cover
Contact Name
Iqbal Ramdhoni
Contact Email
iqbalramdhoni2@gmail.com
Phone
+6287825172939
Journal Mail Official
iqbalramdhoni2@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Selakopi, Lembursawah, Cicantayan, Sukabumi
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Sharia: Jurnal Kajian Islam
ISSN : -     EISSN : 2828402X     DOI : 10.59757
Jurnal ini fokus pada publikasi hasil penelitian dan pemikiran tentang studi Islam dalam bentuk artikel penelitian, resensi buku, dan pemikiran. Jurnal ini memuat artikel-artikel yang membahas kajian dan pemikiran Islam, yang meliputi budaya, masyarakat, pendidikan, politik, hukum, ekonomi, dan komunikasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 34 Documents
TRANSFORMASI SOSIAL DAN ADAPTASI HUKUM DI ERA DIGITAL ANALISIS SOSIOLOGI HUKUM TERHADAP DINAMIKA MASYARAKAT INFORMASI DI INDONESIA Muhammad Adhi Yudha Prawira; Nandang Sambas
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 2 No 2 (2025): Sharia: Jurnal Kajian Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v2i2.91

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah struktur sosial masyarakat secara fundamental, menciptakan fenomena baru berupa masyarakat informasi yang berorientasi pada data, konektivitas, dan efisiensi berbasis teknologi. Transformasi sosial ini menimbulkan tantangan bagi sistem hukum yang secara tradisional dibangun atas dasar interaksi fisik, hierarki institusional, dan prosedur formal. Dalam konteks inilah, hukum dituntut untuk beradaptasi agar tetap relevan, adil, dan efektif dalam mengatur perilaku manusia di ruang digital. Makalah ini membahas hubungan timbal balik antara perubahan sosial dan adaptasi hukum di era digital dengan menggunakan pendekatan sosiologi hukum. Pendekatan ini memandang hukum sebagai bagian dari sistem sosial yang senantiasa berinteraksi dengan nilai, budaya, dan struktur masyarakat. Kajian difokuskan pada tiga aspek utama: (1) bagaimana digitalisasi mengubah pola interaksi sosial dan kesadaran hukum masyarakat, (2) bagaimana sistem hukum Indonesia beradaptasi terhadap perubahan tersebut melalui regulasi baru seperti Undang-Undang ITE dan Perlindungan Data Pribadi, serta (3) bagaimana munculnya tantangan etika, keadilan, dan tanggung jawab sosial di ruang digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa hukum tidak lagi dapat dipahami hanya sebagai seperangkat norma formal, tetapi harus dilihat sebagai mekanisme sosial yang dinamis dan reflektif terhadap perubahan masyarakat. Dalam konteks era digital, keberhasilan adaptasi hukum sangat bergantung pada kemampuan sistem hukum menginternalisasi nilai-nilai baru seperti transparansi, perlindungan privasi, dan partisipasi digital warga negara. Oleh karena itu, transformasi hukum yang berorientasi pada sosiologi hukum menjadi krusial dalam membangun tatanan masyarakat digital yang berkeadilan dan beretika.
TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PENJUALAN HASIL PERTANIAN: (Studi Kasus di Greenhouse SMK Daarut Tauhiid Boarding School Bandung) Nanong sudarna; nurul hanida; opik hidayat
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 3 No 1 (2026): Sharia: Jurnal Kajian Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v3i1.98

Abstract

Penerapan prinsip ekonomi syariah dalam aktivitas muamalah merupakan aspek krusial dalam praktik kewirausahaan di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian praktik jual beli hasil pertanian di Greenhouse SMK Daarut Tauhiid Boarding School Bandung dengan prinsip fiqh muamalah serta mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaannya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-normatif berdasarkan teori fiqh muamalah dan fatwa DSN-MUI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli yang dilakukan telah memenuhi unsur sahnya transaksi syariah, meliputi keberadaan subjek, objek, harga yang jelas, serta ijab kabul. Sistem pembayaran berkala yang diterapkan menunjukkan kesesuaian dengan akad istishna’ (jual beli pesanan). Meskipun secara substantif telah memenuhi prinsip syariah, praktik tersebut masih memerlukan penguatan dalam aspek formalitas administratif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan dokumentasi transaksi dan edukasi akad syariah secara berkelanjutan bagi pelaku usaha di lingkungan sekolah untuk meningkatkan ketertiban administratif dan nilai edukatif muamalah..
TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP GADAI RUMAH DI DESA PANCAWATI KECAMATAN CARINGIN KABUPATEN BOGOR Asep Sutarji; Siti Analia; Deden Septiandi Saputra
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 3 No 1 (2026): Sharia: Jurnal Kajian Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v3i1.99

Abstract

Praktik gadai rumah di Desa Pancawati menunjukkan fenomena transaksi yang dilakukan secara informal tanpa pengawasan hukum yang memadai, khususnya terkait penetapan denda akibat pelanggaran batas waktu yang telah disepakati. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan prinsip hukum ekonomi syariah yang menjunjung keadilan, transparansi, dan larangan riba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik gadai tersebut dari perspektif hukum ekonomi syariah, mengkaji pemahaman masyarakat terhadap prinsip syariah, serta merumuskan solusi yang sesuai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris melalui pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pemberlakuan denda atas keterlambatan tidak sesuai dengan prinsip syariah karena mengandung unsur gharar dan berpotensi riba, serta tidak didasarkan pada akad yang sah. Selain itu, rendahnya pemahaman masyarakat dan minimnya peran lembaga keuangan syariah turut memengaruhi praktik tersebut. Kesimpulannya, praktik gadai rumah di Desa Pancawati belum sesuai dengan hukum ekonomi syariah, sehingga diperlukan edukasi dan intervensi kelembagaan untuk mewujudkan transaksi yang adil dan sesuai syariat.
ANALISIS HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PINJAMAN ONLINE PASCA PANDEMI: (SOLUSI SYARIAH UNTUK MASYARAKAT YANG TERJERAT UTANG) Firda Nisa Syafithri; Siti Nasopah; Dudin Fahrudin
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 3 No 1 (2026): Sharia: Jurnal Kajian Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v3i1.102

Abstract

Fenomena pinjaman online (pinjol) menjadi permasalahan perekonomian yang semakin marak di era pascapandemi. Suku bunga yang tinggi, praktik bisnis yang tidak jelas, dan kurangnya pengetahuan tentang risiko keuangan menyebabkan banyak orang terjebak dalam utang. Dalam konteks hukum ekonomi syariah, praktik-praktik tersebut seringkali bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah, seperti larangan riba, gharar (ketidakamanan), dan eksploitasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis fenomena pinjaman online dari perspektif hukum komersial Islam dan memberikan solusi berbasis syariah kepada masyarakat yang berhutang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Studi menunjukkan bahwa praktik pinjaman daring tradisional melanggar prinsip-prinsip dasar Syariah. Oleh karena itu, diperlukan solusi alternatif, seperti pengembangan pembiayaan berbasis Syariah yang lebih adil, transparan, dan berfokus pada kemakmuran bersama. Solusi yang diusulkan termasuk mempromosikan literasi keuangan Syariah dan memperkuat regulasi berbasis Syariah.

Page 4 of 4 | Total Record : 34