cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
ijp@umkudus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
IJP (Indonesia Jurnal Perawat)
ISSN : 25407511     EISSN : 25407546     DOI : http://doi.org/10.26751/ijp
Core Subject : Health,
The focus of IJP (Indonesia Jurnal Perawat) is to provide nursing and midwifery articles based on research. IJP (Indonesia Jurnal Perawat) specializing in the study of Nursing and Midwifery Studies, and intended to communicate about original research and current issues on the subject. IJP (Indonesia Jurnal Perawat) is open to contributions of experts from related disciplines.
Articles 118 Documents
HUBUNGAN POLA SUPERVISI DENGAN TINGKAT KELENGKAPAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN OLEH PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSI PATI Hastoro Hastoro; Ulil Ni’am; Dewi Hartinah; Muhammad Purnomo; Tutuk Wizariah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 6, No 2 (2021): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v6i2.943

Abstract

Latar Belakang : Pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan salah satu bentuk kegiatan yang menggambarkan mutu asuhan keperawatan, perawat wajid membuat pedokumentasian asuhan keperawata sebagai aspek legal yang memberikan jaminan pemberian asuhan bagia pasien. Dalam peningkatan mutu pelayanan di Rumah Sakit yang salah satunya adalah pemberian asuhan keperawatan makaperlu adanya kegiatan supervise yang dilakukan oleh supervisor.  Tujuan : Mengetahui hubungan pola supervisi dengan tingkat kelengkapan  pendokumentasian asuhan keperawatan oleh perawat.   Metode: Jenis penelitian ini adalah kolerasional  dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purprosive sampling dengan jumlah sampel 52. Uji analisis yang digunakan adalah dengan uji korelasi Spearman. Hasil : dari analisis statistic yang dilakukan didapatkan bahwa nilai p value adalah 0,000 dan nilai r adalah 0,469.  Kesimpulan : Ada hubungan pola supervisi dengan tingkat kelengkapan  pendokumentasian asuhan keperawatan oleh perawat di ruang rawat inap RSI Pati, dengan kekuatan hubungan sedang dan arah hubungan positif artinya semakin baik pola supervisi maka  tingkat pendokumentasian asuhan keperawatan oleh perawat akan semakin baik
NURSING CARE TO CLIENTS WITH FOCUS STUDY OF CHANGES IN SCHIZOPHRENIA SENSORY PERCEPTION OF AUDITORY HALLUCINATION CASE STUDY IN RSJ PROF. DR. SOEROJO MAGELANG Novitri Andalusia
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 2, No 2 (2017): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v2i2.478

Abstract

Background: Mental disorder that is one of the major in developing countries is schizophrenia.Based on the data of Basic Health Research (RISKESDAS, 2013) and combined with data from Pusdatin Kemenkes, the prevalence of mental disorders in Central Java was 0.23% for the age of 15 years and above the population of 24,089,433 people. Objective: describe the management of nursing care Schizophrenia with focus of study of Sensory Perception in Auditory Hallucinations. Method: The method used in this research is descriptive method by using approach of nursing process. Subjects in this study were Schizophrenic clients with sensory auditory sensory perception changes of 2 clients. Results: The provision of nursing care to clients of schizophrenia with a change in Sensory Perception Auditory Hallucinations showed different results on both clients after the provision of interventions in accordance with the client's verbal and nonverbal responses. Conclusion: The provision of nursing care to clients tailored to the client's response during nursing care.
PENGETAHUAN IBU BERHUBUNGAN DENGAN STATUS MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA DINI Umi Faridah; Noor Hidayah; Siti Nur Afifah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 7, No 2 (2022): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v7i2.1583

Abstract

 Perkembangan pada anak usia dini salah satunya dapat dilihat dari status motorik halus. Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting yang dilalui anak pada masa pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satu faktor yang mempengaruhi status motorik halus adalah pengetahuan ibu dan status gizi. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan status motorik halus pada anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik korelasional metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Peneliti menggunakan 84 sampel dengan Teknik simple random sampling dengan mengambil jumlah populasi di TK ‘AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL sebanyak 105 Anak. Analisa bivariat menggunakan uji Chi Square dan instrument yang digunakan adalah kuesioner dan formulir Denver II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu dengan status motorik halus pada anak usia dini di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal XIII Desa Wates Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus 2022 dengan P Value = 0,000 (0.05), nilai OR sebesar 7,227. Pengetahuan ibu berhubungan dengan status motorik halus pada anak usia dini di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal XIII Desa Wates Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus Tahun 2022.
EFECTEVENESS OF TERAPHY DZIKIR WITH SELF ACCEPTANCE IN CANCER PATIENTS IN HEALTH FASTABIQ HOSPITAL PKU MUHAMMADIYAH PATI Ali Sodikin; Anny Rosiana Masithoh; Suparmono Suparmono
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 3, No 2 (2018): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v3i2.953

Abstract

latar belakang: cancer merupakan penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel–sel jaringan tubuh yang tidak normal. respon psikologis yang sering terjadi pada panderita cancer antara lain sedih, syok, apatis, berduka, cemas, takut terhadap kekambuhan maupun kematian, harga diri rendah, persepsi dirirendah, penurunan gambaran diri. menurut world health organization (who 2010) kasus cancer akan terus mengalami peningkatan dan diprediksi akan mencapai 21,4 juta kasus pada tahun 2030 dan dua pertiga kasus tersebut terdapat di negara negara berkembang seperti di indonesia. berdasarkan studi pendahuluan pada bulan desember 2019 di rsu fastabiq sehat pku muhammadiyah pati didapatkan data rekam medis rawat inap sejumlah 57 pasien cancer. tujuan : penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara terapy dzikir dengan penerimaan diri pada pasien cancer di rsu fastabiq sehat pku muhammadiyah pati. metode : penelitian ini menggunakan deskriptif korelasional dan rancangan penelitian adalah menggunakan  cross sectional. populasi dan sempel dalam penelitian ini adalah pasien cancer yang sesuai dengan kriteria inklusi yang dirawat di ruang rawat inap rsu fastabiq sehat pku muhammadiyah pati, didapatkan sebanyak 32 pasien cancer. hasil penelitian :hasil analisis hubungan antara terapy dengan penerimaan diri menunjukkan bahwa dari 23 (71,9) pasien yang mengalami penerimaan diri yang sedang, tinggi, sangat tinggi tidak terganggu penerimaan dirinya setelah diberi terapi dzikir., ada sebanyak 9 (28,1%) terganggu penerimaan dirinya. pada variabel nyeri menunjukkan hasil statistik diperoleh nilai p value sebesar 0,031 maka dapat disimpulkan ada perbedaan proporsi terapy dzikir antara pasien yang tidak penerimaan diri, penerimaan diri rendah, penerimaan diri sedang dengan pasien yang mengalami gangguan penerimaan diri, (ada hubungan yang signifikan antara terapy dzikir dengan penerimaan diri. saran :diharapkan dapat melakukan penelitian selanjutnya tentang terapi dzikir dengan penerimaan diri membuat sampel lebih banyak dan di tambah kombinasi atau gabungan teraphy dzikir dengan relaksasi terhadap penerimaan diri. 
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN PEDIKULOSIS DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL KHOIR PRAWOTO SUKOLILO PATI Ns Sukarmin M.Kep; Zainal Fanani; Aji Tetuka
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 2, No 1 (2017): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v2i1.270

Abstract

Latar Belakang:  Pediculosis merupakan infeksi kulit/rambut pada manusia yang disebabkan parasit obligat Pediculus Humanus . Hasil wawancara awal dan pemeriksaan fisik dari 10 santri terdapat 7 santri Pondok Pesantren Miftahul Khoir Prawoto Sukolilo Pati mengalami pediculosis.Tujuan Penelitian: Mengetahui  adanya hubungan personal hygiene dengan kejadian pediculosis di  pondok pesantren Miftahul Khoir Prawoto Sukolilo Pati.Metode Penelitian: metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian diskriptif korelatif yaitu untuk  menggambarkan  hubungan antara Personal Hygiene  dengan Kejadian Pediculosis. penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional mengambil 32 santri di asrama  pondok pesantren Miftahul khoir Prawoto Sukolilo dengan total sampling.Hasil: : Personal Hygine santri di  Pondok Pesantren Miftahul Khoir Prawoto Sukolilo mayoritas buruk  sebanyak 19 (59,4 %), kejadian Pediculosis sebanyak 21 orang  (65,6 %).Kesimpulan : Ada hubungan antara personal hygine dengan kejadian pediculosis di Pondok Pesantren Miftahul Khoir Prawoto Sukolilo dengan Nilai p 0,040  (α : 0,05)Kata Kunci: Personal Hygiene, Pediculosis, santri Pondok Pesantren Miftahul KhoirDaftar Pustaka: 2003-2008
EVALUATION OF THE IMPLEMENTATION OF ELECTRONIC MEDICAL RECORDS IN THE INTENSIVE CARE UNIT OF SUNAN KUDUS ISLAMIC HOSPITAL Listiana Dewi Sartika; Erliany Syaodih; Yani Restiani Widjaja
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 2 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i2.2617

Abstract

An electronic medical record (RME) is a real-time, patient-centered medical record that provides information directly and securely to authorized users. With the novelty of RME in the health world, there are still not many studies that address the evaluation of RME in various aspects. This study is to determine the results of the evaluation of RME implementation in terms of roles, programs, regulations obj, objectives/ideal conditions, and hospital income. This study is a qualitative descriptive study. The method used is the interview—data processing with data reduction, organization, and interpretation. The data processing process is processed descriptively. The research was conducted in the Intensive Care Unit (ICU) of Sunan Kudus Islamic Hospital for 4 months from February to June 2024. Sampling technique with purposive sampling to officers related to medical records as many as 4 participants. Inclusion criteria are officers who manage medical records, patient service managers, and case mix. Exclusion criteria: refused to participate in the study. The results showed that RME is running well and has a positive influence in the ICU in terms of roles/functions, programs, regulations, expected goals, and income generation. In the role/function aspect, the informants have carried out their duties well in supporting RME. In the aspect of the program, it has been running well in accordance with the provisions; in the aspect of regulations, there is an SPO RME; in the aspect of goals, RME is beneficial for improving services even though several ideal conditions have not been achieved. In terms of revenue, implementing RME plays a role in increasing hospital revenue. The ideal conditions expected are continuous improvement and socialization through RME and health technology development.
THE RELATIONSHIP OF DEMOGRAPHIC STATUS, MEDICAL CONDITIONS AND NURSES RESPONSE RESPONSE WITH PATIENT FAMILY ANXIETY IN HOSPITAL GRAHA HUSADA JEPARA DISTRICT Ika Widyawati; Hadi Sabdo; Indanah Indanah; Nur Hidayat; Ully Kurantil Wira Wicaksana
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 5, No 1 (2020): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v5i1.944

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan pasien gawat darurat adalah pelayanan yang memerlukan pelayanan segera, yaitu cepat, tepat, dan cermat untuk mencegah kematian dan kecacatan serta menurunkan tingkat kecemasan keluarga pasien. Pelayanan pasien gawat darurat memegang peranan yang sangat penting (time saving is life saving) bahwa waktu adalah nyawa. Salah satu indikator mutu pelayanan berupa respon time (waktu tanggap), di manamerupakan indikator proses untuk mencapai indikator hasil yaitu kelangsungan hidup. Tujuan: Untuk mengetahui adanya hubungan status demografi (usia, jenis kelamin, Pendidikan, pekerjaan, penghasilan), kondisi medis, respon time perawat dengan kecemasan keluarga pasien di IGD Rumah Sakit Graha Husada Jepara. Metode: Penelitian analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional ini menggunakan 40 orang sebagai sampel yang diambil dengan teknik Sampel acak stratifikasi, data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data terkumpul kemudian dianalisa secara analisa univariat dan bivariat, sedangkan untuk menjawab hipotesis digunakan uji Spearman Rank. Hasil: Terdapat hubungan antara pendidikan dengan kecemasan keluarga di IGD Rumah Sakit Graha Husada Kabupaten Jepara dengan nilai p value 0,004 (p 0,05). Terdapat hubungan antara kondisi medis dengan kecemasan keluarga di IGD Rumah Sakit Graha Husada Kabupaten Jepara dengan nilai p value 0,000 (p 0,05). Terdapat hubungan antara respon time perawat dengan kecemasan keluarga di IGD Rumah Sakit Graha Husada Kabupaten Jepara dengan nilai p value 0,000 (p 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan status demografi, kondisi medis, respon time perawat dengan kecemasan keluarga pasien di IGD Rumah Sakit Graha Husada Kabupaten Jepara.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN BPJS RAWAT JALAN DI PUSKESMAS PECANGAAN JEPARA Edi Wibowo Suwandi; Muhammad Purnomo; Ifa Nailatul Iza; Novy Kumalasari; Zahrotun Niswah Qonitah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 1 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i1.2515

Abstract

Pelayanan dalam sektor kesehatan sangatlah memiliki peran penting dan berdampak serius. Kepuasan pasien merupakan evaluasi atau penilaian setelah memakai pelayanan, bahwa pelayanan yang sudah dipilih setidaknya telah memenuhi atau melebihi apa yang diharapkan. kualitas pelayanan kesehatan saat ini mendapatkan perhatian lebih, khususnya stigma masyarakat terhadap pelayanan kesehatan pasien pengguna BPJS yang berbeda dengan pelayanan pasien mandiri, kepuasan pasien juga merupakan aspek penting untuk menilai suatu kualitas pelayanan tersebut apakah layak dikatakan baik atau tidak. penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien BPJS rawat jalan di Puskesmas Pecangaan Jepara. penelitianini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Sampell pada penelitian ini sebanyak 100 Responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik Accidental Sampling. analisis uji bivariate menunjukkan bahwa variabel independen (bukti langsung (X1) (kehandalan (X2), daya tanggap (X3), jaminan (X4), dan empati (X5)) memiliki hubungan dengan variabel dependen (kepuasan pasien (Y)) BPJS rawat jalan di wilayah kerja Puskesmas Pecangaan dengan nilai p value 0,05. Dimana dari dimensi bukti fisik didapatkan p= 0.000, kehandalan p= 0.000, daya tanggap p=0.001, jaminan p=0.000, empati p=0.000
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN REAKSI KIPI PASCA PEMBERIAN VAKSIN COVID-19 PADA SISWA SMP X KABUPATEN KUDUS Indanah Indanah; Umi Faridah; Deby Kurniadi
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 7, No 1 (2022): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v7i1.1464

Abstract

AbstrakPandemi Covid-19 telah mengubah aspek kehidupan dan banyak membunuh jutaan manusia. Upaya pemerintah dalam menekan dan memutus persebaran Covid-19 salah satunya dengan vaksinasi. Setelah dilakukan vaksin Covid-19, beberapa orang mengalami reaksi KIPI. Banyak faktor yang mempengaruhi reaksi KIPI, seperti: faktor intrinsik, status kesehatan dan psikologis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara jenis kelamin, riwayat alergi, riwayat infeksi Covid-19, dan kecemasan dengan reaksi KIPI pada siswa SMP X Kudus. Jenis penelitian ini kuantitatif, menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu siswa SMP X Kudus tahun akademik 2021/2022 yang telah melakukan vaksin Covid-19 jenis Sinovac dosis kedua. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan 161 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin, riwayat alergi, dan riwayat infeksi Covid-19 dengan reaksi KIPI siswa SMP X Kudus dengan nilai p value 0,05 (α = 0,05), tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan reaksi KIPI pada siswa SMP X Kudus dengan nilai p value 0,05 (α = 0,05).
DIETARY COMPLIANCE AND WOUND CONDITION IN DIABETIC ULCER PATIENTS Intan Endyka Kurniasaria; Umi Faridah; Muhamad Jauhar; Edita Pusparatri
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 10, No 2 (2025): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v10i2.3156

Abstract

Diabetic ulcers are a complication in patients with uncontrolled diabetes mellitus. Patients with diabetic ulcers feel anxious and burdened economically, socially, and medically. There is an increasing number of diabetic ulcer cases in hospitals globally and nationally. Seeing this fact, it is necessary to know factors that can accelerate wound healing such as diet, medication, and physical activity. The purpose of this study was to analyze the relationship between dietary compliance and wound conditions in diabetic ulcer patients. This study was a quantitative study, correlation analysis with a cross-sectional approach. The independent variable was dietary compliance. The dependent variable was the wound condition of diabetic ulcer patients. The study was conducted at Dr. Rehatta Regional General Hospital in June-July 2025. A total of 66 samples were selected through a purposive sampling technique. 66 samples were obtained using the Slovin formula. The inclusion criteria were patients diagnosed with diabetes mellitus, diabetic ulcer wounds, composmentis, surgical poly patients, able to read or hear and answer questions on the questionnaire. The exclusion criteria were patients with other disease complications. The research instrument used a dietary compliance questionnaire and a Bates Jensen wound assessment tool observation sheet. Data analysis used the Spearman Rho correlation test. The Spearman Rho test results showed a value (p = 0.000; p 0.05). It was concluded that there was a significant relationship between dietary compliance and wound conditions in diabetic ulcer patients. The correlation coefficient value showed a positive correlation direction with a strong category. It is expected that patients with diabetic ulcers can improve compliance in implementing the recommended dietary pattern.Hospitals are expected to always provide motivation and education to diabetes sufferers regarding diabetes, through service activities inside and outside the building such as posbindu, posyandu and home visits.

Page 3 of 12 | Total Record : 118