cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
ijp@umkudus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
IJP (Indonesia Jurnal Perawat)
ISSN : 25407511     EISSN : 25407546     DOI : http://doi.org/10.26751/ijp
Core Subject : Health,
The focus of IJP (Indonesia Jurnal Perawat) is to provide nursing and midwifery articles based on research. IJP (Indonesia Jurnal Perawat) specializing in the study of Nursing and Midwifery Studies, and intended to communicate about original research and current issues on the subject. IJP (Indonesia Jurnal Perawat) is open to contributions of experts from related disciplines.
Articles 118 Documents
MENTAL STATUS , ABILITIES MOBILIZATION AND THE RISK OF FALLS IN THE ELDERLY WITH HYPERTENSION; A CORRELATIVE STUDY Fina Oktafiani; Dewi Hartinah; Ashri Maulida Rahmawati
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 10, No 1 (2025): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v10i1.2807

Abstract

Hypertension, or high blood pressure, is a vascular disorder that hampers oxygen and nutrient supply to body tissues. Elderly individuals are prone to hypertension due to physical and psychological changes, increasing their risk of falls. Falls can significantly impact cognitive function and mobility. This study analyzes the correlation between mental status, mobility, and fall risk among elderly hypertensive individuals in Tanjungrejo Village. This cross-sectional correlation study involved 64 randomly selected participants from Tanjungrejo Village in November 2024. Mini Mental State Exam (MMSE), Elderly Mobility Scale (EMS), and Berg Balance Scale (BBS) assessed mental status, mobility, and fall risk, respectively. Spearman Rank test analyzed the data.Results showed: most elderly hypertensive individuals (45.3%) had probable cognitive impairment. Majority (57.8%) demonstrated independent mobility. Most participants (57.8%) had moderate fall riskA significant correlation exists between mental status, mobility, and fall risk among elderly hypertensive individuals in Tanjungrejo Village, Jekulo Subdistrict, Kudus Regency (p-value  0.05).
HUBUNGAN ANTARA ASUPAN NUTRISI DAN KUALITAS TIDUR DENGAN PENINGKATAN KADAR UREUM KREATININ PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RSUD KELET PROVINSI JAWA TENGAH Luluk Ulya; Hadi Sabdo; Rusnoto Rusnoto; Sri Karyati; Nurfajri Lutfiana
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 4, No 1 (2019): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v4i1.948

Abstract

Latar belakang : Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan masyarakat global dengan prevalens dan insidens gagal ginjal yang meningkat, prognosis yang buruk dan biaya yang tinggi. Gagal Ginjal merupakan penyakit katastropik nomor 2 yang paling banyak menghabiskan biaya kesehatan setelah penyakit jantung. Salah satu cara untuk mengetahui fungsi ginjal adalah Kadar ureum dan kreatinin yang menjadi parameter atau subtansi endogen yang diproduksi relative lebih stabil. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kadar ureum kreatinin menjadi tinggi dan normal salah satunya adalah kualitas tidur dan juga asupan nutrisi. Tujuan : Mengetahui hubungan antara asupan nutrisi dan kualitas tidur terhadap kadar ureum kreatinin pada pasien gagal ginjal kronik di RSUD Kelet Jawa Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode korelasi , kuesioner diberikan kepada 32 responden menggunakan teknik non probability sampling berupa total sampling artinya mengambil semua anggota yang dijadikan sampel. Analisa data menggunakan uji chi Square dengan ρ value 0,05 untuk mengetahui hubungan asupan nutrisi dan kualitas tidur terhadap kadar ureum kreatinin pada pasien gagal ginjal kronik. Kesimpulan : Hasil uji statistik asupan nutrisi terhadap kadar ureum kreatinin dengan menggunakan Chi Square, menunjukan bahwa nilai p = 0,004. Dengan demikian karena nilai (p 0,05), maka Ho ditolak, dan Ha diterima, jadi ada hubungan antara asupan nutrisi dengan kadar ureum kreatinin pasien gagal ginjal di RSUD Kelet Jawa Tengah. untuk odds ratio pada menunjukan angka 32,0, artinya apabila dilakukan penelitian tentang asupan nutrisi dan kadar ureum kreatinin di Rumah Sakit Umum Kelet Jawa Tengah maka kemungkinan terdapat hubungan antara asupan nutrisi dan kadar ureum kreatinin adalah 32 kali lipat. Sedangkan kualitas tidur terhadap kadar ureum kreatinin menunjukan bahwa nilai p = 0,024. Dengan demikian karena nilai (p 0,05), maka Ho ditolak dan Ha diterima, jadi ada hubungan bermakna antara kualitas tidur dengan kadar ureum kreatinin pasien gagal ginjal di RSUD Kelet Jawa Tengah. untuk odds ratio menunjukan angka 14,00, artinya apabila dilakukan penelitian tentang kualitas tidur dan kadar ureum kreatinin di Rumah Sakit Umum Kelet Jawa Tengah maka kemungkinan terdapat hubungan antara kualitas tidur dan kadar ureum kreatinin adalah 14 kali lipat.
HUBUNGAN KONDISI PSIKOLOGIS PENERIMA PERSETUJUAN GENERAL CONSENT DENGAN PEMAHAMAN TENTANG HAK PASIEN RUMAH SAKIT SESUAI UNDANG – UNDANG NOMOR 44 TAHUN 2009 PASAL 32 DI RS AISYIYAH KUDUS TAHUN 2016 muhammad purnomo
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 2, No 1 (2017): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v2i1.251

Abstract

Feeling depressed hearts Facing A problem, Could Be stress. Stress is a prayer One Form of Psychological Disorders That often attacked by the Human Rights of Patients and Families is information that was provided by parties Hospital Patients showed to the family OR That includes information on the rights and Obligations Patients And listed hearts legislation. Laws - laws revoked them is law no. 44 year 2009 concerning hospitals, law number 29 of 2004 about practice of medicine and some other gatra regulations. on research singer took the title of psychological condition common consent agreement receiver with about understanding patient rights hospital under the act - law no. 44 year 2009 article 32. singer study is a quantitative research using analytical description with with sectional study design. the example used by 35 respondents. obtained results 9 respondents (25.7%) believed the psychological condition of the less / decreased. from the results obtained rated spearman test (p value = 0.027 α = 0.05; r = 0374 value) can then be concluded that the ada relations psychological condition common consent agreement receiver with about understanding patient rights hospital under the act - law number 44 2009 article 32.
COLD COMPRESS REDUCES PAIN SCALE INSULIN INJECTION AMONG DIABETES MELLITUS CLIENTS IN A PUBLIC HEALTH CENTER Faridha Alfiatur Rohmaniah; Fery Nanik Handayani; Diana Tri Lestari; Muhamad Jauhar
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 2 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i2.2601

Abstract

Diabetes Mellitus is a chronic disease that is a threat to health due to increased morbidity and mortality rates. This disease burdens sufferers, families who care for them, and the country. Problems that often arise are pain as an effect of insulin injection. One of the interventions that can be done independently is a cold compress. To analyze the effect of cold compress on the pain scale of insulin injection. The research design used a quasi-experimental with a pretest and a post-test with a control group design. The study was conducted at the Mijen I Health Center in August 2024—a sample of 15 clients for each group through purposive sampling. Inclusion criteria were diagnosed with Diabetes Mellitus, blood sugar measurement results 120 mg/dl (fasting blood sugar) or 140 mg/dl (random blood sugar), and received insulin injection. Exclusion criteria were respondents who withdrew and consumed analgesic drugs. This research instrument used the Numeric Rating Scale. Researchers provided cold compress intervention with a temperature of 13-16 0 C once for 3 days. Data analysis using Wilcoxon and Mann-Whitney tests. Cold compresses have a significant effect on the insulin injection pain scale with a p = 0.008 (p 0.05). Cold compresses reduce the insulin injection pain scale. Health centers can develop interventions by providing cold compresses to treat pain caused by insulin injections.
UJI COBA REGULATORY EMOTIONAL SELF-EFFICACY (RESE) UNTUK MENGUKUR EFIKASI DIRI DALAM MANAJEMEN MARAH PASIEN SKIZOFRENIA VERSI BAHASA INDONESIA Ashri Maulida Rahmawati; Muhamad Jauhar; Edita Pusparatri
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 7, No 1 (2022): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v7i1.1468

Abstract

AbstrakSkizofrenia menjadi masalah kesehatan jiwa tertinggi di Indonesia. Jumlah kasus skizofrenia meningkat setiap tahun. Klien skizofrenia yang mengalami delusi seringkali marah dan mungkin dapat melakukan tindak kekerasan baik pada diri sendiri maupun orang lain. Efikasi diri yang baik sangat diperlukan oleh klien skizofrenia sehingga mampu mengontrol emosional. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji coba kuesioner Regulatory Emotional Self-Efficacy (RESE) versih bahasa Indonesia sebagai instrumen penelitian untuk mengukur efikasi diri dalam manajemen marah pada klien skizofrenia. Kuesioner ini terdiri dari dua belas item pertanyaan dan telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Uji keterbacaan telah dilakukan sebelum proses uji validitas dan reliabilitas. Kuesioner ini telah dilakukan uji coba pada 20 klien skizofrenia dengan diagnosis keperawatan risiko perilaku kekerasan. Nilai validitas sebesar 0,757-0,935 (nilai r tabel = 0,444) dan nilai reliabilitas sebesar 0,965 (nilai r kritis = 0,600). Analisis data menggunakan korelasi product pearson’s dan tabel kontingensi dengan kebermaknaan pada p 0,05. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa kuesioner ini valid dan reliabel sehingga dapat digunakan untuk penelitian. Kuesioner ini dapat digunakan sebagai instrumen penelitian dalam mengkaji keyakinan diri klien skizofrenia dengan diagnosis keperawatan risiko perilaku kekerasan dalam manajemen marah
HUBUNGAN DURASI HEMODIALISA DENGAN TEKANAN DARAH PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG HEMODIALISASI RSI PATI Luluk Ulya; Puji Krisbiantoro; Dewi Hartinah; Sri Karyati; Widaningsih Widaningsih
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 5, No 1 (2020): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v5i1.938

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal adalah seseorang yang fungsi ginjalnya kehilangan kemampuan untuk mempertahankan volume dan komposisi cairan tubuh. Pasien dengan gagal ginjal tahap akhir akan dapat menjadi sampai kehidupan normal apabila mendapatkan terapi khusus yang disebut dengan hemodialisis. Tindakan hemodialisa saat ini mengalami perkembangan yang cukup pesat, namun masih banyak penderita mengalami masalah medis saat menjalani hemodialisa. Komplikasi yang sering terjadi pada penderita yang menjalani hemodialisa adalah gangguan hemodinamik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi hemodialisa dengan tekanan darah pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisasi RSI Pati. Metode: Jenis penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 42 responden dengan menggunakan teknik sampling berupa total sampling. Uji statistik yang digunakan adalah spearman rank. Hasil: Hasil penelitian didapatkan durasi hemodialisa sebagian besar adalah pendek yaitu sebanyak 33 (78,6%) responden, sedangkan tekanan darah responden sebagian besar adalah hipertensi yaitu sebanyak 35 (83,3%) responden. Berdasarkan uji spearman rank diperoleh nilai p value = 0,624 dengan α = 0,05. Diketahui bahwa p value α maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan durasi hemodialisa dengan tekanan darah pasien Gagal Ginjal Kronik. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan durasi hemodialisa dengan tekanan darah pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisasi RSI Pati.
INFLUENCE OF PREDISPOSING, ENABLING, REINFORCING FACTORS ON THE UTILIZATION OF NON-COMMUNICABLE DISEASE POSTS (NCDS) FOR THE ELDERLY IN THE ERA OF COVID-19 PANDEMIC Herlina Herlina; Juliming Kenedy; M. Srihartatiningsih
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 1 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i1.1951

Abstract

Upaya memonitoring kesehatan lansia sangat dibutuhkan pelayanan kesehatan melalui program Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) dimana Indonesia merupakan negara dengan struktur penduduk tua (Aging Population). Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Faktor Predisposing, Enabling, Reinforcing terhadap pemanfaatan posbindu PTM lansia era pandemi Covid-19 di Desa Suka Bangun wilayah kerja Puskesmas Sungai Betung tahun 2022. Metode: Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di Desa Sukan Bangun wilayah kerja Puskesmas Sungai Betung tahun 2022 yang berjumlah 134 orang.Hasil uji statistic terhadap pemanfaatan Posbindu PTM lansia era pandemic Covid-19. ditemukan: a. Nilai p value = 0,001 artinya p 0,05 yaitu pengetahuan, sikap, Pendidikan, dan dukungan tenaga kesehatan dan nilai p value = 0,011 artinya p 0,05 dukungan keluarga. b.Nilai p value = 0,132 artinya p 0,05 yaitu dukungan Kader, nilai p value = 0,128 artinya p 0,05 yaitu jarak tempuh dan nilai p value = 0,238 artinya p 0,05 yaitu transportasi Kesimpulan: a. Ada pengaruh dari pengetahuan, sikap, Pendidikan, dan dukungan tenaga Kesehatan, dan dukungan keluarga terhadap pemanfaatan Posbindu PTM lansia era Pandemi Covid-19. b. Tidak ada pengaruh dari dukungan Kader, jarak tempuh dan transportasi terhadap pemanfaatan Posbindu PTM lansia era pandemic Covid-19.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DAN PENGETAHUAN ORANG TUA DENGAN PERILAKU SIBLING RIVALRY PADA ANAK USIA TODDLER (1-3 TAHUN) DI PAUD DESA DEMA’AN KOTA KUDUS Nurlaily Prasetyawati; Rizka Himawan; Tri Suwarto
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 5, No 2 (2020): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v5i2.1350

Abstract

Abstrak Pola asuh Orang tua merupakan pola interaksi antara orang tua dan anak, yaitu bagaimana sikap atau perilaku orang tua saat berinteraksi dengan anak, termasuk cara penerapan aturan, mengajarkan nilai atau norma, memberikan perhatian atau kasih sayang serta menunjukan sikap dan perilaku baik sehingga dijadikan panutan bagi anaknya. Pengetahuan merupakan hasil dari tahu setelah orang melakukan suatu tindakan, sedangkan sikap merupakan suatu reaksi atau respons setelah orang melakukan suatu tindakan atau aktivitas. Sibling rivalry adalah kecemburuan, persaingan dan pertengkaran antara saudara laki-laki dan saudara perempuan, hal ini terjadi pada semua orang tua yang mempunyai dua anak atau lebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orangtua dan pengetahuan orang tua dengan perilaku sibling rivalry pada anak usia toddler (1-3 tahun) di PAUD Desa Demaan Kecamatan Kota Kabupaten Kudus Tahun 2020. Dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah semua siswa siswi di Pendidikan anak usia dini (PAUD) di Desa Dema’an Kecamatan Kota Kabupaten Kudus yang memiliki saudara kandung berusia toddler (1-3 tahun) berjumlah 55 responden. Tekhnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Hasil Penelitian didapatkan  p value = 0.002 (0,05) yang berarti terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku sibling rivalry anak usia toddler (1-3 tahun)  di PAUD Desa Dema’an Kecamatan Kota Kabupaten Kudus Tahun 2020. p value = 0.009 (0.05) yang berarti terdapat hubungan antara pengetahuan orang tua dengan perilaku sibling rivalry anak usia toddler (1-3 tahun) di PAUD Desa Dema’an Kecamatan Kota Kabupaten Kudus Tahun 2020. Aada hubungan antara pola asuh orang tua dan pengetahuan orang tua dengan perilaku sibling rivalry anak usia toddler (1-3 tahun) di PAUD Desa Dema’an Kecamatan Kota Kabupaten Kudus Tahun 2020. Kata Kunci : Pola asuh Orangtua, Pengetahuan Orangtua, Sibling Rivalry. Abstract Parenting is a pattern of interaction between parent and child, which is how the attitude or behavior of parents when interacting with the child , including the method of application of the rules , teach values or norms , attention or affection and show the attitude and behavior so well that become a model for son . Knowledge is the result of know after people perform an action , while the attitude is a reaction or response after people perform an action or activity . Sibling rivalry is jealousy , rivalry and quarrels between brothers and sisters , this has happened to all the parents who have two or more children. This research is to determine the relationship between parenting parents and knowledge of parents on sibling rivalry behaviour of toddler (1-3 years) in Pre-Primary School, Dema'an Village, Kudus regency. This study used a descriptive research with cross sectional correlative. The population was toddler who had relatives in Pre-Primary School, Demaan village, Kudus Regency about 55 children. The sample of research consisted of 30 people. There is a relationship between parenting parents and sibling rivalry behavioral with p value of 0.002, and  correlation between the knowledge of parents with sibling rivalry behavioral with p value 0.009 at 5% confidence of intervals level. Conclusion: There is significant correlation between parenting parents and knowledge of parents on sibling rivalry behavioral of toddler  (1-3 years) in Pre-Primary School, Dema'an village Kudus.  Keywords: Sibling Rivalry, Parenting Parents, Knowledge of Parents
FAMILY SUPPORT AND LIFEQUALITY OF KIDNEY FAILURE PATIENTS UNDERGOING HEMODIALYSIS IN HOSPITAL Hesti Dian Nirmalasari; Noor Hidayah; Umi Faridah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 10, No 1 (2025): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v10i1.2796

Abstract

Chronic Kidney Failure co, commonly known as CKD, is a condition in which the kidneys experience long-term damage. Patients with chronic kidney failure undergoing hemodialysis have a lower quality of life compared to the general population. Family support is one factor influencing patients' quality of life. The general objective of this study is to determine the relationship between family support and the quality of life of chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at RST Tk. II 04.05.01 dr. Soedjono Magelang. This study uses a correlational research design. The population in this study consists of chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at RST Tk. II dr. Soedjono Magelang, with an average of 72 patients over six months.The sampling technique used was accidental sampling, with 46 respondents. Data collection was conducted using questionnaires. Bivariate analysis was performed using the Spearman Rank correlation test. The independent variable in this study is family support, measured using the Family Support Instrument. In contrast, the dependent variable is quality of life, measured using the World Health Organization Quality of Life (WHOQOL) instrument. The research was conducted from January to February 2025. The Spearman Rank statistical test results indicate a significant relationship between family support and quality of life in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis, with a p-value = 0.000. The correlation direction is positive, with a strong correlation strength (r = 0.628).In conclusion, the lower the family support, the worse the patient's quality of life, and conversely, the better the family support, the higher the patient's quality of life. It is recommended that families provide better emotional and practical support to chronic kidney failure patients to improve their quality of life during hemodialysis.
SUMBER INFORMASI DENGAN PERILAKU MEMAKAI MASKER DI ERA COVID-19 PADA MASYARAKAT DESA KARANGLINCAK KECAMATAN KRAGAN Umi Faridah; Rus Rusnoto; Wariyanti Hastuti
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 8, No 1 (2023): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v8i1.1835

Abstract

Latar Belakang : Penggunaan masker adalah bagian dari rangkaian komprehensif pencegahan dan pengendalian Covid-19. Berdasarkan survey pendahuluan kepada 10 responden pada masyarakat di Desa Karanglincak Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang. Menggunakan wawancara terstruktur menunjukkan terdapat 7 orang (70%) yang perilaku memakai masker kurang baik.  Tujuan : untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku memakai masker di era Covid-19 Pada Masyarakat Desa Karanglincak Kecamatan Kragan. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis korelasi dengan Pendekatan pertama peneliti menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik Purposive Sampling sebanyak 95. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil : Ada hubungan sumber informasi (pvalue 0,000) dengan perilaku memakai masker di Desa Karanglincak Kaecamatan Kragan.

Page 2 of 12 | Total Record : 118