalnya kunjungan rumah oleh petugas di masa pandemi dalam melakukan promosi kesehatan sehingga ibu hamil kurang mengerti. Pada variabel konteks masih adanya stigma negative terhadap ibu hamil HIV. Pada variabel input yang terdiri dari sumber daya manusia masih ditemukannya petugas yang berpindah tempat kerja sehingga petugas yang baru belum mendapatkan pelatihan, pada aspek money berasal dari dana BOK yang penganggarannya tergabung dengan program TB dan penyerapannya belum maksimal, pada aspek sarana dan prasarana mengenai ketersediaan reagen mengalami keterlambatan dalam pendistribusiannya, pada aspek method masih ditemukan pada beberapa puskesmas yang belum memiliki SOP. Pada aspek pencatatan dan pelaporan sering terjadi keterlambatan dalam mengirimkan laporan selama masa pandemi Covid – 19. Pada variabel produk masih ditemukan adanya penularan HIV dari ibu ke anak sebanyak 1 orang. Dengan demikian, perlu adanya perencanaan pelayanan PMTCT baik dari tingkat puskesmas maupun Dinas Kesehatan kabupaten Demak sehingga tidak ditemukan adanya penularan HIV dari ibu ke anak.Kata Kunci: Evaluasi, PMTCT, ibu hamil, Pandemi COVID – 19 AbstractBased on data on the number of HIV/AIDS cases in pregnant women from the Demak District Health Office in 2020, from 21,980 pregnant women, 17,045 (77%). The results showed that the number of HIV/AIDS cases in pregnant women in Demak Regency in 2020 was 13 people (16.3%). Since the 2019 COVID-19 pandemic, there were 5 cases of HIV-AIDS in pregnant women (9.8%) and in 2020 there were 13 people (16.3%) spread over 9 public health centers. Meanwhile, in 2021, within the first 5 months, 5 new cases of HIV were found in pregnant women spread over 4 public health centers. Based on data on HIV transmission from mother to baby, it was found that there were 2 babies transmitting HIV from mother to baby in 2020. PMTCT program in Demak Regency is carried out through 4 prongs. During the Covid-19 pandemic, the period from 2019 to 2021 was not optimal, so program strengthening is needed both in terms of health promotion, context, input, process, and output. The purpose of this study is to evaluate the implementation of PMTCT activities for pregnant women with HIV in the working area of the Demak District Health Office. The method in this research is a qualitative study with a case study design. The subjects in this study were officers who were involved in PMTCT services for pregnant women with HIV and had received PDP training covering 6 public health centers with cases of HIV positive pregnant women from 2020 to 2021. Data collection used in-depth interviews with key informants holding HIV programs from 6 public health centers, and triangulation informants from the Head of public health centers, HIV program holders from the Demak District Health Office, holders of the Maternal Health program at the Health Office, Hospital Coordinator Midwives, and HIV pregnant women. The results of the research conducted showed that most of the PMTCT services were still running even though several obstacles were found, this could be seen based on the health promotion variable, promotional media that were less attractive and home visits by officers during the pandemic were not maximal in conducting health promotion so that pregnant women did not understand. In the context variable, there is still a negative stigma against HIV pregnant women. In the input variable consisting of human resources, there are still officers who change places of work so that new officers have not received training, in the money aspect it comes from BOK funds whose budgeting is combined with the TB program and the absorption has not been maximized, in the aspect of facilities and infrastructure regarding the availability of reagents experienced delays in its distribution, in the method aspect it was still found in several health centers that did not yet have SOPs. In the aspect of recording and reporting, there are often delays in submitting reports during the Covid-19 pandemic. In the product variable, it is still found that there is 1 person transmitting HIV from mother to child. Thus, there is a need for planning for PMTCT services from both the public health centers level and the Demak district health office so that there is no mother-to-child transmission of HIV. Keywords: Evaluation, PMTCT, pregnant women, Covid-19 pandemic
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PESERTA KB AKTIF DI DESA JATI KULON KECAMATAN JATI KABUPATEN KUDUS Endah Susilowati; Eko Prasetyo
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 1 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses menstruasi dapat menimbulkan potensi masalah kesehatan reproduksi wanita berhubungan dengan fertilitas yaitu pola menstruasi. Faktor faktor yang berhubungan dengan gangguan siklus menstruasi adalah jenis kontrasepsi suntik, kepatuhan dalam suntikan ulang, lama penggunaan, dan penyakit penyerta. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan siklus menstruasi peserta KB aktif yang menggunakan alat kontrasepsi suntik.Jenis penelitian corelational study dengan  rancangan Cross Sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dilakukan pada populasi responden yaitu akseptor suntik di Dukuh Kulon Kali Desa Jati Kulon kecamatan Jati Kabupaten Kudus pada bulan Agustus 2012 dengan sampel 105 responden dengan menggunakan uji Chi Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 35-48 tahun, pekerjaan responden mayoritas sebagai buruh pabrik, jumlah anak mayoritas mempunyai 1 anak, sebagian besar responden memakai jenis kontrasepsi suntik DMPA, responden lebih banyak tidak patuh dalam suntikan ulang, lama penggunaan alat kontrasepsi suntik ³ 1 tahun, mempunyai penyakit penyerta, dan sebagian besar responden terjadi gangguan siklus menstruasi. dari hasil uji analisa menunjukkan bahwa ada hubungan antara jenis kontrasepsi sunti dengan siklus menstruasi (p value = 0,000), ada hubungan antara kepatuhan dalam suntikan ulang dengan siklus menstruasi (p value = 0,001), ada hubungan antara lama penggunaan dengan siklus menstruasi (p value = 0,004), ada hubungan antara penyakit penyerta dengan siklus menstruasi (p value = 0,014).
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DAN DUKUNGAN ORANG TUA DENGAN KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA Anny Rosiana Masithoh; Heny Siswanti; Diah Ayu Puji Lestari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1668

Abstract

Latar Belakang: Terdapat banyak kendala yang muncul Saat proses megerjakan skripsi yang dihadapi mahasiswa, hal tersebutlah yang mengakibatkan mahasiswa mengalami gangguan kecemasan dikarenakan proses dalam penyusunan skripsi, Individu yang mengalami kecemasan memiliki tanda dan gejala diantaranya produktivitas menurun, selalu dan waspada, kontak mata buruk, Individu merasa gelisah dan menjadi insomnia (gangguan tidur), salah satu hal yang dapat membantu mahasiswa untuk menghadapi perasaan-perasaan negatif tersebut adalah dukungan sosial dari orang tua, dukungan orang tua memegang peranan yang penting untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi kesulitan-kesulitan dalam penyusunan tugas akhir atau skripsi. pada tanggal 20 0ktober 2021 di Universitas Muhammadiyah Kudus dengan 10 mahasiswa prodi S1 keperawatan tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi diperoleh permasalahan yaitu 8 dari 10 mahasiswa merasa cemas hingga tidur kurang nyenyak karena ada perasaan cemas, mahasiswa mengatakan semenjak mengerjakan skripsi jam tidur mulai berkurang yang awalnya sebelum mengerjakan skripsi bisa tidur pada jam 10.00 WIB malam tapi sekarang baru bisa tidur pada jam 01.00 WIB pagi tetapi terkadang sering terbangun tiba-tiba mahasiswa mengatakan jumlah jam tidurnya hanya 4 sampai 5 jam saja. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat kecemasan dan dukungan orang tua dengan kualitas tidur pada mahasiswa S1 keperawatan tingkat akhir yang sedang  menyusun skripsi di Universitas Muhammadiyah Kudus. Metode: Jenis penelitian analitik korelasional, penelitian ini dimulai dari pengambilan sampel dari populasi di Universitas Muhammadiyah Kudus Program Studi S1 Keperawatan yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi, kemudian ditentukan sampel dari populasi tersebut dengan tehnik pemilihan sampel menggunakan Random Sampling yakni dengan cara di acak dan didapatkan sampel yang diambil 36 responden, responden tersebut akan dikaji mengenai tingkat kecemasan dan dukungan orang tua dengan menghubungkan kualitas tidur pada mahasiswa S1 keperawatan tingkat akhir yang sedang  menyusun skripsi dengan cara menggunakan kuesioner, Kemudian data yang didapat akan diolah dengan bantuan komputerisasi dan diuji statistika menggunan Uji Spearman Rho. Hasil Penelitian: Sebagian besar tingkat kecemasan adalah kecemasan ringan sebanyak 16 orang (44.4%), Sebagian besar dukungan orang tua adalah mendukung sebanyak 21 orang (58.3%) dan sebagian besar kualitas tidur responden adalah baik sebanyak 21 orang (58.3%). Simpulan: Ada hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada mahasiswa S1 keperawatan tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi di Universitas Muhammadiyah Kudus dengan nilai p = 0,000 α 0,05, dan ada hubungan dukungan Orangtua dengan kualitas tidur pada mahasiswa S1 keperawatan tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi di Universitas Muhammadiyah Kudus dengan nilai p = 0,000 α 0,05
PERAN DAN KOMUNIKASI ORANG TUA DENGAN PERILAKU SEKSUAL ANAK JALANAN DI DEMAAN KUDUS Umi Faridah Faridah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v8i2.291

Abstract

Latar Belakang:  Perilaku seksual adalah perilaku yang muncul karena adanya dorongan seksual. Bentuk perilaku seksual bermacam-macam seperti bergandengan tangan, berpelukan, bersenggama, sampai berhubungan seks (BKKBN, 2008).Bentuk-bentuk perilaku seksual ini beraneka ragam, mulai dari perasaan tertarik hingga tingkah laku bercumbu, berkencan dan senggama. Objek seksualnya bisa berupa orang lain, orang dalam khayalan atau diri sendiri (Sarwono, 2010).Remaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak menjelang dewasa.Merupakan masa yang rawan kritis karena perkembangan emosi dan perilaku yang masih belum stabil (Soetjiningsih, 2005). Tujuan:Mengetahui hubungan antara komunikasi dan peran orangtua dengan perilaku seksual remaja anak jalanan di desa Demaan kabupaten Kudus Tahun 2016. Metode: Jenis penelitian korelasi analitik. Metode pendekatan Cross Sectional, sampel sebanyak 96 responden dari 125 remaja usia 14-19 tahun dengan tehnik stratified random sampling dengan alat ukur kuesioner. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariate.Uji hubungan penelitian menggunakan Chi Square dan Kendall Tau. Hasil: Ada hubungan yang signifikan antara komunikasi dengan perilaku seksual pra nikah remaja anak jalanan di desa Demaan kecamatan Kota kabupaten Kudus Tahun 2016 dengan p value = 0,000 (α = 0,05). Dan ada hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku seksual pra nikah remaja anak jalanan di desa Demaan kecamatan Kota kabupaten Kudus Tahun 2016 dengan p value = 0,000 (α = 0,05). Kesimpulan:Ada hubungan yang signifikan antara komunikasi dengan perilaku seksual remaja anak jalanan di desa Demaan kecamatan Kota kabupaten Kudus Tahun 2016 (Ha diterima, Ho ditolak). Ada hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku seksual pra nikah remaja anak jalanan di desa Demaan kecamatan Kota kabupaten Kudus Tahun 2016 dengan (Ha diterima, Ho ditolak).  KATA KUNCI: Komunikasi, Peran Orangtua, Remaja Jalanan, Perilaku Seksual
MENGURAI TANTANGAN MENOPAUSE PREKOKS: DAMPAKNYA TERHADAP KUALITAS HIDUP WANITA Evita Aurilia Nardina; Ratih kumala Dewi; Etni Dwi Astuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2668

Abstract

Premature menopause, occurring before the age of 40, can significantly impact women’s quality of life, encompassing physical, psychological, social, and environmental aspects. This study aims to identify factors associated with the quality of life of women experiencing premature menopause at Krobokan Public Health Center. The research design is cross-sectional, involving 98 respondents selected through purposive sampling. Quality of life was measured using the Menopause Specific Quality of Life Questionnaire (MENQOL). Chi-square test results showed significant associations between age (p-value = 0.017), educational level (p-value = 0.040), and the use of hormonal contraception (p-value = 0.027) with quality of life. However, employment and health history variables did not show significant associations (p-values = 0.061 and 0.055, respectively). These findings highlight the importance of targeted reproductive health intervention programs and education to improve the quality of life for women experiencing premature menopause.
HUBUNGAN ANTARA EDUKASI BERBASIS INTERNET DENGAN TINDAKAN MENJAGA KEBERSIHAN ORGAN KEWANITAAN PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI KEMBANG KABUPATEN JEPARA Umi Faridah; Sukarmin Sukarmin; Hanitya Kistiyan Eko Noviyanto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i2.862

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang :pada usia remaja, seoran wanita mengalami perubahan anatomi maupun fosiologis yangsalah satunya adalah perubahan pada organ kewanitaan sehingga memelukan perhatian, kebersihan organ kewanitaan merupakan hal yang penting untuk diperhatikan pada masa ini. Adanya informasi yang baik tentang kebersihan organ kewanitaan merupakan dasar dari perilaku remaja untuk menjaga kebersihan organ kewanitaan. Media edukasi saat ini yang mudah diakses adalah internet . Tujuan : Mengetahui hubungan antara edukasi berbasis internet dengan tindakan menjaga kebersihan organ kewanitaan pada remaja putri di SMA Negeri Kembang Kabupaten Jepara. Metode: Jenis penelitian ini adalah kolerasional  dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purprosive sampling dengan jumlah sampel 73. Uji analisis yang digunakan adalah dengan uji che square. Hasil : dari analisis hubungan antara edukasi berbasis internet dengan tindakan menjaga kebersihan organ kewanitaan didapatkan nilai p value 0,005. Kesimpulan : Penelitian ini menyimpulkan terdapat hubungan antara edukasi berbasis internet dengan tindakan menjaga kebersihan organ kewanitaan pada remaja putri di SMA Negeri Kembang Kabupaten Jepara. Kata Kunci : Remaja, Internet, Vulva Higiene  ABSTRACT Background: in adolescence, a woman experiences anatomical and physiological changes, one of which is a change in the female organs so that it requires attention, the cleanliness of the female organs is an important thing to consider at this time. The existence of good information about the cleanliness of the female organs is the basis of adolescent behavior to maintain the cleanliness of the female organs. The current educational media that is easily accessed is the internet. Objective: To determine the relationship between internet-based education with the act of maintaining the cleanliness of female organs in young women in SMA Negeri Kembang Kabupaten Jepara.  Method: This type of research is collaborative with cross sectional approach. The sampling technique used was purprosive sampling with a sample size of 73.. The analytical test used was the che square test. Results: From the analysis of the relationship between internet-based education and the act of maintaining the cleanliness of female organs p value of 0,005 was obtained. Conclusion: This study concludes that there is a relationship between internet-based education and the act of maintaining the cleanliness of female organs in adolescent girls in SMA Negeri Kembang Kabupaten Jepara Keywords: Teenagers, the Internet, Vulva Hygiene
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU PERAWATAN KAKI PADA PENDERITA DIABETES TIPE 2 Ade Iwan Mutiudin; Hilman Mulyana; Deni Wahyudi; Edi Gusdiana
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i2.1531

Abstract

Diabetes melitus merupakan suatu penyakit menahun yang ditandai oleh kadar glukosa darah melebihi normal yang memiliki komplikasi seperti neuropati. Komplikasi neuropati diabetik diabetik dapat menyebabkan sejumlah komplikasi serius seperti infeksi dan kematian jaringan di kaki, sehingga kaki perlu diamputasi, Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi neuopatik tersebut adalah perawatan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dan dukungan keluarga terhadap perilaku perawatan kaki pada penderita diabetes tipe 2. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode analitik dan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 97 orang yang diperoleh dengan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan mneggunakan kuesioner kemudian dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan efikasi diri pada penderita diabetes tipe 2 termasuk tinggi (53.6%). Dukungan keluarga termasuk baik (55.7%) dan perilaku perawatan kaki termasuk baik (59.8%). Terdapat hubungan efikasi diri dengan perilaku perawatan kaki (p value 0,000) dan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan perilaku perawatan kaki (p value 0,002). Oleh karen itu perawat disarankan meningkatkan asuhan keperawatan pada penderita DM dan keluarga dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang perawatan kaki.
PENGETAHUAN TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN Queen Khoirun Nisa’ Mairo; Islami Islami
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 5, No 2 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa  remaja  merupakan  suatu  periode  rentan  kehidupan  manusia  yang  sangat  kritis terutama  terkait  dengan  kesehatan  reproduksinya.  Salah  satu  faktor  yang  berpengaruh terhadap  kesehatan  reproduksi  remaja  putri  adalah  pengetahuan.  Pondok  pesantren merupakan  lembaga  pendidikan  Islam  tertua  yang bercirikan  religious  dan  asrama  yang beberapa  diantaranya  tertutup  dari  informasi  luar,.  Pondok  pesantren  salafiyah  seperti pondok  pesantren  Darul  Falah  Pusat  merupakan  salah  satunya.  Tujuan   penelitian  ini adalah untuk mengetahui korelasi antara pengetahuan dengan kesehatan reproduksi remaja putri di pondok pesantren.Jenis  penelitian  ini  adalah  observasional  analitik  dengan  rancangan  cross  sectional. Subjek  penelitian  adalah  remaja  putri  di  pondok  pesantren  Darul  Falah  Pusat  Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur sebanyak 50 responden yang berusia 14-18 tahun. Analisis univariabel dilakukan dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariabel dengan Sperman Hasil  analisis  data  menunjukkan  bahwa  remaja  yang  bermasalah  dalam  kesehatan reproduksi  76%  dan  24%  tidak  bermasalah,  dan  faktor  pengetahuan   (r=0,002)  memiliki korelasi dengan kesehatan reproduksi remaja putri di pondok pesantren. Dari  penelitian  ini  disimpulkan  bahwa  kesehatan  reproduksi  remaja  putri  di  pondok pesantren yang bermasalah masih tinggi, seperti keputihan dan kebersihan organ reproduksi dengan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi masih rendah.
EFFECT ON AUTO TRANSPLANTION TO ESTRADIOL LEVEL OF EARLY MENOPAUSE WISTAR RATS Abdurahman Laqif; Mufti Mushthafa; Uki Retno Budhiastuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i1.734

Abstract

Latar Belakang : Modalitas pengobatan utama untuk tumor ganas adalah operasi, kemoterapi dan / atau radioterapi yang bersifat gonadotoksik. Terapi kanker dapat mempengaruhi fungsi ovarium, baik produksi hormon dan potensi reproduksi. Konsekuensi terburuk adalah insufisiensi ovarium prematur dan infertilitas. Salah satu  cara mempertahankan fungsi reproduksi berupa simpan beku dan auto transplantasi ovarium. Metode: Penelitian eksperimental analitik ini dilakukan pada 27 tikus Wistar (Rattus novergicus) yang dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok 1 (K1) tidak dilakukan bilateral ooforektomi. Kelompok 2 (K2) dilakukan bilateral ooforektomi tanpa auto transplantasi. Kelompok 3 (K3) dilakukan bilateral ooforektomi dengan auto transplantasi. Pengambilan sampel dilakukan pada hari pertama, hari ke delapan (tujuh hari pasca bilateral ooforektomi, pada masa early menopause) dan harike 36 (28 hari setelah auto transplantasi). Pengukuran kadar estradiol menggunakan rat estradiol ELISA kit. Analisis data menggunakan ANOVA test dan Post Hoc test pada SPSS (Software Package for Social Science). Hasil : Rerata kadar estradiol yang diukur pada hari ke 36 pada K1=15,889 ng/mL, pada K2=14,879 ng/mL dan pada K3=22,664 ng/mL. Tidak didapatkan perbedaan signifikan antara K1 dan K2 (p0,05). Didapatkan perbedaan bermakna antara K1 dan K3 (p 0,05), juga antara K2 dan K3 (p 0,05). Hal ini menunjukkan terdapat pengaruh auto transplantasi pada kadar estradiol. Kesimpulan : Ada pengaruh auto transplantasi terhadap kadar estradiol pada tikus Wistar early menopause. Kadar estradiol pada kelompok dengan auto transplantasi meningkat sangat signifikan (p0.05) dibandingkan dengan kelompok tanpa auto transplantasi.Kata Kunci : Kadar estradiol, Early menopause, Auto transplantasi

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 1 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 1 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 2 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 1 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 1 (2010) More Issue