cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran
ISSN : 25805525     EISSN : 25805533     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
The journal publishes articles about the research results in the field of education both in the broad sense (general education) or specific (refers to certain fields of study).
Arjuna Subject : -
Articles 576 Documents
PEMETAAN SMK: STUDI EKSPLORATIF DI PROVINSI DIY, KALSEL, DAN KALTIM Sudji Munadi
Jurnal Kependidikan Vol. 40, No. 1 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.734 KB) | DOI: 10.21831/jk.v40i1.514

Abstract

This research aims to describe (1) the latest data about the existence of vocational senior high school that consists of the numbers of school, the skill program, the numbers of learning group, and the numbers of productive training teacher: (2) the comparison of the productive training teacher with the skill program and the learning group. This research was conducted by using survey technique. The population which also eshtablished as the sample of this research were all of the head of the Branch Office of Education in the provinces region Special Region of Yogyakarta (DIY), South Kalimantan, West Kalimantan, and all of the headmasters of SMK in those provinces. The data were collected by using documentation and questionnaire technique. The collected data were analyzed by using the quatitave descriptive technique and processed by SPSS 12 program. The result of this research showed that there was difference of SMK numbers between the numbers of SMK that recorded in 2008 (409 schools) and the numbers of SMK that observed in 2009. There were 423 SMKs in DIY, South Kalimantan, and East Kalimantan. 152 SMKs of them were public shool and the other 271 SMKs were private schools. The numbers of skill program were 1142 programs that located in DIY: 491, South Kalimantan: 198, and East Kalimantan: 453. The numbers of learning group = 4998 groups, for DIY 2309 groups, South Kalimantan 785 groups and East Kalimantan 1904 groups. The numbers of productive training teacher were 16069 people, DIY 7450 people, South Kalimantan 2459 people and East Kalimantan 5160 people. The comparison between teacher and skill program was 14,6 : 1, between teacher and learning group was 3,2 : 1. The skill program dominantly handled were Automotive Mechanical Engineering, Networks and Computer Technology, Accountancy, Multimedia, Marketing, and Office Administration. In addition, especially for DIY, Clothing Engineering was dominant skill program as well
KAJIAN ARTIKEL: KESIAPAN MAHASISWA DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN AKTIF KONSTRUKTIF Sarbiran Sarbiran
Jurnal Kependidikan Vol. 35, No.1 (2005)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6218.1 KB) | DOI: 10.21831/jk.v35i1.5086

Abstract

KAJIAN ARTIKEL: KESIAPAN MAHASISWA DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN AKTIF KONSTRUKTIF
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI TERHADAP PRESTASI HASIL BELAJAR MAHASISWA Cerika Rismayanthi
Jurnal Kependidikan Vol. 42, No.1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.495 KB) | DOI: 10.21831/jk.v42i1.2229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan tingkat kebugaran jasmani dengan prestasi hasil belajar mahasiswa yang tinggal di wisma olahraga FIK UNY. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi untuk mencari hubungan antara dua variabel atau lebih. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel bebas yaitu status gizi dan kebugaran jasmani, serta satu variabel terikat yaitu hasil belajar mata kuliah praktik. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang tinggal di wisma Olahraga FIK UNY. Teknik sampling yang di gunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa prodi IKORA yang tinggal di Wisma Olahraga FIK UNY, yang berjumlah 23 orang.Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan (p0,05) antara status gizi dengan prestasi hasil belajar mahasiswa Wismor FIK UNY. Ada hubungan yang signifikan (p0,05) antara kebugaran jasmani dengan prestasi hasil belajar mahasiswa Wismor FIK UNY. Ada hubungan yang signifikan (p0,05) antara status gizi dan kebugaran jasmani dengan prestasi hasil belajar mahasiswa Wismor FIK UNY. Kebugaran jasmani memberikan kontribusi paling besar terhadap prestasi belajar mahasiswa, dengan memberikan sumbangan efektif sebesar 28,68%; sedangkan status gizi sebesar 10,32%
KEFEKTIFAN TRAINER DIGITAL BERBASIS MIKROKONTROLER DENGAN MODEL BRIEFCASE DALAM PEMBELAJARAN PRAKTIK DI SMK Umi Rochayati; Suprapto Suprapto
Jurnal Kependidikan Vol. 44, No.2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2076.748 KB) | DOI: 10.21831/jk.v44i2.5223

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kefektifan trainer digital berbasis mikrokontroler sebagai sarana pembelajaran praktik di SMK, dan (2) tanggapan dari guru dan siswa pengguna trainer. Objek yang diteliti adalah Trainer digital hasil rancangan yang telah tervalidasi. Uji kefektifan dilakukan melalui penelitian eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Responden penelitian terdiri dari 19 siswa kelas X Teknik Audio Video di SMK Muhammadiyah I Bantul. Instrumen penelitian terdiri atas angket untuk guru dan siswa, soal pretest dan posttest. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Untuk menguji tingkat keefektifan Trainer digunakan uji N-gain. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Pertama, sosialisasi yang dilakukan terhadap guru-guru SMK diperoleh tanggapan 28,6% guru menyatakan bahwa Trainer digital yang telah dikembangkan sangat menarik dan 71,4% guru menyatakan menarik. Kedua, uji kefektifan dengan menggunakan N-gain diperoleh nilai gain sebesar 70,50% dan masuk kategori efektif. Ketiga, motivasi belajar siswa dengan menggunakan trainer 68,42% sangat tinggi dan 31,58% tinggi. Dengan demikian, trainer digital berbasis mikrokontroler efektif digunakan sebagai sarana pembelajaran praktik digital di SMK.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENDETEKSI MISKONSEPSI MATERI IKATAN KIMIA UNTUK PESERTA DIDIK Das Salirawati; Antuni Wiyarsi
Jurnal Kependidikan Vol. 42, No.2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.174 KB) | DOI: 10.21831/jk.v42i2.2238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memperoleh Instrumen Pendeteksi Miskonsepsi Ikatan Kimia (IPMIK) untuk peserta didik SMA. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda dengan alasan setengah terbuka. Produk awal (IPMIK I) yang telah dikembangkan divalidasi melalui expert jugdment dengan menggunakan teknik FGD yang melibatkan ahli kimia, pendidikan kimia, miskonsepsi, dan psikometri serta reviewer (dosen kimia dan guru kimia SMA di DIY). Masukan dalam FGD digunakan untuk merevisi instrumen menjadi produk IPMIK II. Selanjutnya, instrumen inti soal divalidasi empiris pada peserta didik SMA di DIY. Hasil uji coba dianalisis IRT tiga parameter untuk menentukan butir-butir soal yang valid. Penelitian ini telah berhasil mengembangkan IPMIK untuk peserta didik SMA yang telah divalidasi empiris terhadap 811 peserta didik SMA kelas XI dari 13 SMA di DIY dan diperoleh 20 butir soal yang valid (produk IPMIK III) berdasarkan analisis IRT tiga parameter
KAJIAN SISTEM PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN SISTEM PENJAMINAN MUTU Wahyujaya Wahyujaya; Yonny Koesmaryono; Ferdinan Yulianda
Jurnal Kependidikan Vol. 45, No.1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.702 KB) | DOI: 10.21831/jk.v45i1.7217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan permasalahan dan merumuskan strategi meningkatkanmutu proses pembelajaran dengan mendeskripsikan sistem pembelajaran yang sudah dilaksanakan danjuga menganalisis aspek internal dan eksternal. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Datadikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi (gabungan). Data dianalisisdengan tiga tahapan, yaitu analisis deskriptif kulitatif, analisis faktor strategis internal dan eksternal(IFAS-EFAS) dan perumusan strategi  dengan  matriks SWOT.  Hasil penelitian menunjukkan adanyapermasalahan pada manajemen sumber daya manusia, sarana prasarana, keuangan dan efektifi tassistem unit penjaminan mutu. Faktor strategik eksternal mempunyai potensi lebih besar dari faktorstrategik internal. Berdasarkan analisis matrik SWOT, strategi yang dirumuskan adalah melakukanpeningkatan pengetahuan dan kesadaran pimpinan struktural fakultas tentang manajemen efektifdan sistem penjaminan mutu internal serta sosialisasi kepada dosen maupun pegawai. Selanjutnyamemanfaatkan peluang eksternal secara maksimal dalam meningkatkan tata kelola pendidikan tinggiuntuk menunjang kemajuan sistem pembelajaran
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA TERPADU MODEL SUSAN LOUCKS-HORSLEY Jumadi Jumadi; Vinta Angela Tiarani; Rahayu Dwi S. S. Retnowati
Jurnal Kependidikan Vol. 44, No.1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.283 KB) | DOI: 10.21831/jk.v44i1.2188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran Model Susan Loucks-Horsley yang layak digunakan untuk pembelajaran IPA Terpadu di SMP, menyelidiki efektivitas perangkat pembelajaran dalam meningkatkan sikap terhadap IPA, keterampilan proses IPA dan penguasaan materi IPA siswa. Penelitian menggunakan metode RD model Borg Gall. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Lembar Kerja Siswa (LKS). Pengumpulan data menggunakan lembar validasi perangkat pembelajaran untuk penilaian Silabus, RPP, dan LKS oleh ahli; angket untuk mengetahui sikap siswa terhadap IPA; lembar observasi untuk mengamati aktivitas siswa, dan untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses IPA siswa sebelum dan sesudah menggunakan Model Susan Loucks-Horsley; serta lembar pretest-postest untuk mengetahui peningkatan penguasaan materi yang dicapai siswa setelah pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kuantitatif dan uji beda. Hasil penelitian menunjukkan (1) perangkat pembelajaran Model Susan Loucks-Horsley yang dikembangkan layak digunakan untuk pembelajaran IPA Terpadu di SMP, berdasarkan validasi ahli dan uji coba lapangan; (2) perangkat pembelajaran yang dikemangkan efektif untuk meningkatkan sikap terhadap IPA, keterampilan proses IPA dan penguasaan materi IPA siswa.
BUDAYA BACA GURU DAN SISWA SEKOLAH DASAR DI KOTA YOGYAKARTA Pujiati Suyata
Jurnal Kependidikan Vol. 33, No.1 (2003)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4043.559 KB) | DOI: 10.21831/jk.v33i1.7260

Abstract

Abstract School reading culture is one of the thinking quality improvement assets of the individual which has potential for raising the graduate quality. This investigation was an effort to get the idea of reading culture in school, teachers, and pupils, in the city of Yogyakarta. A study was done using 42 primary school  teachers of seven schools in the city of Yogyakarta. In addition, 324 pupils taught by these teachers were also involved in this study. A questionnaire was developed and tested, used to collect  the data. Description method analysis was used. The result indicated as following. (1) the reading culture of the primary school teachers in Yogyakarta city was found generally high supported by reading facilities at home as well as in school. It had an association with the fact that many teachers succeeded with their university program. (2) Primary school pupils’ reading culture was found high both those who had reading facilities at home and those who had not. The correlate of the reading culture was the education and the occupation their parents. Keywords: reading culture, teacher and pupil, primary school
Employability Skills dan Pengaruhnya terhadap Penghasilan Lulusan SMK Teknologi Industri Sumarno Sumarno
Jurnal Kependidikan Vol. 38, No.1 (2008)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11738.377 KB) | DOI: 10.21831/jk.v38i1.2268

Abstract

This study was aimed at revealing: (1)  the effect of the work experience (working period and training period)  on employability skills mastery level (technological skills, fundamental skills, personal management skills, and work skills); and (2)  the effect of working period, employability skills mastery level, employability skills used, andfrequency of employability skills used on earnings. The subjects of the study  were ITHVS  graduate  workforces  of Bandar  Lampung Municipality. The datafor study were collected through questionnaires (selfreports). The statistical analysis techniques used were canonical correlation and multiple regression. The results of the study show that: (1) The canonical  independent  variable  (the working period  and training period)  has a positive  impact on technological skills (with canonical loading 0.98), on fundamental  skills (0.06), on personal management skills (0.57), on team work skills (0.12); and (2)  the earning received by the ITVHS' graduate workers is only affected by their workingperiod (earnings = 698,185 + 23,383 workingperiod)
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP KONSEP-KONSEP MATEMATIKA MELALUI PETA KONSEP Pitadjeng Pitadjeng
Jurnal Kependidikan Vol. 34, No.1 (2004)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10014.017 KB) | DOI: 10.21831/jk.v34i1.7281

Abstract

Abstract Observations reveal that a lot of elementary school pupils have difficulties in understanding mathematics concept.  The problem is how we can improve the effectiveness of mathematics concept map. The aims of this study is to develop mathematical instruction using a concept map to improve the pupils’s achievement. This is a classroom action research in the fifth grade. The data were collected by means of a test, observation, questionnaire and field note. The source of the data were the fifth garde students of the Elementary School of Sekaran  02, at Gunung Pati Semarang. The results indicate that the use of concept map can improve the pupils’ understanding of mathematical concepts. The responses reveal that the instruction using or constructing a concept map makes the mathematics learning easier and interesting so that the instruction can make the pupils like the mathematic lesson. Keywords: concept mapping, mathematics learning