cover
Contact Name
Dek Ngurah Laba Laksana
Contact Email
laba.laksana@gmail.com
Phone
+6281236659407
Journal Mail Official
jurnal.citramultidisiplin@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa-Ende., Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Multidisiplin
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 31238130     DOI : https://doi.org/10.38048/jcm
Jurnal Citra Multidisiplin (JCM) diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti. Jurnal ini menerima manuscript dengan kajian multidisiplin seperti: pendidikan, humaniora, sains, kesehatan, dan berbagai bidang ilmu lainnya baik dalam bentuk naskah kajian literatur, kajian penelitian, atau hasil kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal ini memiliki ISSN 3123-8130. JCM diterbitkan setiap bulan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 84 Documents
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN REKONSTRUKSI KURIKULUM MUATAN LOKAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL BAGI GURU SD DI KECAMATAN RIUNG BARAT Yohanes Vianey Sayangan; Mariana Trisanti; Maria Emirensiana Bupu; Emiliana Contesa Bhala
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 8 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Agustus)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i8.7360

Abstract

Kurikulum Muatan Lokal (Mulok) di Sekolah Dasar memiliki peranan strategis dalam menjembatani standar pendidikan nasional dengan kearifan lokal peserta didik. Namun, pelaksanaan pembelajaran Muatan Lokal di SD Kecamatan Riung Barat masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain struktur kurikulum yang stagnan, minimnya perangkat ajar operasional, serta terbatasnya kapasitas guru dalam mentransformasikan indigenous knowledge ke dalam kurikulum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan Kurikulum Mulok berbasis kearifan lokal melalui pelatihan dan pendampingan bagi guru SD di Kecamatan Riung Barat. Kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi empat tahapan, yaitu diagnosing and planning, acting/intervention, observing and mentoring, serta reflecting and evaluating. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan metodologis guru dalam merekonstruksi Kurikulum Mulok dengan nilai N-Gain sebesar 0,69 yang termasuk kategori sedang. Kegiatan ini juga menghasilkan Dokumen Kurikulum Muatan Lokal SD Kecamatan Riung Barat serta perangkat ajar berupa Modul Ajar dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis tradisi lisan Nenge Nage, termasuk ungkapan filosofis “lako le le roang ili mai”. Produk yang dikembangkan memperoleh tingkat kelayakan sebesar 88,5% dan termasuk kategori sangat layak untuk diuji dan diimplementasikan pada tahap selanjutnya. Pelatihan dan pendampingan berbasis PAR menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merekonstruksi Kurikulum Mulok yang kontekstual dan berakar pada kearifan lokal.
PENGARUH LATIHAN JUMP TO TIRE TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI ATLET BOLA VOLI PUTRA CLUB JUNIOR DESA TUGUREJO Husnafi Zahinuha Hasiba; Muhammad Yanuar Rizky; Ruruh Andayani Bekti
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 8 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Agustus)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i8.7369

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya power otot tungkai dalam permainan bola voli, khususnya untuk menunjang kemampuan melakukan smash, blocking, dan jump service. Salah satu bentuk latihan pliometrik yang dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan tersebut adalah latihan Jump to Tire. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan power otot tungkai atlet sebelum dan sesudah mengikuti latihan Jump to Tire. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental dan desain One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 15 atlet bola voli putra Club Junior Desa Tugurejo yang dipilih berdasarkan kriteria penelitian. Program latihan Jump to Tire diberikan sebanyak 18 kali pertemuan. Pengukuran power otot tungkai dilakukan menggunakan tes Vertical Jump, sedangkan data dianalisis menggunakan uji normalitas dan Paired Sample t-Test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata power otot tungkai meningkat dari 18,07 pada pretest menjadi 23,33 pada posttest, dengan selisih rata-rata sebesar 5,27. Hasil Paired Sample t-Test menunjukkan nilai t = -19,750 dengan df = 14 dan p < 0,001, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Ukuran efek Cohen’s d sebesar 5,10 menunjukkan besarnya perubahan yang sangat besar antara pengukuran sebelum dan sesudah program latihan. Dengan demikian, setelah mengikuti latihan Jump to Tire terdapat peningkatan yang signifikan pada power otot tungkai atlet bola voli putra Club Junior Desa Tugurejo. Namun, karena penelitian menggunakan desain satu kelompok tanpa kelompok kontrol, peningkatan tersebut belum dapat dipastikan sepenuhnya hanya disebabkan oleh latihan Jump to Tire.
DUALITAS MAKNA DAN FUNGSI MUSIKAL “SUNDING WUNI” DALAM UPACARA ADAT MASYARAKAT ETNIS RIUNG KABUPATEN NGADA Tobias Taa
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 8 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Agustus)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i8.7381

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji dualitas makna dan fungsi musikal Sunding Wuni, instrumen suling ganda yang hidup dalam tradisi masyarakat etnis Riung di Kabupaten Ngada. Keunikan instrumen ini terletak pada penggunaannya dalam dua konteks ritual dengan suasana emosional yang berbeda, yaitu kedukaan dan perayaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode etnografi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat, pemangku ritual, dan musisi tradisional, observasi partisipatif, dokumentasi audio, serta studi pustaka. Data dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, penafsiran kontekstual terhadap karakter musikal, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Sunding Wuni mengalami perubahan karakter musikal sesuai dengan konteks ritual. Pada suasana kedukaan, instrumen ini dimainkan dengan tempo yang lebih lambat, tekanan tiupan yang relatif tertahan, dan ornamentasi yang lebih terbatas, sedangkan pada konteks perayaan pola permainan cenderung lebih dinamis dan disertai ornamentasi yang lebih beragam. Perbedaan tersebut dimaknai masyarakat sebagai bentuk ekspresi duka dan penghormatan pada konteks kematian, serta sebagai ekspresi syukur dan kebersamaan pada konteks perayaan. Temuan menunjukkan bahwa makna Sunding Wuni tidak hanya ditentukan oleh bentuk instrumennya, tetapi juga oleh cara permainan, situasi ritual, dan pemaknaan sosial masyarakat pendukungnya. Dalam kedua konteks tersebut, Sunding Wuni berperan sebagai medium ekspresi musikal sekaligus bagian dari praktik kebersamaan komunal masyarakat Riung.
PERILAKU PENELUSURAN INFORMASI PEMUSTAKA DALAM KETERBATASAN AKSES ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOGUE (OPAC): STUDI KASUS DI PERPUSTAKAAN UMUM KOTA TASIKMALAYA Hilya Qanita; Agus Rusmana; Elnovani Lusiana
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 8 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Agustus)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i8.7384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku penelusuran informasi pemustaka dalam kondisi keterbatasan akses mandiri terhadap Online Public Access Catalogue (OPAC) di Perpustakaan Umum Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap lima pemustaka yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui proses pengodean, pengelompokan kategori, dan penentuan tema. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan akses OPAC tidak menghentikan pemustaka dalam memenuhi kebutuhan informasi, tetapi mendorong terjadinya adaptasi dan perubahan strategi penelusuran. Strategi yang digunakan meliputi penelusuran langsung ke rak, pemanfaatan label dan petunjuk koleksi, penggunaan pengetahuan dan pengalaman sebelumnya, meminta bantuan pustakawan, serta memanfaatkan sumber informasi alternatif. Pemilihan strategi dipengaruhi oleh tingkat kekhususan kebutuhan informasi, pengalaman pemustaka, pengetahuan terhadap lingkungan perpustakaan, dan kondisi pencarian. Temuan ini menunjukkan bahwa keterbatasan akses OPAC menggeser proses penelusuran menjadi lebih bergantung pada pengalaman, lingkungan fisik perpustakaan, dan bantuan pustakawan. Oleh karena itu, penyediaan akses OPAC secara mandiri disertai petunjuk penggunaan yang mudah dipahami diperlukan untuk mendukung kemandirian dan efektivitas penelusuran informasi pemustaka.