cover
Contact Name
Dek Ngurah Laba Laksana
Contact Email
laba.laksana@gmail.com
Phone
+6281236659407
Journal Mail Official
jurnal.citramultidisiplin@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa-Ende., Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Multidisiplin
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 31238130     DOI : https://doi.org/10.38048/jcm
Jurnal Citra Multidisiplin (JCM) diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti. Jurnal ini menerima manuscript dengan kajian multidisiplin seperti: pendidikan, humaniora, sains, kesehatan, dan berbagai bidang ilmu lainnya baik dalam bentuk naskah kajian literatur, kajian penelitian, atau hasil kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal ini memiliki ISSN 3123-8130. JCM diterbitkan setiap bulan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 56 Documents
PENGEMBANGAN SISTEM OTOMATISASI PENOMORAN SURAT KELUAR BERBASIS GOOGLE SHEETS DAN APPS SCRIPT UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI LAYANAN ADMINISTRASI Erry Fuadillah; Galih Prawijaya
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i5.6933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan sistem otomatisasi penomoran surat keluar berbasis Google Sheets dan Google Apps Script guna meningkatkan efisiensi dan konsistensi layanan administrasi di lingkungan perguruan tinggi. Sistem dirancang untuk mengintegrasikan proses permintaan surat melalui Google Form, pengelolaan basis data pada Google Sheets, serta mekanisme auto-generate nomor surat yang terhubung dengan pembuatan dokumen secara otomatis. Pengujian dilakukan pada periode Oktober–Desember 2025 dengan total 1.328 surat keluar, terdiri atas 843 surat (63,5%) yang diproses melalui sistem otomatis dan 485 surat (36,5%) yang dikelola secara manual untuk kebutuhan administratif fleksibel tingkat fakultas. Hasil validasi terhadap 843 surat otomatis menunjukkan tidak ditemukan duplikasi nomor, tidak terdapat ketidaksesuaian format kode surat, serta seluruh nomor tersusun secara berurutan sesuai tanggal penerbitan. Meskipun terdapat 195 selisih urutan nomor, hal tersebut disebabkan oleh penggunaan nomor bersama pada mekanisme manual dan tidak memengaruhi integritas sistem. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu menjaga konsistensi dan keunikan nomor surat, meningkatkan efisiensi pengelolaan administrasi, serta mendukung tata kelola persuratan yang lebih terstruktur dan akuntabel di lingkungan perguruan tinggi.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL DALAM KEGIATAN STORYTELLING UNTUK MENDUKUNG KETERAMPILAN BERBAHASA SISWA DI SDN 127/1 PETAJEN Dinah Mamila Hibatullah
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i5.6934

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan penting dalam pembelajaran bahasa di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan media digital dalam kegiatan storytelling untuk mendukung keterampilan berbahasa siswa di SDN 127/1 Petajen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah guru kelas II dan siswa kelas II sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan video animasi dari YouTube dan media visual berbasis Canva dalam kegiatan storytelling. Media tersebut digunakan untuk menarik perhatian siswa, membantu siswa memahami isi cerita, serta mendorong siswa untuk menyimak, menjawab pertanyaan, dan menceritakan kembali cerita yang telah ditonton. Penggunaan media digital dalam storytelling terutama mendukung keterampilan menyimak dan berbicara siswa. Siswa tampak lebih fokus ketika menyimak cerita, lebih antusias menjawab pertanyaan, dan lebih percaya diri dalam menyampaikan kembali isi cerita. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan perangkat pendukung, ketergantungan pada koneksi internet, dan perbedaan kompetensi digital guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media digital dalam kegiatan storytelling dapat menjadi alternatif pembelajaran bahasa yang menarik dan kontekstual di sekolah dasar, terutama jika didukung oleh kesiapan guru, fasilitas teknologi, dan desain aktivitas pembelajaran yang terarah.
PERKEMBANGAN ISLAM DAN PEMBENTUKAN IDENTITAS MELAYU MUSLIM DI PATANI, THAILAND SELATAN Nabilla; Nelly Yusra; Alya Meliza Putri; Ummu Tsumairo
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i5.6946

Abstract

Penelitian ini membahas perkembangan Islam dan pembentukan identitas Melayu Muslim di Patani, Thailand Selatan. Fokus kajian diarahkan pada proses masuknya Islam, perkembangan Islam pada masa Kesultanan Patani, pengaruh budaya Melayu-Islam, tantangan sosial-politik, serta kondisi masyarakat Muslim Patani pada masa modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka. Sumber data diperoleh dari buku sejarah, artikel jurnal, prosiding, dan dokumen akademik yang relevan dengan sejarah Islam, pendidikan Islam, identitas Melayu Muslim, dan dinamika sosial-politik di Patani. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan penelusuran literatur, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis isi, dan interpretasi sejarah. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam masuk ke Patani melalui jaringan perdagangan dan dakwah yang dibawa oleh pedagang serta ulama Muslim dari Arab, Persia, India, dan Nusantara. Kesultanan Patani berperan penting dalam menjadikan wilayah ini sebagai pusat perdagangan, pendidikan, dan dakwah Islam di Asia Tenggara. Islam kemudian berkembang menjadi identitas utama masyarakat Melayu Patani melalui bahasa Melayu, tulisan Jawi, tradisi keagamaan, dan sistem pendidikan pondok. Akan tetapi, setelah Patani berada di bawah kekuasaan Siam atau Thailand, masyarakat Melayu Muslim menghadapi berbagai tantangan politik, sosial, dan budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Islam di Patani tidak hanya berfungsi sebagai agama, tetapi juga sebagai dasar identitas sosial, budaya, dan historis masyarakat Melayu Muslim Thailand Selatan.
PENENTUAN NILAI AKHIR, RANGKING, DAN PROFIL PRESTASI PESERTA DIDIK DALAM PERSPEKTIF KURIKULUM MERDEKA Nadhifa Nur Alifazahro; Ari Anshori
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i5.6962

Abstract

Penilaian hasil belajar merupakan bagian penting dalam pendidikan karena berfungsi untuk mengetahui perkembangan, capaian kompetensi, dan kebutuhan tindak lanjut pembelajaran peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara konseptual penentuan nilai akhir, pemeringkatan, dan profil prestasi peserta didik dalam perspektif Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh dari buku evaluasi pendidikan, artikel ilmiah, dan dokumen akademik yang berkaitan dengan asesmen pembelajaran, pengolahan nilai, pemeringkatan, serta profil prestasi belajar. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif melalui proses identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai akhir dapat ditentukan melalui teknik rata-rata sederhana dan pembobotan. Teknik pembobotan dinilai lebih proporsional karena mempertimbangkan kontribusi setiap komponen asesmen, seperti tugas, asesmen formatif, dan asesmen sumatif. Pemeringkatan masih dapat digunakan sebagai informasi tambahan untuk mengetahui posisi relatif peserta didik dalam kelompok, tetapi tidak boleh menjadi fokus utama penilaian. Profil prestasi memberikan gambaran yang lebih komprehensif karena menyajikan capaian peserta didik melalui rata-rata, z-score, dan grafik perkembangan belajar. Dalam perspektif Kurikulum Merdeka, penilaian tidak hanya diarahkan pada angka akhir, tetapi juga pada pemahaman perkembangan kompetensi peserta didik secara holistik. Oleh karena itu, penentuan nilai akhir, pemeringkatan, dan profil prestasi perlu digunakan secara proporsional agar hasil asesmen dapat menjadi dasar umpan balik, remedial, pengayaan, dan perbaikan pembelajaran.
STANDARDISASI LABEL BOKS ARSIP BERDASARKAN PERATURAN ANRI NOMOR 9 TAHUN 2017 DI PT KAI (PERSERO) DAOP 7 MADIUN Fadila Setyo Wiyani; Shohib Muslim
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i5.6977

Abstract

Pengelolaan arsip inaktif di instansi besar seperti PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memerlukan sistem pelabelan boks arsip yang seragam, terbaca, dan sesuai standar. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian label boks arsip kontrak sewa di Unit Dokumen PT KAI Daop 7 Madiun dengan prinsip klasifikasi, keamanan, akses, dan retensi arsip berdasarkan Peraturan ANRI Nomor 9 Tahun 2017, serta merumuskan rekomendasi perbaikan yang aplikatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif evaluatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa label eksisting masih memiliki beberapa kelemahan, yaitu format tidak seragam, sebagian besar ditulis tangan, belum mencantumkan kode klasifikasi dan Jadwal Retensi Arsip (JRA), serta memiliki keterbacaan rendah. Sebagai rekomendasi perbaikan, dilakukan perancangan ulang label boks arsip dengan format seragam, huruf yang lebih terbaca, dan unsur informasi yang sesuai dengan kebutuhan identifikasi arsip. Hasil validasi pembimbing lapangan menunjukkan bahwa desain label baru layak diimplementasikan dan berpotensi mendukung efisiensi temu kembali arsip melalui penyajian informasi yang lebih jelas dan terstruktur. Standardisasi label boks arsip dapat memperkuat akuntabilitas pengelolaan arsip inaktif sekaligus mendukung kesiapan pengelolaan arsip yang lebih tertib dan terintegrasi.
PETA PEDAGOGIS PEMBELAJARAN MUSIK KREATIF DI PERGURUAN TINGGI Kanzul Fikri; Sena Radya Iswara Samino; Dedy Setyawan
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i5.6992

Abstract

Kajian ini bertujuan memetakan pendekatan pedagogis dalam pembelajaran musik kreatif di perguruan tinggi serta menjelaskan orientasi, potensi, keterbatasan, dan celah kajian dalam literatur. Penelitian menggunakan kajian literatur terstruktur berorientasi pemetaan pedagogis melalui seleksi purposif terhadap 24 rujukan akademik berupa artikel jurnal, buku akademik, dan bab buku. Data dianalisis secara tematik dengan memperhatikan metode pembelajaran, aktivitas kreatif, relasi belajar, teknologi, asesmen, dan konteks budaya. Hasil kajian menunjukkan enam klaster pedagogis, yaitu project-based learning, improvisasi dan eksperimen musikal, kolaborasi digital, komposisi bebas, inquiry-based learning, dan peer learning. Kajian ini juga menemukan tiga dimensi lintas klaster, yaitu musik lokal, teknologi, dan asesmen kreativitas. Sintesis kajian menghasilkan empat prinsip pedagogis: kebebasan yang terstruktur, praktik autentik, pembelajaran sosial-reflektif, dan orientasi kontekstual-kultural. Artikel ini menegaskan bahwa pembelajaran musik kreatif di perguruan tinggi perlu menghubungkan metode, konteks budaya, teknologi, dan asesmen kreativitas musikal. Kontribusi utama artikel terletak pada penyusunan peta pedagogis, bukan pada penentuan metode pembelajaran paling efektif.