cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umku.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 20884451     EISSN : 24429902     DOI : doi.org/10.26751/jikk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan contributes to the dissemination of information related to nursing and midwifery research and evidence-based study on nursing and midwifery issues. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing and midwifery areas such as Nursing Education, Midwifery Education, Clinical Practice in Nursing and Midwifery, Nursing and Midwifery Community Health Care, Management and Health System, Health Informatics, and Transcultural Nursing and Midwifery. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan is committed to communicating and being open to the discussion of ideas, facts, and issues related to health across a wide range of disciplines. The journal accepts original research articles and synthesized literature that use the quantitative, qualitative, or mixed-method approach. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan adheres to journalistic standards that require transparency of real and potential conflicts of interest that authors and editors may have. It follows publishing standards set by the International Committee of Medical Journal Editors (ICMJE), the World Association of Medical Editors (WAME), and the Committee on Publication Ethics (COPE). Letters and commentaries about our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a blind peer-review process according to appropriate criteria.
Articles 530 Documents
HUBUNGAN PENGEMBANGAN POTENSI DAN TANGGUNG JAWAB DENGAN KINERJA PERAWAT DALAM TERAPI BERMAIN DI RUMAH SAKIT Dwi Indarti; Komsiyah Komsiyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i2.711

Abstract

Latar Belakang: Terapi bermain adalah pemberian stimulasi pada anak agar perkembangan anak berjalan dengan baik. Terapi bermain dilakukan pada anak baik dalam kondisi sehat maupun pada anak sakit atau kondisi anak yang sedang di rawat dirumah sakit. Pelaksanaan terapi bermain yang seharusnya bagian dari kinerja perawat anak tetapi tidak semua perawat anak di rumah sakit melakukannya, hal tersebut disebabkan karena masih kurangnya pengembangan potensi dan tanggung jawab perawat dalam melakukan terapi bermain, dan masih banyaknya perawat yang hanya melakukan rutinitas harian saja.Tujuan: Menganalisis hubungan pengembangan potensi dan tanggung jawab dengan kinerja perawat dalam pelaksanaan terapi bermain pada anak pra sekolah di rumah sakit. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel yang digunakan 53 responden atau pasien anak yang di rawat di rumah sakit  dan menggunakan  tehnik sampling total sampling, alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner untuk mengetahui pengembangan potensi dan tanggung jawab dengan kinerja perawat dalam pelaksanaan terapi bermain pada anak di rumah sakit. Hasil: kinerja perawat dalam melakukan terapi bermain sebagian besar menunjukkan kategori cukup yaitu sebanyak 66,1%, pengembangan potensi menunjukkan kategori cukup yaitu sebesar 47,2%, dan tanggung jawab perawat sebagian besar menunjukkan cukup yaitu sebesar 50,9 % serta menunjukkan adanya hubungan pengembangan potensi dengan kinerja perawat dalam pelaksanaan terapi bermain pada anak usia pra sekolah di rumah sakit dengan r= 0,421 dan p value 0,002 dan adanya hubungan tanggung jawab dengan kinerja perawat dalam pelaksanaan terapi bermain pada anak usia pra sekolah di rumah sakit dengan r = 0,402 p value 0,003. Kesimpulan: semakin baik pengembangan potensi di rumah sakit maka kinerja perawat akan semakin meningkat,dan semakin baik tanggung jawab yang diberikan maka kinerja perawat akan semakin baik sehingga perlunya meningkatkan pengembangan potensi dan tanggung jawab perawat dalam meningkatkan terapi bermain pada anak di rumah sakit yang berdampak terhadap penurunan  kecemasan dan stresor pasien anak. 
ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN IBU HAMIL BERDASARKAN ASPEK PSIKOLOGIS DI MASA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN BEKASI Ummu Habibah; Lusi Noviyanti; Cusmarih Cusmarih
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1289

Abstract

ABSTRAKLatar belakang - Pandemi COVID -19 membuat perubahan yang signifikan terhadap kondisi psikologi di masa kehamilan. Kasus Covid-19 diIndonesia pada bulan Januari bertambah 12.001 menjadi 1.078.314 kasus. Di Indonesia, terdapat 107.000 (28,7%) ibu hamil yang mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinan. Kecemasan akan berdampak negatif pada ibu hamil sejak masa kehamilan hingga persalinan. Dampak tersebut dapat membahayakan ibu dan janin.Metode - Desain penelitian yang digunakan adalah Chi-Square dan regresi bergandaHasil - Hasil penelitian didapatkan bahwa ibu hamil yang mengalami cemas sebesar  (47,5%)  dari ibu hamil yang tidak mengalami kecemasan yaitu (52,5%). Tidak ada korelasi yang signifikan secara statistik antara usia, latar belakang pendidikan, tingkat pendapatan, dan tingkat paritas, hal ini mengandung arti bahwa tingkat kecemasan tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor terkait tersebut. Hasil multivariate hanya ada 1 variabel yang menjadi kandidatyaitu pendidikan sebagai proteksi.Simpulan -  Ibu hamil yang mengalami kecemasan selama pandemi COVID-19 masih cukup tinggi hanya berbeda lebih rendah 5 % dari ibu yang tidak mengalami kecemasan. Tidak ada variabel secara signifikan yang berhubungan dengan kecemasan pada ibu hamil. Kata kunci : kecemasan; wanita hamil; COVID-19  ABSTRACTBackground - .The COVID-19 pandemic has made significant changes to the psychological state during pregnancy. Covid-19 cases in Indonesia in January are increased by 12,001 to 1,078,314 cases. In Indonesia, there are 107,000 (28.7%) pregnant women who experience anxiety in facing childbirth. Anxiety will have a negative impact on pregnant women from pregnancy to delivery. These impacts can harm the mother and fetus.Methods - The designed study used is the Chi-Square and multiple regressionResults - .The results showed that pregnant women who experienced anxiety were (47.5%) from pregnant women who did not experience anxiety, namely (52.5%). There is no statistically significant correlation between age, educational background, income level, and parity level, this means that the level of anxiety is not influenced by these related factors. In multivariate results, there is only one candidate variable, namely education as protection.Conclusion - Pregnant women who experience anxiety during the COVID-19 pandemic are still quite high, only 5% lower than mothers who do not experience anxiety. There is no significant variable associated with anxiety in pregnant women. Keywords: anxiety and pregnant women, COVID-19
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN LAMANYA MENSTRUASI PADA MAHASISWA TINGKAT III PRODI DIII KEPERAWATAN YANG SEDANG MENGHADAPI UJIAN AKHIR PROGRAM TAHUN 2010 Rizka Himawan; Rusnoto Rusnoto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : gangguan emosional, ketegangan, tekanan, kegelisahan, semuanya dapat membawa kepada gejalanya haid atau ketidaknormalan pendarahan pada rahim. Ini terjadi karena hypothalamus yang kemudian mempengaruhi siklus pelepasan hormone yang merangsang ovulasi menjadi terhalang, akibatnya mengarah kepada ketidakteraturan haid.  Keadaan mesntruasi yang tidak teratur dan gangguan-gangguan pada saat menstruasi ternyata juga sering dikeluhkan oleh mahasiswa tingkat 3 Prodi D3 Keperawatan STIKES Muhammadiyah.Tujuan penelitian : tujuan umum : Diketahuinya hubungan antara tingkat kecemasan dengan lamanya menstruasi pada mahasiswa tingkat III DIII keperawatan yang sedang mengahadapi ujian UAP di STIKES Muhammadiyah Kudus Tahun 2010. tujuan khusus : di ketahuinya Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa Tingkat III prodi DIII Keperawatan Yang Sedang Menghadapi Uap Di Stikes Muhammadiyah Kudus Tahun 2010, di ketahuinya lamanya Menstruasi Pada Mahasiswa Tingkat III Prodi DIII Keperawatan Yang Sedang Menghadapi Uap Di Stikes Muhammadiyah Kudus Tahun 2010.Metode penelitian : jenis penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa D III Keperawatan dengan sampel 36 orang yang diambil dengan tehnik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dengan metode pengumpulan data adalah angket. Analisa data untuk menguji hipotesa digunakan uji statistik spearman rank.Hasil penelitian : sebagian besar responden mengalami tingkat kecemasan berat (47,2%) dan mengalami lamanya hari menstruasi tidak normal (75%). Uji hipotesa diperoleh ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan lamanya hari menstruasi pada mahasiswa tingkat III prodi D 3 keperawatan yang sedang menghadapi ujian akhir program (Rho : 0,511 dan p value : 0,005).Kesimpulan : Ada hubungan tingkat kecemasan dengan lamanya hari menstruasi pada mahasiswa tingkat III prodi D 3 keperawatan di STIKES Muhammadiyah Kudus tahun 2010. Diharapkan semua pihak berkenan memahami masalah kesehatan reproduksi yang dialami oleh para mahasiswa sehingga proses belajar mengajar dapat lebih efektif lagi dengan metode yang mengarah kepada belajar santai namun dipahami.
PENGARUH DAUN KELOR DAN KATUK TERHADAP PENINGKATAN BERAT DAN PANJANG BADAN PADA BAYI BARU LAHIR Miskiyah Miskiyah; Dwi Putri Septiani; Hafizah Marheni Nurlaili; Sasti Putri Wulandari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i1.2184

Abstract

AbstrakKebehasilan menyusui pada bulan pertama merupakan kunci utama untuk kebehasilan ASI eksklusif. Sayangnya masalah ASI sering terjadi akrena produksi ASI tidak lancar sehingga menyebabkan kegagalan menyusui. Diperlukan intervensi untuk meningkatkan produksi ASI untuk memastikan nutrisi kesehatan bayi salah satunya adalah dengan tanaman laktagogum seperti daun katuk dan daun kelor. Penelitian ini dibertujuan untuk mengetahui perbandingan konsumsi daun kelor dan daun katuk untuk peningkatan berat badan dan panjang badan pada pada bayi di Tegal Rejo, Kabupaten Muara Enim. Penelitian menggunakan desain quasy experimental dengan pendekatan pre-post test with control grup. Kelompok dibagi menjadi dua yaitu kelompok katuk dan kelompok daun kelor. Setiap kelompok terdiri dari 10 orang. Setiap ibu nifas diberikan 200 gram daun kelor/katuk yang telah dimasak dengan cara direbus dan diberikan pada pagi hari. Pengukuran berat badan menggunakan timbangan bayi digital dan pengukuran panjang badan menggunakan meteran bayi. Analisis uji menggunakan uji T Independent Test. Hasil penelitian didapatkan bahwa berat badan dan panjang badan sebelum penelitian pada kedua kelompok dalam batasan normal. Peningkatan berat badan lahir sampai minggu ke 4 pada kelompok daun katuk lebih rendah dengan kelompok daun kelor (964,0±189,63,; 1145,0±227,46), namun demikian hasil statistic menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan peningkatan berat badan pada kedua kelompok (p value 0,69). Peningkatan Panjang badan lahir sampai pada minggu keempat pada kelompok daun katuk lebih rendah bila dibandingkan kelompok daun kelor (4,16±0,81; 5,12±0,71), hasil statistic menunjukkan ada perbedaan yang signifikan panjang badan pada kedua kelompok (p value 0,012). Kesimpulan yaitu daun kelor lebih baik dalam meningkatkan panjang badan bayi dibandingkan dengan daun katuk.Kata kunci: kelor, katuk, panjang badan, berat badan, bayi baru lahirAbstractSuccessful breastfeeding in the first month is the main key to successful exclusive breastfeeding. Unfortunately, breast milk problems often occur because breast milk production is not smooth, causing failure to breastfeed. Interventions are needed to increase breast milk production to ensure healthy nutrition for babies, one of which is lactagogum plants such as katuk leaves and moringa leaves. This research aims to determine the comparison of consumption of Moringa leaves and Katuk leaves for increasing body weight and body length in babies in Tegal Rejo, Muara Enim Regency. The research used a quasi-experimental design with a pre-post test with control group approach. The groups were divided into two, namely the katuk group and the moringa leaf group. Each group consists of 10 people. Each postpartum mother is given 200 grams of Moringa/katuk leaves which have been cooked by boiling and given in the morning. Measurement of body weight using a digital baby scale and measurement of body length using a baby meter. Test analysis uses the T Independent Test. The research results showed that body weight and body length before the study in both groups were within normal limits. The increase in birth weight until the 4th week in the katuk leaf group was lower than in the moringa leaf group (964.0 ± 189.63,; 1145.0 ± 227.46), however, statistical results showed that there was no significant difference in increase in body weight. in both groups (p value 0.69). The increase in body length at birth until the fourth week in the katuk leaf group was lower when compared to the moringa leaf group (4.16 ± 0.81; 5.12 ± 0.71), statistical results showed that there was a significant difference in body length in the two groups ( p value 0.012). The conclusion is that Moringa leaves are better at increasing baby's body length compared to katuk leaves.Key words: moringa, katuk, body length, weight, newborn 
KOLABORASI PERAWAT DAN AHLI GIZI DI POSYANDU BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JETAK, KABUPATEN SEMARANG Maria Dyah Kurniasari; Kristiawan P. A Nugroho; Yuni Sofia Ranty
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i1.480

Abstract

Tumbuh dan kembang balita pada dasarnya merupakan dua peristiwa yang berlainan namun keduanya saling berkaitan. Beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan balita adalah status gizi, pola tidur, kesehatan gigi, perkembangan motorik, peran keluarga dalam menerapkan disiplin pada balita, serta  dukungan perawat dan ahli gizi dalam memberikan pelayanan kesehatan gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kolaborasi antara perawat dengan ahli gizi sebagai upaya dukungan perawat guna peningkatan kecukupan status gizi pada balita di Posyandu Sedap Malam 4 dan Posyandu Sedap Malam 5 di Wilayah kerja Puskesmas Jetak, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam (in depth interview). Hasil penelitian menyatakan bahwa adanya dukungan perawat dalam upaya peningkatan status gizi balita melalui kolaborasi perawat dan ahli gizi untuk meningkatkan layanan kesehatan status gizi balita. Perawat ikut membantu ahli gizi di lapangan dalam hal pemberian pendidikan kesehatan dan pemeriksaan fisik pada balita. Perawat tetap memberikan asuhan keperawatan sesuai tugas dan tanggung jawabnya. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa perawat turut memberikan dukungan kepada tenaga gizi dalam upaya peningkatan status gizi balita setiap bulan di Posyandu yang berada di wilayah Kerja Puskesmas JetakKata Kunci : dukungan, perawat, ahli gizi, status gizi balita, posyandu
KECERDASAN EMOSIONAL SEBAGAI SALAH SATU DETERMINAN HASIL BELAJAR ASUHAN KEBIDANAN Ni Ketut Erawati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.917

Abstract

Kompetensi bidan yang utama adalah mampu mampu memberikan asuhan bagi kliennya baik sebagai individu, keluarga dan anggota masyarakat, namun hasil belajar mahasiswa dalam asuhan kebidanan khususnya asuhan komunitas masih lemah, kompleksnya materi pada mata kuliah ini menjadi penyebab rendahnya penguasaan mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah melihat hubungan antara kecerdasan emosional mahasiswa dengan hasil belajar Asuhan Komunitas.Penelitian ini berjenis penelitian deskriptif dengan rancangan korelasional yakni dengan melihat hubungan anatara kecerdasan emosional dengan hasil belajar Asuhan. Sampel penelitiannya adalah mahasiswa kebidanan semester IV yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan regresi linier.Hasil penelitian menunjukkan  nilai korelasi (r) sebesar  0.127 dengan koefisien determinasi (R2) adalah 0.016.  Dari hasil temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan kecerdasan emosional dengan hasil belajar Asuhan Komunitas pada mahasiswa.Kata Kunci: Kecerdasan emosional, Hasil Belajar, Asuhan Komunitas 
STUDI DESKRIPTIF POLA NUTRISI BALITA PENGUNJUNG POSYANDU I DI DESA DASUN Rt 02 Rw01 KECAMATAN LASEM KABUPATEN REMBANG Dewi Hartinah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Status gizi kurang bahkan buruk merupakan kondisi ekstrim dari kekurangan nutrisi pada tubuh manusia. Gizi kurang atau buruk selalu berada di tengah-tengah populasi manusia andai kata upaya pencegahan tidak memadai. Observasi awal yang dilakukan penulis terhadap balita di desa dusun RT 02 RW 01 kecamatan Lasem kabupaten Rembang 30 balita yang tertulis di KMS. Ditemui 10 Balita menunjukkan Kurva KMS berwarna kuning dan 13 balita menunjukkan warna hijau muda dan 7 balita menunjukkan warna hijau tua. Berdasarkan data hasil observasi awal, peneliti tertarik untuk melihat pola nutrisi balita dengan mengambil judul: “Studi diskriptif Pola Nutrisi Balita Pengunjung Posyandu I di Desa Dasun RT 02 RW 01 Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang. Sukarmin, Rizka HimawanTujuan : Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pola nutrisi balita pengunjung Posyandu I di desa dasun Rt 02 Rw 01 kecamatan Lasem kabupaten Rembang serta pola nutrisi balita pengunjung posyandu 1di desa dasun RT 02 RW 01 Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang menurut frekuensi makan, jenis makanan,dan porsi makanMetode : Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif menggambarkan pola nutrisi balita pengunjung posyandu I dengan penghitungan mean, median, dan modusHasil : Hasil penghitungan pola nutrisi Balita Pengunjung Posyandu I di Desa Dasun RT 02 RW 01 Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang menurut frekuensi makan pengunjung  adalah baik dengan jumlah 24 orang (80,0%), menurut jenis makanan pengunjung adalah kurang baik dengan jumlah 17 orang (56,7%), sedangkan untuk menurut porsi makan pengunjung adalah kurang baik dengan jumlah 18 orang (60,0%)  Kesimpulan :Pola Nutrisi Balita Pengunjung Posyandu I di Desa Dasun RT 02 RW 01 Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang adalah kurang baik (56,7%)
KECEMASAN IBU DENGAN RIWAYAT OBSTETRI BURUK PADA PERSALINAN KALA I Ika Tristanti; Tirami Arum Larasati; Noor Asiyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i2.1847

Abstract

Ibu hamil dapat mengalami kecemasan selama hamil dan berlanjut sampai masa persalinan. Kecemasan dapat memicu produksi hormon stress yang menyebabkan gangguan peredaran darah dan pertukaran oksigen ibu dengan janin yang berakibat melemahnya kontraksi uterus dan memicu kegawatan pada janin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran kecemasan ibu dengan riwayat obstetri buruk pada persalinan kala I. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif fenomenologis Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Slawi, pada tahun 2022. Pengambilan data dilakukan melalui in depth interview. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah eksplikasi data. Hasil penelitian, kecemasan yang dialami oleh ibu disebabkan oleh  adanya pengalaman buruk dan rasa sakit selama proses persalinan. Rasa cemas mulai dirasakan oleh ibu pada trimester III dan semakin terasa berat ketika memasuki masa persalinan kala I. Ketidaknyamanan fisik yang dialami oleh ibu antara lain merasa tegang, kadang lesu, tidur tidak tenang, mudah kaget atau terkejut, mood swing, mudah gemetar, sering bermimpi buruk, mudah pingsan, gangguan pencernaan (muntah, diare), sering buang air kecil, pusing, mudah berkeringat dan ketidaknyamanan fisik lainnya. Upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mengurangi kecemasan yaitu dengan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan, mengikuti kelas ibu hamil dan selalu komunikasi dengan suami. Orang yang paling dibutuhkan saat ibu mengalami kecemasan adalah suami, keluarga khususnya ibu, saudara , teman dan penolong persalinan yang sabar. Kesimpulan penelitian adalah perlu adanya pendampingan sejak awal masa kehamilan dan selama persalinan kepada ibu dengan riwayat obstetri buruk sehingga kecemasan yang dialami bisa diatasi dan tidak berlanjut. Dengan adanya pendampingan yang tepat maka rasa cemas dan takut yang dialami dapat dicegah dan tertangani sehingga tidak akan menyebabkan komplikasi pada masa kehamilan dan persalinan selanjutnya.
FREKUENSI SEKSUAL DENGAN TINGKAT INFEKSI PASCA PEMASANGAN IUD PADA AKSEPTOR KB IUD DI KECAMATAN JEKULO KABUPATEN KUDUS Irawati Indrianingrum
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v9i1.402

Abstract

Latar Belakang : IUD  merupakan   alat   kontrasepsi  yang   terbuat   dari  bahan   plastik   yang   halus berbentuk spiral atau berbentuk lain yang dipasang di dalam rahim. IUD mempunyai efektivitas tinggi. Sangat efektif 0,6-0,8 kehamilan per 100 perempuan dalam 1 tahun pertama, akan tetapi IUD juga dapat mengakibatkan infeksi jika melakukan seksual berlebihan atau terlalu sering melakukan hubungan seksual. Tujuan penelitian ini untuk menganalisai frekuensi seksual dengan tingkat infeksi Pasca Pemasangan IUD pada akseptor KB IUD di Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus. Metode Penelitian : Jenis penelitian adalah analitik korelasi dengan pendekatan waktu cross sectional. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder. Sampel dalam penelitian ini adalah 47 orang dari populasi dengan teknik total sampling. Analisa data yang digunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji statistik kendall tau. Hasil Penelitian : Responden yang memiliki frekuensi seksual tidak baik sebanyak 21 (44,7%) dan responden yang mengalami infeksi berat sebanyak 20 (42,6%). Hasil uji statistik kendall tau, diperoleh ada hubungan antara frekuensi seksual dengan tingkat infeksi pada akseptor KB IUD pasca pemasangan di Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus (p value : 0,001 0,05) dengan nilai kendall tau 0,603. Kekuatan hubungannya adalah kuat. Kesimpulan : Ada hubungan antara frekuensi seksual dengan tingkat infeksi Pasca Pemasangan IUD pada akseptor KB IUD di Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus. Saran : Menyarankan ibu dan suami untuk bisa mengatur frekuensi seksual dan selalu menjaga kebersihan dan meningkatkan kesehatan agar mengurangi resiko terkena infeksi setelah melakukan pemasangan IUD.Kata kunci : frekuensi seksual, infeksi, KB IUD
DETERMINAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL Pungki Indriyani; Ana Zumrotun Nisak; Nasriyah Nasriyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i2.2996

Abstract

Salah satu aspek yang masih mengakibatkan melonjaknya angka kematian ibu (AKI) di Indonesia yaitu masalah kehamilan yang sebenarnya dapat dicegah melalui kepatuhan dalam melakukan kunjungan antenatal care (ANC). Namun, ibu hamil trimester ketiga di Puskesmas Juwana masih menunjukkan tingkat kepatuhan yang rendah terhadap kunjungan ANC. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti usia, jumlah kelahiran (paritas), dan tingkat pendidikan. Oleh karenanya, studi ini tujuannya untuk menganalisa hubungan antara umur, paritas, dan pendidikan dengan kepatuhan terhadap kunjungan ANC. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif korelasional denganrancangan retrospektif. Penelitian dilakukan di Puskesmas Juwana pada 15 Maret–15 April 2025. Populasi penelitian mencakup 237 ibu hamil pada trimester ketiga yang menjalani pemeriksaan antenatal care, dengan sampel sebanyak 59 responden dipilih melalui total sampling  berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hanya data sekunder dari observasi dan kuesioner berdasarkan informasi dari rekam medis dan buku KIA yang dipakai pada studi ini. Uji Chi-Square digunakan untuk analisis berbantuan aplikasi SPSS for Windows. Hasil menunjukkan bahwa umur, paritas, dan pendidikan merupakan faktor yang memengaruhi kepatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Juwana (p = 0,041; p = 0,000; p = 0,042). Secara khusus, hasil ini mengindikasikan bahwasanya primipara, ibu dengan pendidikan menengah, dan wanita umur non-risiko lebih cenderung mematuhi kunjungan ANC. Temuan ini menyoroti pentingnya mempertimbangkan karakteristik ibu dalam upaya meningkatkan kepatuhan terhadap kunjungan ANC, yang pada akhirnya bertujuan untuk mencegah berbagai masalah kehamilan.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 1 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 1 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 2 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 1 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 1 (2010) More Issue